Labels

Showing posts with label Elijah List. Show all posts
Showing posts with label Elijah List. Show all posts

Friday, August 31, 2012

Waktunya Menyeberang

Oleh Doug Addison, 25 Agustus 2012

Pada tanggal 1 Agustus 2012, jam 5:55 pagi, saya mengalami kunjungan dari malaikat anugerah, dan ia berkata, "Inilah waktunya untuk menyeberang." Menyeberang ke sebuah dimensi spiritual yang baru, dimana penggenapan janji-janji-Nya mengalami akselerasi dengan jumlah persediaan yang lebih besar lagi.

"Tetapi negeri, ke mana kamu pergi untuk mendudukinya, ialah negeri yang bergunung-gunung dan berlembah-lembah, yang mendapat air sebanyak hujan yang turun dari langit." - Ulangan 11:11

Pukul 5:55 pagi menandakan adanya anugerah ekstra karena Allah bergerak dengan cara yang kelihatan aneh dan tidak biasa pada umat-Nya. Kita akan melihat sebuah revival, namun tidak seperti yang kita pikirkan selama ini. Allah memanggil orang-orang yang tertolak dan terluka oleh keagamawian dengan anugerah yang luar biasa.

Bulan Agustus adalah bulan transisi. Adalah bulan terakhir dalam kalender Yahudi sebelum Rosh Hashanah. Agustus adalah bulan ke-8 dan angka 8 memiliki arti permulaan yang baru. Kita sedang bertransisi saat ini hingga 25 September 2012 (Yom Kippur 5773). Di antara sekarang hingga 25 September adalah waktu yang strategis untuk menggenapi segala sesuatu yang Allah tetapkan bagi kita. Setelah 25 September, Allah akan menyediakan penugasan yang baru, karunia-karunia, promosi-promosi yang akan mengawali kesepakatan atas kegerakan Kerajaan-Nya.

Pergunakanlah kekuatan, talenta maupun karunia yang kita miliki untuk membantu sesama kita dengan pimpinan Roh Kudus. Fokus dengan apa yang terbaik dari diri kita. Jika Anda masih belum mengetahui apa yang terbaik dari diri Anda, berdoa dan minta Allah singkapkan itu. Dan pertajamlah hal itu dari hari ke hari, dengan berdoa, membaca buku, mengikuti kelas dan sebagainya. Persiapan yang dilakukan seakan-akan kita hendak mengikuti sebuah pertandingan olimpiade.

"Tidak tahukah kamu, bahwa dalam gelanggang pertandingan semua peserta turut berlari, tetapi bahwa hanya satu orang saja yang mendapat hadiah? Karena itu larilah begitu rupa, sehingga kamu memperolehnya!" - 1 Korintus 9:24

Ini juga adalah waktu untuk berjaga dan bersyafaat. "Hai anak manusia, Aku telah menetapkan engkau menjadi penjaga kaum Israel. Bilamana engkau mendengarkan sesuatu firman dari pada-Ku, peringatkanlah mereka atas nama-Ku." Yehezkiel 3:17. Jangan hanya berfokus kepada waktu penghakiman, inilah waktu untuk terus berjaga untuk menghentikan berbagai tragedi, melepaskan berbagai berkat serta memperoleh pewahyuan ilahi yang profetik dari Sorga. "Sungguh, Tuhan ALLAH tidak berbuat sesuatu tanpa menyatakan keputusan-Nya kepada hamba-hamba-Nya, para nabi." - Amos 3:7. Karena kepada umat-Nya, Allah akan mengungkapkan segala sesuatunya terlebih dahulu sebelum hal itu terjadi. Perolehlah berbagai strategi dan pewahyuan dalam beberapa bulan ini. 

Saya berdoa agar Allah mengungkapkan kepada Anda supaya menyeberang dengan mudah dan memperoleh berbagai keuntungan dalam masa yang baru ini untuk Allah memberkati Anda melakukan apa yang terbaik. Tuhan memberkati.

Terjemahan bebas dari: It's Time To Cross Over

Saturday, March 31, 2012

Cari & Deklarasikan Perkenanan Tuhan

12 Hari Deklarasi untuk 2012

Hari ke-1: Aku mencari dan mendeklarasikan perkenanan Tuhan atas pekerjaan tanganku, pekerjaan keluargaku dan atas pekerjaan tangan umat-Mu seperti yang tertulis di Mazmur 90:17 - "Kiranya kemurahan Tuhan, Allah kami, atas kami, dan teguhkanlah perbuatan tangan kami, ya, perbuatan tangan kami, teguhkanlah itu."

Hari ke-2: Aku mencari dan mendeklarasikan perkenanan Tuhan atas perlindungan dan keamanan atas hidupku, keluargaku, rumah tanggaku dan Tubuh Kristus seperti yang tertulis di Mazmur 5:13 - "Sebab Engkaulah yang memberkati orang benar, ya TUHAN; Engkau memagari dia dengan anugerah-Mu seperti perisai."

Hari ke-3: Aku mencari dan mendeklarasikan perkenanan Tuhan untuk mencapai sukses dalam hidupku, keluargaku, Tubuh Kristus dalam semua yang kami lakukan dengan semua orang seperti yang tertulis di Nehemia 1:11 - "Ya, Tuhan, berilah telinga kepada doa hamba-Mu ini dan kepada doa hamba-hamba-Mu yang rela takut akan nama-Mu, dan biarlah hamba-Mu berhasil hari ini dan mendapat belas kasihan dari orang ini."

Hari ke-4: Aku mencari dan mendeklarasikan perkenanan Tuhan atas semua doa dan permohonanku untuk mendatangkan pertolongan yang kubutuhkan, pemulihan atas negeri kami, dan mendatangkan kesehatan dan rahmat atas area yang tandus dalam hidupku dan negeriku seperti tertulis di Yesaya 49:8 - "Beginilah firman Tuhan: 'Pada waktu Aku berkenan, Aku akan menjawab engkau, dan pada hari Aku menyelamatkan, Aku akan menolong engkau; Aku telah membentuk dan memberi engkau, menjadi perjanjian bagi umat manusia, untuk membangunkan bumi kembali dan untuk membagi-bagikan tanah pusaka yang sudah sunyi sepi."

Hari ke-5: Aku mencari dan mendeklarasikan perkenanan Tuhan atas hidupku, keluargaku dan Tubuh Kristus yang mengangkat kemandulan dan ketandusan seperti yang tertulis di Daniel 9:17 - "Oleh sebab itu, dengarkanlah, ya Allah kami, doa hamba-Mu ini dan permohonannya, dan sinarilah tempat kudus-Mu yang telah musnah ini dengan wajah-Mu, demi Tuhan sendiri."

Hari ke-6: Aku mencari dan mendeklarasikan perkenanan Tuhan atas hidupku, keluargaku dan Tubuh Kristus yang mengangkat aib dari kami dan umat-Nya seperti yang tertulis di Lukas 1:25 - "Inilah suatu perbuatan Tuhan bagiku, dan sekarang Ia berkenan menghapuskan aibku di depan orang."

Hari ke-7: Aku mencari dan mendeklarasikan perkenanan Tuhan atas hidupku, keluargaku dan umat-Mu yang memberikan kemudahan, damai sejahtera dan kebaikan di tengah keadaan yang di luar kendali kami seperti yang Tuhan perbuat atas Rut melalui Boas, Ruth 2:13 - "Memang aku mendapat belas kasihan dari padamu, ya tuanku, sebab tuan telah menghiburkan aku dan telah menenangkan hati hambamu ini, walaupun aku tidak sama seperti salah seorang hamba-hambamu perempuan."

Hari ke-8: Aku mencari dan mendeklarasikan perkenanan Tuhan dan hadirat-Nya menyertai hidupku, keluargaku dan Tubuh Kristus yang menyediakan anugerah bagi kami bahkan di tengah keadaan yang sulit seperti yang Musa doakan, Keluaran 34:8-9 - "Segeralah Musa berlutut ke tanah, lalu sujud menyembah serta berkata: 'Jika aku telah mendapat kasih karunia di hadapan-Mu, ya Tuhan, berjalanlah kiranya Tuhan di tengah-tengah kami; sekalipun bangsa ini suatu bangsa yang tegar tengkuk, tetapi ampunilah kesalahan dan dosa kami; ambillah kami menjadi milik-Mu.'"

Hari ke-9: Aku mencari dan mendeklarasikan perkenanan Tuhan yang memenuhi permohonanku, keluargaku dan umat-Nya dengan cara yang sama yang Yoab lakukan di hadapan raja, 2 Samuel 14:22 - "Lalu sujudlah Yoab dengan mukanya ke tanah dan menyembah sambil memohon berkat bagi raja. Dan Yoab berkata: 'Pada hari ini hambamu mengetahui bahwa tuanku raja suka kepada hamba, karena tuanku telah mengabulkan permohonan hambamu ini.'"

Hari ke-10: Aku mencari dan mendeklarasikan perkenanan Tuhan atas hidupku, keluargaku dan Tubuh Kristus yang menghindarkan kami dari semua orang dan segala sesuatu yang menindas kami, seperti yang tertulis 2 Raja-Raja 13:4 - "Tetapi kemudian Yoahas memohon belas kasihan TUHAN, dan TUHAN mendengarkan dia, sebab Ia telah melihat, bagaimana beratnya orang Israel ditindas oleh raja Aram."

Hari ke-11: Aku mencari dan mendeklarasikan perkenanan Tuhan yang mencurahkan belas kasihan dan pemulihan atas hidup kami, seperti yang dialami oleh raja Manasye, 2 Tawarikh 33:12-13 - "Dalam keadaan yang terdesak ini, ia berusaha melunakkan hati TUHAN, Allahnya; ia sangat merendahkan diri di hadapan Allah nenek moyangnya, dan berdoa kepada-Nya. Maka TUHAN mengabulkan doanya, dan mendengarkan permohonannya. Ia membawanya kembali ke Yerusalem dan memulihkan kedudukannya sebagai raja. Dan Manasye mengakui, bahwa TUHAN itu Allah."

Hari ke-12: Aku mencari dan mendeklarasikan perkenanan Tuhan atas setiap aspek dalam hidupku: atas setiap keluar dan masukku, atas keluarga dan sahabatku, atas kota dan bangsaku dan atas setiap momen dan kesempatan setiap hari. 2 Korintus 6:2 - "Sebab Allah berfirman: 'Pada waktu Aku berkenan, Aku akan mendengarkan engkau, dan pada hari Aku menyelamatkan, Aku akan menolong engkau.' Sesungguhnya, waktu ini adalah waktu perkenanan itu; sesungguhnya, hari ini adalah hari penyelamatan itu."

Dan inilah keberanian percaya kita kepada-Nya, yaitu bahwa Ia mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepada-Nya menurut kehendak-Nya. Dan jikalau kita tahu, bahwa Ia mengabulkan apa saja yang kita minta, maka kita juga tahu, bahwa kita telah memperoleh segala sesuatu yang telah kita minta kepada-Nya.

Dikutip dari, Kathi Pelton - Compassion Arise

Tuesday, March 27, 2012

Kunci Daud

"... Inilah firman dari Yang Kudus, Yang Benar, yang memegang kunci Daud; apabila Ia membuka, tidak ada yang dapat menutup; apabila Ia menutup, tidak ada yang dapat membuka." - Wahyu 3:7

Selama bertahun-tahun banyak orang berkomentar bahwa kunci Daud adalah lambang dari otoritas Kerajaan. Namun saya meyakini ada sesuatu yang lebih. Yesus Kristus adalah penggenapan atas nubuatan Yesaya 22:22, "Aku akan menaruh kunci rumah Daud ke atas bahunya: apabila ia membuka, tidak ada yang dapat menutup; apabila ia menutup, tidak ada yang dapat membuka." Ini adalah kunci rumah Daud yang diteruskan dari generasi ke generasi sampai kepada Raa di atas segala raja, Yesus. Dialah yang membuka pintu Sorga dan memberi akses ke Kerajaan Allah. Pintu ini dibuka di Kalvari dan Iblis tidak dapat menutupnya. Haleluya!

Menarik sekali, di Kitab Wahyu, Yesus mengungkap diri-Nya sendiri sebagai pemegang kunci Daud, BUKAN kunci rumah Daud. Jadi dalam hal ini sebenarnya ada dua macam kunci. Kunci rumah Daud saya menyebutnya sebagai "kunci Kerajaan" sedangkan kunci Daud saya sebut "kunci hati" sebab Allah sendiri menyebut Daud sebagai seseorang yang berkenan di hati-Nya (1 Samuel 13:14).

Daud vs. Saul

Mengapa Allah memberi sebutan yang sedemikian mulia kepada Daud? Mari kita perhatikan sikap hati Daud dan Saul sebab saya percaya kunci jawabannya ada ketika dosa seseorang terungkap, "Karena yang diucapkan mulut meluap dari hati." - Matius 12:34

Baik Daud dan Saul pernah berdosa selama hidup mereka. Keduanya juga mengakui pelanggaran mereka dan menerima konsekuensi atas pelanggaran tersebut. Namun ketika dosa Saul diungkap, reaksinya terhadap Samuel, "Aku telah berdosa; tetapi tunjukkanlah juga hormatmu kepadaku sekarang di depan para tua-tua bangsaku dan di depan orang Israel. ..." - 1 Samuel 15:30.

Pada keadaan yang kontras, ketika dosa Daud diungkap, ia hanya bereaksi terhadap Tuhan, tidak kepada nabi-Nya (Natan). Daud berdoa, berpuasa namun tetap menerima konsekuensi dengan kematian anaknya. Dan ketika anaknya mati, ia menyembah kepada Tuhan. Nyawa anaknya diambil dan ia menyembah Tuhan!

Baik Saul maupun Daud sama-sama melakukan apa yang jahat di mata Tuhan. Namun Saul mengkhawatirkan apa yang dilihat manusia, sedangkan Daud memikirkan apa yang dilihat Tuhan. "Tetapi berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: 'Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati.'" - 1 Samuel 16:7. Karena apa yang dilihat Allah di dalam hatinya Daud maka Ia berikan kepadanya, tidak seperti Saul yang hanya mementingkan "kerajaan."

"Satu hal telah kuminta kepada TUHAN, itulah yang kuingini: diam di rumah TUHAN seumur hidupku, menyaksikan kemurahan TUHAN dan menikmati bait-Nya. Sebab Ia melindungi aku dalam pondok-Nya pada waktu bahaya; Ia menyembunyikan aku dalam persembunyian di kemah-Nya, Ia mengangkat aku ke atas gunung batu." - Mazmur 27:4-5. Apa yang dirindukan Daud hanya satu perkara - diam di dalam rumah-Nya. Dan hanya satu Persona yang dikehendakinya - Pribadi Tuhan. Jadi dalam segala perkara, Daud memprioritaskan Tuhan dan kesukaan-Nya di atas kesukaannya sendiri. Dan yang paling ditakutkan Daud adalah, "janganlah mengambil roh-Mu yang kudus dari padaku!" - Mazmur 51:13.

Allah mengingat kerinduan Daud, dan dalam Wahyu 3:7, Yesus mewahyukan diri-Nya sebagai Pemegang Kunci Daud. Tuhan menjadikan kerinduan Daud sebagai sebuah kenyataan abadi dengan berjanji bahwa, "Barangsiapa menang, ia akan Kujadikan sokoguru di dalam Bait Suci Allah-Ku, dan ia tidak akan keluar lagi dari situ ..." - Wahyu 3:12. 

Heart Of Worship

Keselamatan adalah anugerah Allah yang tidak membutuhkan usaha penaklukan. Namun dibutuhkan begitu banyak usaha penaklukan atas daging dalam perkara memasuki dan tinggal di hadirat-Nya. Ada begitu banyak perkara remeh yang menggangu kita untuk menginginkan "satu perkara" yang Daud inginkan. Daud pun memiliki masalah yang sama, namun ia berhasil menaklukan semua rintangan itu dengan Hati Yang Menyembah.

(Sikap) Hati Yang Menyembah bukanlah suatu perkara yang luar biasa dan bersifat magis, namun hal inilah yang menjadi kunci untuk mendatangkan Sorga di atas bumi, damai sejahtera di tengah pergumulan besar. Yesus berdiri di belakang pintu keselamatan dengan Kunci Daud di tangan-Nya dan mengundang kita semua untuk makin mengenal dan menginginkan hati-Nya. Amin dan Amin!

Diterjemahkan dan disadur dari,
Tiffany Ann Lewis
Dancing with the Flame of the Lord Ministries

Monday, March 19, 2012

Pintu-Pintu Peluang Baru: Maret - September

Maret adalah bulan untuk peralihan yang cepat dan keberlanjutan dalam kegerakan roh. Ini juga saatnya penggenapan nubuatan-nubuatan. Periksa kembali janji-janji dan hal-hal lainnya yang pernah Tuhan sampaikan tahun-tahun lalu dan saksikan penggenapan-penggenapan tersebut. Inilah saatnya Anda meminta kepada Tuhan semacam tanda bahwa Ia beserta Anda dan Anda memperoleh konfirmasi bahwa Anda ada di jalan yang benar (Mazmur 86:17).

Musuh telah bermain dengan sangat kuat melawan kita dan sekarang kita ada dalam waktu yang strategis untuk memperoleh kebebasan dari hal-hal yang membelenggu kita di masa lalu. Inilah musim untuk menerobos dan memperoleh kembali apa yang telah hilang. Banya orang mengalami perlawanan yang kuat selagi berjuang maju untuk meresponi berbagai peluang baru dari Tuhan. Namun ini bukan karena musuh yang kelihatan kuat, dan sesungguhnya penerobosan tersebut mudah. Ketika kita melawan balik bersama dengan Tuhan, kita akan memperoleh terobosan. Inilah saatnya untuk memperoleh kembali apa yang pernah hilang.

Maret ini adalah sebuah permulaan yang kecil (Zakaria 4:10). April ini saatnya melepaskan ide-ide kreatif. Mei akan ada pensejajaran dan akuisisi dengan berbagai orang dan sumber. Juni adalah waktu untuk bekerja keras. Juli adalah bulan diimana kita akan melihat penyelesaian dan penggenapan dalam berbagai perkara. Agustus menjadi tanda awal yang baru dan September menjadi pengukuhan berbagai perkara baru. Apa yang tadinya adalah impian, akan menjadi kenyataan sebelum Oktober. Semua ini membutuhkan langkah-langkah proaktif dan terus meju menerobos.

Dibutuhkan yang baru untuk segala sesuatunya, anggur baru, pemikiran yang baru, yang sesuai dengan gerakan-Nya, ke mana dan bagaimana Ia hendak membawa kita. Namun sesuatu yang lama seperti kebanggaan manusiawi, kesombongan, suka menghakimi dan tidak mengampuni akan menghambat semua berkat-Nya. Akan membuat kita didikualifikasi dengan cepat. Kerendahan hati dan kesatuan adalah senjata terkuat. Tuhan ingin membangun jaringan Kerajaan-Nya, dan mentalitas kerajaan manusia tidak akan berlaku lagi.

Dua Macam Pintu Oportuniti

Di pintu manakah Anda berdiri? Pintu yang Anda buka sendiri atau pintu yang Tuhan bukakan bagi Anda? Sebagian besar orang menunggu Tuhan membukakan pintu bagi kita, namun itu butuh syarat yang tidak ringan:

"Minta dan terus mintalah, sampai diberikan kepadamu; cari dan terus carilah, sampai kamu akan mendapat; ketok dan terus ketoklah, sampai pintu akan dibukakan bagimu." - Matius 7:7

Pintu ini butuh tindakan yang terus menerus aktif meminta, aktif mencari dan aktif mengetuk sampai kita mendapatkan apapun yang kita mau. Namun kita tidak pernah tahu kapan itu. Sedangkan di sisi lain ada satu pintu yang sebagian besar orang tidak menyadarinya;

"Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku." - Wahyu 3:20

Pintu ini harus kita yang membukanya. Di balik pintu itu ada sesuatu yang paling almuhit, kuasa dan kehadiran Tuhan sendiri. Ketika Anda berdiri di depan pintu yang ini, Anda mampu mendengar suara-Nya kemudian Yesus akan masuk ke dalam keadaan Anda dan memberikan pewahyuan jawaban atas apapun masalah Anda. Membuka pintu ini membutuhkan pendengaran akan suara Tuhan dan langkah iman. Ini semua bukan karena kekuatan manusiawi kita namun karena tindakan iman kita untuk mau menerobos sesuai dengan kehendak-Nya.

Banyak orang yang hanya menunggu Tuhan tanpa mengambil langkah proaktif seperti yang dikehendaki-Nya. Sedangkan banyak orang lainnya yang sudah ditunggu Tuhan untuk melangkah dan mengundang Ia masuk. Mintalah kepada-Nya untuk menunjukkan apa yang harus Anda lakukan dan meminta-Nya berbicara kepada kita dengan jelas mengenai peluang-peluang baru yang akan datang.

Ini adakan menjadi saat yang paling menarik karena Tuhan akan menyingkapkan tujuan dari hidup Anda. Ini adalah musim dan awal dari hal-hal yang baru yang kita nantikan sejak lama. Bukan saatnya untuk takut. Fokus kepada-Nya dan melangkah serta menyaksikan semua perbuatan-Nya yang ajaib.

Saduran dari,
Doug Addison
InLight Connection

Tuesday, March 13, 2012

Sebelum Menjadi Pembunuh Raksasa

"Ketika Eliab, kakaknya yang tertua, mendengar perkataan Daud kepada orang-orang itu, bangkitlah amarah Eliab kepada Daud sambil berkata: 'Mengapa engkau datang? Dan pada siapakah kautinggalkan kambing domba yang dua tiga ekor itu di padang gurun? Aku kenal sifat pemberanimu dan kejahatan hatimu: engkau datang ke mari dengan maksud melihat pertempuran.' Tetapi jawab Daud: 'Apa yang telah kuperbuat? Hanya bertanya saja!' Lalu berpalinglah ia dari padanya kepada orang lain dan menanyakan yang sama. Dan rakyat memberi jawab kepadanya seperti tadi." - 1 Samuel 17:38-40

Daud sesungguhnya tidak melawan Goliat, karena sesungguhnya yang melawan Goliat adalah Tuhan. Namun Daud memiliki lawannya sendiri sebelum bersama Tuhan menghabisi Goliat, dan lawan Daud yang sesungguhnya adalah Eliab, kakaknya sendiri. Perkataan Eliablah yang menyerang iman Daud untuk menghadapi Goliat dan Daud berhasil menaklukkan tuduhan Eliab. Jika Daud tidak mampu menang terhadap tuduhan Eliab, tidak akan mungkin Daud berani maju menghadapi Goliat.

Dan bagaimanakah Daud dapat menaklukkan tuduhan Eliab? Yaitu dengan menggembalakan kambing dombanya yang dua tiga ekor itu. Daud menggembalakan tidak dengan asal-asalan, namun dengan segenap hatinya. Ketika singa dan beruang mengancam, ia mempertaruhkan nyawanya untuk kambing domba yang dua tiga ekor itu.

Dari dari manakah kekuatan menaklukkan singa dan beruang itu? Yaitu dari pergaulan dan pengenalan akan Tuhan. Inilah yang tidak diketahui Eliab dan karena itu Eliab menuduh. Jadi tidak adanya pengenalan akan Tuhan, akan menjadikan seorang percaya menjadi penuduh yang handal. Sedangkan dia yang mengenal akan Tuhan dengan dalam, hanya fokus dengan apa yang menjadi bagiannya dan tidak memusingkan apa kata orang.

Kita dipersiapkan untuk menjadi pembunuh raksasa dan penakluk dunia dengan jalan memiliki pergaulan dan pengenalan akan Tuhan sehingga apapun dan siapapun Goliat kita saat ini, tidak akan pernah menjadi masalah yang berarti.

Disadur dari www.elijahlist.com oleh Victoria Boyson - Speaking Life Ministries

Thursday, March 8, 2012

Langkah Kehidupan: Mendengar Suara-Nya

Orang-orang Kristen tidak dipanggil untuk mengikuti sebuah filosofi kehidupan atau sebuah sistem standar moral; kita dipanggil untuk mengikuti seorang Pribadi Kristus. Jalan itu bukan sebuah formula tapi seorang Pribadi. Kebenaran itu bukan dengan menjadikan doktrin yang kita anut menjadi akurat, sekalipun kita ingin berbuat demikian, namun Kebenaran yang kita ikut ialah seorang Persona - Yesus ialah Sang Kebenaran. Ia akan benar-benar menjadi Kehidupan kita jika kita benar-benar mengenal-Nya sebagai Jalan dan Kebenaran.

Yesus berkata dalam Injil Yohanes 10 bahwa domba-domba-Nya akan mengikuti Dia karena mengenal suara-Nya. Inilah alasan dari fokus utama pelayanan kami adalah mengenal suara-Nya dan menolong orang-orang percaya lainnya untuk melakukan yang sama. 

Sebagaimana telah kami diskusikan, ada dua cara dasar untuk mengenali seseorang - dengan melihat wajahnya dan mendengar suaranya. Banyak buku telah menulis tentang mengenal suara Tuhan dan semua mengajarkan prinsip-prinsip yang kedengarannya bijaksana. Namun demikian, saya pikir tidak ada prinsip apapun yang akan menolong kita untuk mengenali suara Tuhan sesungguhnya.

Sebagai contoh, saya dapat menulis sebuah deskripsi tentang suara seseorang dengan sangat akurat, namun sampai Anda mendengarnya sendiri, Anda kemungkinan tidak dapat membedakan suara tersebut di tengah sebuah keramaian. Apa yang hendak saya katakan adalah bahwa banyak prinsip yang bisa membantu kita memahami seperti pewahyuan-pewahyuan profetik dan cara untuk menanganinya, namun tidak ada substitusi atau pengganti dalam mendengar suara-Nya. Dia katakan bahwa domba-domba-Nya mengenal suara-Nya.

Belajar Mendengar Suara Tuhan

Kami melakukan banyak hal di MorningStar untuk membantu orang-orang untuk mendengar suara-Nya untuk mereka sendiri, salah satunya adalah menempatkan mereka dengan salah satu tim profetik kami. Begitu mereka duduk dengan tim tersebut dan mencari dengan sungguh untuk mendengar suara-Nya, Dia akan berbiacara kepada mereka. Ketika mereka mendengar yang lain dalam tim mulai menyampaikan apa yang mereka dengar, hal itu membangun kepercayaan diri mereka bahwa mereka mendengar suara Tuhan juga. Sebagaimana jemaat melayani dalam tim-tim seperti ini, berulang kali, sensitivitas mereka terhadap suara-Nya akan bertumbuh secara dramatis. Kemudian mereka akan mulai mendengar saat mereka sedang bekerja, berbelanja, atau kapan pun dan di mana pun Dia ingin berfirman.

Sebagaimana yang dijelaskan di atas, Tuhan berfirman bahwa domba-domba-Nya (sheep) mengenal suara-Nya - Ia tidak berkata anak-anak domba-Nya (lambs). Orang-orang percaya yang masih muda secara rohani seringkali perlu mengikuti yang lebih dewasa hingga rohani mereka mencapai kedewasaan. Salah satu cara utama untuk kita menjadi dewasa (sheep) adalah dengan mengenal suara-Nya. Dalam kehidupan pemuridan kita, hal ini harus menjadi tujuan yang fundamental - mengenal suara-Nya. Kita juga harus berkomitmen untuk membangun di atas sebuah dasar doktrin suara dan memiliki pandangan yang alkitabiah akan dunia. Ini adalah bagian dari bertumbuh dalam kebenaran dan memiliki kasih dalam kebenaran, namun yang fundamental adalah tetap mengikuti Pribadi Kebenaran itu sendiri.

Itulah sebabnya, salah satu tema dan gol kami tahun ini adalah mengenal suara Tuhan lebih baik lagi karena kami sedang berjalan untuk mengenal Pribadi-Nya lebih baik lagi. Tujuan utama kita sebagai murid-murid-Nya adalah menjadi seperti Dia, untuk berpikir seperti Dia berpikir, untuk memandang dunia dan segala situasinya seperti Dia memandang, dan supaya bisa dipakai oleh-Nya seperti yang dikehendaki-Nya.

Saya meminta Anda untuk memperhatikan hal ini dengan membuat gol secara mingguan untuk mendengar sesuatu dari Dia untuk seseorang. Hal itu bisa berupa sebuah ayat Firman-Nya yang Anda rasa digerakkan untuk menyampaikan kepada seseorang, atau hanya berupa sebuah impresi. Saya telah menyaksikan bagaimana impresi-impresi secara radikal dapat memberi dampak bagi kehidupan seseorang, bahkan dapat mengubah 180 derajat dari keadaan yang rusak parah menjadi seseorang yang berbuah lebat, hidup yang bahagia. Jika kita akan mulai meresponi dan memperkatakan hal-hal ini, Tuhan akan memberikan lebih lagi. Segera kita akan memberi dampak kepada berbagai kehidupan untuk Tuhan dan Kerajaan-Nya setiap hari.

Rick Joyner
MorningStar Ministries

Friday, February 3, 2012

Kebangkitan: Allah Datang Untuk Bersemayam Di Bait-Nya

Sebuah kebangkitan yang dahsyat sedang menerjang kita bagai air bah. Hal ini akan tak terhentikan dan tak terpadamkan, membawa ketakutan bagi yang congkak fasik dan damai sejahtera bagi yang rendah hati. Menggucang semua yang terguncangkan, meruntuhkan dan menumbangkan. Di saat yang sama, akan memunculkan jenis-jenis pelayanan yang tak terduga, dan akan membawa api bagi yang lain.

Saya melihat gelombang demi gelombang akan takut akan Tuhan menghantam bumi yang kepanikan, hanya untuk memburu orang-orang untuk kembali ke pelukan Allah. "Lari, lari, lari," seru-Nya. "Larilah kepada-Ku dan temukan keamanan dari ketakutanmu. Aku datag untuk engkau."

Orang-orang yang tidak percaya akan tersentak ketika mereka tiba-tiba menyadari kehadirat-Nya. Anak-anak kecil akan berkata kepada para ayah mereka, "Kukatakan padamu bahwa Tuhan itu ada."

Saya melihat banjir air mata pertobatan ketika mereka menemukan apa yang telah lama mereka rindukan. Sebuah kesadaran yang dahsyat akan Neraka akan melanda dan membuat mereka begitu menginginkan Allah dan dipenuhi rasa syukur atas Anak-Nya.

Secara tiba-tiba, orang-orang tua Kristen akan menjadi yang paling dibutuhkan. Membawa rahasia-rahasia hati-Nya sementara yang lainnya terus melekat pada mereka untuk berharap.

Pengedar-pengedar dan penjual narkoba akan berlari ke gereja-gereja membawa gumpalan-gumpalan uang tunia mereka dan melemparnya ke bawah kaki orang-orang Kristen dalam usaha mereka untuk mencari damai sejahtera karena kesadaran mereka akan Allah yang tiba-tiba. Para jutawan dan miliarder akan mengalihkan tanah-tanah dan rumah-rumah mereka kepada orang-orang miskin.

Saya melihat gelombang-gelombang yang besar atas sebuah kebangkitan yang menakjubkan sampai meliputi ruma-rumah dan bisnis-bisnis, memenuhi orang-orang yang belum diselamatkan dengan kengerian yang tiba-tiba atas masa depan mereka. Allah akan menginterupsi kehidupan mereka kenyataan akan Sorga dan membuat mereka berlari kepada Dia.

Saya melihat roh kemanusiawian yang palsu yang penuh muslihat disingkarkan untuk sementara, ketika gelombang-gelombang kemuliaan memenuhi bumi dan memaksa para arogan untuk hancur dan luluh dalam badai kuasa Tuhan.

Kuasa Kebangkitan

Dalam generasi kita ini, kita telah melihat kebangkitan rohani (revival), namun kita belum melihat kuasa kebangkitan-Nya (awakening). Kita akan segera menyaksikannya dan tidak satupun dari pada kita akan sama lagi.

Ketika Salomo membangun bait di Yerusalem, ia melakukannya karena ia percaya Allah akan datang memenuhi Bait-Nya (2 Tawarikh 7:1-2). Ia memdirikan sedemikian rinci dan selayak mungkin bagi Allah. Bukan karena ia ingin mencoba dan menarik Allah ke dalamnya, tidak, ia membuatnya begitu mulia karena ia percaya tanpa sedikitpun keraguan bahwa Allah akan segera memenuhi Bait-Nya.

Salomo sangat ingin menyenangkan Allah dan membuat-Nya bahagia. Ia berharap Allah datang dan kita harus berbuat yang demikian juga. Kita harus menyediakan sebuah ruangan bagi-Nya di hati kita yang penuh dengan cinta kepada-Nya dan layak bagi-Nya.

ketika Daud membawa kembali Tabut Allah dari Kiryat Yearim, ia melakukannya karena ia ingin membawa kembali kemuliaah Allah ke tengah-tengah umat-Nya. (1 Tawarikh 13:3). Kita membutuhkan hamba-hamba yang berdedikasi untuk membawa SEMUA kemuliaan Allah.

Kita telah melihat cukup banyak kemuliaan Pentakosta yang memulihkan Gereja, namun kita belum melihat pada level yang dialami Gereja pada masa mula-mula. Saya percaya Tuhan memanggil hati kita sekarang untuk mendedikasikan - apapun resikonya - untuk membawa kembali SEMUA kemuliaan Allah ke dalam Bait-Nya, yang adalah umat-Nya, yang adalah Mempelai-Nya, ANDA!

Ada begitu banyak yang dibutuhkan. Ada begitu banyak yang diinginkan. Ada begitu banyak untuk diharapkan daripada yang sudah kita alami. Ya, walau kita telah sejauh ini, namun di depan masih begitu banyak lagi. Masih banyak lagi - mujizat-mujizat dan kemuliaan yang tidak dapat kita bayangkan maupun kita pahami.

Victoria Boyson
Speaking Life Ministries

Thursday, February 2, 2012

Segalanya Dimulai Pada Februari

5 Januari 2012, dari The Heart

Ini adalah awal tahun 2012. Lagi, aku ada di kebunku - sebuah area kecil yang terpencil untuk aku menyendiri berdoa khususnya untuk Israel. Sekembalinya dari Israel, aku berjalan dalam kebun kecil ini, membuka gerbangnya dan berkata, "Tuhan, di mana sekarang?" Tuhan berkata kepadaku, "Sisa hidupmu akan berada di kebun ini." Dan Tuhan melanjutkan perkataan-Nya bahwa betapa Ia disukakan ketika aku masuk dalam kebun ini.

Pada hari yang sama, seorang sahabat bernama Steve Shultz mengirimkan sebuah email kepadaku (tanpa mengetahui apa yang Allah katakan kepadaku), mengatakan bahwa Allah sangat disukakan setiap kali ke kebun itu untuk berdoa, tidak saja untukku dan keluargaku, namun juga untuk pendoa-pendoaku, timku dan rekan-rekanku - yang diberikan Tuhan kepadaku. Dan Tuhan mengatakan untuk saya tidak menjual properti ini dan terpisah dari kebun tersebut.

Selama berpuasa, Tuhan berkata kepada saya, "Aku ingin kamu melanjutkan ini." Jadi saya lanjutkan apa yang telah saya lakukan selama 21 bulan terakhir ini. 2012 akan menjadi tahun yang sangat menarik bagi kita semua. Mengapa? karena suatu hari ketika saya berdoa di kebun tersebut dan Tuhan menyingkapkan kepada saya tentang sebuah masa 7 tahun yang dimulai 2012 ini. Dan tentu, Anda tahu, kami memutuskan untuk mengadopsi anak-anak oleh dorongan Roh Kudus dan pergi ke Asia. Dan saat saya pergi ke Jepang, dan berdiri di tanah dan mengirim pesan saya untuk Anda dari sana, penyiaran saya, berdiri di daerah tepat di mana kota tersebut hancur karena gempa dan tsunami, saya menghabiskan waktu dengan seorang misionaris yang kami dukungan di sana.

Lalu saya pergi ke China; sangat sulit, namun sangat indah. Selama masa itu, saya merasa Roh Kudus ingin saya menginjakkan tanah di Jepang, China dan Korea. Ketika saya di sana, Firman yang pernah saya nubuatkan terjadi dan Kim Jong Il dari Kores Utara wafat. Ketika saya kembali dari Asia, sebuah gempa bumi yang kuat terjadi di Jepang pada tanggal 1 Januari 2012. Semua ini sangat signifikan bagi saya - bukan untuk mengatakan bahwa karena kehadiran saya maka semua hal itu terjadi - namun saya yakin akan Firman-Nya untuk bangsa-bangsa tersebut dan mulai bernubuat tentang penyatuan Korea. Jadi saya saya sangat tergerak hari ini karena memikirkan tentang semuanya itu, merefleksi dan menyadari bahwa kita telah memulai perjalanan kita untuk 2012 dan berbagai hal mulai siap untuk terjadi. 

Tahun Para Teruna, Tahun Anak-Anak, awal berbagai perkara ini akan dimulai dari anak-anak, dan mereka sedang dalam serangan. Anak-anak kami diserang, juga yang ada pada tim kami, namun itu baik karena kita tahu bahwa musuh ketakutan. Saya yakin bahwa Anda semua mendengarkan seakrang akan setuju bahwa kita sedang memulai sebuah perjalanan yang membawa kepada kemuliaan, destinasi yang penuh kemuliaan. Kita tidak lagi hidup seperti biasa yang hanya mengharapkan terobosan. Tidak, temanku. Kita telah ada di tepi garis terobosan. Cukup adalah cukup, yang terburuk telah berlalu. 

Jadi saya menyemangati Anda dari hati saya dan mengatakan kepada Anda karena saya tahu bahwa Anda ada di posisi yang sama seperti saya. Menjalani hidup sehari-hari. Namun ada yang lebih daripada itu. Kita telah memasuki sebuah musim dan hari ini Tuhan berbicara jelas kepada saya mengenai Februari. Tadinya saya berpikir Januari 2012. Namun Dia berkata, "Segalanya dimulai pada Februari. Akan ada sebuah kematian - dan setiap orang akan mengetahuinya - dan kemudian akan ada kehidupan yang akan mulai bermanifestasi." Anda lihat, bahwa Allah hendak menunjukkan kebaikan-Nya. Tadinya saya berpikir dan berdoa, "Tuhan, semua yang kami dengar selama ini adalah yang buruk, sakit dan penderitaan." Namun kita tahu sisi lain-Nya. Musa sangat frustrasi karena umat-Nya, 3,5 juta orang Yahudi - semua yang mereka saksikan adalah murka Allah, kemarahan-Nya, penghakiman-Nya dan mereka sangat ketakutan. Mereka kabur menghindar, namun Musa mendekat dan berkata, "Ya Tuhan, cukup. Sekarang tunjukkanlah kemuliaan-Mu." Kita harus menyaksikan kemuliaan-Nya. Dan Tuhan menjawab, "Aku akan tunjukkan kepadamu kemuliaan-Ku." dan Dia melakukannya.

Di sanalah saya berada sekarang. Berdiri di hadapan-Nya berkata, "Cukup. Sekarang aku hendak menyaksikan kemuliaan-Mu." Dan saya berdoa bagi Anda semua hari ini bahwa Anda mau berdoa doa tersebut karena kita semua akan menyaksikan kemuliaan Allah. Saya mengasihi Anda dan bertahun-tahun saya menantikan hal ini, terobosan-terobosan sesuai dengan yang dijanjikan-Nya. Anda ada sekarang ini untuk menunjukkan terang kepada dunia dan menjadi pengaruh bagi dunia.

Ya Allah, ditinggikanlah Engkau. Biar kemuliaan-Mu memenuhi bumi, memenuhi setiap rumah, setiap orang yang mendengar dan membaca hal ini, semua yang telah Kau berikan kepadaku untuk mendukung dan mengikuti. Berkati mereka semua, ya Tuhan. Biarlah kemuliaan-Mu memenuhi hidup mereka, anak-anak mereka, rumah mereka, pekerjaan mereka, industri mereka, pelayanan mereka dan segalanya. Hati kami tertuju dan menantikannya. kami akan memuji, ya, kami akan memuji-Mu. Sekarang ya Tuhan, aku bersyukur atas mereka, dan aku berdoa untuk berkat-berkat-Mu. Amin.

16 Januari 2012, dari The Den

Roh Tuhan berkata, "Dengarkan, dengarkan firman ini, firman yang diproklamirkan untuk anak-anakmu, untuk rumah-rumahmu, untuk propertimu, untuk tanahmu dan untuk masa depanmu. Ini yang Kuniatkan untuk dibuka tahun ini dan dimulai pada Februari akan menjadi tanda pertama kemunculan The Big "E," of 'Firepoint,' dan awal 'bebas hutang' bagi kebanyakan Anda. Anak-anak kita telah berseru, 'Berikan kami seorang pahlawan!'"

Dan Allah berkata, "Ketidakhadiran perang berarti ketidakhadiran para pahlawan; itu sebabnya, perang yang telah berlanjut secara spiritual telah melahirkan para pahlawan. Tahun ini akan ada pahlawan-pahlawan yang akan berusia 5 tahun, yang masih remaja dan mereka akan dibicarakan dan perkataan ini akan diingat, karena Aku akan mengusir mereka yang akan mencuri apa yang menjadi hak kalian dari tangan kalian. Ini adalah tahun para pahlawan."

"Perang akan datang pada akhir sebuah musim. Itu sebabnya, rumah-Ku akan dibangun dan kamu akan menjadi bagian dari warisan ilahi seperti Aku menghadirkan satu, dua, tiga perkarake bumi lagi," kata Tuhan lagi. "Kepada lautan, kepada gunung-gunung; kamu telah mendengarnya. Namun tidak dapat dibandingkan dengan apa yang hendak Kulakukan nanti," sabda Yang Kudus dari Israel. "Bersiaplah, karena Aku akan membuka sumur-sumur baru bagimu untuk memperoleh minyak dan rampasan."

Kim Clement
Prophetic Image Expressions

Thursday, January 26, 2012

Menyerap: Kunci Keintiman Dengan Tuhan

Keintiman dengan Tuhan dimulai ketika kita mengejar pribadi-Nya secara radikal dengan sepenuh hati. Raja Daud menuliskan, "Hatiku mengikuti firman-Mu: 'Carilah wajah-Ku'; maka wajah-Mu kucari, ya TUHAN." - Mazmur 27:8. Dan Tuhan pun mengundang kita, "Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu. Tahirkanlah tanganmu, hai kamu orang-orang berdosa! dan sucikanlah hatimu, hai kamu yang mendua hati!" - Yakobus 4:8.

Tuhan sedang berkata kepada kita, "Carilah wajah-Ku! Mendekatlah!" Hati kita berseru, "YA!" namun kedagingan kita menjerit, "TIDAK!" Dan yang menyedihkan adalah kedagingan kita biasanya yang menang.

Melalui Mazmur 46:11 kita diinstrusikan untuk, "Diamlah dan ketahuilah, bahwa Akulah Allah!" Kata "diamlah" secara literal diartikan berhenti berusaha. Itu artinya membiarkan dan menjadi tenang, untuk mengecilkan suara dari dunia dan mulai mendengar bisikan Tuhan dalam ketenangan. Usaha untuk berdiam diri dan datang dalam tempat yang tenang adalah yang dimaksud "menyerap" di dalam hadirat-Nya. Dan hasilnya Anda akan mengenal bahwa Dialah Allah.

Kata "ketahuilah" adalah sebuah pengalaman bersama dengan Tuhan. Ini bukan berdiam dan mengetahui bahwa Ia adalah Allah. Namun ini adalah berdiam dan mengalami Allah itu sendiri. Dan Anda akan mengetahui keberadaan-Nya secara nyata.

Ketika kita terfokus hati, roh, jiwa, pikiran dan tubuh (insan sepenuhnya) kepada hadirat-Nya yang nyata, maka kita secara tak sadar melupakan fakta duniawi. Jadi kunci fokusnya adalah - perkara-perkara akan Allah atau perkara-perkara akan dunia.

Membaca Alkitab dan berdoa saja tidaklah cukup. Kita harus memiliki waktu khusus berdua dengan-Nya, bukan untuk meminta apapun selain akan pribadi-Nya, kepenuhan-Nya dan hadirat-Nya setiap hari. Tuhan melepaskan kuasa melalui kita sejalan dengan keintiman kita bersama-Nya. Sifat alamiah dari kuasa hadirat-Nya adalah mujizat.

Menyerap Dalam Hadirat-Nya

Bagaimana kita "menyerap"? Kita menyerap seperti sebuah spons. Masukkan sebuah spons kering ke dalam sebuah ember berisi air, tak lama spons akan menyerap penuh airnya. Hal serupa ketika kita menyerap hadirat Allah. Semakin banyak kita menyerap, semakin kita dipenuhi oleh Roh-Nya.

Saya sering bertanya, "Apa yang Anda lakukan ketika mencari hadirat Tuhan?" Saya tidak memiliki formula yang baku. Dalam hidup saya, ada begitu banyak cara dari waktu ke waktu, namun ada hal-hal dasar sebagai berikut:

Pertama, saya akan masuk ke kamar, mengunci pintu dan diam di atas lantai. Tidak masalah duduk atau berbaring. Yang terpenting adalah sikap hati kita.

Kedua, saya merendahkan diri, bertobat dari dosa apapun dan menerima pengampunan-Nya.

Ketiga, saya menyembah Dia, baik dalam bahasa manusia maupun bahasa roh.

Keempat, saya melakukan sebuah doa yang vital dari Roma 6:13 yang mengubah hidup saya: " ... tetapi serahkanlah dirimu kepada Allah sebagai orang-orang, yang dahulu mati, tetapi yang sekarang hidup. Dan serahkanlah anggota-anggota tubuhmu kepada Allah untuk menjadi senjata-senjata kebenaran."

Kelima, saya mengenang pengalaman-pengalaman bersama Allah (pemulihan, mujizat dan kebaikan-Nya) ketika Ia menyatakan diri-Nya dengan cara yang ajaib. Ini menciptakan lebih lagi harapan dan kesadaran akan hadirat-Nya.

Saya katakan pada-Nya, "Tuhan, aku menginginkan lebih akan Engkau, lebih akan hadirat-Mu, lebih akan kepenuhan-Mu. Penuhi aku lebih lagi akan diri-Mu." Saya mengulang pernyataan tersebut ketika saya menantikan dan fokus kepada-Nya. Kemudian, saya diam dan saat itulah saya mulai mendengar suara-Nya. Dalam banyak kesempatan, saya mendapatkan penglihatan dan pengalaman supranatural.

Kuncinya adalah belajar menantikan-Nya dalam keheningan dan kesendirian. Saya tidak dapat melebih-lebihkan dalam menantikan-Nya sampai saya mengalami manifestasi kehadirat-Nya setiap hari. Saya tidak keluar dari kamar saya sampai saya mengalami-Nya.

Saat kita menyerap, kita dalam posisi terbuka untuk menerima apapun bentuk pernyataan-Nya seperti impresi, dorongan, bisikan, gambaran, kunjungan malaikat dan pewahyuan supranatural. Berikut ini sebagian daftarnya:
                    - Mimpi (Ayub 33:14-16; Kejadian 28:10-16)
                    - Penglihatan (Daniel 7:1-9; Kisah Para Rasul 16:9-10)
                    - Trances (Kisah Para Rasul 10:9-17; 11:5)
                    - Pengalaman keluarnya tubuh astral (2 Korintus 12:2-4)
                    - Kunjungan malaikat (Lukas 1:57; Kisah Para Rasul 12:7-10)
                    - Dipindahkan oleh Roh Tuhan (Kisah Para Rasul 8:39-40)

Mengalami keintiman yang sejati akan hadirat Allah yang hidup akan mengubah hidup Anda secara radikal. Banyak orang menggambarkan kehadirat-Nya dalam banyak cara. Sensasi panas, elektrik, guncangan, terang cahaya, kedamaian dan sebagainya. Pengalaman tersebut bukanlah tujuannya melainkan jalan masuk kepada realita supranatural. Itu baru awalnya. Kita terus memasuki realita rohani ketika melihat-Nya, mendengar suara-Nya, berjalan bersama-Nya dan diperlengkapi-Nya.

Tuhan menantikan kita untuk kita menantikan Dia - "Tidak ada telinga yang mendengar, dan tidak ada mata yang melihat seorang allah yang bertindak bagi orang yang menanti-nantikan dia; hanya Engkau yang berbuat demikian." - Yesaya 64:4.

Efek Kumulatif

Kadang kita merasa waktu yang kita gunakan untuk menyerap tidak produktif. Dan kita mulai meragukan-Nya karena kita tidak melihat maupun merasakan perubahan atau keuntungannya secara cepat. Saya menyadari ada saatnya yang disebut efek kumulatif ketika saya menggunakan waktu untuk mengejar manifestasi hadirat-Nya.

Dari efek kumulatif ini, Tuhan membuat deposit di bagian terdalam diri saya. Dan ketika saya melepaskannya, maka urapan mengalir keluar dari deposit yang dibuat-Nya.

Kita harus belajar untuk datang merendahkan diri masuk dalam hadirat-Nya hanya untuk menginginkan pribadi-Nya lebih lagi. Kita perlu untuk "menyerap hadirat-Nya," mengekstrak lebih lagi akan kepenuhan-Nya dan memasukkan ke dalam bagian-bagian yang kosong dalam diri kita. Efek kumulatif dari waktu yang dihabiskan bersama dengan Tuhan akan menghasilkan urapan yang dilipatgandakan dalam hidup Anda. Urapan tersebut akan bekerja sebagai batu loncatan kepada kehidupan yang penuh mujizat.

Rasul Yohanes menawarkan ide yang mengejutkan: " ... karena sama seperti Dia, kita juga ada di dalam dunia ini." - 1 Yohanes 4:17. Implikasi dari Firman ini sangat jelas bahwa orang percaya harus sama seperti Tuhan Yesus. Bahwa merupakan sesuatu yang hampir mustahil tanpa meluangkan waktu yang berkualitas dalam hadirat-Nya. Kita takkan pernah mengenal dan memahami gairah dan gelora-Nya akan yang terhilang tanpa secara reguler berdua dengan-Nya setiap hari.

Konklusi

Keintiman dengan Tuhan adalah arti yang sederhana untuk hidup dalam mujizat. Meluangkan waktu dalam hadirat-Nya merupakan disiplin yang harus kita bangun untuk mengakses semua yang Allah sediakan bagi kita. Dan, efek kumulatif adalah apa yang terjadi dalam urapan (atau karunia) kita untuk berfungsi dalam berbagai bentuk supranatural.

Saat-Nya telah tiba untuk pekerjaan dan tugas yang lebih besar untuk digenapi di antara umat-Nya. Lakukan lebih lagi untuk hadirat-Nya nyata dalam hidup Anda!

Gary Oates
Gary Oates Ministries

Saturday, January 21, 2012

Pemerintahan Allah Telah Terbit

Selamat datang di 2012 ... Sebuah tahun yang baru telah terbentang di depan kita! Angka 12 merupakan yang signifikan. Itu merupakan angka pemerintahan dan simbol dari Penggenapan Ilahi dan Kesempurnaan Pemerintahan.

Tahun 2012 adalah mengenai terbitnya Pemerintahan Allah. Dan jika kita ingin melihat Pemerintahan Allah nyata atas bumi, maka pertama-tama hal itu haruslah nyata atas kita dahulu, sebagai umat pilhan-Nya, dengan cara yang lebih lagi.

Karena pekerjaan Allah adalah sebuah kesinambungan, maka yang "baru" tidak dimulai sejak tepat tengah malam tanggal 31 Desember lalu. Apa yang telah dibangun-Nya dalam hidup kita adalah terus menerus dan kekal. Lapis demi lapis, kebenaran demi kebenaran, kejadian demi kejadian. Itu sebabnya, kita tidak memulai sesuatu yang baru di 2012, namun kita melanjutkan dalam jalur yang telah dipersiapkan-Nya bagi kita.

Kita harus menyadari bahwa titik awal kita adalah Kebangkitan Kristus. Kita bangkit bersama Kristus kepada hidup yang baru. Sekarang, ITULAH sebuah awal yang baru! Kita memulai dengan siapa Kristus di dalam dan bagi kita. Kita hidup untuk Dia dan untuk segala yang dikehendaki-Nya untuk meneguhkan pemerintahan-Nya dan kebenaran-Nya di dalam kita. Ia membantu kita memahami untuk hidup dan sejalan dengan identitas kita yang baru.

Peningkatan

Tahun ini, sebagaimana Allah melanjutkan pekerjaan-Nya di dalam kita, mari kita biarkan peningkatan atas Pemerintahan-Nya dalam beberapa area hidup kita, di antaranya:
  • Menerima dan kemudian mengekspresikan kebaikan-Nya setiap hari. Anda tidak dapat memberikan apa yang tidak Anda alami terlebih dahulu. Jadi, harapkan dan terimalah kebaikan-Nya setiap hari dan kemudian tunjukkan kepada orang lain aspek Pemerintahan-Nya.
  • Hidup dengan cara yang "tak terbatas" ... bukan dengan yang terukur, menunjukkan kelimpahan hati Bapa kepada semua.
  • Menjadi lebih takjub atas pribadi-Nya daripada terus khawatir dengan keadaan yang ada sekarang.
  • Menjalani segala sesuatunya melalui keagungan-Nya.
Ini adalah tahun untuk hidup dengan kegembiraan dan harapan! Harapkan keilahian-Nya untuk bermanifestasi lewat keseharian Anda. Pekerjaan-Nya di dalam kita adalah bagian dari peneguhan Pemerintahan-Nya di bumi.

"Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna." - Roma 12:2

Buanglah cara berpikir yang lama dan biarlah itu digantikan dengan akal budi yang diperbaharui.

Jane Hansen Hoyt, President/CEO
AGLOW International

Tuesday, January 3, 2012

Peringatan Untuk Timur Tengah - Kim Clement

Mengenai Iran dan Suriah

"Celakalah mereka yang membuat hukum yang tidak adil dan yang menerbitkan dekrit yang menindas. Apa yang telah kamu lakukan, merampas hak-hak dari mereka yang miskin dan menahan keadilan atas umat-Ku yang tertindas, menjadikan para janda mangsamu, memperkosa perempuan muda dan merampok anak yatim? Apa yang hendak kamu lakukan di hari pembalasan ketika bencana datang mendekat? Kepada siapa kamu hendak meminta pertolongan? Ke mana kamu hendak meninggalkan kekayaanmu?

 "Tidak ada yang tersisa selain kengerian di antara yang tertawan dan kejatuhan di antara yang terbantai. Namun untuk semua ini, tangan-Ku akan terangkat; penghakiman atasmu. Celakalah kamu, Iran. Celakalah kamu, Suriah. Tongkat amarah-Ku yang adalah gada murka-Ku - akankah kamu lari terhindar? Akankah kamu lari kepada sebuah bangsa yang tak bertuhan? Perhatikan - Aku akan menghabiskan kamu dengan menghadapkan kepada orang-orang yang marah terhadap-Ku. Apa yang hendak kamu lakukan untuk merampas uang, merampas harta kekayaan, dan merampas jarahan dan kemudian melarikan diri? Ke manakah kamu hendak melarikan diri? Ke manakah kamu hendak pergi? Akankah kamu lari dan merebut semua citra itu? Akankah kamu rebut berhala-berhala itu dan lari?

"Aku akan menghukum raja-raja Iran dan Suriah dan yang lainnya atas kesombongan kalian yang degil dalam hatimu dan pandangan mata kalian yang congkak." Allah berkata, "Dengan kekuatan tangan-Ku, Aku akan melakukan semua ini. Oleh hikmat-Ku, karena Aku memiliki pengertian. Aku akan singkirkan batas-batas bangsa-bangsa ini. Aku akan menjarah kekayaan mereka dengan perkasa, seperti yang pernah Kulakukan sebelumnya, sebagaimana Aku taklukkan raja-raja mereka." Itulah sebabnya Allah yang perkasa berkata, "Para pejuangmu yang dahulu gagah perkasa, akan Kukirimkan roh pemecah-belah, sebuah wabah penyakit bila perlu, namun terang atas Israel akan menjadi api, Yang Mahakudus menjadi nyala api."

Dan Israel, bagaimana denganmu? Bukankah telah dikatakan kepada yang tersisa? Mereka tidak akan mengandalkan bangsa manapun. Mereka tetap bertahan, karena bersandar kepada Allah, Yang Mahakudus dari Israel. Yang tersisa akan kembali, mereka telah kembali kepada Allah Yang Mahakuasa, dan sekalipun mereka seperti pasir di tepi laut, Israel - hanya yang tersisa - akan tetap berdiri dan menyaksikan kehancuran para musuhnya.

Itulah sebabnya, inilah perkataan Tuhan, "Umat-Ku yang tinggal di Israel, yang hidup di Sion, jangan takut terhadap Iran, jangan takut terhadap Suriah, jangan takut terhadap Rusia. Janganlah takut kepada bangsa-bangsa ini, yang berusaha mengalahkan kamu dan mengangkat tangan mereka melawan kamu seperti Mesir telah berupaya." Namun Tuhan berkata, "Amarah-Ku akan melawan mereka dan mengakhiri penghancuran ini. Aku akan mencambuk mereka dengan cemeti, seperti yang pernah Kulakukan sebelumnya."

Dinubuatkan pada tanggal 1 Desember 2011

Monday, January 2, 2012

12 Berkat Untuk 2012 - Patricia King

Berkat #1 - Bertambah dalam kasih kepada Tuhan, diri sendiri dan sesama. "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi." - Matius 22:37-40

Berkat #2 - Bertambah dalam damai (shalom) yang sempurna, keutuhan dan kesejahteraan dalam hati dan pikiran, dalam setiap situasi dan kondisi. "TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera." - Bilangan 6:26; "Kasih karunia dan damai sejahtera melimpahi kamu oleh pengenalan akan Allah dan akan Yesus, Tuhan kita." - 2 Petrus 1:2

Berkat #3 - Bertambah dalam hikmat yang dari Allah karena begitu mengasihi dan merindukannya. "Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah, --yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit--,maka hal itu akan diberikan kepadanya." - Yakobus 1:5

Berkat #4 - Bertambah dalam anugerah-Nya yang memampukan kita untuk melakukan kehendak-Nya dan menyenangkan hati-Nya. "Karena dari kepenuhan-Nya kita semua telah menerima kasih karunia demi kasih karunia." - Yohanes 1:16; "Karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya." - Filipi 2:13

Berkat #5 - Bertambah dalam kekuatan di dalam Kristus sebagaimana kita setia menantikan-Nya. "Tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah." - Yesaya 40:31

Berkat #6 - Bertambah dalam kesehatan dan pemulihan ilahi. "Saudaraku yang kekasih, aku berdoa, semoga engkau baik-baik dan sehat-sehat saja dalam segala sesuatu, sama seperti jiwamu baik-baik saja." - 3 Yohanes 2

Berkat #7 - Pertambahan dalam kelimpahan dan kemakmuran. Semua kebutuhan kita akan terpenuhi menurut kekayaan dalam kemuliaan Kristus Yesus. "TUHAN, Allah nenek moyangmu, kiranya menambahi kamu seribu kali lagi dari jumlahmu sekarang dan memberkati kamu seperti yang dijanjikan-Nya kepadamu." - Ulangan 1:11; "Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus." - Filipi 4:19

Berkat #8 - Pertambahan pewahyuan dalam pengenalan akan Yesus Kristus, kerajaan-Nya dan kebenaran-Nya. "Dan meminta kepada Allah Tuhan kita Yesus Kristus, yaitu Bapa yang mulia itu, supaya Ia memberikan kepadamu Roh hikmat dan wahyu untuk mengenal Dia dengan benar." - Efesus 1:17

Berkat #9 - Pertambahan dalam manifestasi kuasa mujizat. "Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi." - Kisah Para Rasul 1:8

Berkat #10 - Pertambahan jawaban doa yang dipanjatkan sesuai dengan kehendak-Nya. "Dan inilah keberanian percaya kita kepada-Nya, yaitu bahwa Ia mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepada-Nya menurut kehendak-Nya. Dan jikalau kita tahu, bahwa Ia mengabulkan apa saja yang kita minta, maka kita juga tahu, bahwa kita telah memperoleh segala sesuatu yang telah kita minta kepada-Nya." - 1 Yohanes 5:14-15

Berkat #11 - Pertambahan dalam kemurnian hati - motivasi maupun gelora cinta. Sebagai hasilnya, kita akan melihat Tuhan dalam realita dan dimensi yang baru. "Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah." - Matius 5:8

Berkat #12 - Pertambahan dalam keberanian untuk memproklamasikan Injil dan menjarah banyak jiwa kembali kepada Kristus. "Dan ketika mereka sedang berdoa, goyanglah tempat mereka berkumpul itu dan mereka semua penuh dengan Roh Kudus, lalu mereka memberitakan firman Allah dengan berani." - Kisah Para Rasul 4:31

Friday, October 21, 2011

Restorasi, Ganti Rugi & Rekonsiliasi: Rencana Allah Untuk 2012 - Doug Addison

Kita sedang berada di sebuah masa yang strategis dimana Allah terus menyatukan berbagai hal yang akan membawa hasil yang luar biasa di bumi dan di dalam hidup kita. Jika Anda telah mengikuti seri ucapan-ucapan profetik yang Allah wahyukan kepada saya di tahun ini, saya sedang berbicara bagaimana Allah sedang membawa keadilan dan mengembalikan kepada umat-Nya atas semua kehilangan, pencurian atau pun kerugian yang terjadi dalam sembilan tahun terakhir (2002-2011).

Allah telah berbicara kepada saya bahwa musuh mempermainkan kita secara berlebihan dan jika kita meminta kepada-Nya, Dia akan membawa pengembalian (ganti rugi). Tidak ada batasan waktu untuk firman nubuatan ini, karena Allah melampaui waktu, namun saya sangat menyarankan untuk Anda terus meminta kepada-Nya ganti rugi atas semua kerugian Anda. Semuanya itu terjadi dalam berbagai bentuk, cara dan keuntungan. Jadi perhatikan akan hal-hal berikut seperti kemudahan, berkat finansial yang tak terduga, kenaikan gaji, promosi, hubungan yang dipulihkan, karunia-karunia yang baru dan kuasa Tuhan di dalam hidup Anda.

Firman Nubuatan Saat Rosh Hashanah

Rosh Hashanah (Tahun Baru Yahudi) tahun ini berakhir pada saat matahari terbenam di hari Jumat, 30 September. Di California matahari terbenam pukul 6:54 sore. Pada jam 6:50 hadirat Allah turun atas saya dan saya menerima nubuatan sepanjang 5 menit. Berikut ini yang difirmankan-Nya kepada saya.

Sebagaimana matahari terbenam saat Rosh Hashanah (Jumat, 30 September) sebuah musim yang lama segera berakhir. Sekarang kita berada pada tiga bulan masa transisi dari Oktober ke Desember. Jangan menjadi lesu dan menyerah pada masa transisi ini, apa yang kelihatan mungkin bertentangan dengan apa yang Anda harapkan. Allah sedang menata ulang banyak hal, mengutus tugas-tugas baru kepada para malaikat dan mengatur segalanya untuk sebuah awal yang sama sekali baru di bulan Januari 2012.

Hal-hal Yang Datang Pada 2012

Kita akan melihat terobosan baru di bidang medis. Dengan serangan penyakit dan virus yang merusak, Allah adalah mengimbangi serangan ini dengan memulai penemuan medis radikal dan menyembuhkan.

Akan ada penemuan-penemuan baru dan strategi-strategi bisnis yang dilepaskan dari Surga. Beberapa orang akan ditunjukkan cara menghasil sejuta dolar dalam waktu satu malam. Kemitraan bisnis akan terbentuk untuk membiayai proyek-proyek Kerajaan Allah.

Pemahaman baru dari Allah akan berbagai cara untuk menghadapi sejumlah perkara politik dan sosial yang telah memisahkan orang-orang di masa lalu. Allah melepaskan Roh Rekonsiliasi yang akan membawa pemulihan atas berbagai perbedaan di antara golongan dan bangsa-bangsa.

Saya mendengar dua dua seri strategis di tahun ini: 14-17 November dan 9-14 Desember 2011. Ini akan menjadi waktu yang signifikan dalam hubungan dan dalam beberapa kasus restorasi. Berdoalah bahwa tujuan Allah akan dicapai selama ini.

Anak-Anak Berusia Sembilan Tahun Dikhususkan

Ketika Allah berbicara kepada saya, Dia mengatakan bahwa karena musuh telah berlebihan giat tangannya begitu kuat dimulai pada 2002, bahwa anak yang lahir 2002 (ini termasuk beberapa anak yang lahir 2001) akan dipakai secara luar biasa dan memiliki takdir tinggi pada kehidupan mereka. Orang-orang muda memiliki tingkat kreativitas yang tinggi dan banyak dari mereka telah mengalami banyak pencobaan dan penderitaan. Banyak dari mereka akan mulai bergerak dalam tingkat yang lebih dalam hikmat dan urapan selama beberapa tahun mendatang.

Interaksi Para Malaikat

Inilah masa dimana kemampuan membedakan makin meningkat karena Allah melepaskan Roh Hikmat dan Pewahyuan. Mimpi-mimpi dan manifestasi malaikat akan meningkat di bulan ini. Tujuan semuanya ini ada pada Efesus 1:17, "...untuk mengenal Dia dengan benar." Inilah saatnya untuk meminta kepada Tuhan supaya mata dan telinga rohani dibukakan supaya kita dapat bertumbuh dalam keintiman yang lebih dalam bersama-Nya. 

Musim Tulang-Tulang Kering Berakhir

Pada tanggal 5 Oktober, Allah berfirman bahwa musim dingin ini mengantarkan kepada akhir dari "musim tulang-tulang kering."  Pada saat yang sama saya menulis: "Musim dingin ini akan membawa kepada akhir dari musim tulang-tulang kering," sebuah guntur yang aneh menghantam atap rumah saya. Tuhan mengkonfirmasi firman-Nya dengan hujan yang kencang dan deras selama 30 detik dan dalam sekeja matahari muncul kembali. Saya kemudian menyadari bahwa hal ini akan terjadi secara tiba-tiba kepada banyak orang dan ketika hal itu terjadi, akan sangat besar. Satan telah berusaha untuk menahan semuanya karena kegerakan yang berikutnya dari Allah akan sangat besar dan berdampak meluas kepada dunia.

Efesus 1:17-18 "dan meminta kepada Allah Tuhan kita Yesus Kristus, yaitu Bapa yang mulia itu, supaya Ia memberikan kepadamu Roh hikmat dan wahyu untuk mengenal Dia dengan benar. Dan supaya Ia menjadikan mata hatimu terang, agar kamu mengerti pengharapan apakah yang terkandung dalam panggilan-Nya: betapa kayanya kemuliaan bagian yang ditentukan-Nya bagi orang-orang kudus..."

Doug Addison
InLight Connection

Friday, September 16, 2011

Sejak Dari Sekarang! - Brian Simmons

Inilah yang saya dengar dari Tuhan kepada Gereja-Nya hari ini:
"AKU LEPASKAN SEJAK DARI SEKARANG sebuah kualitas kehidupan yang baru dan kuasa yang diberikan sebagai karunia kepada Mempelai Kristus! AKU PERSIAPKAN SEJAK DARI SEKARANG sebuah generasi yang membawa suluh untuk memajukan Kerajaan Allah ke level yang baru. Ini adalah 'a season of DESTINY' yang belum pernah ada sebelumnya."

Mendefinisikan Reformasi
Hari terjadinya berbagai perkara yang luar biasa telah tiba - sebuah migrasi masif terjadi ketika umat-Nya bergerak maju ke level berikutnya dalam terobosan-terobosan Kerajaan Allah. Perkara baru yang Allah sedang kerjakan tidak dapat dibatasi hanya dengan istilah "revival," karena ini merupakan reformasi Gereja seutuhnya di seluruh bumi. Ini bukan sesuatu yang sedang diperbaharui dari masa lalu, namun sesuatu yang sama sekali baru yang dilepaskan hari ini. Apa yang disediakan-Nya bagi kita adalah sesuatu yang sama sekali tak terduga. Tak ada satu orang pun yang dapat berkata, "Oh saya telah menduga sebelumnya" karena hanya Sang Pencipta Kekekalan yang melakukan apa yang hendak dilakukan-Nya.

"Engkau telah mendengar semuanya itu dan sekarang engkau harus melihatnya; tidakkah kamu sendiri mau mengakuinya? Aku mengabarkan kepadamu hal-hal yang baru dari sejak sekarang, dan hal-hal yang tersimpan yang belum kauketahui. Baru sekarang hal-hal itu diciptakan dan bukan dari sejak dahulu, dan sebelumnya engkau tidak mendengarnya, supaya jangan engkau berkata: Memang aku telah mengetahuinya!" - Yesaya 48:6-7

Ini adalah reformasi yang telah diperkatakan para nabi. Sebuah reformasi yang dari dalam akan mentalitas dan pemahaman akan Gereja. Sebuah versi yang ditingkatkan dari Kisah Para Rasul. Mari kita sebut sebagai versi Kisah Para Rasul 2.1.

Pembaharuan persepsi akan Gereja sedang berlangsung dan hasilnya akan nyata ketika kuasa Allah dilepaskan melalui Tubuh Kristus kepada dunia. Tuhan mendesain ulang Gereja-Nya dengan maksud membawa perubahan yang mendalam di hati orang-orang percaya dan struktur pemikiran yang telah ada. Reformasi ini bahkan lebih mendalam dan menjangkau lebih luas daripada yang telah terjadi pada zaman Martin Luther dan para tokoh reformasi abad ke-16. Tidakkah Anda gembira menjadi bagian dari perkara ini?

Mengejutkan Bangsa-Bangsa
Maksud Allah adalah untuk mengungkapkan diri-Nya kepada dunia dengan cara yang segar dan mengejutkan. Lawatan Pribadi-Nya dan kemuliaan Kristus akan menyebabkan bangsa-bangsa kagum dan takjub. Perhatikan Yesaya 52:14-15a:

"Seperti banyak orang akan tertegun melihat dia--begitu buruk rupanya, bukan seperti manusia lagi, dan tampaknya bukan seperti anak manusia lagi -- demikianlah ia akan membuat tercengang banyak bangsa."

Firman nubuatan tersebut bekerja dalam dua level. Level yang pertama jelas mendeskripsikan tentang kesengsaraan Sang Mesias, Tuhan Yesus Kristus. Namun perkara ini saja tidak menggenapi semua nubuatan yang ada. Penyiksaan / penyaliban tidak "menodai" citra-Nya sehingga orang-orang "tidak mengenali-Nya sebagai persona." Kenyataannya, penyiksaan / penyaliban merupakan hal yang umum berlaku untuk para kriminal di zaman pemerintahan Roma. Rasul Paulus menerima lima kali, lebih banyak daripada Tuhan Yesus (2 Korintus 11:24-25).

Nubuat ini berbicara tentang distorsi penampilan-Nya dalam Gereja dan keakuratan manifestasi-Nya kepada dunia. Karena penyimpangan posisi peran Gereja dan kesalahan interpretasi orang-orang percaya atas gairah yang sejati dari Tuhan Yesus, Gereja-Nya menjadi penghalang bagi dunia untuk mengenal Kristus yang sejati, namun hal ini akan berakhir! Waspadalah, ketika setiap orang bersatu sebagai Gereja-Nya! Dia akan mengejutkan bangsa-bangsa LAGI dengan mengangkat Mempelai-Nya sebagai saksi yang cemerlang akan kuasa kebangkitan-Nya!

"Demikianlah ia akan membuat tercengang banyak bangsa!" Kata "sprinkle" ("percikan") diterjemahkan dalam bahasa Ibrani, NAZAH yang artinya "membuat terkejut hingga melompat, membuat shock." Ini berbicara tentang realita baru yang membuat shock, yang datang mengejutkan bangsa-bangsa dan membuat mereka terkejut (sebuah gambaran keterkejutan yang ekstrim).

"... raja-raja akan mengatupkan mulutnya melihat dia; sebab apa yang tidak diceritakan kepada mereka akan mereka lihat, dan apa yang tidak mereka dengar akan mereka pahami." - Yesaya 52:15b

Raja-raja akan mengatupkan mulut mereka ketika melihat manifestasi Anak Allah melalui Gereja-Nya. Raja-raja ini berbicara bukan sajayang secara politik (pemerintahan) melainkan juga pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap. Kuasa-Nya mengguncang baik yang natural maupun yang supranatural! Roh-roh jahat di udara akan menutup mulut mereka yang bermaksud memberi dakwaan terhadap Gereja ketika kemuliaan Kristus adalah nyata melalui kita!

Kata "mengatupkan" dalam bahasa Ibrani dapat juga diartikan "menggoncangkan, mengejutkan." Ini adalah kejutan yang tiba-tiba terhadap kuasa-kuasa di bumi sebagai pewahyuan yang membantu Gereja dalam proses reformasi. Sementara kata "mulut" pada ayat tersebut juga berarti pintu-pintu gerbang seperti yang tertulis di Amsal 8:3. Pewahyuan yang baru akan Tuhan Yesus akan menyebabkan sistem-sistem di bumi untuk mengguncang semua benteng sistem dunia. Pintu-pintu gerbang kota itu akan bergetar dahsyat sebagai dampak kuatnya reformasi.

Pewahyuan baru sedang diuangkapkan pada sebuah level yang sebelumnya tidak kita ketahui. Kita akan memahami apa yang belum pernah kita dengar sebelumnya dan menerima dalam hati apa yang belum kita lihat. Pemahaman yang baru tentang belas kasihan, penghakiman, otoritas, akhir zaman, dan pemerintahan akan segera datang ke bumi. Selubung-selubung keterbatasan kita akan dipatahkan, memungkinkan kita memahami apa yang sedang Allah kerjakan di bumi dan bekerja sama dengan-Nya dengan membawa untuk lulus.

Pemahaman baru ini harus segera diberitakan kepada seluruh Gereja, karena tanpa pemahaman yang cukup akan jalan-jalan-Nya, orang-orang tidak akan merubah sudut pandangnya. Mereka akan melihat perubahan sebagai sebuah ancaman, sesuatu yang menimbulkan kesakitan, dan tidak memahami kebutuhan profetik untuk merangkul yang baru. Sebuah generasi yang bangkit yang akan melihat perubahan sebagai penggenapan hasrat hati mereka.

Saya gembira menjadi bagian dari generasi tersebut! Pegang erat-erat topi Anda! Allah berkata: "Sejak Dari Sekarang!"

15 September 2011 - Brian Simmons, Apostolic Resource Center (ARC) & Stairway Ministries 

Wednesday, August 10, 2011

Gereja: Ketujuh Bintang, Ketujuh Roh, Ketujuh Kaki Dian - John Belt

"Tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Efesus: Inilah firman dari Dia, yang memegang ketujuh bintang itu di tangan kanan-Nya dan berjalan di antara ketujuh kaki dian emas itu. Aku tahu segala pekerjaanmu: baik jerih payahmu maupun ketekunanmu. Aku tahu, bahwa... " - Wahyu 2:1-2

Kitab Wahyu adalah sebuah gambaran yang membuka mata kita bagaimana Yesus telah bersabda dan terus berbicara kepada Gereja dalam rangkaian kesatuan saat ini. Dengan semua ketidaksempurnaan Dia masih berbicara kepada berbagai bagian dari Tubuh-Nya di bumi. Tuhan tidak memungkiri Tubuh-Nya, tetapi menegaskan Gereja-Nya, mendorong, dan karena cinta mengungkapkan ketidaksenangan-Nya dalam apa yang tersisa dibatalkan, ditoleransi dan diabaikan.

Dalam hal ini, Dia terus memanggil Gereja-Nya ke tempat cinta dan keintiman dengan-Nya. Setiap gereja, setiap tubuh lokal, akan memberikan contoh salah satu dari tujuh gereja. Ada gereja yang dipuji karena "kasih, pelayanan dan ketekunan," dan kemudian ada orang-orang dipuji karena "ketajaman (kepekaan membedakan)," dan mereka dipuji untuk hal-hal lain juga. Satu gereja akan dipuji untuk melakukan pekerjaan baik tetapi yang jahat tidak ada pembedaan bertoleransi, lalu lain dengan ketajaman tetapi tidak ada kedalaman & keintiman dengan Allah.

"Dan inilah doaku, semoga kasihmu makin melimpah dalam pengetahuan yang benar dan dalam segala macam pengertian, sehingga kamu dapat memilih apa yang baik, supaya kamu suci dan tak bercacat menjelang hari Kristus, penuh dengan buah kebenaran yang dikerjakan oleh Yesus Kristus untuk memuliakan dan memuji Allah." - Filipi 1:9-11

Dalam hal ini kita melihat gereja-gereja dikonfrontasi, ditegur dan dibongkar untuk hal-hal sementara yang lain memiliki hal-hal yang baik saja dibicarakan dan dorongan dari Tuhan. Gereja Smirna, gereja yang dianiaya, tidak dikoreksi untuk apa pun, melainkan didorong untuk setia. Philadelphia, gereja yang setia, adalah sebuah teladan dimana Tuhan disenangkan seutuhnya. Gereja-gereja lainnya memiliki beberapa masalah, tapi mereka tetap diakui oleh Tuha, namun ditegur keras dan diberi janji "Barangsiapa menang, dia akan Kuberi ..."

Tuhan tahu bahwa manusia membutuhkan insentif. Tuhan memberikan kepada Gereja-Nya insentif yang menakjubkan untuk menang dan menjadi umat yang berkemenangan sebagai tangan kanan-Nya. Jadi sementara ada begitu banyak kompromi,begitu banyak yang agamawi, toleransi terhadap Isebel, dan lain-lain, tangan Allah tetap berdaulat atas umat-Nya untuk memperingatkan mereka untuk tidak hidup kebebalan (ignorance). Hidup dalam kebebalan ("ignore-ance") dapat diartikan mengabaikan (to ignore) yang perlu untuk diterima. Hanya karena umat yang bebal (ignorant) bukan berarti mereka dimaafkan.

Satu hal yang pasti bahwa Tuhan membuat jelas bagi semua gereja di Kitab Wahyu pasal 2 dan 3 adalah "Dia tahu." Dia adalah Allah Yang Mahamelihat dan Mahatahu segala motivasi hati. Banyak yang berpikir bahwa mereka tahu, namun akan kebenaran manusia hanya melihat sebagian. Itulah sebabnya kita sebagai manusia biasa dituntut untuk bergantung kepada Tuhan dalam segala perkara. Bahkan Paulus, yang telah melewati semua hal penentangan, pengalaman dan pewahyuan akan Tuhan berkata bahwa dia tidak tahu semua hal yang berkaitan dengan hatinya sendiri, tetapi hanya Tuhan.

"Bagiku sedikit sekali artinya entahkah aku dihakimi oleh kamu atau oleh suatu pengadilan manusia. Malahan diriku sendiripun tidak kuhakimi. Sebab memang aku tidak sadar akan sesuatu, tetapi bukan karena itulah aku dibenarkan. Dia, yang menghakimi aku, ialah Tuhan. Karena itu, janganlah menghakimi sebelum waktunya, yaitu sebelum Tuhan datang. Ia akan menerangi, juga apa yang tersembunyi dalam kegelapan, dan Ia akan memperlihatkan apa yang direncanakan di dalam hati. Maka tiap-tiap orang akan menerima pujian dari Allah." - 1 Korintus 4:3-5

Paulus membayar salah satu harga tertinggi kepada Tuhan, menjadi salah satu pelopor terkemuka dalam iman pada zaman permulaan. Dia banyak menderita, dan karena ini dianggap layak untuk menikmati harta Ilahi, dimampukan untuk melihat hal-hal yang melampaui imajinasinya - sehingga ia bahkan tidak bisa menyebutkan atau menjelaskannya. Ada limpah kasih karunia yang Allah berikan kepada umat-Nya. Kita melihat ini dinyatakan dalam surat pewahyuan. Sedemikian buruk hal-hal yang ada di gereja-gereja akan kompromi, dosa dan kurangnya api rohani (gelora cinta & kasih mula-mula), Yesus masih mengulurkan harapan bagi mereka dalam kondisi terburuk mereka.

Sebagai contoh, Jemaat Sardis yang digambarkan "mati" dan tetap diberi pengharapan bahwa Yesus berkata "ingatlah dari mana kamu telah datang." Dengan kata lain, jika Anda bisa mengingat dari mana Anda berasal, ada harapan bagi Anda untuk kembali ke jalur dan hidup lagi. Kemudian Tuhan menjanjikan "Barangsiapa menang" ke setiap gereja, tidak peduli apapun kondisinya.

Saya telah mengatakan berulang kali, "Selalu ada harapan di sisi Surga." Dengan itu, adalah penting dan wajib bahwa kita berurusan dengan bisnis ketika Tuhan mengungkapkan kepada kita. Hanya melalui keintiman dengan Tuhan bahwa kita mampu melihat hal-hal yang Dia begitu menentang. Tidak ada misteri dan cukup jelas bahwa Gereja penuh dengan ketidaksempurnaan. Ini adalah kasih karunia Allah kepada kita bahwa Dia masih bekerja dengan kita untuk membentuk Kristus di dalam perjalanan kita. Paulus bekerja keras dalam doa bahwa Kristus dapat dibentuk dalam Kaum Beriman. Pada salah satu ujungnya, kita adalah ciptaan baru. Di ujung lainnya, Allah adalah membawa jiwa kita sejalan dengan keinginan Roh.

Ada melihat, memahami dan hasrat yang selaras untuk menginginkan perubahan yang harus disertai oleh setiap dan semua pewahyuan yang Allah berikan supaya kita hidup di posisi yang menyenangkan-Nya. Kita dalam perubahan yang berkesinambungan. Perubahan ini terjadi sebagaiman umat-Nya belajar memahami pemikiran-Nya, menemukan sukacita dalam hubungan yang intim bersama-Nya. Dengan menjawab ketukan-Nya di depan pintu, dengan menghabiskan waktu bersama-Nya, Firman-Nya menjadi hidup dan pemikiran kita berpindah dari seorang pendosa kepada umat yang kudus yang disucikan dengan Darah Kristus. Kitab Wahyu berbicara terutama mengenai Kristus, namun lebih banyak mengenai "kaum pemenang." Ketika kita memilih untuk hidup sebagai kaum pemenang, kita akan menemukan anugerah-Nya di setiap tempat dan kemenangan di setiap kesempatan.

Kelimpahan-Nya milik Anda!

10 Agustus 2011 - John Belt, Live In His Presence Ministries

About Windunatha

My photo
An ENTP Person. Saksi Terakhir Sebelum Segalanya Berakhir. One Of The Remnant In The Last Days.