Labels

Showing posts with label Ready 2017. Show all posts
Showing posts with label Ready 2017. Show all posts

Thursday, January 12, 2017

Kemuliaan Yang Kemudian Melebihi Kemuliaan Yang Dahulu

"Berfirmanlah Allah kepada Salomo: 'Oleh karena itu yang kauingini dan engkau tidak meminta kekayaan, harta benda, kemuliaan atau nyawa pembencimu, dan juga tidak meminta umur panjang, tetapi sebaliknya engkau meminta kebijaksanaan dan pengertian untuk dapat menghakimi umat-Ku yang atasnya Aku telah merajakan engkau, maka kebijaksanaan dan pengertian itu diberikan kepadamu; selain itu Aku berikan kepadamu kekayaan, harta benda dan kemuliaan, sebagaimana belum pernah ada pada raja-raja sebelum engkau dan tidak akan ada pada raja-raja sesudah engkau.'" - 2 Tawarikh 1:11-12

Mungkinkah Tuhan mengangkat seseorang dalam kekayaan dan kemuliaan lebih daripada yang diterima Salomo? Bukankah Tuhan telah berfirman bahwa Salomo adalah yang terkaya sepanjang sejarah manusia? Dan jika itu memungkinkan, apakah itu berarti Tuhan melanggar firman-Nya sendiri? Atau kita yang sebenarnya keliru memahaminya?


Dulu saya berpikir bahwa Tuhan telah menetapkan bahwa Salomo adalah orang terkaya sepanjang sejarah manusia dan mustahil jika ada orang lain yang bisa Tuhan angkat lebih mulia dalam kekayaan dan kemakmuran lebih daripada yang diterima oleh Salomo. Sampai akhirnya saya menyaksikan video kotbah nabi-Nya, Sadhu Sundar Selvaraj. 

Dalam kotbahnya, beliau berkata bahwa ada pengurapan dari para orang kudus (pahlawan-pahlawan iman) yang telah mendahului kita dan pengurapan tersebut bisa diwariskan. Bahkan bukan saja diwariskan dalam jumlah yang sama, melainkan juga dalam jumlah yang berlipatganda, yakni pengurapan yang diterima pada saat mereka masih di Bumi, ditambah dengan pengurapan yang sekarang mereka miliki di Sorga dan kemudian dilipatgandakan dalam anugrah Tuhan.

Namun hal ini ada syaratnya, yakni jika kita bersedia membayar harganya lebih daripada para pahlawan iman tersebut atau kita bersedia membayar kekurangan harga yang belum mereka bayarkan. Dalam kasus Salomo misalnya, orang-orang yang telah Tuhan pilih untuk menjadi raja-raja-Nya harus bersedia untuk menjadi Jedidiah-Jedidiah-Nya daripada menjadi Salomo-Salomo-Nya. Itu berarti mereka dididik Tuhan di atas rata-rata orang kebanyakan sesuai dengan yang tertulis dalam Kitab Ibrani pasal 12, sehingga seberapapun Tuhan angkat, berkati dan mengagungkan para Jedidiah ini, mereka takkan jatuh seperti Salomo jatuh.

"Tetapi sekarang, kuatkanlah hatimu, hai Zerubabel, demikianlah firman TUHAN; kuatkanlah hatimu, hai Yosua bin Yozadak, imam besar; kuatkanlah hatimu, hai segala rakyat negeri, demikianlah firman TUHAN; bekerjalah, sebab Aku ini menyertai kamu, demikianlah firman TUHAN semesta alam, sesuai dengan janji yang telah Kuikat dengan kamu pada waktu kamu keluar dari Mesir. Dan Roh-Ku tetap tinggal di tengah-tengahmu. Janganlah takut! Sebab beginilah firman TUHAN semesta alam: Sedikit waktu lagi maka Aku akan menggoncangkan langit dan bumi, laut dan darat; Aku akan menggoncangkan segala bangsa, sehingga barang yang indah-indah kepunyaan segala bangsa datang mengalir, maka Aku akan memenuhi Rumah ini dengan kemegahan, firman TUHAN semesta alam. Kepunyaan-Kulah perak dan kepunyaan-Kulah emas, demikianlah firman TUHAN semesta alam. Adapun Rumah ini, kemegahannya yang kemudian akan melebihi kemegahannya yang semula, firman TUHAN semesta alam, dan di tempat ini Aku akan memberi damai sejahtera, demikianlah firman TUHAN semesta alam." - Hagai 2:5-10

"Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, --dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri? Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!" - 1 Korintus 6:19-20 

Sesungguhnya kepada Zerubabel dan Yosua bin Yozadak, berkaitan dengan Rumah Tuhan atau Bait Suci, Tuhan telah memberikan petunjuk-Nya bahwa akan datang suatu masa di mana kemegahan dan kemuliaan yang dinyatakan di Akhir Zaman akan melebihi kemegahan dan kemuliaan yang sebelum-sebelumnya. Perhatikan, bahwa Tuhan tidak menjanjikan itu berkaitan dalam lingkup kota, bangsa ataupun kerajaan, melainkan Rumah Tuhan atau Bait Suci. Dan di dalam Kristus Yesus, tubuh kita inilah Rumah-Nya, tempat Roh Kudus-Nya bersemayam. 

Seperti yang telah Tuhan wahyukan sebelumnya bahwa Glorious Time 2017 ini merupakan masa di mana semua pahlawan iman yang terdahulu berharap bisa hidup di masa ini, sekalipun iman mereka telah memberikan kesaksian yang gilang gemilang. Namun kepada kita, Tuhan menganugrahkan lebih lagi, sebab tanpa kita generasi terakhir ini maka tidak ada yang dapat sampai kepada kesempurnaan (Ibrani 11:39-40).

Dan semua kemuliaan pamungkas itu akan diawali dengan goncangan-goncangan besar yang Tuhan lakukan sendiri. Pertanyaannya, apa yang menyebabkan Tuhan menggoncang langit, bumi, laut dan darat? Bukankah itu memang tindakan totalitas Tuhan menggoncang dunia sekaligus menghadirkan kemuliaan yang lebih besar lagi?

"Sebab sesungguhnya pada hari-hari itu dan pada waktu itu, apabila Aku memulihkan keadaan Yehuda dan Yerusalem, Aku akan mengumpulkan segala bangsa dan akan membawa mereka turun ke lembah Yosafat; Aku akan berperkara dengan mereka di sana mengenai umat-Ku dan milik-Ku sendiri, Israel, oleh karena mereka mencerai-beraikannya ke antara bangsa-bangsa dan membagi-bagi tanah-Ku, oleh karena mereka membuang undi mengenai umat-Ku, menyerahkan seorang anak laki-laki karena seorang sundal, dan menjual seorang anak perempuan karena anggur untuk diminum." - Yoel 3:1-3

"Sesungguhnya Aku membuat Yerusalem menjadi pasu yang menyebabkan segala bangsa di sekeliling menjadi pening; juga Yehuda akan mengalami kesusahan ketika Yerusalem dikepung. Maka pada waktu itu Aku akan membuat Yerusalem menjadi batu untuk diangkat bagi segala bangsa. Siapa yang mengangkatnya pastilah mendapat luka parah. Segala bangsa di bumi akan berkumpul melawannya." - Zakharia 12:2-3

Jadi Tuhan akan menggoncangkan seluruh dunia karena apa yang diperbuat bangsa-bangsa terhadap Israel dan Yerusalem. Dan hal itu telah tergenapi pada tanggal 23 Desember 2016 lalu, tepat sehari menjelang perayaan Hanukkah 5777, yakni ketika hasil voting Dewan Keamanan PBB memutuskan untuk membagi dua kota suci Yerusalem, sehingga Yerusalem Timur diserahkan kepada Palestina. Dan hal ini didukung dengan abstainnya veto Amerika Serikat sebagai sekutu utama Israel. (Link berita klik di sini)

Ini menjadi preseden buruk namun sekaligus sangat luar biasa dari sisi penggenapan segala sesuatunya, inilah momen yang paling dinantikan dari sejarah umat manusia sebab Tuhan sendiri yang telah menubuatkan sekaligus merencanakannya. Kegoncangan besar demi kegoncangan besar terjadi untuk mewujudkan perpindahan kekayaan besar-besaran kepada mereka yang telah Tuhan pilih yang selanjutnya akan digunakan untuk mendanai pekabaran Injil, puncak lawatan dan tuaian terbesar sebelum Tuhan datang untuk yang kedua kalinya.

Pertanyaan berikutnya adalah, ketika agenda mulia ini mulai terlaksana, bagaimana kita menyikapinya? Sesungguh setiap orang percaya harus merenungkan kembali apa sesungguhnya yang disebut Mempelai Kristus. Tidak mungkin seorang mempelai sejati tidak memahami agenda Sang Kekasih. Sungguh ada panggilan yang tinggi dalam keselamatan yang telah kita terima dalam Kristus Yesus.

Aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku, dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.

Sebab itu, hai saudara-saudara yang kudus, yang mendapat bagian dalam panggilan sorgawi, pandanglah kepada Rasul dan Imam Besar yang kita akui, yaitu Yesus, yang setia kepada Dia yang telah menetapkan-Nya, sebagaimana Musapun setia dalam segenap rumah-Nya.

Karena itu, saudara-saudaraku, berusahalah sungguh-sungguh, supaya panggilan dan pilihanmu makin teguh. Sebab jikalau kamu melakukannya, kamu tidak akan pernah tersandung. Dengan demikian kepada kamu akan dikaruniakan hak penuh untuk memasuki Kerajaan kekal, yaitu Kerajaan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus.

Friday, January 6, 2017

Pasukan Kegelapan "Marine Spirit" Dilepaskan Ke Bumi - Robert Clancy

Tuhan mewahyukan bahwa 2017 ini merupakan Tahun Lembah Penentuan, dan saya bersyukur bahwa seorang hamba-Nya dipakai untuk memberikan pesan peringatan yang sedemikian tajam, keras dan rinci untuk Gereja Tuhan sepenuhnya waspada akan apa yang sangat mungkin terjadi di tahun ini.

"Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga. Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!" - Matius 7:21-23

Artikel asli dalam bahasa Inggris (4 Januari 2017) dapat dilihat melalui akun Facebook Ps. Robert Clancy di sini.

Peringatan serius untuk Gereja Tuhan!

Pasukan Kegelapan "Marine Spirit" Dilepaskan Ke Bumi

Saya tidur sekitar jam 22:20, tidak lama setelah saya tidur, saya mendengar Tuhan memanggil saya secara audibel jadi saya bangun. Ketika saya lihat jam menunjukkan pukul 23:30, tiba-tiba saya merasa dorongan kuat untuk berdoa jadi saya tinggalkan kamar saya, lalu mulai berdoa.

Seketika itu juga, mata saya terbuka di tempat yang berbeda atau alam yang berbeda. Saya melihat perempuan tua dan muda, sangat cantik datang dari laut. Saya bertanya kepada Tuhan, siapa mereka? Tuhan berkata, "Mereka adalah marine spirit atau roh jahat dari kerajaan laut yang telah ditugaskan oleh Iblis untuk menarik banyak orang masuk ke dalam kerajaan kegelapan. Waktu mereka segera tiba, dan mereka akan menyebabkan banyak orang jatuh ke dalam dosa."

Saya bertanya, "Mengapa wanita?" 

Tuhan menjawab, "Mereka sebenarnya tidak benar-benar wanita, tetapi roh jahat yang mengambil bentuk feminim atau menyerupai sifat wanita."

Lalu saya tanya, "Apa misi mereka?" 

Tuhan menjawab, "Lihatlah!"

Tiba-tiba saya melihat, banyak orang melakukan hubungan seks. Apa yang mengejutkan saya adalah beberapa melakukan seks di pinggir jalan, beberapa di dalam bis, beberapa di pantai, beberapa di kantor, dan beberapa di tempat terbuka. Lalu saya tanya, "Mengapa?"

Tuhan menjawab, "Mereka ini dikirim untuk melepaskan hawa nafsu dan menyebabkan banyak orang jatuh ke dalam dosa perzinahan. Tuhan katakan sangat segera perzinahan akan dilegalkan."

Roh jahat ini akan bersahabat dengan banyak perempuan muda, menunjukkan perhatian dan akhirnya memicu perempuan muda ini untuk dipakai oleh mereka. Saya melihat banyak perempuan muda tanpa disangka-sangka dipicu oleh roh jahat ini, dan mereka memiliki nafsu yang menggebu-gebu untuk melakukan seks.

Saja juga melihat "tante-tante" memikat anak-anak muda dengan uang dan mobil. Setelah ia tidur dengan mereka, ia menghilang. Saya melihat pakaian baru diperkenalkan. Pakaian yang menunjukkan seluruh bagian tubuh, nyatanya saya melihat perempuan yang hampir telanjang dengan pakaiannya. Sepertiga bagian dari payudaranya terlihat, dan pakaian yang ia kenakan sangat transparan di mana sebetulnya hampir telanjang. Lalu saya melihat banyak orang membeli pakaian ini, celana pendek dan legging dan blouses transparan di mana menunjukkan belahan dada wanita. Kulit di-bleaching meningkat, saya melihat mereka memakai "pemikat" di bagian mata untuk memikat laki-laki dengan mata mereka.

"Beritahu gereja untuk berjaga-jaga!," Tuhan berkata, "Mereka akan mencoba masuk ke dalam gereja, menargetkan pendeta-pendeta dan jemaat, terutama paduan suara." 

Saya melihat jemaat gereja dikuasai roh jahat ini dan mereka tidur bersama. Saya terkejut melihat dua wanita yang adalah paduan suara dan mereka adalah lesbian. Lalu saya melihat hamba Tuhan tidur dengan jemaatnya. Beberapa tidur bersama sebelum mereka melayani di mimbar. Saya melihat pendeta itu bertempur dengan dirinya karena bukan hanya retakan, tapi ada dinding yang terbuka. Setan sudah memasuki hidup mereka. Beberapa tertangkap sedang menonton pornografi dan melakukan masturbasi.

Nyatanya saya melihat ada pendeta menonton pornografi dan melakukan masturbasi di ruangannya (ada wanita juga yang melakukan ini). Menurutnya kamarnya dikunci, dan dia berpikir tidak ada yang melihatnya tetapi saya melihat kamarnya berhadapan dengan ruangan lain di mana orang bisa melihatnya tanpa sepengetahuannya dan Tuhan berkata kepada saya apapun yang dilakukan secara sembunyi akan terlihat jelas.

Saya juga melihat perempuan menjadi tidak tunduk dan tidak hormat kepada suami mereka dan tindakan mereka membuat suami jatuh ke dalam pencobaan dengan roh jahat ini ketika mereka keluar rumah. Saya melihat banyak orang yang dikontrol melalui makanan dan pakaian. Saya melihat banyak rantai juga. Tuhan berkata kepada saya, "Ada rantai kecanduan atau ketagihan yang menyebabkan banyak orang terikat dengan ikatan seks."

Beberapa wanita memberikan hadiah yang mempesona kepada para pendeta dan berangsur-angsur mengubah status mereka. "Beritahu umat-Ku untuk tetap terkoneksi dengan firman-Ku. Jangan biarkan mereka menjauh dari firman Tuhan. Beritahu mereka untuk berjaga-jaga dan berdoa. Suruh mereka fokus kepada-Ku dan ini akan membantu mereka terhindar dari setiap kehancuran yang disebabkan oleh musuh."

Kebenaran Yang Pahit

Percaya atau tidak, terima atau tidak.

Anda bisa berada di Gereja Deeper Life Bible dan hidup Anda tetap dangkal dan begitu dalam dengan dosa.

Anda bisa di Gereja Hillsong tetapi bukan penyembah Tuhan yang benar.

Anda bisa berada di Gereja Bethel tetapi tidak hidup di hadirat Tuhan.

Anda bisa menghadiri Gereja The Redeemed Christian (yang memberitakan keselamatan) tetapi Anda tidak diselamatkan.

Anda bisa menghadiri pelayanan pertobatan dan kekudusan dan tetap belum menghasilkan buah pertobatan.

Anda bisa menjadi anggota Narrow Path Ministries dan Anda keluar dari jalan yang sempit itu.

Anda bisa menjadi anggota di gereja yang memenangkan banyak jiwa tetapi tetap menjadi budak dosa, dan dikuasai hawa nafsu sampai Anda meninggal.

Anda bisa berada di Gereja Mountain Of Fire Ministries (yang penuh dengan api Roh Kudus) tetapi Anda tetap suam-suam kuku, dan bahkan mengalami kebekuan rohani.

Anda bisa di antara Salvation Army (Bala Keselamatan) tetapi tetap dikalahkan, tidak tahu artinya diselamatkan dari dosa

Anda bisa di Christ Embassy (Duta Kristus) tetapi menjadi duta besarnya setan di dalam dosa imoral di dalam kedutaannya yang jahat.

Anda bisa di dalam gereja yang penuh kuasa, tetapi Anda tetap tidak punya kuasa secara rohani, tidak mengerti dasar anugrah.

Anda dapat berada di gereja pilihan Tuhan tetapi tetap ditolak oleh Tuhan.

Anda dapat berbahasa roh tetapi tidak masuk surga.

Anda dapat memenangkan jiwa tetapi tidak masuk surga.

Anda dapat melihat penglihatan tetapi tidak masuk surga.

Anda dapat mengusir setan tetapi tidak masuk surga.

Anda dapat melakukan mukjizat tetapi tidak masuk surga.

Anda dapat membaca seluruh Alkitab dan tidak masuk surga.

Anda dapat menghadiri seluruh acara gereja dan retret dan tidak masuk surga.

Anda bisa diurapi tetapi tidak masuk surga.

Anda bisa memiliki semua karunia roh dan tidak masuk surga.

TETAPI TIDAK MUNGKIN, ANDA HIDUP KUDUS DAN TIDAK MASUK SURGA.
KEKUDUSAN ADALAH HAL SERIUS!

Ps. Robert Clancy

Sunday, January 1, 2017

My Personal Glorious Year 2017

Aku berseru kepada Tuhan, maka Tuhan menjawab aku dan memberitahukan kepadaku hal-hal yang besar dan yang tidak terpahami, yakni hal-hal yang belum kuketahui. - Yeremia 33:3

Tidak sering aku mengingat umurku, karena Elohim membiarkan aku sibuk dengan kesenangan hatiku. - Pengkotbah 5:20

Kiranya mata-Mu terbuka terhadap rumah ini, siang dan malam, terhadap tempat yang Kaukatakan menjadi kediaman nama-Mu--dengarkanlah doa yang hamba-Mu panjatkan di tempat ini. Sebab itu, ya Elohimku, kiranya mata-Mu terbuka dan telinga-Mu menaruh perhatian kepada doa yang dipanjatkan di tempat ini. - 2 Tawarikh 6:20, 40

Umur panjang ada di tangan kananku, di tangan kiriku kekayaan dan kehormatan. - Amsal 3:16

Destiny-ku luar biasa. Tuhan berkenan kepadaku, maka Tuhan membawaku masuk ke puncak destiny-ku dan memberikan semua yang dijanjikan-Nya kepadaku, suatu negeri yang berlimpah-limpah dengan susu dan madunya. Aku tunduk kepada Tuhan, maka semua musuh aku telan habis. Semua musuhku kabur, sedang Tuhan menyertaiku, aku tidak takut terhadap mereka. - Bilangan 14:7-9

Orang-orang luar melayani aku sebagai gembala kambing dombaku, dan orang-orang asing bekerja bagiku sebagai petani dan tukang kebun anggurku. Tetapi aku disebut imam TUHAN dan dinamai pelayan Elohim kita. Aku menikmati kekayaan bangsa-bangsa dan memegahkan diri dengan segala harta benda mereka. Sebagai ganti bahwa aku mendapat malu dua kali lipat, dan sebagai ganti noda dan ludah yang menjadi bagianku, aku mendapat warisan dua kali lipat di negeriku dan sukacita abadi menjadi kepunyaanku. - Yesaya 61:6-8

Bersyukurlah kepada TUHAN dengan kecapi, bermazmurlah bagi-Nya dengan gambus sepuluh tali! Nyanyikanlah bagi-Nya nyanyian baru; petiklah kecapi baik-baik dengan sorak-sorai! - Mazmur 33:2-3

Maka aku dapat pergi ke mezbah Elohim, menghadap Elohim, yang adalah sukacitaku dan kegembiraanku, dan bersyukur kepada-Mu dengan kecapi, ya Elohim, ya Elohimku! - Mazmur 43:4

Akupun mau menyanyikan syukur bagi-Mu dengan gambus atas kesetiaan-Mu, ya Elohimku, menyanyikan mazmur bagi-Mu dengan kecapi, ya Yang Kudus Israel. - Mazmur 71:22

TUHAN telah datang menyelamatkan aku! Kami hendak main kecapi, seumur hidup kami di rumah TUHAN. - Yesaya 38:20

Aku telah mengalahkan binatang itu, patungnya dan bilangan namanya. Padaku ada kecapi Elohim. - Wahyu 15:2

Tuhan memulihkan kepadaku tahun-tahun yang hasilnya dimakan habis oleh belalang pindahan, belalang pelompat, belalang pelahap dan belalang pengerip. Maka aku makan banyak-banyak dan menjadi kenyang, dan aku memuji-muji nama TUHAN, Elohimku, yang telah memperlakukan aku dengan ajaib; dan aku tidak menjadi malu lagi untuk selama-lamanya. Aku mengetahui bahwa Tuhan ini ada di antara bangsaku, dan bahwa Beliau ini, TUHAN, adalah Elohimku dan tidak ada yang lain; dan aku tidak akan menjadi malu lagi untuk selama-lamanya. - Yoel 2:25-27

Sesungguhnya Tuhan akan menyuruh mereka datang dan tersungkur di depan kakiku dan mengaku, bahwa Tuhan mengasihi aku. Karena aku menuruti firman Tuhan, untuk tekun menantikan Tuhan, maka Tuhanpun akan melindungi aku dari hari pencobaan yang akan datang atas seluruh dunia untuk mencobai mereka yang diam di bumi. - Wahyu 3:9-10

Aku melihat Tuhan berdiri di muka pintu dan mengetok; aku mendengar suara-Nya dan membukakan pintu, Tuhan masuk mendapatkan aku dan Tuhan makan bersama-sama dengan aku, dan aku bersama-sama dengan Tuhan. - Wahyu 3:20

Aku berkemenangan, aku didudukkan bersama-sama dengan Tuhan di atas takhta-Nya, sebagaimana Tuhanpun telah menang dan duduk bersama-sama dengan Bapa di atas takhta-Nya. - Wahyu 3:21

Mereka menjadi saksi. TUHAN membuat aku lebih daripada para pahlawan iman pendahuluku, yang telah membangunkan umat Tuhan. Biarlah aku menjadi makmur di antara bangsaku dan biarlah namaku termasyhur di negeriku. - Ruth 4:11

Tuhan bebas mempergunakan milik-Nya menurut kehendak Hati-Nya. Banyak yang iri hati karena Tuhan bermurah hati. Maka demikianlah orang yang terakhir akan menjadi yang terdahulu dan yang terdahulu akan menjadi yang terakhir. - Matius 20:15-16

Sebab beginilah firman TUHAN semesta alam: Sedikit waktu lagi maka TUHAN akan menggoncangkan langit dan bumi, laut dan darat; TUHAN akan menggoncangkan segala bangsa, sehingga barang yang indah-indah kepunyaan segala bangsa datang mengalir, maka TUHAN akan memenuhi aku ini dengan kemegahan, firman TUHAN semesta alam. Kepunyaan TUAHNlah perak dan kepunyaan TUHANlah emas, demikianlah firman TUHAN semesta alam. Adapun aku ini, kemegahannya yang kemudian akan melebihi kemegahannya yang semula, firman TUHAN semesta alam, dan di tempat ini TUHAN akan memberi damai sejahtera, demikianlah firman TUHAN semesta alam. - Hagai 2:7-10

Tuhan akan menggoncangkan langit dan bumi dan akan menunggangbalikkan takhta raja-raja; Tuhan akan memunahkan kekuasaan kerajaan bangsa-bangsa dan akan menjungkirbalikkan kereta dan pengendaranya; kuda dan pengendaranya akan mati rebah, masing-masing oleh pedang temannya. Pada waktu itu, demikianlah firman TUHAN semesta alam, Tuhan akan mengambil kami, hai Jehoshaphat El-Aman, Joseph Raphael Prima, Josephine Irene Alfons, Jedidiah Joy Kristiani Sondakh, hamba-hamba-Nya--demikianlah firman TUHAN--dan akan menjadikan aku seperti cincin meterai; sebab akulah yang Dia pilih, demikianlah firman TUHAN semesta alam. - Hagai 2:22-24

AMIN! AMIN! AMIN! AMIN! AMIN! AMIN! AMIN!

Review 2016 Dan Menyambut 2017

Beberapa waktu sebelum masuk 2016 ada yang tanya, "Kan Great Awakening bahkan Yobel Besar, koq disebut Tahun Tsunami Air Mata?" Saat itu saya juga belum tahu apa konkritnya Tahun Tsunami Air Mata. Sampai tadi sore ada yang inbox ke saya menanyakan hal yang sama sambil menunjukkan salah satu tulisan saya yang berjudul Menjelang Tahun Tsunami Air Mata.

"Berharga di mata TUHAN kematian semua orang yang dikasihi-Nya." - Mazmur 116:15

Buat saya hal yang paling konkrit tersebut adalah banyaknya kepulangan para hamba Tuhan di tahun ini, yakni Pdt. Petrus Agung Purnomo, Ev. Yusak Tjipto Purnomo, Ps. Darrel Stott, Pdt. Peter Tjondro, Prophet Kim Clement, Rev. Samuel Doctorian, dan yang lainnya.

Secara statistik, belum pernah ada tahun di mana begitu banyaknya hamba Tuhan yang berpulang dan hal ini sangatlah signifikan, sebab hal ini merupakan faktor besar perubahan skenario yang sifatnya sangat mendadak dan "urgent."

Dan ya, terjadi kebangkitan besar bagi generasi berikutnya yang ditinggalkan oleh kepulangan generasi yang sebelumnya. Namun regenerasi ini seharusnya berbeda dari yang sebelum-sebelumnya, sejalan dengan genapnya nubuatan Smith Wigglesworth bahwa genap 110 tahun setelah 1906 akan bangkit generasi tanpa wajah, generasi tanpa nama, yang dalam sepak terjangnya nanti tidak lagi dibatasi oleh mentalitas Babel.

Untuk Faceless - Nameless Generation ini selera dan Hati Tuhan adalah segalanya, sedangkan liturgi dan rutinitas ibadah merupakan barang usang sekaligus haram. Maka ke sanalah kemuliaan Tuhan dinyatakan. Jangan pernah berpikir ada kemuliaan Tuhan dalam liturgi dan rutinitas.

Bagaimana dengan 2017? Yang saya ketahui 2017 adalah Tahun Lembah Penentuan / Penghakiman. Dan kebenaran mengatakan bahwa penghakiman dimulai dari Rumah Tuhan. Seperti apa konkritnya itu? Saya masih belum tahu pasti. Namun jika di 2016 banyak imam yang "dicomot" dari Rumah Tuhan, kira-kira sasaran berikutnya siapa yah?

Happy Glorious New Year 2017

Jehoshaphat El-Aman
Alef Migdal

Wednesday, December 28, 2016

Apa Itu Glorious Time?

Itu adalah masa di mana Habel, Henokh, Nuh, Abraham, Ishak, Yakub, Yusuf, Musa, Yosua, Samuel, Daud, Salomo, Elisa, Petrus, Paulus dan semua pahlawan iman lainnya berkata, "Sungguh kami berharap kami hidup di masa kalian. Dan jika memungkinkan, kami akan tukar dengan apapun demi hal itu bisa terwujud!"

"Sebab dengan sangat rindu seluruh makhluk menantikan saat anak-anak Allah dinyatakan." - Roma 8:19

"Dan mereka semua tidak memperoleh apa yang dijanjikan itu, sekalipun iman mereka telah memberikan kepada mereka suatu kesaksian yang baik. Sebab Allah telah menyediakan sesuatu yang lebih baik bagi kita; tanpa kita mereka tidak dapat sampai kepada kesempurnaan." - Ibrani 11:39-40

Ada kemuliaan Tuhan yang belum dinyatakan, kemuliaan yang jauh lebih mulia yang menjadikan apa yang pernah dialami Salomo hanyalah sekedar cuplikan. Dan Tuhan sudah begitu ingin segera menyatakan kemuliaan-kemuliaan yang masih tersembunyi itu. Mata-Nya dan Hati-Nya secara konstan mencari mereka yang siap untuk Beliau pakai, yakni sebagai yang belum pernah ada sebelumnya dan yang takkan pernah ada lagi setelahnya.

Roh-Nya mencari gambar dan rupa-Nya yang dinilai pantas dan Ia mencari seperti seorang pemburu. Yang merespon dengan memburu kehendak-Nya, merekalah yang menerkam kemuliaan demi kemuliaan yang telah dipersiapkan-Nya.

"Karena mata TUHAN menjelajah seluruh bumi untuk melimpahkan kekuatan-Nya kepada mereka yang bersungguh hati terhadap Dia." - 2 Tawarikh 16:9a

"Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa; dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak." Yohanes 14:12-13

"Firman-Nya: Sungguh, Aku mengadakan suatu perjanjian. Di depan seluruh bangsamu ini akan Kulakukan perbuatan-perbuatan yang ajaib, seperti yang belum pernah dijadikan di seluruh bumi di antara segala bangsa; seluruh bangsa, yang di tengah-tengahnya engkau diam, akan melihat perbuatan TUHAN, sebab apa yang akan Kulakukan dengan engkau, sungguh-sungguh dahsyat.'" - Keluaran 34:10

Tuesday, December 27, 2016

Ruth & Glorious Time

"Tetapi kata Rut: 'Janganlah desak aku meninggalkan engkau dan pulang dengan tidak mengikuti engkau; sebab ke mana engkau pergi, ke situ jugalah aku pergi, dan di mana engkau bermalam, di situ jugalah aku bermalam: bangsamulah bangsaku dan Allahmulah Allahku; di mana engkau mati, akupun mati di sana, dan di sanalah aku dikuburkan. Beginilah kiranya TUHAN menghukum aku, bahkan lebih lagi dari pada itu, jikalau sesuatu apapun memisahkan aku dari engkau, selain dari pada maut!' Ketika Naomi melihat, bahwa Rut berkeras untuk ikut bersama-sama dengan dia, berhentilah ia berkata-kata kepadanya." - Ruth 1:16-18

Ada lima wanita yang sangat istimewa dalam silsilah Yesus Kristus. Namun Ruth adalah yang teristimewa di antara semuanya. Mengapa demikian? Karena Ruth mengorbankan segalanya, bahkan kodratnya sebagai seorang wanita pun dia persembahkan.

Betapa Sarah, Ribkah, Rahel, Hannah dan banyak wanita lainnya begitu terintimidasi karena mereka tidak bisa melahirkan anak-anak. Namun Ruth yang telah 10 tahun menikah, harus menjanda tanpa ada anak dan ia tidak memakai kesempatan itu untuk mencari pria lain, walau ia berhak untuk itu.

Ruth memilih dengan bersumpah untuk menemani dan takkan meninggalkan Naomi seumur hidupnya. Di saat itulah Tuhan melihat karakter-Nya secara utuh ada di dalam Ruth. Karena Ruth bersumpah dan memenuhi sumpahnya dengan penuh.

Tuhan menyambar cinta dan karakter Ruth dengan mengirimkan Boas untuk melahirkan raja-raja Israel yang ujungnya adalah Sang Raja di atas segala raja, Yesus Kristus.

Itu sebabnya walau ia seorang perempuan Moab yang terkutuk itu, takdirnya disejajarkan dengan Lea dan Rahel yang dihitung sebagai ibu-ibu pendiri bangsa dan hanya Ruth yang namanya dijadikan salah satu nama kitab di Alkitab.

Ruth inilah standard yang terbaik yang diinginkan Tuhan untuk kita semua masuki Glorious Time, yang kepadanya Tuhan seperti bercermin melihat pantulan refleksi karakter-Nya sendiri. Tuhan menemukan Diri-Nya sendiri secara utuh di dalam Ruth.

Tetapi siapa yang mengikatkan dirinya pada Tuhan, menjadi satu roh dengan Dia.

Glorious Time: Far Beyond Our Humanity

Mengapa Hawa begitu mudah dijatuhkan? Padahal saat itu, Adam dan Hawa belum hidup di bawah kutuk dosa. Artinya kondisi keduanya masih sangat baik bahkan sempurna. Namun karena dia tidak mengenali trueself-nya sebagai rupa dan gambar Allah yang sempurna maka dengan mudah Hawa diiming-iming Iblis untuk menjadi sama dengan Allah. 
ㅤㅤ
Begitu juga Saul, yang dengan mudah menjadi murka dan cemburu hanya karena cuitan ibu-ibu rumah tangga dan cabe-cabean yang begitu terpesona dengan Daud. Saul benar-benar lupa bahwa dirinya adalah hamba yang diurapi sekaligus penyandang mandat dan pemegang otoritas tertinggi di Kerajaan Israel. Ia telah terlalu nyaman dengan keminderan dirinya yang sudah sangat akut. Keminderannya seperti bom waktu yang kapanpun bisa mencelakai dirinya bahkan kerajaannya.
ㅤㅤ
Sedangkan di sisi seberang ada Yosua dan Kaleb yang begitu bergairah untuk segera merebut Tanah Perjanjian sekalipun seluruh bangsanya begitu gentar melihat para raksasa yang masih menumpang di tanah leluhur mereka.

"Negeri yang kami lalui untuk diintai itu adalah luar biasa baiknya. Jika TUHAN berkenan kepada kita, maka Ia akan membawa kita masuk ke negeri itu dan akan memberikannya kepada kita, suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya. Hanya, janganlah memberontak kepada TUHAN, dan janganlah takut kepada bangsa negeri itu, sebab mereka akan kita telan habis. Yang melindungi mereka sudah meninggalkan mereka, sedang TUHAN menyertai kita; janganlah takut kepada mereka." - Bilangan 14:7-9

Yosua dan Kaleb bahkan mengerti bahwa ketakutan terhadap para raksasa dipandang Tuhan sebagai tindakan pemberontakan. Bagi mereka berdua, jelas lebih baik mati di tangan para raksasa daripada hidup mendukakan Hati Tuhan. Lebih mengagumkan lagi bahwa mereka telah memetakan dengan sangat baik karena mereka tahu benar bahwa pelindung para raksasa itu telah pergi, sedangkan Tuhan ada pihak Yosua dan Kaleb. Jadi mereka berdua sangat yakin bahwa kemenangan sudah terjamin. Yosua dan Kaleb amat sangat memahami trueself dan takdir bangsanya sesuai dengan timing yang berlaku saat itu.
ㅤㅤ
Bahkan Sadrakh, Mesakh dan Abednego dengan gagah membantah raja bengis Nebukadnezar dengan berkata,
ㅤㅤ
"Tidak ada gunanya kami memberi jawab kepada tuanku dalam hal ini. Jika Allah kami yang kami puja sanggup melepaskan kami, maka Ia akan melepaskan kami dari perapian yang menyala-nyala itu, dan dari dalam tanganmu, ya raja; tetapi seandainya tidak, hendaklah tuanku mengetahui, ya raja, bahwa kami tidak akan memuja dewa tuanku, dan tidak akan menyembah patung emas yang tuanku dirikan itu." - Daniel 3:16-18
ㅤㅤ
Mengapa ada yang begitu mudah terintimidasi dan dijatuhkan sedangkan di sisi lain ada yang begitu tenang menghadapi maut sekalipun? Barangsiapa yang telah menemukan kesejatian dirinya, ia akan mewarisi warisan sejati itu, yang melampaui imajinasinya yang terliar sekalipun dan menjadi far beyond our humanity.

Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia. Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya.

Sebab pengetahuan kita tidak lengkap dan nubuat kita tidak sempurna. Tetapi jika yang sempurna tiba, maka yang tidak sempurna itu akan lenyap.

Monday, December 5, 2016

Rhema Tuhan - 4 Desember 2016 (Melalui Sadhu Sundar Selvaraj)

"Pertahankan imanmu, sebentar lagi akan masuk masa ujian. Aku menampi setiap orang yang akan duduk makan Perjamuan Kawin Anak Domba bersama-Ku. Aku ingin pengantin yang mempunyai jubah yang bersih, yang mempunyai karkater-karakter-Ku, karakter Kristus, bersiaplah dan berjaga-jaga selalu.

"Musuh-Ku sudah hampir keluar, dia sudah selesai mempersiapkan dirinya untuk tampil, dialah Antikristus, dia sangat lembut, sangat sabar, sangat penyayang, dia sangat baik hati, dia sangat sangat sangat segalanya, itu adalah penampilan luarnya, yang sesungguhnya, dia adalah serigala yang sangat buas.

"Pertahankan imanmu, pertahankan imanmu pertahankan imanmu. Aku menebus kalian dengan harga yang sangat mahal, dengan disalibkan, pandanglah selalu salib-Ku, ingat pengorbanan-Ku untuk kalian, jangan sia-siakan pengorbanan-Ku.

"Ini ujian terakhir sebelum pengangkatan, ini tempat perhentian terakhir bagi kalian sebelum masuk Masa Kerajaan Seribu Tahun, jangan gagal, jangan gagal, jangan gagal, kuatkan hati kalian, bertahanlah minta selalu pimpinan Roh Kudus, Dia yang mempersiapkan kalian untuk menjadi Pengantin-Ku. Jaga jubahmu agar tetap bersih, perhatikan apakah minyakmu cukup, supaya lampu pelitamu tetap menyala, kuasa Roh Kudus yang membuat lampu pelitamu tetap menyala, sehingga jalan-jalanmu di dunia menjadi terang, waktunya tidak akan lama lagi musuh-Ku sudah akan keluar.

"Ada ujian dalam persoalan-persoalan yang mempertaruhkan iman kalian. Aku sudah katakan Aku akan menyertai kalian sampai akhir zaman, jangan takut, kuatkan hati kalian. Waktu bergulir akan sangat cepat dan tidak terasa akan tiba waktunya, berjaga-jaga, berjaga-jaga, berjaga-jaga selalu.

"Waktu Aku di dunia, Aku selalu memperingati murid-murid-Ku, sama seperti Aku memperingati Petrus, Yohanes, Yakobus dan teman-temannya. Sekarang juga Roh Kudus yang selalu mengingatkan kalian tentang Aku, Dia akan memperingati kalian selalu, roh Antikristus meningkat di semua tempat, jangan gagal, kalian yang sudah berjalan jauh bersama-Ku jangan gagal, jangan jadikan gereja tempat setor muka, jangan jadikan gereja sebagai rutinitas, berdoalah bagi hamba-hamba-Ku, berdoa bagi pemimpin-pemimpin gerejamu, jangan buang waktu kalian, berlombalah untuk mendapatkan mahkotamu.

"Persiapan Perjamuan Kawin Anak Domba sudah siap. Hanya yang siap yang akan duduk makan bersama-Ku, periksalah hati kalian, apakah kalian sia? Apakah jubahmu tetap bersih? Apakah Firman-Ku memenuhi pikiranmu? Sebab dengan firman-Ku memenuhi pikiranmu maka jalan-jalanmu akan menjadi terang, sebab Aku adalah terang, berjaga-jagalah sama seperti Yosua memimpin umat-Ku masuk Tanah Perjanjian, sama juga sekarang kalian yang siap adalah Yosua-Yosua Perjanjian Baru di akhir zaman, kuatkanlah hatimu, jangan takut.

"Masa Penuaian tiba, Aku memisahkan domba-domba-Ku yang Aku akan bawa, Bapa yang memilih untuk-Ku, banyak domba tersesat di dalam gereja, mereka akan tertinggal, mereka pergi ke gereja tetapi mereka tidak siap untuk kedatangan-Ku, mereka berpikir Aku tidak akan pernah datang, mereka ada yang berpikir itu masih lama, mereka berpikir Aku baik dan tidak mungkin pengangkatan terjadi, mereka ada yang berpikir itu hanya dongeng cerita masa lalu, mereka ini akan tertinggal, mereka pergi gereja, tubuh mereka di gereja tetapi pikiran mereka tidak pada-Ku, mereka adalah orang-orang yang tidak siap untuk menjadi Pengantin-Ku.

"Mereka akan menyesal setelah mendapatkan bahwa mereka tertinggal, Aku hanya menjemput Pengantin-Ku yang siap, yang selalu menjaga karakter-karakternya, yang mempunyai imitasi karakter-Ku, karakter Kristus. Yang mempunyai persediaan minyak Roh Kudus. Waspadalah, berjaga-jagalah selalu, selama masih ada waktu pergunakan lah sebaik-baiknya, pergunakan kesempatan yang ada untuk lebih dekat pada-Ku, pada FirmanKu, agar kamu dapat menghadapi hari-hari di depanmu.

"Sama seperti Aku ditinggalkan murid-murid-Ku waktu Aku ditangkap, begitu juga nanti akan banyak yang menyangkal Aku, berjaga-jagalah waktunya sudah hampir larut malam, dunia sangat gelap, banyak penyesatan yang membuat orang-orang percaya menjadi bingung tetapi mereka domba-domba-Ku yang mempunyai persediaan minyak dan berjubah bersih mempunyai kepekaan untuk membedakan yang baik atau yang jahat. Berjaga-jagalah jangan jual imanmu untuk sebuah jabatan di kantormu, jangan jual imanmu untuk uang, jangan jual imanmu untuk makanan bahkan untuk nyawamu sekalipun. Sama seperti bangsa Israel Aku pelihara di padang gurun sama juga dengan kalian Aku pelihara, jangan mundur tinggal sedikit waktu lagi, berjaga-jagalah."

Wednesday, November 30, 2016

Glorious Time 5777 - 2017: Salomo (שְׁלֹמֹה) - Beyond Human, Yedideyah (יְדִידְיָה) - Beyond History

Ucapan ilahi untuk Glorious Time Ayin Zayin 5777 - 2017,

Mereka pikir dengan ber-Salomo maka mereka bisa berjaya dan menguasai dunia. Padahal Yesus sendiri telah berfirman bahwa pada ujungnya (Jemaat Laodikia), yang dikehendaki adalah menjadi Yedideyah-Yedideyah-Nya, supaya memiliki kapasitas untuk ikut memanifestasikan kemuliaan demi kemuliaan yang belum pernah ada sebelumnya.


Bukan saja sekedar beyond human, namun juga BEYOND HISTORY! Itu sebabnya kita menjerit dan berkata, "Nyatakanlah lagi lebih daripada yang dahulu! Ya Tuhan, nyatakanlah lagi lebih daripada yang dahulu!"

Dan itu hanya bisa dirampungkan oleh mereka yang tidak lagi menegosiasikan apapun yang dikehendaki Sang Raja. Merekalah Jedidiah-Jedidiah Akhir Zaman. Yang termulia, yang disembunyikan dan yang akan segera dinyatakan TANPA seorangpun bisa membantahnya. Yang menjadikan apa yang dialami Salomo dahulu sesungguhnya hanyalah sebuah cuplikan (trailer) sejarah untuk suatu masa yang termulia sebentar lagi.

"Barangsiapa Kukasihi, ia Kutegor dan Kuhajar; sebab itu relakanlah hatimu dan bertobatlah! Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku. Barangsiapa menang, ia akan Kududukkan bersama-sama dengan Aku di atas takhta-Ku, sebagaimana Akupun telah menang dan duduk bersama-sama dengan Bapa-Ku di atas takhta-Nya." - Wahyu 3:19-21

Tuhan selalu mencari orang-orang yang kepada mereka Beliau tidak perlu sungkan untuk cemburu dan sangat leluasa untuk berterus terang. Dan itu hanya bisa terjadi ketika kita merelakan hati dan bertobat sehingga kita dengan mudah mendengar suara-Nya yang terlembut sekalipun, membukakan pintu bagi-Nya dan mendapati diri kita makan semeja dengan-Nya.

"Dan sudah lupakah kamu akan nasihat yang berbicara kepada kamu seperti kepada anak-anak: 'Hai anakku, janganlah anggap enteng didikan Tuhan, dan janganlah putus asa apabila engkau diperingatkan-Nya; karena Tuhan menghajar orang yang dikasihi-Nya, dan Ia menyesah orang yang diakui-Nya sebagai anak.' Jika kamu harus menanggung ganjaran; Allah memperlakukan kamu seperti anak. Di manakah terdapat anak yang tidak dihajar oleh ayahnya? Tetapi, jikalau kamu bebas dari ganjaran, yang harus diderita setiap orang, maka kamu bukanlah anak, tetapi anak-anak haram!" - Ibrani 12:5-8

Jangan anggap enteng didikan Tuhan, itu sebabnya jangan pernah negosiasikan didikan Tuhan, apalagi menolaknya. Rela, rela, relakanlah semua yang dikehendaki-Nya. Serahkan semua dosa kita kepada-Nya. Dan mintalah dengan tulus untuk Dia terus paksakan semua kehendak dan rencana-Nya atas hidup kita. Memang benar bahwa didikan Tuhan itu bisa membuat lemah dan putus asa, tapi jangan pernah negosiasikan. Karena didikan-Nya itu hal yang terbaik yang mampu menjadikan kita berdiri di hadapan Anak Manusia sampai ikut setakhta memerintah bersama-Nya dalam kekekalan.

Hal-hal yang tersembunyi ialah bagi TUHAN, Allah kita, tetapi hal-hal yang dinyatakan ialah bagi kita dan bagi anak-anak kita sampai selama-lamanya, supaya kita melakukan segala perkataan hukum Taurat ini.

Sebab dengan sangat rindu seluruh makhluk menantikan saat anak-anak Allah dinyatakan.

Thursday, October 6, 2016

Ayin Zayin 5777 - Vol. 3: Tamar, Peres & Zerah

Sekitar lima setengah tahun yang lalu, saya telah menuliskan tentang perempuan kafir pertama dalam silsilah Yesus Kristus, yakni Tamar. Mengenai rincian tulisan tersebut dapat Anda baca di:


Namun pagi tadi, di roh saya merasakan bahwa Tuhan menghendaki ada orang-orang tertentu yang mau bertindak nekad seperti Tamar ini, demi sebuah takdir dan perjanjian ilahi yang sesungguhnya bukanlah jatahnya, namun hal itu sedang hadir di depan mata kita.

Roh Kudus bicara begini kepada saya, "Mana yang seharusnya dilakukan Tamar, menunggu dengan pasrah dan percaya bahwa Syela, anak bungsu Yehuda diberikan kepadanya? Atau bertindak nekad seperti yang tertulis di Alkitab?"

Pertanyaan itu sungguh menggugah hati, sebab situasi yang dihadapi Tamar saat itu sama sekali tidak mudah. Bayangkan bahwa usianya terus bertambah, sedangkan Syela mungkin jauh lebih muda daripada Tamar. Dan belum tentu juga Syela memiliki minat sekaligus kerelaan untuk menyambung keturunan dari kedua kakaknya yang sudah dibunuh Tuhan itu. Namun di sisi lain, Tamar sangat ingin menjadi bagian dari sebuah silsilah ilahi yang ujungnya adalah Yesus Kristus.

Bukankah Tuhan mewahyukan bahwa Ayin Zayin 5777 ini sebagai Tahun Lembah Penentuan dan juga sebagai Tahun Eksekusi? Tamar sungguh mengeksekusi peluang untuk tetap memperoleh bagian dalam silsilah dan perjanjian ilahi dari takdir sebuah bangsa pilihan. Dan ia mengeksekusi hal itu dengan mempertaruhkan segalanya, yakni harga diri dan nyawanya.

Harga dirinya ia pertaruhkan dengan menyamar sebagai pelacur dan nyawanya dipertaruhkan karena bisa saja Yehuda menyangkali perbuatannya terhadap Tamar saat itu. Namun apa yang dipertaruhkan Tamar tidak sia-sia. Tuhan menghargai dan menghormati tindakan Tamar dalam keadilan-Nya. Tamar mengikuti jejak Ribkah, yakni melahirkan sepasang anak laki-laki kembar, Peres dan Zerah. Bahkan Peres berhasil "menyalip" Zerah untuk lahir lebih dulu, walau Yakub hanya bisa memegang tumit Esau. Peres berarti terobosan, sedangkan Zerah berarti bangkit dan bersinar. 

Pada tahun Ayin Zayin 5777, Tuhan sedang mencari orang-orang yang bukan saja bertekad, namun juga nekad dan berani mempertaruhkan segalanya seperti Tamar ini, demi melahirkan terobosan-terobosan dan membawa bangsa ini untuk bangkit dan bersinar sesuai dengan takdirnya seperti yang telah dituliskan dalam Yesaya 60. Ada kalanya kita harus duduk diam dan tinggal tenang, karena di sanalah terletak kekuatan. Namun tahun ini saya merasakan Tuhan membutuhkan Tamar-Tamar-Nya yang rela untuk melahirkan terobosan dan menjadi saluran kemuliaan-Nya.

Dan biarlah hati kita tetap berkata, "Hineni, ini aku, Tuhan," untuk apapun yang Beliau minta kita relakan dan lakukan dalam tahun yang amat menentukan ini. Bagian kita melakukan yang diminta, bagian-Nya menyempurnakan apa yang kita relakan. Sama seperti Tamar, Tuhanlah yang menyempurnakan dengan kedua anak kembarnya itu. Tuhan memberkati.

Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia.

Wednesday, September 21, 2016

Ayin Zayin 5777 - Vol. 2: Shebet (שָׁ֫בֶט) Dan Shabbath (שַׁבָּת)

"Tanyanya: 'Apakah tanggungan yang harus kuberikan kepadamu?' Jawab perempuan itu: 'Cap meteraimu serta kalungmu dan tongkat yang ada di tanganmu itu.' Lalu diberikannyalah semuanya itu kepadanya, maka ia menghampirinya. Perempuan itu mengandung dari padanya." - Kejadian 38:18

"Tetapi ayah itu berkata kepada hamba-hambanya: Lekaslah bawa ke mari jubah yang terbaik, pakaikanlah itu kepadanya dan kenakanlah cincin pada jarinya dan sepatu pada kakinya." - Lukas 15:22

"Tongkat kerajaan (שַׁבִּט) tidak akan beranjak dari Yehuda ataupun lambang pemerintahan dari antara kakinya, sampai dia datang yang berhak atasnya, maka kepadanya akan takluk bangsa-bangsa." - Kejadian 49:10

"Ketika raja melihat Ester, sang ratu, berdiri di pelataran, berkenanlah raja kepadanya, sehingga raja mengulurkan tongkat emas yang di tangannya ke arah Ester, lalu mendekatlah Ester dan menyentuh ujung tongkat itu." - Ester 5:2

Arti dari Zayin selain pedang adalah tongkat otoritas. Dan ada hal yang amat menarik dari makna tongkat otoritas ini. Secara umum, seorang pangeran atau anak raja memiliki tiga benda yang merepresentasikan identitasnya, yakni cincin, mahkota dan tongkat otoritas. Ketiganya mewakili tiga perkara yang berbeda. Cincin berbicara tentang pengaruh (influence) yang dia miliki untuk mempengaruhi sebanyak mungkin orang untuk suatu tujuan tertentu. 

Sedangkan mahkota berbicara tentang kuasa (power), termasuk karunia-karunia mengadakan mujizat, menyampaikan nubuatan, ucapan hikmat dan sebagainya. Mahkota seseorang bahkan mencerminkan keagungan (greatness) orang tersebut sesuai dengan talenta atau karunia yang ia miliki. Dalam berbagai kasus, seseorang bisa memiliki lebih dari satu mahkota karena memang karunia atau talentanya lebih dari satu.

Namun yang paling menentukan adalah tongkat otoritas, yakni berbicara tentang wewenang (authority). Seseorang bisa saja memiliki cincin atau mahkota yang banyak atau bahkan keduanya, tapi jika ia bertindak tanpa otoritas yang pantas atau tanpa diotorisasi dari pihak yang berwenang, maka ia sedang melakukan penyalahgunaan pengaruh (abuse of influence) atau penyalahgunaan kekuasaan (abuse of power). Dan biasanya penyalahgunaan ini dilakukan untuk kepentingan pribadinya, BUKAN demi keadilan atau demi otoritas yang di atasnya. 

Kasus mantan ketua DPD RI, Bapak Irman Gusman yang baru saja menjadi tersangka dalam OTT KPK empat hari lalu (17 September 2016) merupakan contoh yang tepat dalam hal penyalahgunaan pengaruh. Sebagai pejabat publik yang memiliki pengaruh dan kekuasaan yang besar serta otoritas yang sesuai dengan jabatannya, ia telah melakukan pelanggaran dengan "menjual" pengaruhnya ke wilayah yang tidak diotorisasi, yakni ke bidang ekonomi dan perdagangan, walau hanya dengan memberi rekomendasi kepada Bulog untuk memberikan jatah impor gula kepada pihak yang mau membayar pengaruhnya itu. Padahal yang seharusnya menentukan dengan benar importir gula tersebut merupakan kewenangan Kementrian Perdagangan. 

Dan akibatnya beliau harus kehilangan jabatannya sebagai ketua DPD RI, atau bahkan dicabut keanggotaannya dari lembaga tersebut, artinya kewenangannya hilang. Sebagai utusan daerah (senator) yang dipilih rakyat dari daerahnya, ia mungkin juga telah kehilangan pengaruh dan kekuasaannya, atau paling tidak jauh berkurang dibanding sebelum ia terjerat KPK. Inilah contoh atas makna dari cincin, mahkota dan tongkat otoritas seorang penguasa.

Gereja Yang Menyalahi Kewenangan

"Dalam Bait Suci didapati-Nya pedagang-pedagang lembu, kambing domba dan merpati, dan penukar-penukar uang duduk di situ. Ia membuat cambuk dari tali lalu mengusir mereka semua dari Bait Suci dengan semua kambing domba dan lembu mereka; uang penukar-penukar dihamburkan-Nya ke tanah dan meja-meja mereka dibalikkan-Nya. Kepada pedagang-pedagang merpati Ia berkata: 'Ambil semuanya ini dari sini, jangan kamu membuat rumah Bapa-Ku menjadi tempat berjualan.'" - Yohanes 2:16-18

Apa yang menjadi alasan bahwa hari itu Yesus meluapkan amarahnya di depan Bait Suci? Alasannya tak lain adalah karena hari itu Ia melihat praktek "jual beli" pengaruh dan kuasa demi kepentingan pribadi segelintir imam-imam pejabat Bait Suci. Dan yang lebih penting lagi yang harus kita waspadai adalah bahwa kita (roh, jiwa dan tubuh) ini yang juga adalah Bait Kudus-Nya, juga selalu berpotensi untuk memperjualbelikan hal-hal yang sama demi kepentingan diri kita sendiri, yakni pengaruh dan kuasa kita.

Itu sebabnya kepada mereka yang telah melakukan banyak mujizat dan banyak mengusir setan demi nama Tuhan, pada akhirnya Tuhan baru berterus terang, "Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!" Mengapa perbuatan baik mereka dianggap sebagai kejahatan? Karena mereka melakukan tindak pengaruh dan tindak kekuasaan TANPA diotorisasi oleh Tuhan. Mereka melakukan karena mereka punya pengaruh dan kekuasaan, dan mereka melakukannya demi diri mereka sendiri, sadar atau tidak mereka sadari.

Pentingnya Shabbath

Menarik sekali ketika Tuhan mengawali keterusterangan-Nya dengan berkata bahwa Ia tidak KENAL mereka yang adalah pembuat kejahatan, BUKAN tidak kenal mereka yang berbuat jahat. Walau kelihatan mirip, namun ada perbedaan yang sangat signifikan. 

Orang bisa berbuat jahat karena bisa saja ia tidak tahu akan kebaikan atau perbuatan baik, Saulus berbuat jahat dengan membunuh banyak pengikut Kristus sampai akhirnya ia bertemu Yesus secara pribadi dan menjadi Rasul Paulus. Namun pembuat kejahatan adalah mereka yang mengira dirinya mengenal dan dikenal Yesus, tapi sesungguhnya mereka berkhianat seperti Yudas Iskariot.

Pengenalan butuh proses yang panjang, bahkan seumur hidup. Itu sebabnya Tuhan menyediakan shabbath (hari ke-7) kepada kita, bagi Diri-Nya, supaya kita mengenal Dia dengan benar, SEBELUM dan SEPANJANG kita menjalankan pengaruh, kuasa dan wewenang yang dimandatkan kepada kita. Dan pengenalan yang benar akan membawa kita kepada ketaatan dan kesetiaan, serta menjauhkan kita dari kekecewaan yang ujungnya bisa menolak Tuhan.

Perhatikan ketika Tuhan deal dengan Adam. Setelah selesai enam hari penciptaan dan sebelum Adam mulai menjalankan mandatnya, Tuhan mengadakan shabbath dengan Adam. Begitu juga ketika si bungsu datang kembali, bertobat dan hendak menjalankan mandatnya yang semula, sang ayah mengadakan shabbath dalam bentuk pesta, supaya ada pengenalan yang benar antara ayah dan bungsunya. Bandingkan dengan si sulung yang sungguh tidak pernah mengenal ayahnya, yang tidak sadar bahwa semua milik ayahnya juga adalah miliknya, itu sebabnya si sulung tidak pernah mengalami pesta (shabbath) di rumah ayahnya sendiri, karena ia sibuk dengan dirinya sendiri. 

Tahun Ayin Zayin 5777 biarkan tongkat didikan Tuhan terus menyempurnakan kita, biarkan pedang Tuhan memisahkan dan memotong semua yang masih kotor, sampai kita didapati semakin sejalan dan seirama karena pengenalan yang benar akan Hati-Nya, sehingga ketika kita menjalankan mandat, kita tidak menyalahgunakan pengaruh, kekuasaan dan wewenang yang telah dipercayakan kepada kita.

Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia.

Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia.

Friday, September 2, 2016

Ayin Zayin 5777 - Vol 1: Setelah Semuanya Itu

Tahun Pedang - Ayin Zayin 5777

Pedang selalu ingin tampil terhunus, selalu haus darah dan selalu butuh korban. Apalagi pedangnya ada tiga, sungguh sesuatu yang extraordinary. Penyandang pedang itu adalah Tuhan sendiri dan tidak ada damai, tidak ada ketenangan, tidak ada tentram. Terlebih lagi, situasi saat ini adalah masa-masa yang menentukan.

Barangsiapa menginisiasi dirinya sendiri untuk menjadi korban di atas mezbah, maka dialah yang akan memperoleh banyak kemudahan dalam situasi yang serba menyesakkan di Tahun Lembah Penentuan 5777 - 2017 ini. Dan jangan pernah berpikir untuk bisa melewati proses secara instan. Jangankan instan, menegosiasikan didikan dan pengorbanan saja sudah dianggap haram karena membangkitkan kecemburuan-Nya.

Tetap biarkan Tuhan menghalalkan segala cara-Nya untuk berbuat apapun sampai Dia mendapati Diri-Nya seutuhnya ada di dalam diri kita. Biarkan Dia mendapati diri kita selayaknya Dia bercermin melihat sepotong refleksi-Nya di dalam diri kita. Itulah kemuliaan yang Dia rindukan, melihat kita seperti melihat Diri-Nya sendiri.

Setelah Semuanya Itu

Di dalam sejarah manusia, pasangan pertama (dan mungkin pasangan satu-satunya) yang kepada mereka Tuhan tambahkan atau ubahkan dengan unsur Hey (ה) kepada nama mereka adalah Abram (אברם) dan Sarai (שרי), sehingga nama mereka menjadi Abraham (אברהם) dan Sarah (שרה). Hey yang salah satu maknanya berarti Nafas Kehidupan dari Roh-Nya "dihembuskan" kepada Abram dan Sarai sama seperti ketika Tuhan menghembuskan nafas-Nya kepada Adam dan Hawa. Itu sebabnya, Ayin Hey 5775 disebut juga sebagai The Breath Giving Year, sekaligus The Breath Taking Year

Hey (ה) diberikan kepada Abraham dan Sarah dengan tujuan supaya pasangan suami istri ini melahirkan seorang anak ilahi, seorang anak perjanjian (Vav - ו), yakni Ishak. Bukankah Vav-Nya itu membebaskan dan memerdekakan dan bertepatan dengan Tahun Pembebasan (Yobel Besar)? Ishak adalah bayang-bayang Yesus Kristus yang membebaskan orang dari kutuk dosa dan Musa, yang adalah man of God pertama yang membebaskan bangsa Israel dari perbudakan Mesir. Sungguh bukan sebuah kebetulan bahwa Yobel Besar 5776 ini bertepatan dengan Ayin Vav.

Dan tepat setelah Hey dan Vav maka maka selanjutnya berlakulah Zayin (ז). Dan berikut inilah Zayin itu:

"Setelah semuanya itu Allah mencoba Abraham. Ia berfirman kepadanya: 'Abraham,' lalu sahutnya: 'Ya, Tuhan.' Firman-Nya: 'Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni Ishak, pergilah ke tanah Moriah dan persembahkanlah dia di sana sebagai korban bakaran pada salah satu gunung yang akan Kukatakan kepadamu.' Keesokan harinya pagi-pagi bangunlah Abraham, ia memasang pelana keledainya dan memanggil dua orang bujangnya beserta Ishak, anaknya; ia membelah juga kayu untuk korban bakaran itu, lalu berangkatlah ia dan pergi ke tempat yang dikatakan Allah kepadanya." - Kejadian 22:1-3

Mungkinkah segala janji ilahi bisa digenapi dan segala warisan ilahi bisa diwariskan, jika Abraham menghindar datang ke Moriah dan tidak mentaati untuk mengorbankan putra tunggalnya itu? Jangankan janji dan warisan, bahkan rencana Tuhan pun takkan bisa genap jika tahap Zayin ini tidak dipenuhi oleh Abraham. Itu artinya bahwa jika Ishak tidak dikorbankan maka kehadiran anak perjanjian itupun sia-sia dan kita tahu apa alasannya. 

Ingatlah bahwa Hey dan Vav selalu berakhir di Zayin sebab Chet (ח) merupakan awal yang baru (new beginning) maka Zayin takkan bisa dan tidak patut untuk dihindari. Relakanlah hatimu dan bertobatlah senantiasa, sama seperti Abraham dengan mudah dan dengan segera merelakan Ishak. 

Perhatikanlah kisah tersebut, Abraham seperti sudah lama tahu bahwa suatu saat Tuhan akan datang untuk meminta Ishak dari padanya. Bahkan Abraham seperti telah lama menantikan permintaan Tuhan yang satu ini. Itu sebabnya Abraham tidak menunda sedetikpun untuk berangkat ke tanah Moriah, keesokan pagi ia langsung berangkat, seperti sambil berkata, "Akhirnya ..."

Bagaimana bisa disimpulkan bahwa Abraham seperti telah tahu bahkan seperti telah menantikan permintaan yang mahabesar ini? Hal itu hanya bisa dirasakan setelah mengalami perjalanan bersama Tuhan sekian lama, karena ada pengenalan dengan Tuhan yang sedemikian rupa. Barangsiapa telah bersentuhan dengan Ego-Nya, firasat orang tersebut pasti akan peka dengan semua mood, selera, cara berpikir-Nya. Dan inilah yang dikehendaki Tuhan untuk menyiapkan para raja-Nya bisa memerintah bersama-Nya dalam kekekalan.

Menghalalkan Segala Cara

"Karena iman maka Abraham, tatkala ia dicobai, mempersembahkan Ishak. Ia, yang telah menerima janji itu, rela mempersembahkan anaknya yang tunggal, walaupun kepadanya telah dikatakan: 'Keturunan yang berasal dari Ishaklah yang akan disebut keturunanmu.' Karena ia berpikir, bahwa Allah berkuasa membangkitkan orang-orang sekalipun dari antara orang mati. Dan dari sana ia seakan-akan telah menerimanya kembali." - Ibrani 11:17-19

Ketika Tuhan menghalalkan segala cara untuk mendidik hati Abraham, sebaliknya Abraham pun menghalalkan segala pemikiran dan upaya untuk tetap mempercayai Hati Tuhan. Jika tidak, bagaimana mungkin Abraham bisa berpikir bahwa Tuhan mampu menghidupkan kembali jasad Ishak jika anaknya itu benar-benar mati? Padahal saat itu belum pernah terdengar adanya mujizat orang mati dibangkitkan hidup kembali. Pertanyaannya, adakah kita juga menghalalkan segala cara untuk tetap mempercayai Tuhan sekalipun situasinya sama sekali mustahil bagi seluruh akal sehat kita?

Zayin adalah semua tentang Tuhan dan seluruh kehendak-Nya, tidak ada yang lain. Bukan tentang kita, bukan tentang orang lain. Sama seperti hari ke-7, Sabbath diadakan hanya untuk Dia, itulah sebabnya ada istilah Sabbath bagi TUHAN. Biarkan Beliau menggenapi apa yang telah diawali-Nya dan jangan negosiasikan semuanya itu. Relakan dalam kelu tanpa berkesah atas semua yang boleh terjadi. Dan sepakatlah selalu dengan semua kehendak-Nya.

Mezbah Atau Panggung

"Tetapi berserulah Malaikat TUHAN dari langit kepadanya: 'Abraham, Abraham.' Sahutnya: 'Ya, Tuhan.' Lalu Ia berfirman: 'Jangan bunuh anak itu dan jangan kauapa-apakan dia, sebab telah Kuketahui sekarang, bahwa engkau takut akan Allah, dan engkau tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku.' ... Untuk kedua kalinya berserulah Malaikat TUHAN dari langit kepada Abraham, kata-Nya: 'Aku bersumpah demi diri-Ku sendiri--demikianlah firman TUHAN--:Karena engkau telah berbuat demikian, dan engkau tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku, maka Aku akan memberkati engkau berlimpah-limpah dan membuat keturunanmu sangat banyak seperti bintang di langit dan seperti pasir di tepi laut, dan keturunanmu itu akan menduduki kota-kota musuhnya. Oleh keturunanmulah semua bangsa di bumi akan mendapat berkat, karena engkau mendengarkan firman-Ku.'" - Kejadian 22:11-18

Inilah momen di mana Allah Bapa, Yang Lanjut Usia-Nya itu jatuh cinta dan "tergila-gila" kepada seorang anak manusia. Beliau meluapkan seluruh perasaan cinta-Nya kepada Abraham dengan sedemikian rupa, dan hanya kepada Abraham, Allah Bapa berkata, "Aku bersumpah demi Diri-Ku sendiri ..." Tidak ada manusia lain sepanjang sejarah yang kepadanya mulut Bapa sendiri berucap demikian. Mengapa? Karena pada saat itu Bapa mendapati Ego-Nya ada sepenuhnya pada Abraham, Beliau melihat Abraham seperti Beliau sendiri bercermin. 

Bayangkan jika sampai sekarang masih ada orang yang dengan mental kekanan-kanakan masih berkata, "Itukan Tuhan, bukan aku," ketika orang tersebut sedang diminta untuk mentaati sesuatu yang dirasanya mustahil. Betapa konyolnya orang itu dan betapa kesalnya Tuhan jika orang tersebut masih belum mau memahami kehendak-Nya itu.

Pilihan mezbah atau panggung tidak pernah disodorkan ketika kita tidak punya apapun, justru ketika kita telah memiliki sesuatu atau seseorang yang bisa dipamerkan di atas panggung, maka itulah saat yang tepat untuk meletakkannya di atas mezbah. Semakin banyak yang bisa kita pamerkan di atas panggung, justru semakin sering kita seharusnya mendatangi mezbah. 

Mudah buat Abraham dan Sarah mendeklarasikan keajaiban Tuhan kepada seluruh dunia melalui kelahiran Ishak, namun hanya Abraham yang mengantar Ishak ke atas mezbah di Moriah. Sarah tidak ikut sepakat mentaati Abraham dalam hal ini. Jadi memang ketaatan pada level ini sangatlah personal, siapkah kita ketika yang di sekitar kita tidak mendukung ketaatan kita bahkan orang terdekat kita ikut menentang? Itulah Ayin Zayin 5777 yang sedang datang kepada kita saat ini, Tahun Lembah Penentuan.

Sekali lagi kukatakan bahwa mudah bagi Tuhan untuk membahagiakan anak-anak-Nya, namun untuk mendewasakan, Tuhan harus menghalalkan segala cara.

Wednesday, March 2, 2016

5777 & 2017 Dalam Sekilas Perenungan: Akhir Dari Zaman Gereja Tuhan

Sore ini tiba-tiba terlintas dalam pikiran saya akan berita atas kejatuhan beberapa hamba Tuhan senior yang sempat saya terima beberapa hari sebelumnya, dan sambil mengingat kembali akan hal itu, saya bergumam, "Tuhan, inikah akhir dari Zaman Anugerah itu? Inikah akhir dari Pemerintahan-Mu melalui Gereja-Mu?"


Dan tiba-tiba Roh Kudus-Nya mengingatkan kembali mengenai tahun 5777 (dimulai saat matahari terbenam tanggal 2 Oktober 2016) & 2017 nanti. Bahwa kepada saya pribadi, Tuhan menyebut tahun tersebut sebagai Tahun Lembah Penentuan. Ps. Steve Cioccolanti menyebutnya sebagai The Mega Prophetic Year. Berikut ini beberapa alasannya:

1. 2017 merupakan Tahun Yobel spesial, yakni genapnya 50 tahun re-unifikasi Kota Kuno Yerusalem (Timur) dengan negara Israel.

2. 2017 juga genapnya 70 tahun resolusi PBB untuk berdirinya kembali negara Israel, 29 November 1947, yang disusul dengan pernyataan resmi atas berdaulatnya negara tersebut pada 14 Mei 1948.

3. 2017 juga berbicara tentang genap 100 tahun runtuhnya kekuasaan Ottoman Turki yang telah menguasai Kota Kuno Yerusalem selama 400 tahun sebelumnya. Turki mulai menduduki Yerusalem dan Israel sejak tahun 1517.

4. Dan yang tidak kalah pentingnya adalah 2017 merupakan genapnya 500 tahun Reformasi Gereja yang diprakarsai oleh Martin Luther. 

Saya percaya bukan kebetulan bahwa tahun 1517 merupakan tahun yang sama ketika Yerusalem dan Israel mulai dikuasai oleh Ottoman Turki dan sekaligus bertepatan berakhirnya Masa Kegelapan Gereja yang diawali dengan gerakan reformasi oleh Martin Luther tersebut.

Kita harus memahami bahwa Israel dan Gereja merupakan "dua sisi koin" yang takkan terpisahkan, yang memiliki legalitas sedemikian rupa atas perjanjian (covenant) antara Tuhan dengan Abraham, Ishak dan Yakub. Jadi sesungguhnya tidaklah mengherankan dan bukan sebuah kebetulan jika Tuhan menyebut tahun 5777 dan 2017 sebagai Tahun Lembah Penentuan.

"Bergeraklah dan datanglah, hai segala bangsa dari segenap penjuru, dan berkumpullah ke sana! Bawalah turun, ya TUHAN, pahlawan-pahlawan-Mu! Baiklah bangsa-bangsa bergerak dan maju ke lembah Yosafat, sebab di sana Aku akan duduk untuk menghakimi segala bangsa dari segenap penjuru. Ayunkanlah sabit, sebab sudah masak tuaian; marilah, iriklah, sebab sudah penuh tempat anggur; tempat-tempat pemerasan kelimpahan, sebab banyak kejahatan mereka. Banyak orang, banyak orang di lembah penentuan! Ya, sudah dekat hari TUHAN di lembah penentuan!" - Yoel 3:11-14

Jadi apa yang menjadi prioritas untuk disadari menjelang detik-detik yang paling menentukan ini? Dari sejak saat ini masih ada sekitar 1 - 1,5 tahun bagi Gereja Tuhan. Angka 5 memiliki makna anugerah dan kasih karunia, sedangkan angka 50 memiliki arti Yobel, pembebasan, pelipatgandaan anugerah. Namun 500 tahun Reformasi Gereja merupakan puncak kegenapan bagi Gereja Tuhan memerintah bersama dengan Tuhan di bumi ini.

Pertanyaannya, apakah Gereja Tuhan telah memiliki tuaian yang cukup dan buah yang lebat bersamaan dengan genapnya 500 tahun itu? Karena ketika 500 tahun ini tergenapi, maka genaplah masa bagi Gereja Tuhan mengisi Cawan Kebaikan atau Cawan Jiwa-Jiwa atau Cawan Injil. Dan adalah tanggung jawab Gereja Tuhan untuk penentuan atau penghakiman itu tidak sampai pada sebuah kata final, "Ditimbang dengan neraca dan didapati terlalu ringan," karena tuaian dan buah yang ada jauh dari yang diharapkan.

Saya bersyukur sebab selama belasan tahun terakhir ini di berbagai belahan dunia dan melalui berbagai cara Tuhan yang begitu ajaib, kegerakan Roh Tuhan atau yang juga disebut Pentakosta Ketiga sudah semakin meningkat, dan tuaian juga semakin banyak. Namun apakah sampai saat ini Gereja Tuhan semakin mendekati standar yang Tuhan harapkan atau justru semakin jatuh menjauh karena lengah dan terlena oleh berbagai distorsi?

Sungguh di roh saya merasakan ada urgensi besar, sebuah penentuan final bagi Gereja Tuhan menjelang genapnya 500 tahun Reformasi Gereja di 2017 nanti. 

Sebab barangsiapa menabur dalam dagingnya, ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya, tetapi barangsiapa menabur dalam Roh, ia akan menuai hidup yang kekal dari Roh itu. Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah. Karena itu, selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang, tetapi terutama kepada kawan-kawan kita seiman.

Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran. Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya.

Friday, December 25, 2015

Natal, Damai dan Pedang

"Selamat Hari Natal, kiranya damai Natal menyertai kita semua."

Demikianlah pesan dan ucapan klise yang sering disampaikan saat hari Natal tiba setiap tahunnya. Pertanyaannya, apakah Natal memang sesungguhnya membawa damai? Dan kedamaian seperti apakah yang dibawa dalam hari Natal? Bukankah hari Natal diperingati sebagai datangnya Yesus Kristus sebagai Juruselamat ke dalam dunia? Dan untuk apakah Beliau datang?

"Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang. Sebab Aku datang untuk memisahkan orang dari ayahnya, anak perempuan dari ibunya, menantu perempuan dari ibu mertuanya, dan musuh orang ialah orang-orang seisi rumahnya. Barangsiapa mengasihi bapa atau ibunya lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku; dan barangsiapa mengasihi anaknya laki-laki atau perempuan lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku. Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak layak bagi-Ku. Barangsiapa mempertahankan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, dan barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan memperolehnya. Barangsiapa menyambut kamu, ia menyambut Aku, dan barangsiapa menyambut Aku, ia menyambut Dia yang mengutus Aku. Barangsiapa menyambut seorang nabi sebagai nabi, ia akan menerima upah nabi, dan barangsiapa menyambut seorang benar sebagai orang benar, ia akan menerima upah orang benar. Dan barangsiapa memberi air sejuk secangkir sajapun kepada salah seorang yang kecil ini, karena ia murid-Ku, Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ia tidak akan kehilangan upahnya dari padanya." - Matius 10:34-42

Jadi renungkan sekali lagi, untuk apa sesungguhnya kita merayakan Natal? Untuk apa sesungguhnya kita memperingati hari kelahiran-Nya? Untuk membawa damai yang penuh kompromi atau untuk menyatakan kemuliaan Sang Raja Damai?

Kelahiran dan kedatangan-Nya adalah sebagai Sang Pedang yang membawa pemisahan sampai semua kita teruji, apakah hati kita ini sesungguhnya memprioritaskan Dia di atas segalanya dalam segala perkara? Adakah kita didapati layak dan setia sampai akhir? Seberapa relakah kita kehilangan segalanya termasuk nyawa kita, demi menyambut kemuliaan-Nya yang sejati? 

Atau sebenarnya kita hanya ingin damai karena kita takut kehilangan nyawa kita?

Atau jikalau Aku membawa pedang atas negeri itu dan Aku berfirman: Hai Pedang, jelajahilah negeri itu!, dan Aku melenyapkan dari negeri itu manusia dan binatang, dan biarpun di tengah-tengahnya berada ketiga orang tadi, demi Aku yang hidup, demikianlah firman Adonay JEHOVAH, mereka tidak akan menyelamatkan baik anak-anak lelaki maupun anak-anak perempuan, tetapi hanya mereka sendiri akan diselamatkan.






Saturday, March 28, 2015

Pre-Tribulation Atau Mid-Tribulation

"Tidakkah kamu ingat, bahwa hal itu telah kerapkali kukatakan kepadamu, ketika aku masih bersama-sama dengan kamu? Dan sekarang kamu tahu apa yang menahan dia, sehingga ia baru akan menyatakan diri pada waktu yang telah ditentukan baginya. Karena secara rahasia kedurhakaan telah mulai bekerja, tetapi sekarang masih ada yang menahan. Kalau yang menahannya itu telah disingkirkan, pada waktu itulah si pendurhaka baru akan menyatakan dirinya, tetapi Tuhan Yesus akan membunuhnya dengan nafas mulut-Nya dan akan memusnahkannya, kalau Ia datang kembali." - 2 Tesalonika 2:5-8

"Don’t you remember that I told you about all this when I was with you? And you know what is holding him back, for he can be revealed only when his time comes. For this lawlessness is already at work secretly, and it will remain secret until the one who is holding it back steps out of the way. Then the man of lawlessness will be revealed, but the Lord Jesus will kill him with the breath of his mouth and destroy him by the splendor of his coming." 2 Thessalonians 2:5-8 (NLT)

Kotbah hamba-Nya, Panglima Mikhael Indriati Tjipto, di Ark of Christ - Bandung pada tanggal 23 Maret 2015 (link kotbah bebas untuk download) sungguh memberikan sebuah peneguhan tersendiri bagi saya pribadi dan juga bagi semua Pasukan Tuhan. Sebelum atau setelah membaca tulisan ini, saya berharap Anda semua mendengarkan kotbah tersebut.


Jadi sekarang kita masih punya waktu ekstra sekitar 2 tahun untuk mempersiapkan diri lebih serius lagi menyambut dimulainya Masa Tribulasi Besar pada tahun 2017 nanti. Hal ini karena Tuhan melalui Pasukan-Nya telah berhasil menahan masa itu terjadi pada saat gerhana matahari total 20 Maret 2015 lalu. Dan penahanan ini hanya berlaku 2 tahun saja. Masa penundaan 2 tahun ini sungguh mengejutkan bagi saya pribadi, karena saya bertanya-tanya, mengapa masa penundaan ini hanya 2 tahun, bukan setahun, bukan 3 tahun ataupun 5 tahun?

Dan beberapa alasan yang bisa saya deskripsikan adalah sebagai berikut:

1. 21 September 2017 merupakan Tahun Baru Ibrani atau Rosh Hashanah 5778, itu berarti negara Israel telah genap berdiri kembali selama hampir 70 tahun sejak 14 Mei 1948 (5 Iyyar 5708). 

"Tariklah pelajaran dari perumpamaan tentang pohon ara (negara Israel): Apabila ranting-rantingnya melembut dan mulai bertunas, kamu tahu, bahwa musim panas sudah dekat. Demikian juga, jika kamu melihat semuanya ini, ketahuilah, bahwa waktunya sudah dekat, sudah di ambang pintu. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya angkatan ini tidak akan berlalu (satu angkatan sama dengan 70 tahun), sebelum semuanya ini terjadi." - Matius 24:32-34

2. Tanda besar di langit yang sekarang sedang terjadi, yakni Tetrad Blood Moons ke-8 pada 2014 - 2015 merupakan tanda besar "sisi Alpha" atau sisi Tanakh (Perjanjian Lama) sedangkan apa yang dinubuatkan di Kitab Wahyu pasal 12 merupakan tanda besar "sisi Omega" atau sisi Brit Chadasah (Perjanjian Baru) seperti yang pernah dijabarkan dalam tulisan terdahulu (Wahyu 12: Virgo, Jupiter & Planet 7X). Namun seorang anak Tuhan yang lain mendeskripsikan dengan lebih rinci lagi mengenai tanda besar sisi Omega tersebut dalam video Youtube berikut ini: 


Penjelasan Secara Alkitabiah Sekaligus Secara Ilmiah Mengenai Tanda Besar Wahyu 12

"Maka tampaklah suatu tanda besar di langit: Seorang perempuan (Virgo) berselubungkan matahari, dengan bulan di bawah kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas bintang (9 bintang dari gugus Leo, Merkurius, Venus dan Mars, totalnya 12) di atas kepalanya. Ia sedang mengandung dan dalam keluhan dan penderitaannya hendak melahirkan ia berteriak kesakitan. Maka tampaklah suatu tanda yang lain di langit; dan lihatlah, seekor naga merah padam yang besar (Ophiuchus & Serpent), berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh (5 bintang di ekor gugus Serpent, Saturnus, Merkurius, Venus, Bulan dan Matahari, totalnya 10) dan di atas kepalanya ada tujuh mahkota (Corona Borealis). Dan ekornya menyeret sepertiga dari bintang-bintang di langit dan melemparkannya ke atas bumi. Dan naga itu berdiri di hadapan perempuan yang hendak melahirkan itu, untuk menelan Anaknya, segera sesudah perempuan itu melahirkan-Nya. Maka ia melahirkan seorang Anak laki-laki (Jupiter), yang akan menggembalakan semua bangsa dengan gada besi; tiba-tiba Anaknya itu dirampas dan dibawa lari kepada Allah dan ke takhta-Nya (Libra)." - Wahyu 12:1-5

Menarik sekali bahwa zodiak Ophiuchus (dan Serpent) merupakan zodiak termuda yang ditemukan pertama kali di abad ke-2 Masehi. Dan sejak tahun 2009 banyak astronom di dunia mengakui bukan lagi 12 zodiak (Aries - Pisces) melainkan 13 zodiak, karena Ophiuchus dihitung sebagai zodiak ke-13. Seharusnya bukan kebetulan bahwa Kitab Wahyu pasal 13 menubuatkan bangkitnya Sang Antikristus dengan Nabi Palsunya. Penjelasan ilmiah mengenai zodiak ke-13 Ophiuchus ini dapat Anda baca di situs Suara Pembaruan ini

Tanda besar sisi Omega ini (Wahyu 12:1-5) akan berlangsung selama tepat satu tahun almanak Ibrani, yakni tepat pada Rosh Hashanah 5778 hingga Rosh Hashanah 5779. Dan semua nubuatan init akan terjadi tepat di atas langit Yerusalem,Israel, yakni sejak 21 September 2017 hingga 10 September 2018.

3. Tahun 2017 juga merupakan 100 tahun dari bebasnya Israel dari penjajahan Ottoman Turki yang runtuh di Perang Dunia I.

4. Tahun 2017 juga merupakan 70 tahun sejak diterbitkannya Resolusi PBB atas berdirinya negara Israel, pada tangga 29 November 1947.

5. Tahun 2017 juga merupakan 50 tahun sejak Yerusalem kembali ke negara Israel melalui Perang Enam Hari di awal Juni 1967, yang juga bersamaan dengan berlangsungnya Tetrad Blood Moons ke-7 (1967 - 1968).

6. Tahun 2017 juga merupakan 500 tahun sejak Reformasi Gereja diinisiasi secara dramatis oleh Martin Luther terhadap Gereja Katholik Roma pada tahun 1517 di Jerman.

Simak juga lanjutan tulisan ini:


Pre-Tribulation Atau Mid-Tribulation

Pertanyaan berikutnya adalah, apakah setelah 2 tahun nanti Masa Tribulasi Besar ini masih bisa ditahan atau ditunda lagi? Dengan sekian petunjuk sebelumnya disebutkan di atas, hampir bisa dipastikan bahwa masa tersebut sudah tidak dapat ditangguhkan lagi. Apalagi rencana Amerika Serikat dan banyak negara maju di dunia untuk menerapkan RFID Chip secara wajib dan massal kepada seluruh warga negaranya. Maka tujuh masa yang terakhir terakhir dari rangkaian 70 kali tujuh masa yang dinubuatkan dalam Kitab Daniel pasal 9 akan dimulai sejak 1 Nisan 5777 atau 28 Maret 2017.

Yang paling menarik adalah dalam kotbah hamba-Nya itu disebutkan bahwa Tuhan belum menentukan apakah Rapture akan terjadi sebelum Masa Kesusahan Besar itu (Pre-Trib) atau di tengah Masa Kesusahan Besar itu (Mid-Trib). Di poin ini saya teringat ketika seorang hamba-Nya yang lain, yakni Ev. Yusak Tjipto Purnomo dalam sebuah buku mengatakan bahwa beliau mendapatkan pewahyuan dari Tuhan bahwa Rapture akan terjadi Mid-Trib. Itu berarti dalam 2 tahun lagi Gereja Tuhan akan menempuh sebuah sejarah yang luar biasa dramatis selama (maksimal) 3 - 3,5 tahun berikutnya karena harus berhadapan head to head dengan Sang Antikristus.

Mulai 2017 itu, akan terjadi dua ekstrim situasi yang berlansung secara bersamaan, yakni kegelapan dari Masa Tribulasi Besar dan sekaligus Tsunami Lawatan & Tuaian Besar di Akhir Zaman, keduanya akan paralel berjalan hingga Tuhan menjemput Gereja-Nya di awan-awan (Yesaya 60:8).

Siapakah mereka ini yang melayang seperti awan dan seperti burung merpati ke pintu kandangnya?

About Windunatha

My photo
An ENTP Person. Saksi Terakhir Sebelum Segalanya Berakhir. One Of The Remnant In The Last Days.