Tuesday, July 17, 2012

Karakter Para Cagub DKI Jakarta 2012 Berdasarkan Tulisan Tangan

Sumber: www.kompas.com

"Dengan ilmu grafologi, Anda dapat mengetahui gambaran idiosyncratic para kandidat, yang akan memengaruhi gaya kepemimpinan. Ini bukan bicara siapa yang terbaik atau terburuk. Namun, apakah mereka adalah sosok pemimpin yang Anda cari selama ini?" tutur Debo.

Makin penasaran? Baiklah, inilah hasil analisis Debo dari tulisan tangan enam calon gubernur DKI Jakarta:

1. Fauzi Bowo: Respons yang cepat dalam mengenali adanya sebuah permasalahan, ditambah dengan dorongan yang kuat untuk bertindak, memberikan warna tersendiri dalam gaya kepemimpinannya. Ia mengejar bukti keberhasilan yang terlihat. Preferensinya untuk menyelesaikan masalah mengacu pada hasil akhir, bukan proses.

2. Hendardji Soepandji: Meski memiliki kesamaan gaya dengan kandidat nomor satu dalam memetakan sebuah masalah, ia memiliki gaya berbeda dalam mengelola sumber dayanya. Pendekatan makro membuat ia mampu membuat desain besar pengelolaan sumber daya hingga mencapai hasil akhir yang diinginkannya.

3. Joko Widodo: Analisis mendalam, independen, dan mengedepankan proses dalam memecahkan masalah. Tiga unsur ini kental mewarnai gaya kepemimpinannya. Membutuhkan waktu untuk membuat keputusan, tidak grusa grusu, dan selalu membuat studi perbandingan. Itu membuat ia tetap tenang dalam memetakan masalah serta obyektif mengelola sumber daya.

4. Hidayat Nur Wahid: Responsif dalam memetakan permasalahan, berpotensi mendorong seseorang untuk memberikan respons yang berbeda terhadap suatu perubahan. Namun, gayanya yang stabil dan pantang menyerah mampu mengendalikan ia untuk tetap fokus pada penemuan solusi. Terdapat perubahan yang cukup drastis di masa kepemimpinannya.

5. Faisal Basri: Berhati-hati dan produktif terlihat seperti dua hal yang bertolak belakang. Uniknya, dua hal ini justru saling melengkapi, dan itu mewarnai gaya kepemimpinannya. Kemampuannya untuk terus memacu dirinya agar tetap aktif menghasilkan sesuatu, sekaligus tetap berhati-hati, menjadi kekuatannya.

6. Alex Noerdin: Ia mengetahui apa yang ia inginkan. Ia dikendalikan oleh tujuan yang jelas dan progresif. Gaya kepemimpinannya lugas dan tanpa keragu-raguan sedikit pun. Baginya, hasil akhir menjadi preferensinya dalam menemukan solusi masalah.

Hasil analisis tulisan tangan ini secara lengkap bisa dilihat di www.askdebo.com

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.

About Windunatha

My photo
Destined to become prosperous and famous. But still learning to be happy and keep struggling to be an increasingly willing servant who dies more and more to self. A Dreamer Of Isaiah 60 fulfillment for Indonesia and by the grace of God, will witness and finish them all.