Labels

Showing posts with label Rakyat Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Rakyat Indonesia. Show all posts

Wednesday, April 13, 2011

Indonesia Yang Penuh Kemuliaan-Nya - Yesaya 60

Bahan Renungan Profetik: Yesaya 60

Saudara-saudari terkasih dalam Kristus,
Janganlah sekali-kali memandang rendah bangsa dan negeri ini, sekalipun itu hanya dalam hati kita! Apalagi membanding-bandingkan kemakmuran dan kemajuan kita dengan bangsa-bangsa lain, termasuk dengan para negeri tetangga kita. Itu HARAM hukumnya! Sekali lagi, itu HARAM hukumnya!

Negeri kita tidak lebih buruk dari Singapura, Malaysia, Tiongkok, Korea, Jepang, Amerika Serikat bahkan bangsa-bangsa Eropa sekalipun! Sebentar lagi kita akan dibuat tercengang karena di saat yang sama seluruh dunia akan berdecak kagum bahkan begitu iri dengan keberadaan negeri kita! Dan semuanya ini telah tertulis sejak ribuan tahun yang lalu dalam kitab Nabi Yesaya pasal 60, dan berbagai pasal lainnya.

Marilah percaya dan pahamilah bahwa negeri ini sungguh-sungguh dikasihi Tuhan bahkan di"anak-emas"kan. Sehingga saking besarnya perhatian dan kasih sayang Tuhan atas negeri ini, Iblis merusaknya sedemikian rupa. Negeri kita menjadi bulan-bulanan setan selama berabad-abad. Dirusaknya negeri ini dengan korupsi, adu domba, perpecahan, penjajahan, demokratisasi yang kebablasan yang membuat kita kecewa, hilang harapan, pasrah dan cenderung mengutuki negeri ini ketimbang mendoakannya. Namun semuanya itu takkan membatalkan rencana besar Tuhan atas Indonesia!

Inilah Waktu Penggenapan Yesaya 60 Atas Indonesia

Disebutkan bahwa kegelapan akan menutupi seluruh bumi (ayat 1), maka ketahuilah bahwa dalam beberapa tahun terakhir ini dunia semakin gelap dan akan menuju puncak kegelapan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Krisis dalam berbagai bidang dan bencana dalam berbagai tempat terus berlomba dan makin intens. Namun terang yang sejati, kemuliaan Tuhan sendiri menjadi makin nyata atas Indonesia! Sebuah intervensi ilahi dan kekuasaan surgawi akan mengangkat Indonesia dalam waktu sangat cepat ke puncak kejayaan dan keemasan yang belum pernah ada dan tidak akan pernah ada lagi setelahnya (ayat 2).

Dikatakan bahwa Kedar dan Nebayot akan berhimpun untuk beribadah (ayat 7), dan di dunia ini negara mana yang kaum Kedar dan Nebayotnya lebih besar jumlahnya daripada Indonesia. Sekaligus berupa negara kepulauan, karena dikatakan bahwa penantian akan peristiwa ini dari berbagai pulau (ayat 9).  Jadi sebuah bangsa yang sedemikian dimuliakan Tuhan hingga ke puncak, yang menjadi jawaban di tengah kegelapan dunia adalah bangsa yang berkaum Kedar Nebayot terbanyak sekaligus yang memiliki pulau-pulau terbanyak pula. Dan semua peristiwa yang tertulis secara profetik dalam kitab Nabi Yesaya 60 akan terjadi sesaat sebelum kedatangan-Nya yang ke-2 (ayat 8).

Sadarkah negeri ini begitu unik dan istimewa. Hampir segala jenis etnis dan suku ada terkumpul di satu negara, dan itu semua bukan kaum pendatang seperti Amerika Serikat dan berbagai bangsa lainnya, namun semuanya adalah penduduk asli sejak berabad-abad yang lalu. Dari Sabang sampai ke Merauke, dari yang kulitnya putih, kuning, sawo, coklat bahkan legam semuanya adalah penduduk asli. Belum lagi hasil bumi yang sedemikian kaya walau telah diborong oleh para penjajah, namun kita tetap berlimpah.

Mulai hari ini berhenti bersikap negatif terhadap bangsa ini. Pemerintahannya boleh saja mengecewakan, namun kita gantungkan semua harapan kita kepada Tuhan yang jauh lebih peduli daripada kita sendiri. Inilah saatnya bagi kita yang percaya dan menaruh harap kepada-Nya. Ucapkanlah PERKATAAN PROFETIK ini minimal dua kali sehari. Sebutlah Indonesia dalam setiap bangunmu, dalam setiap tidurmu, dalam setiap tingkah laku kita, sampai segalanya menjadi nyata pada waktunya.

AMIN! AMIN! AMIN! AMIN! AMIN! AMIN! AMIN!

Yang paling kecil akan menjadi kaum yang besar, dan yang paling lemah akan menjadi bangsa yang kuat; Yesus Kristus, TUHAN, akan melaksanakannya dengan segera pada waktunya.

Yesaya 60 Untuk Indonesia

Inilah ucapan ilahi untuk Indonesia, kumandangkanlah sampai menjadi nyata!

Indonesia bangkit, dan menjadi terang, sebab terang telah datang, dan kemuliaan TUHAN terbit atas Indonesia.

Sebab sesungguhnya, kegelapan menutupi bumi, dan kekelaman menutupi bangsa-bangsa; tetapi terang TUHAN terbit atas negeriku, dan kemuliaan-Nya menjadi nyata atas bangsaku.

Bangsa-bangsa berduyun-duyun datang kepada Indonesia, dan raja-raja kepada cahaya yang terbit atas negeriku.

Kuangkat mukaku dan lihat ke sekeliling, mereka semua datang berhimpun kepadamu; putra-putra bangsa datang dari jauh, dan putri-putrinya digendong.

Pada waktu itu kita semua akan heran melihat dan berseri-seri, bahkan akan tercengang dan akan berbesar hati, sebab kelimpahan dari seberang laut akan beralih kepada Indonesia, dan kekayaan bangsa-bangsa akan datang kepada negeriku.

Sejumlah besar unta akan menutupi Indonesia, unta-unta muda dari Midian dan Efa. Mereka semua akan datang dari Syeba, akan membawa emas dan kemenyan, serta memberitakan perbuatan masyhur TUHAN.

Seluruh rakyat Indonesia akan berhimpun dan akan tersedia untuk ibadah yang sejati; semuanya akan dipersembahkan di atas mezbah Tuhan sebagai korban yang berkenan kepada Tuhan, dan Tuhan akan menyemarakkan rumah keagungan-Nya.

Semua ini untuk menyambut kedatangan Raja di atas segala raja yang ke-dua kali.

Sungguh, Tuhanlah yang dinanti-nantikan pulau-pulau yang jauh; kapal-kapal kekayaan dan kemuliaan berlayar di depan untuk membawa putra-putra bangsa dari jauh, perak dan emasnya dibawa serta, untuk nama TUHAN, Allah kita, dan oleh karena Yang Mahakudus, Allah Israel, sebab Ia mengagungkan Indonesia.

Orang-orang asing akan membangun tembok negeriku, dan raja-raja mereka akan melayani Indonesia; sebab dalam murka-Nya Tuhan telah menghajar Indonesia, namun sekarang Tuhan telah berkenan untuk mengasihani kita.

Pintu-pintu gerbang Indonesia akan terbuka senantiasa, baik siang maupun malam tidak akan tertutup, supaya orang dapat membawa kekayaan bangsa-bangsa kepada negeriku, sedang raja-raja mereka ikut digiring sebagai tawanan.

Sungguh, bangsa dan kerajaan yang tidak mau mengabdi kepada Indonesia akan lenyap; bangsa-bangsa itu akan dirusakbinasakan.

Kemuliaan Libanon, yaitu pohon sanobar, pohon berangan dan pohon cemara, akan dibawa bersama-sama kepada Indonesia, untuk mempersemarak tempat bait kudus-Nya, sebab Tuhan hendak memuliakan tempat kaki-Nya berjejak.

Anak-anak orang-orang yang menindas Indonesia akan datang kepada kita dan tunduk, dan semua orang yang menista Indonesia akan sujud menyembah telapak kaki kita; mereka akan menyebutkan Indonesia "kota TUHAN", "Sion, milik Yang Mahakudus, Allah Israel."

Sebagai ganti keadaan negeriku dahulu, ketika Indonesia ditinggalkan, dibenci dan tidak disinggahi seorangpun, sekarang Tuhan akan membuat Indonesia menjadi kebanggaan abadi, menjadi kegirangan turun-temurun.

Indonesia akan mengisap susu bangsa-bangsa dan akan meminum susu kerajaan-kerajaan maka seluruh rakyatnya akan mengetahui, bahwa Dialah, TUHAN, Juruselamat kita, dan Penebus kita, Yang Mahakuasa, Allah Yakub.

Sebagai ganti tembaga Tuhan akan membawa emas, dan sebagai ganti besi Tuhan akan membawa perak, sebagai ganti kayu, tembaga, dan sebagai ganti batu, besi; Tuhan akan memberikan damai sejahtera dan keadilan yang akan melindungi dan mengatur hidupku.

Tidak akan ada lagi kabar tentang perbuatan kekerasan di Indonesia, tentang kebinasaan atau keruntuhan di Nusantara; seluruh rakyatnya akan menyebutkan temboknya "Selamat" dan pintu-pintu gerbangnya "Pujian".

Bagiku matahari tidak lagi menjadi penerang pada siang hari dan cahaya bulan tidak lagi memberi terang pada malam hari, tetapi TUHAN akan menjadi penerang abadi bagiku dan Allah kita akan menjadi keagungan seluruh rakyat Indonesia.

Bagiku akan ada matahari yang tidak pernah terbenam dan bulan yang tidak surut, sebab TUHAN akan menjadi penerang abadi bagiku, dan hari-hari perkabunganku akan berakhir.

Rakyat Indonesia semuanya orang-orang benar, kita memiliki negeri untuk selama-lamanya; Indonesia sebagai cangkokan yang Tuhan tanam sendiri untuk memperlihatkan keagungan-Nya.

Yang paling kecil akan menjadi kaum yang besar, dan yang paling lemah akan menjadi bangsa yang kuat; Yesus Kristus, TUHAN, akan melaksanakannya dengan segera pada waktunya.

About Windunatha

My photo
An ENTP Person. Saksi Terakhir Sebelum Segalanya Berakhir. One Of The Remnant In The Last Days.