Labels

Showing posts with label Puisi. Show all posts
Showing posts with label Puisi. Show all posts

Thursday, February 23, 2012

Mempelai Dalam Penentuan

Menarik tali busur ke barat
Memanah tajam ke timur
Lewati deretan liga maut
Tuk menjemput keadilan

Adakah lenganmu begitu kuat
Menata dunia yang begitu lacur
Tanpa gentar dan takut
Tuk membawa kebenaran

Ke manakah orang bermartabat
Yang namanya demikian masyhur
Bilamanakah dia disambut
Tuk mengisi kehidupan

Pergilah ke ujung bumi dengan berita
Dengan hati nan penuh haru
Lewat jalan bertabur batu
Dengan raga penuh laksana

Beri hatimu di depan tahta
Hingga diubah menjadi baru
Biar pikiran makin bersatu
Dalam Kristus yang membahana

Kabar baik harus merata
Bagai angin yang menderu deru
Hingga mencapai suatu waktu
Syafaat menebus lunas durjana

Harapan kita dalam penentuan
Wahai Generasi Penggenap Janji
Biarlah kita penuh damai selamat
Di Hari Tuhan yang penuh jerat
Biarlah kesulungan kita semakin manis
Saat dunia yang semakin gelap pahit
Biarlah terang kita kian benderang
Ketika Babel Besar semakin sesak gulita

Ya Tuhan Raja
Karpet merah telah tergelar
Datanglah Kerajaan-Mu
Jadilah sempurna Kehendak-Mu
Dipercepat dan takkan tertunda lagi
Sekarang, sekarang, sekarang
Amin, amin, amin

Monday, January 23, 2012

Tahun Yang Berkelimpahan

Akulah bagian dari umat pilihan
Yang dipilih sejak zaman semula
Dan aku pun memilih untuk itu
Disesah, dididik dan dipersiapkan
Untuk terbang, untuk menduduki
Puncak-puncak gunung dunia
Menyingkirkan gerombolan naga
Penguasa-penguasa dari zaman purba

Akulah bagian dari sisa kelebihan
Surplus yang dijadikan limpah
Dari Sang Kelimpahan abadi
Dari Pokok Anggur kekekalan
Untuk memberkati, memberi makan
Suku-suku bangsa dunia
Dalam pemberitaan tahun penuh rahmat
Pembebasan para tawanan
Hari pembalasan Tuhan

Aku berjuang sekuat-kuatnya
Untuk semakin panas bagi Rajaku
Untuk semakin dingin bagi dosaku
Supaya setelah aku memberitakan
Tidak dimuntahkan dari mulut-Nya
Ya aku miskin, juga telanjang
Dan tertipu dalam penglihatan
Jadi kubeli emas yang murni
Pakaian yang putih bersih
Juga minyak pelumas mata

Kusadari bahwa diriku dikasihi
Itu sebabnya aku ditegor dan dihajar
Supaya kerelaanku semakin besar
Dan pertobatanku semakin nyata
Supaya aku bisa mendengar jelas
Ketika Rajaku mengetuk pintu
Untuk mendapati aku sekeluarga
Makan dan minum semeja dengan-Nya
Dan memperoleh jaminan kemenangan
Untuk duduk di atas takhta-Nya
Serta memerintah dalam kekekalan

Wednesday, July 6, 2011

Kerendahan Hati - Douglas Malloch

Jika engkau tak mampu menjadi beringin
Yang tegak di puncak bukit
Jadilah belukar, tetapi belukar yang baik
Yang tumbuh di tepi danau

Jika kamu tak sanggup menjadi belukar
Jadilah saja rumput, tetapi rumput yang
Memperkuat tanggul pinggiran jalan

Jika engkau tak mampu menjadi jalan raya
Jadilah saja jalan kecil
Tetapi jalan setapak yang
Membawa orang ke mata air

Tidaklah semua menjadi kapten
Tentu harus ada awak kapalnya
Bukan besar kecilnya tugas yang menjadikan tinggi
Rendahnya nilai dirimu
Jadilah saja dirimu
Sebaik-baiknya dari dirimu sendiri

Oleh: Douglas Malloch
Judul Asli: Be The Best Of Whatever You Are

About Windunatha

My photo
An ENTP Person. Saksi Terakhir Sebelum Segalanya Berakhir. One Of The Remnant In The Last Days.