Labels

Showing posts with label SHRK Agustus 2012. Show all posts
Showing posts with label SHRK Agustus 2012. Show all posts

Thursday, August 9, 2012

Jurnal SHRK Agustus 2012 - Hari Ke-3

"Ia telah memperkenalkan jalan-jalan-Nya kepada Musa, perbuatan-perbuatan-Nya kepada orang Israel." - Mazmur 103:7

Ada dua hal yang Tuhan sediakan, jalan-jalan-Nya dan perbuatan-perbuatan-Nya, manakah yang kita pilih? Musa menyediakan waktunya dan merelakan seumur hidupnya untuk mengenal Tuhan dan jalan-jalan-Nya. Sedangkan orang-orang Israel saat itu malahan menjaga jarak dan hanya mau melihat hasil perbuatan-Nya tanpa mau mengenal siapa Allahnya. Akibat ketegartengkukan bangsa Israel itu, sebuah generasi dibinasakan di padang gurun selama 40 tahun. "Empat puluh tahun Aku jemu kepada angkatan itu, maka kata-Ku: 'Mereka suatu bangsa yang sesat hati, dan mereka itu tidak mengenal jalan-Ku.'" - Mazmur 95:10

Hal tersebut dapat dianalogikan sebagai berikut, ada soto yang enak dan lezat dan ada resep untuk membuat soto tersebut. Yang Tuhan kehendaki adalah kita bergaul dengan-Nya supaya kita bisa belajar resep soto itu dan jadi berkat buat banyak orang. Namun sering kali anak-anak-Nya hanya menginginkan soto yang sudah siap santap hanya untuk dirinya sendiri dan hal itu lama kelamaan membuat Tuhan jemu dan muak!

"Kiranya kemurahan Tuhan, Allah kami, atas kami, dan teguhkanlah perbuatan tangan kami, ya, perbuatan tangan kami, teguhkanlah itu." - Mazmur 90:17

Masih ada sisa waktu yang cukup, kurang dari 5 bulan. Dan janji Tuhan ada Tudung Kemurahan-Nya yang menaungi kita untuk menyelesaikan tugas hingga akhir 2012 ini. Tudung Kemurahan inilah yang meneguhkan dan memberkati semua pekerjaan tangan kita. Jangan takut dan berkecil hati, sebab Raja kita ada Penerobos yang kuat, dengan demikian bekerjalah semakin hari semakin kuat. Akhir tahun ini Tuhan sudah mengundang kita untuk masuk ke pesta-Nya, From Glory To Glory, dari kemuliaan kepada kemuliaan lainnya. Buang semua kebekuan dan ketidakpercayaan, awali dengan iman dan kemuliaan untuk menghantar destiny kita kepada kemuliaan-kemuliaan berikutnya.

Wednesday, August 8, 2012

7 Level Kelimpahan

Berdasarkan pesan Tuhan dan mimpi yang diterima oleh hamba-Nya, Ev. Iin Tjipto dan penjelasan sekilas dari Pdt. Petrus Agung Purnomo, berikut ini adalah garis besar 7 Level Kelimpahan yang Tuhan wahyukan untuk pasukan-Nya mencapai level-level tersebut dan siap menghadapi peperangan di 2013.

Level Dasar: Semua pasukan-Nya memulai dari level ini dan kunci untuk naik ke level berikutnya adalah kerendahan hati dan takut akan Tuhan seperti yang telah dijelaskan di Jurnal SHRK Agustus 2012 - Hari Ke-2 Vol. 1 yang lalu.

Level Abraham: Ini adalah level ke-2, dan kunci untuk berhasil pada level ini adalah percaya sekalipun tidak ada dasar untuk percaya.

Level Ishak: Level ke-3, dan kunci keberhasilannya ada pada kemampuan untuk menabur sesuai dengan yang Tuhan mau dan kemampuan untuk mewarisi.

Level Yakub: adalah seorang entrepreneur sejati, ia bukan sekedar memiliki kecerdasan rohani, namun juga memiliki kejeniusan. Kita dapat menyimak cara dia menghasilkan uang tanpa modal (menghasilkan kambing domba lebih banyak hanya dengan meminjam kambing domba milik Laban). Kejeniusannya menjadikan ia seorang inventor yang brilian. Inilah level ke-4, yang konon nilai kekayaannya setara dengan uang ratusan milyar rupiah saat ini.

Level Yusuf: bukan sekedar entrepreneur, namun juga negarawan yang tulus dan melayani dengan hati. Kepekaannya akan dunia roh dan mimpi mengantarkan ia kepada tampuk kekuasaan nomor dua di seluruh Mesir bahkan dunia. Kejeniusannya sebagai inventor, manajemen pangan yang luar biasa inovatif yang mampu menyimpan bahan makanan untuk waktu bertahun-tahun bahkan dengan hanya menyisihkan 20% dari tuaian di 7 tahun Masa Kelimpahan mampu memberi makan seluruh dunia di 7 tahun Masa Kekeringan. Jika kemampuan inventor Yakub hanya untuk memenuhi kebutuhan keluarganya, maka kemampuan inventor Yusuf mampu memenuhi kebutuhan seluruh dunia

Level Daud: seorang raja sejati yang mampu mengerjakan apapun dari yang sederhana hingga yang paling rumit dan dikerjakan dengan sangat baik. Sejak masuk ke tanah Kanaan daerah kekuasaan bangsa Israel tidak seberapa luas, hingga ketika Daud menjadi raja maka seluruh Israel kuat dan kokoh memenuhi seluruh wilayah sesuai dengan yang dijanjikan Allah kepada Abraham. Kelimpahan Daud bukan sekedar kelimpahan harta jasmani melainkan juga kelimpahan harta jiwani dan rohani. Daud yang merebut Yerusalem, yang menginspirasi karya seni dan sastra hingga ke seluruh dunia hingga hari ini.

Level Salomo: raja yang memiliki hati yang besar untuk melayani rakyatnya, begitu mencintai hikmat lebih daripada segalanya dan menganggap kekayaan serta kehormatan adalah bonus tambahan semata. Pada masanya perak tidak ada harganya dan emas seperti batu banyaknya. Ini level puncak kelimpahan tertinggi.

Jurnal SHRK Agustus 2012 - Hari Ke-2 Vol. 2

"Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka. Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: 'Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi.'" - Kejadian 1:27-28


Pada masa penciptaan, apapun yang Allah firmankan hasilnya langsung terjadi secara instan, penciptaan terang, penciptaan cakrawala, penciptaan tumbuhan dan hewan. Namun ketika penciptaan tersebut berkaitan dengan manusia, hal itu tidak instan. Allah berfirman supaya manusia beranakcucu dan bertambah banyak, namun tidak pada saat itu juga Hawa langsung mengandung dan melahirkan. Ada faktor freewill dari manusia tersebut yang Tuhan hormati karena manusia yang diciptakan sesuai dengan gambar diri-Nya sendiri.


Namun firman-Nya saat itu bukan sekedar beranakcucu, bertambah banyak dan memenuhi bumi. Dia memerintahkan kita untuk menaklukkan bumi. Dan menaklukkan itu tidak pernah mudah. Seseorang yang memiliki anjing peliharaan tidak pantas menyebut bahwa dirinya telah menaklukkan anjing tersebut, malah mungkin orang tersebut yang ditaklukkan oleh anjing peliharaannya. Namun ketika Tuhan berfirman untuk pergi ke hutan dan tinggal di tengah-tengah serigala, itulah yang dimaksud dengan menaklukkan.

Apa yang rutin Anda lakukan hari-hari ini dalam pekerjaan itu bukan menaklukkan, itu masih di tanah datar yang sempit. Carilah Tuhan, minta Dia tunjukkan gunung hutan mana yang harus didaki dan ditaklukkan. Tidak ada alasan "tidak bisa" atau "tidak biasa" hanya karena belum pernah melakukannya. Kekayaan bangsa-bangsa akan beralih kepada kita, dan itu pasti banyak hal baru bagi kita semua. Jadi semuanya tergantung bagaimana kita meresponi sebelum Tuhan mencurahkan dan menggenapi semua janji--Nya.

Tuesday, August 7, 2012

Jurnal SHRK Agustus 2012 - Hari Ke-2 Vol. 1

"Ganjaran kerendahan hati dan takut akan TUHAN adalah kekayaan, kehormatan dan kehidupan." - Amsal 22:4

Ev. Iin Tjipto bermimpi tentang sebuah permainan unik di mana ada seorang anak yang berpetualang menuntaskan misi supaya mendapatkan sebuah kunci dan dengan kunci tersebut anak itu dapat membuka gudang harta yang besar dan banyak isinya. Setelah selesai dengan misi yang pertama, anak tersebut masuk ke "level 2" dan ia melakukan lagi misinya dengan tuntas dan memperoleh berbagai kombinasi angka-angka yang pada akhir misi tersebut kombinasi angka-angka itu akan membuka gudang harta yang lainnya.

Tuhan menjelaskan bahwa gaya kerja yang dikehendaki-Nya terhadap kita semua dalam beberapa bulan ke depan hingga akhir 2012 ini adalah seperti di dalam permanian itu. Lakukan tugas dan tanggung jawab dengan tepat sesuai dengan apa yang dikehendaki-Nya serta sesuai dengan cara-Nya (BUKAN dengan cara atau pemikiran kita sendiri) maka Tuhan akan menganugerahkan kunci-kunci rahasia untuk dapat memperoleh jatah kelimpahan yang telah disediakan.

"Maka sangatlah bertambah-tambah harta Yakub, dan ia mempunyai banyak kambing domba, budak perempuan dan laki-laki, unta dan keledai." - Kejadian 30:43

Tuhan menjelaskan mengenai mimpi itu bahwa seperti biasa ada 7 level kelimpahan yang tersedia bagi pasukan-Nya. Yakub yang bekerja sekian tahun kepada Laban, konon nilai rupiah sekarang dari harta kekayaan yang ia bawa pulang ke rumah ayahnya mencapai sekitar 100 milyar. Dan Tuhan jelaskan bahwa dengan nilai kekayaan tersebut, Yakub ada pada level 4 dari 7 level yang tersedia. Sedangkan level ke-7 dari sejarah Alkitab ialah Raja Salomo.

Kunci yang pertama untuk memperoleh isi gudang kelimpahan yang ada di level 1 adalah kerendahan hati. Kerendahan hati selalu tercermin dari kesadaran akan pengenalan dan kelemahan diri sendiri, atau biasa disebut sikap tahu diri. Banyak pasukan-Nya yang tidak memperoleh kelimpahan apapun karena tahu diri pun tidak ada. Dan kerendahan hati juga tercermin dari kerelaan untuk dididik sesuai dengan yang Tuhan mau. Daud dididik belasan tahun dalam kejaran Saul dan berbagai peristiwa berat lainnya. Begitu pula Yusuf yang juga mengalami didikan belasan tahun, dari rumah kepala istana hingga di penjara, dari difitnah hingga dilupakan orang yang ditolongnya. Kerelaan dididik juga terlihat dari kerelaan dan kemampuan bekerja sama dengan berbagai jenis orang.

Kunci yang kedua adalah takut akan Tuhan. Tuhan mengharapkan setiap pasukan-Nya memiliki kepekaan akan otoritas-Nya, akan kehendak-Nya, akan kairos-Nya, akan selera-Nya, akan gaya-Nya dan berbagai faktor lainnya yang sering kali kelihatan tidak lazim dan kelihatan tidak masuk akal, namun hanya akan berhasil ketika semuanya itu dijalani dengan iman. Ada perbedaan yang besar antara takut akan Tuhan dengan takut gagal. Karena selama ini kita terlalu berorientasi pada hasil dari sebuah misi, sedangkan orintasi Tuhan adalah hati kita terpaut kepada hati-Nya sepanjang waktu tanpa mempedulikan bagaimana hasilnya nanti.

Kerendahan Hati & Takut Akan Tuhan Adalah Permulaan Mencapai Puncak Penggenapan Segala Janji-Nya

Monday, August 6, 2012

Jurnal SHRK Agustus 2012 - Hari Ke-1

"Berkatalah bani Yusuf kepada Yosua, demikian: 'Mengapa engkau memberikan kepadaku hanya satu bagian undian dan satu bidang tanah saja menjadi milik pusaka, padahal aku ini bangsa yang banyak jumlahnya, karena TUHAN sampai sekarang memberkati aku?' Jawab Yosua kepada mereka: 'Kalau engkau bangsa yang banyak jumlahnya, pergilah ke hutan dan bukalah tanah bagimu di sana di negeri orang Feris dan orang Refaim, jika pegunungan Efraim terlalu sesak bagimu.' Kemudian berkatalah bani Yusuf: 'Pegunungan itu tidak cukup bagi kami, dan semua orang Kanaan yang diam di dataran itu mempunyai kereta besi, baik yang diam di Bet-Sean dengan segala anak kotanya maupun yang diam di lembah Yizreel.' Lalu berkatalah Yosua kepada keturunan Yusuf, kepada suku Efraim dan suku Manasye: 'Engkau ini bangsa yang banyak jumlahnya dan mempunyai kekuatan yang besar; tidak hanya satu bagian undian ditentukan bagimu, tetapi pegunungan itu akan ditentukan bagimu juga, dan karena tanah itu hutan, haruslah kamu membukanya; kamu akan memilikinya sampai kepada ujung-ujungnya, sebab kamu akan menghalau orang Kanaan itu, sekalipun mereka mempunyai kereta besi dan sekalipun mereka kuat.'" - Yosua 17:14-18


“Where attention goes, energy flows and results show.” - T. Harv Eker 

Sisa sekian bulan ke depan hingga akhir 2012 ini adalah kesempatan bagi kita semua pasukan-Nya untuk menjarah dan menaklukkan sebanyak-banyaknya. Namun situasi yang kita hadapi mirip dengan yang dialami keturunan Yusuf di zaman Yosua, bahwa tanah lapangnya sedikit untuk sebuah pasukan yang memiliki potensi yang sangat besar, sementara di sebelahnya masih ada hutan yang masih "perawan" yang dapat dibuka dan dikelola hingga ke ujung-ujungnya.

Tuhan mengharapkan supaya mata atensi kita tidak hanya tertuju kepada tanah lapang yang sempit, namun kepada hutan belantara yang luas. Bekerja sedemikian keras, keluar dari zona nyaman kita, menjangkau dan menduduki bidang-bidang yang selama ini tidak pernah atau bahkan dihindari oleh umat-Nya yang lain. Tidak hanya melakukan usaha yang hanya ditujukan kepada kalangan sendiri alias jago kandang, namun juga berkompetisi dengan anak-anak dunia yang lebih cerdik dan membuktikan bahwa pada kita memang ada Allah bahkan dalam dunia bisnis sekalipun.

Sekarang ramai penjualan benda-benda profetik, dari batik, kaos, cangkir, gantungan kunci, banner dan sebagainya, namun pertumbuhan supply jauh lebih tinggi daripada pertambahan demand, dan akhirnya yang terjadi adalah kanibalisme di antara sesama pasukan-Nya. Ini tidak baik dan menciderai sesama. Alihkan atensi perhatian kita ke "hutan" yang luas sana, dan melangkahlah sehingga energi ilahi yang dari Roh-Nya mengalir sampai semua jatah jarahan dapat diraih dengan maksimal.

Dan janganlah takut menghadapi "kereta besi" para kompetitor anak-anak dunia itu, karena bersama Tuhan ada jaminan kemenangan sekalipun mereka kuat namun destiny kita adalah Generasi Penakluk Dunia yang menari di atas gelombang.

Pada waktu itu engkau akan heran melihat dan berseri-seri, engkau akan tercengang dan akan berbesar hati, sebab kelimpahan dari seberang laut akan beralih kepadamu, dan kekayaan bangsa-bangsa akan datang kepadamu.

About Windunatha

My photo
An ENTP Person. Saksi Terakhir Sebelum Segalanya Berakhir. One Of The Remnant In The Last Days.