Labels

Showing posts with label Ayin Zayin. Show all posts
Showing posts with label Ayin Zayin. Show all posts

Wednesday, December 28, 2016

Apa Itu Glorious Time?

Itu adalah masa di mana Habel, Henokh, Nuh, Abraham, Ishak, Yakub, Yusuf, Musa, Yosua, Samuel, Daud, Salomo, Elisa, Petrus, Paulus dan semua pahlawan iman lainnya berkata, "Sungguh kami berharap kami hidup di masa kalian. Dan jika memungkinkan, kami akan tukar dengan apapun demi hal itu bisa terwujud!"

"Sebab dengan sangat rindu seluruh makhluk menantikan saat anak-anak Allah dinyatakan." - Roma 8:19

"Dan mereka semua tidak memperoleh apa yang dijanjikan itu, sekalipun iman mereka telah memberikan kepada mereka suatu kesaksian yang baik. Sebab Allah telah menyediakan sesuatu yang lebih baik bagi kita; tanpa kita mereka tidak dapat sampai kepada kesempurnaan." - Ibrani 11:39-40

Ada kemuliaan Tuhan yang belum dinyatakan, kemuliaan yang jauh lebih mulia yang menjadikan apa yang pernah dialami Salomo hanyalah sekedar cuplikan. Dan Tuhan sudah begitu ingin segera menyatakan kemuliaan-kemuliaan yang masih tersembunyi itu. Mata-Nya dan Hati-Nya secara konstan mencari mereka yang siap untuk Beliau pakai, yakni sebagai yang belum pernah ada sebelumnya dan yang takkan pernah ada lagi setelahnya.

Roh-Nya mencari gambar dan rupa-Nya yang dinilai pantas dan Ia mencari seperti seorang pemburu. Yang merespon dengan memburu kehendak-Nya, merekalah yang menerkam kemuliaan demi kemuliaan yang telah dipersiapkan-Nya.

"Karena mata TUHAN menjelajah seluruh bumi untuk melimpahkan kekuatan-Nya kepada mereka yang bersungguh hati terhadap Dia." - 2 Tawarikh 16:9a

"Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa; dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak." Yohanes 14:12-13

"Firman-Nya: Sungguh, Aku mengadakan suatu perjanjian. Di depan seluruh bangsamu ini akan Kulakukan perbuatan-perbuatan yang ajaib, seperti yang belum pernah dijadikan di seluruh bumi di antara segala bangsa; seluruh bangsa, yang di tengah-tengahnya engkau diam, akan melihat perbuatan TUHAN, sebab apa yang akan Kulakukan dengan engkau, sungguh-sungguh dahsyat.'" - Keluaran 34:10

Thursday, October 6, 2016

Ayin Zayin 5777 - Vol. 3: Tamar, Peres & Zerah

Sekitar lima setengah tahun yang lalu, saya telah menuliskan tentang perempuan kafir pertama dalam silsilah Yesus Kristus, yakni Tamar. Mengenai rincian tulisan tersebut dapat Anda baca di:


Namun pagi tadi, di roh saya merasakan bahwa Tuhan menghendaki ada orang-orang tertentu yang mau bertindak nekad seperti Tamar ini, demi sebuah takdir dan perjanjian ilahi yang sesungguhnya bukanlah jatahnya, namun hal itu sedang hadir di depan mata kita.

Roh Kudus bicara begini kepada saya, "Mana yang seharusnya dilakukan Tamar, menunggu dengan pasrah dan percaya bahwa Syela, anak bungsu Yehuda diberikan kepadanya? Atau bertindak nekad seperti yang tertulis di Alkitab?"

Pertanyaan itu sungguh menggugah hati, sebab situasi yang dihadapi Tamar saat itu sama sekali tidak mudah. Bayangkan bahwa usianya terus bertambah, sedangkan Syela mungkin jauh lebih muda daripada Tamar. Dan belum tentu juga Syela memiliki minat sekaligus kerelaan untuk menyambung keturunan dari kedua kakaknya yang sudah dibunuh Tuhan itu. Namun di sisi lain, Tamar sangat ingin menjadi bagian dari sebuah silsilah ilahi yang ujungnya adalah Yesus Kristus.

Bukankah Tuhan mewahyukan bahwa Ayin Zayin 5777 ini sebagai Tahun Lembah Penentuan dan juga sebagai Tahun Eksekusi? Tamar sungguh mengeksekusi peluang untuk tetap memperoleh bagian dalam silsilah dan perjanjian ilahi dari takdir sebuah bangsa pilihan. Dan ia mengeksekusi hal itu dengan mempertaruhkan segalanya, yakni harga diri dan nyawanya.

Harga dirinya ia pertaruhkan dengan menyamar sebagai pelacur dan nyawanya dipertaruhkan karena bisa saja Yehuda menyangkali perbuatannya terhadap Tamar saat itu. Namun apa yang dipertaruhkan Tamar tidak sia-sia. Tuhan menghargai dan menghormati tindakan Tamar dalam keadilan-Nya. Tamar mengikuti jejak Ribkah, yakni melahirkan sepasang anak laki-laki kembar, Peres dan Zerah. Bahkan Peres berhasil "menyalip" Zerah untuk lahir lebih dulu, walau Yakub hanya bisa memegang tumit Esau. Peres berarti terobosan, sedangkan Zerah berarti bangkit dan bersinar. 

Pada tahun Ayin Zayin 5777, Tuhan sedang mencari orang-orang yang bukan saja bertekad, namun juga nekad dan berani mempertaruhkan segalanya seperti Tamar ini, demi melahirkan terobosan-terobosan dan membawa bangsa ini untuk bangkit dan bersinar sesuai dengan takdirnya seperti yang telah dituliskan dalam Yesaya 60. Ada kalanya kita harus duduk diam dan tinggal tenang, karena di sanalah terletak kekuatan. Namun tahun ini saya merasakan Tuhan membutuhkan Tamar-Tamar-Nya yang rela untuk melahirkan terobosan dan menjadi saluran kemuliaan-Nya.

Dan biarlah hati kita tetap berkata, "Hineni, ini aku, Tuhan," untuk apapun yang Beliau minta kita relakan dan lakukan dalam tahun yang amat menentukan ini. Bagian kita melakukan yang diminta, bagian-Nya menyempurnakan apa yang kita relakan. Sama seperti Tamar, Tuhanlah yang menyempurnakan dengan kedua anak kembarnya itu. Tuhan memberkati.

Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia.

About Windunatha

My photo
An ENTP Person. Saksi Terakhir Sebelum Segalanya Berakhir. One Of The Remnant In The Last Days.