Thursday, June 29, 2017

Pasukan Gada Besi - The True Faceless Generation

"Maka ia melahirkan seorang anak laki-laki, yang akan menggembalakan semua bangsa dengan gada besi; tiba-tiba anaknya itu dirampas dan dibawa lari kepada Allah dan ke takhta-Nya." - Wahyu 12:5


" ... and have tasted the good word of God and the powers of the age to come, ..." - Hebrew 6:5 (NKJV)


Ketika sampai pada pernyataan yang tertulis dalam Wahyu 12:5 maka ada beberapa penafsiran yang dibuat berkenaan dengan anak laki-laki yang disebutkan dalam ayat tersebut. Ada yang menganggap bahwa anak itu ialah Yesus Kristus, ada pula yang menganggap bahwa anak itu adalah mereka yang ikut dalam pengangkatan (Rapture).

Bagi mereka yang menafsirkan bahwa anak laki-laki itu adalah Yesus Kristus, jelas hal itu keliru, sebab Yesus Kristus telah memiliki bintang-Nya sendiri (Matius 2:1-2), yakni yang ditemukan oleh para Majus pada dua ribu tahun yang lalu. Namun bagi mereka yang menafsirkan bahwa anak laki-laki ini adalah mereka yang ikut dalam pengangkatan, hal itu tidak sepenuhnya tepat. Mengapa? Sebab hal itu tidak serta merta membenarkan bahwa pengangkatan (Rapture) akan terjadi pada 23 September 2017.

Ingat, bahwa pengangkatan (Rapture) berlangsung dalam sekejap mata, sedangkan tanda di langit yang menyatakan anak laki-laki ini dibawa lari ke Takhta Allah akan berlangsung selama setahun Ibrani penuh, yakni dari 23 September 2017 hingga 10 September 2018.

Jadi siapakah anak laki-laki ini?

1. Mereka adalah Pasukan Gada Besi yang akan mendemonstrasikan kuasa Tuhan (signs and wonders, Joel 2:28-32) dalam tingkat kuasa yang berbeda daripada yang pernah ada sebelumnya, yakni The Powers Of The Age To Come.

2. Mereka adalah dua pohon zaitun dan dua kaki dian yang merupakan bagian dari Dua Saksi Allah (Wahyu 11:3-5) yang akan bertugas di bawah komando Musa dan Elia selama 1260 hari.

3. Mereka adalah pasukan yang akan berhadapan langsung (head to head) dengan Antikristus pada Masa Tribulasi. 

"Dan ia diperkenankan untuk berperang melawan orang-orang kudus dan untuk mengalahkan mereka; dan kepadanya diberikan kuasa atas setiap suku dan umat dan bahasa dan bangsa." - Wahyu 13:7

Orang-orang kudus ini termasuk di antaranya adalah Pasukan Gada Besi yang dikiaskan sebagai anak laki-laki tersebut.

4. Mereka adalah generasi terakhir yang akan merampungkan dan menyempurnakan kesaksian-kesaksian iman dari semua pahlawan iman pendahulu mereka, mulai dari Habel hingga generasi yang tepat di atas mereka.

"Dan mereka semua tidak memperoleh apa yang dijanjikan itu, sekalipun iman mereka telah memberikan kepada mereka suatu kesaksian yang baik. Sebab Allah telah menyediakan sesuatu yang lebih baik bagi kita; tanpa kita mereka tidak dapat sampai kepada kesempurnaan." - Ibrani 11:39-40

5. Mereka adalah anak-anak Tuhan sejati yang tidak menolak seberat apapun didikan Tuhan dalam hidup mereka supaya mereka benar-benar menjadi bagian dalam kekudusan Allah. Karena didikan yang mereka terima sesungguhnya jauh di atas rata-rata kebanyakan umat, merekalah yang disebut Faceless, Nameless, Selfless, Nobodies Generation. Merekalah para Jedidyah-Nya, yang dihajar dan dididik karena mereka sungguh dikasihi Jehovah. 

"Hai anakku, janganlah anggap enteng didikan Tuhan, dan janganlah putus asa apabila engkau diperingatkan-Nya; karena Tuhan menghajar orang yang dikasihi-Nya, dan Ia menyesah orang yang diakui-Nya sebagai anak." - Ibrani 12:5-6

Jedidiah in Hebrew means beloved of Jehovah.

6. Mereka adalah generasi terakhir yang memiliki tanggung jawab terbesar dan terberat, yang memiliki kuasa untuk menghakimi semua orang, sekaligus yang didesain untuk memerintah satu Takhta dengan Tuhan dalam kekekalan melalui didikan demi didikan Tuhan yang mereka alami.

"Tetapi kamu sudah datang ke Bukit Sion, ke kota Allah yang hidup, Yerusalem sorgawi dan kepada beribu-ribu malaikat, suatu kumpulan yang meriah, dan kepada jemaat anak-anak sulung, yang namanya terdaftar di sorga, dan kepada Allah, yang menghakimi semua orang, dan kepada roh-roh orang-orang benar yang telah menjadi sempurna, dan kepada Yesus, Pengantara perjanjian baru, dan kepada darah pemercikan, yang berbicara lebih kuat dari pada darah Habel." - Ibrani 12:22-24

"Barangsiapa Kukasihi, ia Kutegor dan Kuhajar; sebab itu relakanlah hatimu dan bertobatlah! Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku. Barangsiapa menang, ia akan Kududukkan bersama-sama dengan Aku di atas takhta-Ku, sebagaimana Akupun telah menang dan duduk bersama-sama dengan Bapa-Ku di atas takhta-Nya." - Wahyu 3:19-21

Mereka pernah jatuh dalam kesombongannya karena merasa hebat dan kaya, namun mereka bertobat dan merelakan diri untuk dididik dan dihajar serta menjadi tawanan Roh Kudus hingga mereka berkemenangan atas ego mereka sendiri. Mereka memilih untuk bersikap miskin di hadapan Allah dalam segala perkara.

7. Mereka adalah pasukan elit di hadapan Tuhan karena cinta mereka yang sedemikian besar kepada Tuhan yang berkuasa menjatuhkan Iblis karena mereka tidak mengasihi nyawa mereka hingga ke dalam maut sekalipun.

"Sekarang telah tiba keselamatan dan kuasa dan pemerintahan Allah kita, dan kekuasaan Dia yang diurapi-Nya, karena telah dilemparkan ke bawah pendakwa saudara-saudara kita, yang mendakwa mereka siang dan malam di hadapan Allah kita. Dan mereka mengalahkan dia oleh darah Anak Domba, dan oleh perkataan kesaksian mereka. Karena mereka tidak mengasihi nyawa mereka sampai ke dalam maut. Karena itu bersukacitalah, hai sorga dan hai kamu sekalian yang diam di dalamnya, celakalah kamu, hai bumi dan laut! karena Iblis telah turun kepadamu, dalam geramnya yang dahsyat, karena ia tahu, bahwa waktunya sudah singkat." - Wahyu 12:10-12

Pada saat hal ini terjadi, ketika langit telah digoncangkan, bumi dan laut akan mengalami berbagai kesusahan karena Naga telah jatuh dan hadir di bumi dan tak lama setelah itu dua binatang Antikristus akan muncul dari dalam laut dan dari dalam bumi.

8. Mereka adalah The Last Days Remnant Church, yakni yang telah lulus dari penghakiman dalam Rumah Tuhan sebelum mereka menerima kuasa untuk menghakimi semua orang. Merekalah sisa dari Gereja di Akhir Zaman, segelintir orang saja, yang telah menjadi bagian dari kerajaan yang tak tergoncangkan.

"Pada hari itu engkau tidak akan mendapat malu karena segala perbuatan durhaka yang kaulakukan terhadap Aku, sebab pada waktu itu Aku akan menyingkirkan dari padamu orang-orangmu yang ria congkak, dan engkau tidak akan lagi meninggikan dirimu di gunung-Ku yang kudus. Di antaramu akan Kubiarkan hidup suatu umat yang rendah hati dan lemah, dan mereka akan mencari perlindungan pada nama TUHAN, yakni sisa Israel itu. Mereka tidak akan melakukan kelaliman atau berbicara bohong; dalam mulut mereka tidak akan terdapat lidah penipu; ya, mereka akan seperti domba yang makan rumput dan berbaring dengan tidak ada yang mengganggunya." - Zefanya 3:11-13

"Jadi, karena kita menerima kerajaan yang tidak tergoncangkan, marilah kita mengucap syukur dan beribadah kepada Allah menurut cara yang berkenan kepada-Nya, dengan hormat dan takut. Sebab Allah kita adalah api yang menghanguskan." - Ibrani 12:28-29

"Tetapi pada waktu itu sisa orang Israel dan orang yang terluput di antara kaum keturunan Yakub, tidak akan bersandar lagi kepada yang mengalahkannya, tetapi akan bersandar kepada TUHAN, Yang Mahakudus, Allah Israel, dan tetap setia. Suatu sisa akan kembali, sisa Yakub akan bertobat di hadapan Allah yang perkasa. Sebab sekalipun bangsamu, hai Israel, seperti pasir di laut banyaknya, namun hanya sisanya akan kembali. TUHAN telah memastikan datangnya kebinasaan dan dari situ timbul keadilan yang meluap-luap. Sungguh, kebinasaan yang sudah pasti akan dilaksanakan di atas seluruh bumi oleh Tuhan, TUHAN semesta alam." - Yesaya 10:20-23

Bahkan sejak zaman Yesaya, Tuhan telah menubuatkannya suatu sisa dari kaum yang besar, yakni mereka yang tidak ditimpa kebinasaan dan luput dari keadilan yang meluap-luap, yakni penghakiman Tuhan atas Rumah-Nya sendiri.

9. Mereka adalah pekerja jam ke-11 atau pekerja jam 5 sore yang menerima upah sama dengan semua pekerja lainnya, yakni sedinar penuh, hanya karena anugerah Sang Tuan.

"Kira-kira pukul lima petang ia keluar lagi dan mendapati orang-orang lain pula, lalu katanya kepada mereka: Mengapa kamu menganggur saja di sini sepanjang hari? Kata mereka kepadanya: Karena tidak ada orang mengupah kami. Katanya kepada mereka: Pergi jugalah kamu ke kebun anggurku." - Matius 20:6-7

Mengapa pekerja jam ke-11 ini didapati menganggur oleh Sang Tuan? Bukan karena mereka malas, namun karena mereka dipandang sebagai yang paling tidak layak untuk dipekerjakan. Itu sebabnya tidak ada yang mau mengupah mereka. Dan ketika mereka dipekerjakan, mereka tidak pernah membicarakan besar upah yang akan mereka terima, mereka hanya percaya kepada kebaikan Sang Tuan, mereka tidak pernah bisa lagi percaya kepada kekuatan mereka sendiri. Inilah yang menyebabkan mereka memiliki syarat Faceless, Nameless, Selfless & Nobodies Generation.

Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia.

Aku ini mencari orang yang Aku wahyukan apapun, Aku beri berapapun, Aku percayakan bagaimanapun, bahkan Aku telanjang di depannya sekalipun, Aku tidak perlu khawatir bahwa orang itu akan mencuri kemuliaan-Ku.

Wednesday, June 28, 2017

Ketika Tuhan Menggoncang Langit

"Waktu itu suara-Nya menggoncangkan bumi, tetapi sekarang Ia memberikan janji: 'Satu kali lagi Aku akan menggoncangkan bukan hanya bumi saja, melainkan langit juga.' Ungkapan 'Satu kali lagi' menunjuk kepada perubahan pada apa yang dapat digoncangkan, karena ia dijadikan supaya tinggal tetap apa yang tidak tergoncangkan. Jadi, karena kita menerima kerajaan yang tidak tergoncangkan, marilah kita mengucap syukur dan beribadah kepada Allah menurut cara yang berkenan kepada-Nya, dengan hormat dan takut. Sebab Allah kita adalah api yang menghanguskan." - Ibrani 12:26-29

"Sebab beginilah firman TUHAN semesta alam: Sedikit waktu lagi maka Aku akan menggoncangkan langit dan bumi, laut dan darat; Aku akan menggoncangkan segala bangsa, sehingga barang yang indah-indah kepunyaan segala bangsa datang mengalir, maka Aku akan memenuhi Rumah ini dengan kemegahan, firman TUHAN semesta alam. Kepunyaan-Kulah perak dan kepunyaan-Kulah emas, demikianlah firman TUHAN semesta alam. Adapun Rumah ini, kemegahannya yang kemudian akan melebihi kemegahannya yang semula, firman TUHAN semesta alam, dan di tempat ini Aku akan memberi damai sejahtera, demikianlah firman TUHAN semesta alam." - Hagai 2:6-9

Pernahkah terpikir oleh kita, apa yang sesungguhnya terjadi ketika langit digoncang? Dan pernahkah dalam sejarah dunia ini langit pernah digoncang? Jika ya langit pernah digoncang, kapankah itu pernah terjadi? Izinkan saya mengutip pernyataan Tuhan melalui seorang nabiah-Nya berikut ini,

"THE HEAVENS WILL BE SHAKEN - I have told you the heavens will be shaken in this time as well as the earth. Have you contemplated the meaning of My statement, My people? When I shake the heavens, the earth will no longer enjoy the same benefits as before, many changes will occur. When I shake the earth, you know what to expect. Do you know what to expect when I shake the heavens? The heavens have not been shaken before.

"I speak this to warn you that unexpected changes will occur in these times, changes no one is prepared for, nor can you be. Those who understand what is happening, that what is happening is from Me, that I have foretold you in My Word this will happen, can remain calm, knowing I will protect them and provide for them, but others cannot.

"When I shake the heavens, the world around you will panic, they will not know where to hide. The peace you have in Me will be a witness to them that there is something more.

"Do not be afraid, but be strong and very courageous when these changes happen, and I will reward you."

("LANGIT AKAN DIGONCANGKAN - Aku telah mengatakan kepada kamu bahwa langit akan digoncang saat ini sebagaimana juga bumi. Pernahkah kamu merenungkan arti pernyataan-Ku ini, umat-Ku? Ketika Aku menggoncangkan langit, bumi takkan pernah sama lagi, akan terjadi banyak perubahan. Ketika Aku menggoncangkan bumi, kamu bisa menduga akibatnya. Dapatkah kamu menduga apa yang akan terjadi ketika Aku menggoncang langit? Langit belum pernah digoncangkan sebelumnya.

"Aku mengatakannya untuk memperingatkan kamu bahwa perubahan yang tak terduga akan terjadi saat ini, perubahan yang tak satupun siap, tidak juga kamu. Mereka yang paham apa yang sedang terjadi, bahwa hal itu terjadi dari-Ku, bahwa Aku telah menubuatkannya dalam Firman-Ku hal ini akan terjadi, akan tetap tenang, tahu Aku akan melindungi mereka dan memelihara mereka, namun yang lainnya tidak bisa.

"Ketika Aku menggoncangkan langit, dunia di sekitarmu akan panik, mereka tidak tahu ke mana harus sembunyi. Damai sejahtera yang kamu miliki di dalam-Ku akan menjadi sebuah kesaksian bagi mereka bahwa ada sesuatu yang lebih lagi.

"Jangan takut, tapi jadilah kuat dan tabah ketika perubahan-perubahan ini terjadi, dan Aku akan memberi kamu hadiah.")


Jadi bumi telah berkali-kali digoncang, namun sepanjang sejarah dunia, langit tidak pernah digoncang sebelumnya, dan ketika langit tergoncangkan maka akibatnya akan sangat mengerikan, sesuatu yang belum pernah terjadi. Apakah itu? Dan mengapa ketika langit digoncang maka akibatnya luar biasa dahsyat?

Lucifer si Naga Tua itu, dalam pemberontakannya telah memenuhi hasratnya untuk membangun takhta dan kerajaannya di langit kedua (Yesaya 14:12-14) untuk mengungguli dan menuntut penyembahan dari seluruh dunia. Namun akan tiba waktunya dan tidak lama lagi, Lucifer dan seluruh kerajaannya akan dihempaskan dari langit ke bumi.

"Maka timbullah peperangan di sorga. Mikhael dan malaikat-malaikatnya berperang melawan naga itu, dan naga itu dibantu oleh malaikat-malaikatnya, tetapi mereka tidak dapat bertahan; mereka tidak mendapat tempat lagi di sorga. Dan naga besar itu, si ular tua, yang disebut Iblis atau Satan, yang menyesatkan seluruh dunia, dilemparkan ke bawah; ia dilemparkan ke bumi, bersama-sama dengan malaikat-malaikatnya." - Wahyu 12:7-9

Ketika Tuhan menggoncangkan langit, Iblis akan terhempas ke bumi bersama semua malaikatnya, dan saat itulah saat yang paling mengerikan terjadi di bumi. Jika selama ini bumi telah mengalami berbagai goncangan dahsyat sementara Lucifer masih di langit kedua, apalagi ketika Lucifer berada di bumi. Hal ini sejalan dengan berakhirnya Zaman Anugerah. 

Dan apa saja yang akan terjadi setelah Lucifer tiba di bumi?

"Dan ketika naga itu sadar, bahwa ia telah dilemparkan di atas bumi, ia memburu perempuan yang melahirkan Anak laki-laki itu. Kepada perempuan itu diberikan kedua sayap dari burung nasar yang besar, supaya ia terbang ke tempatnya di padang gurun, di mana ia dipelihara jauh dari tempat ular itu selama satu masa dan dua masa dan setengah masa. Lalu ular itu menyemburkan dari mulutnya air, sebesar sungai, ke arah perempuan itu, supaya ia dihanyutkan sungai itu. Tetapi bumi datang menolong perempuan itu. Ia membuka mulutnya, dan menelan sungai yang disemburkan naga itu dari mulutnya. Maka marahlah naga itu kepada perempuan itu, lalu pergi memerangi keturunannya yang lain, yang menuruti hukum-hukum Allah dan memiliki kesaksian Yesus." - Wahyu 12:13-17

Jadi ketika Lucifer dan semua malaikatnya tiba di bumi, mereka semua akan marah dan melakukan aniaya besar kepada Israel yang menuruti hukum-hukum Elohim dan Gereja yang memiliki kesaksian Yesus, inilah saat Masa Tribulasi terjadi.


Kapankah Hal Ini Terjadi?

Ketahuilah bahwa sejak 23 Desember 2016 lalu sampai 10 September 2018 (Rosh Hashanah 5779 - Ayin Tet) nanti, semua yang tertulis dalam Wahyu 12:1-5 akan digenapi seluruhnya. Anak laki-laki yang direpresentasikan oleh Jupiter akan mulai lahir dari rahim perempuan (direpresentasikan dengan zodiak Virgo) pada 23 September 2017 dan akan dilarikan hingga tepat ke tengah Takhta (direpresentasikan zodiak Libra) pada 10 September 2018.

Maka berdasarkan apa yang tertulis dalam Wahyu 12 dan fenomena yang sedang terjadi di langit tersebut, maka peperangan di sorga akan terjadi setelah anak laki-laki (Pasukan Gada Besi) tersebut tiba di Takhta Elohim. Apalagi berdasarkan hukum Ibrani menyatakan bahwa setiap pergantian tahun adalah saat di mana raja-raja berperang (2 Samuel 11:1) dan 10 September 2018 merupakan pergantian tahun Ibrani dari Ayin Chet 5778 ke Ayin Tet 5779.

Lucifer adalah seorang raja dan pada waktu yang telah ditentukan, yakni pada pergantian tahun, ia berperang melawan Raja di atas segala raja, dan kali itu ia tidak dapat bertahan dan tidak akan mendapat tempat lagi di sorga untuk selamanya. Ia akan jatuh dan terhempas ke bumi. Dan hal itu akan mulai terjadi pada Rosh Hashnah 5779. 

Ketika usaha aniaya Lucifer tidak membuahkan hasil yang diharapkan, maka ia akan memanggil pihak lain yang lebih kuat daripadanya, yakni Antikristus, binatang yang muncul dari laut, 

"Dan ia tinggal berdiri di pantai laut. Lalu aku melihat seekor binatang keluar dari dalam laut, bertanduk sepuluh dan berkepala tujuh; di atas tanduk-tanduknya terdapat sepuluh mahkota dan pada kepalanya tertulis nama-nama hujat. Binatang yang kulihat itu serupa dengan macan tutul, dan kakinya seperti kaki beruang dan mulutnya seperti mulut singa. Dan naga itu memberikan kepadanya kekuatannya, dan takhtanya dan kekuasaannya yang besar. 

"Dan mereka menyembah naga itu, karena ia memberikan kekuasaan kepada binatang itu. Dan mereka menyembah binatang itu, sambil berkata: 'Siapakah yang sama seperti binatang ini? Dan siapakah yang dapat berperang melawan dia?' Dan kepada binatang itu diberikan mulut, yang penuh kesombongan dan hujat; kepadanya diberikan juga kuasa untuk melakukannya empat puluh dua bulan lamanya. Lalu ia membuka mulutnya untuk menghujat Allah, menghujat nama-Nya dan kemah kediaman-Nya dan semua mereka yang diam di sorga. 

"Dan ia diperkenankan untuk berperang melawan orang-orang kudus dan untuk mengalahkan mereka; dan kepadanya diberikan kuasa atas setiap suku dan umat dan bahasa dan bangsa. Dan semua orang yang diam di atas bumi akan menyembahnya, yaitu setiap orang yang namanya tidak tertulis sejak dunia dijadikan di dalam kitab kehidupan dari Anak Domba, yang telah disembelih. Barangsiapa bertelinga, hendaklah ia mendengar! Barangsiapa ditentukan untuk ditawan, ia akan ditawan; barangsiapa ditentukan untuk dibunuh dengan pedang, ia harus dibunuh dengan pedang. Yang penting di sini ialah ketabahan dan iman orang-orang kudus." - Wahyu 13:1-10

Dan juga binatang yang keluar dari bumi,

"Dan aku melihat seekor binatang lain keluar dari dalam bumi dan bertanduk dua sama seperti anak domba dan ia berbicara seperti seekor naga. Dan seluruh kuasa binatang yang pertama itu dijalankannya di depan matanya. Ia menyebabkan seluruh bumi dan semua penghuninya menyembah binatang pertama, yang luka parahnya telah sembuh. Dan ia mengadakan tanda-tanda yang dahsyat, bahkan ia menurunkan api dari langit ke bumi di depan mata semua orang. 

"Ia menyesatkan mereka yang diam di bumi dengan tanda-tanda, yang telah diberikan kepadanya untuk dilakukannya di depan mata binatang itu. Dan ia menyuruh mereka yang diam di bumi, supaya mereka mendirikan patung untuk menghormati binatang yang luka oleh pedang, namun yang tetap hidup itu. Dan kepadanya diberikan kuasa untuk memberikan nyawa kepada patung binatang itu, sehingga patung binatang itu berbicara juga, dan bertindak begitu rupa, sehingga semua orang, yang tidak menyembah patung binatang itu, dibunuh. 

"Dan ia menyebabkan, sehingga kepada semua orang, kecil atau besar, kaya atau miskin, merdeka atau hamba, diberi tanda pada tangan kanannya atau pada dahinya, dan tidak seorangpun yang dapat membeli atau menjual selain dari pada mereka yang memakai tanda itu, yaitu nama binatang itu atau bilangan namanya. Yang penting di sini ialah hikmat: barangsiapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan binatang itu, karena bilangan itu adalah bilangan seorang manusia, dan bilangannya ialah enam ratus enam puluh enam." - Wahyu 13:11-18

Maka ketika tritunggal kejahatan telah lengkap tampil di muka bumi, yakni Naga Merah dan kedua binatang Antikristus itu, maka Masa Tribulasi akan berlangsung selama 42 bulan atau 1260 hari berikutnya. Persekusi dahsyat akan terjadi di mana-mana dan kuota martir yang telah ditetapkan akan segera terpenuhi (Wahyu 6:9-11), termasuk sulitnya untuk bertransaksi tanpa menggunakan tanda binatang itu.

Masih ada waktu kurang dari 3 bulan untuk Gereja sungguh-sungguh bertobat dan berbalik dari jalan yang jahat, sebelum tiba di akhir Zaman Anugerah, yakni Rosh Hashanah 5778 - Ayin Chet. Sebab setelah memasuki tahun Ibrani yang baru maka apa yang tertulis dalam Wahyu 22:11 akan berlaku karena tidak berlakunya lagi Zaman Anugerah,

"Barangsiapa yang berbuat jahat, biarlah ia terus berbuat jahat; barangsiapa yang cemar, biarlah ia terus cemar; dan barangsiapa yang benar, biarlah ia terus berbuat kebenaran; barangsiapa yang kudus, biarlah ia terus menguduskan dirinya!"

dan murtad akan terjadi secara masif sejalan dengan semakin sulitnya keadaan di bumi,

"Janganlah kamu memberi dirimu disesatkan orang dengan cara yang bagaimanapun juga! Sebab sebelum Hari itu haruslah datang dahulu murtad dan haruslah dinyatakan dahulu manusia durhaka, yang harus binasa, yaitu lawan yang meninggikan diri di atas segala yang disebut atau yang disembah sebagai Allah. Bahkan ia duduk di Bait Allah dan mau menyatakan diri sebagai Allah." - 2 Tesalonika 2:3-4

Bertobatlah! Sebab di hari penghakiman Tuhan akan datang dan membuat perhitungan dengan semua pihak, dan hal itu akan dimulai dari Rumah-Nya. Dan biarlah iman kita tetap terpelihara pada masa itu di dalam kerajaan yang tak tergoncangkan, sekalipun kita harus kehilangan nyawa.

Sebab pada masa itu akan terjadi siksaan yang dahsyat seperti yang belum pernah terjadi sejak awal dunia sampai sekarang dan yang tidak akan terjadi lagi.

About Windunatha

My photo
Destined to become prosperous and famous. But still learning to be happy and keep struggling to be an increasingly willing servant who dies more and more to self. A Dreamer Of Isaiah 60 fulfillment for Indonesia and by the grace of God, will witness and finish them all.