Labels

Showing posts with label Dua Saksi. Show all posts
Showing posts with label Dua Saksi. Show all posts

Monday, May 20, 2019

Peh Beth, 2022 Dan Bait Suci Ke-3

"Kemudian diberikanlah kepadaku sebatang buluh, seperti tongkat pengukur rupanya, dengan kata-kata yang berikut: 'Bangunlah dan ukurlah Bait Suci Allah dan mezbah dan mereka yang beribadah di dalamnya. Tetapi kecualikan pelataran Bait Suci yang di sebelah luar, janganlah engkau mengukurnya, karena ia telah diberikan kepada bangsa-bangsa lain dan mereka akan menginjak-injak Kota Suci empat puluh dua bulan lamanya.'" - Wahyu 11:1-2

Secara profetis dan secara kronologis, kehadiran Bait Suci Ke-3 berperan secara signifikan dalam penggenapan berbagai nubuatan yang tertulis dalam Kitab Wahyu, terutama ketika Masa Tribulasi Besar dan Masa Kesaksian Besar terjadi selama 1260 hari. Pertanyaannya, kapan Bait Suci Ke-3 mulai beroperasi? Karena tanpa kehadiran Bait Suci Ke-3 maka penggenapan-penggenapan selanjutnya akan terlihat "cacat".

Ada beberapa petunjuk alkitabiah yang bisa kita pelajari sehingga kita bisa paham bahwa besar kemungkinan Bait Suci Ke-3 (terlepas dari kapan mulai dibangunnya dan berapa lama yang dibutuhkan untuk membangunnya), mulai beroperasi secara penuh pada Tahun Ibrani Peh Beth 5782 atau selambat-lambatnya tahun 2022 Masehi. 

Makna Abjad Peh

Abjad Peh merupakan abjad ke-17 dalam alphabeth Ibrani, dan memiliki nilai gematria 80. Salah satu makna abjad Peh adalah mulut atau ucapan yang menjadi nyata. Berbeda dengan abjad sebelumnya, yakni Ayin yang berarti melihat, abjad Peh seperti merupakan perwujudan dari apa yang dilihat oleh abjad Ayin. Secara garis besar apa yang selama dekade Ayin 5770 - 5779 (dan sebelumnya) dilihat, didoakan, maupun dinubuatkan, maka pada dekade Peh 5780 - 5789 akan jadi kenyataan.

Dan somehow saya meyakini bahwa dekade Peh 5780 - 5789 merupakan dekade terakhir sebelum Tuhan Yesus datang kembali. 5780 - 5789 ini juga merupakan dekade Peh pertama sejak negara Israel berdiri kembali. Sebagaimana sejarah dunia ini diawali dengan apa yang diucapkan Allah, saya yakin demikian juga sejarah dunia ini "diakhiri", yakni dengan "dekade yang terucapkan". Atau juga bisa dikatakan kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali ada di dekade ini.


Hal yang paling menarik dari abjad Peh yang berbentuk mulut itu adalah rongga kosong yang ada di tengah abjad dan bentuk rongga tersebut merupakan abjad Ibrani lainnya yakni abjad Beth. Abjad Beth merupakan abjad ke-2 dalam alphabeth Ibrani, memiliki nilai gematria 2 dan memiliki makna rumah atau bait (temple). Itu sebabnya kata beth dan kata bait memiliki lafal yang mirip. Dan entah Anda sadari atau tidak, kondisi fisik negara Israel yang belum memiliki Bait Suci saat ini sama persis dengan abjad Peh tersebut.

Maka ketika waktu menunjukkan Tahun Ibrani Peh Beth 5782 (7 September 2021 - 25 September 2022) secara profetik itulah saatnya bagi negara Israel memiliki Bait Suci ke-3, demi merampungkan atau menggenapkan semua nubuatan yang masih tersisa hingga Anak Manusia datang kembali.

Pelajari dan miliki pemahaman yang benar mengenai kronologi Kitab Wahyu di dalam tulisan:

Kronologi Meterai Ke-5, Ke-6 Dan Ke-7 - Edisi Komprehensif


Makna Angka 22

Alkitab mencatat berbagai hal yang secara eksplisit maupun implisit menyatakan bahwa angka 22 sangat erat kaitannya dengan Ibrani, Israel, Tribulasi dan Akhir Zaman. Berikut ini adalah beberapa rinciannya:

1. Alphabeth Ibrani yang berjumlah 22 abjad.

2. Yakub yang juga disebut Israel mengalami penderitaan sebanyak dua kali 22 tahun. Sebagai Yakub, 22 tahun pertama adalah ketika ia lari dari rumah Ishak untuk menghindari Esau (20 tahun di rumah Laban dan 2 tahun di padang gurun), sampai ia kembali bertemu dan berdamai dengan Esau dan kembali bertemu dengan Ishak.

Sedangkan 22 tahun ke-2 adalah ketika ia sebagai Israel menderita kehilangan anak kesayangannya, Yusuf. 13 tahun Yusuf menjadi budak dan narapidana, lalu mulai menjadi Mangkubumi di Mesir menjelang masa 7 tahun kelimpahan, dan akhirnya kembali bertemu ayahnya, Yakub, pada tahun ke-2 dari 7 tahun kelaparan yang menimpa seluruh dunia.

Dalam silsilah Tuhan Yesus, Yakub adalah keturunan ke-22 dihitung dari Adam, Set, Enos dan seterusnya.

3. Masih berkaitan dengan poin sebelumnya, Alkitab mencatat istilah yang disebut Jacob's Trouble yakni masa kesusahan bagi Yakub (Israel).

"Hai, alangkah hebatnya hari itu, tidak ada taranya; itulah waktu kesusahan bagi Yakub, tetapi ia akan diselamatkan dari padanya. ... Maka engkau, janganlah takut, hai hamba-Ku Yakub, demikianlah firman TUHAN, janganlah gentar, hai Israel! Sebab sesungguhnya, Aku menyelamatkan engkau dari tempat jauh dan keturunanmu dari negeri pembuangan mereka. Yakub akan kembali dan hidup tenang dan aman, dengan tidak ada yang mengejutkan. Sebab Aku menyertai engkau, demikianlah firman TUHAN, untuk menyelamatkan engkau: segala bangsa yang ke antaranya engkau Kuserahkan akan Kuhabiskan, tetapi engkau ini tidak akan Kuhabiskan. Aku akan menghajar engkau menurut hukum, tetapi Aku sama sekali tidak memandang engkau tak bersalah." - Yeremia 30:7, 10-11

Dan ketika Tuhan Yesus menyampaikan tentang Akhir Zaman, hal itu disampai dengan nada yang serupa dengan yang disampaikan oleh nabi Yeremia,

"Kamu akan mendengar deru perang atau kabar-kabar tentang perang. Namun berawas-awaslah jangan kamu gelisah; sebab semuanya itu harus terjadi, tetapi itu belum kesudahannya. Sebab bangsa akan bangkit melawan bangsa, dan kerajaan melawan kerajaan. Akan ada kelaparan dan gempa bumi di berbagai tempat. Akan tetapi semuanya itu barulah permulaan penderitaan menjelang zaman baru." - Matius 24:6-8

Begitu juga ketika rasul Paulus menyampaikan perkara yang sama, hal itupun disampaikan dengan nada yang sama,

"Apabila mereka mengatakan: Semuanya damai dan aman--maka tiba-tiba mereka ditimpa oleh kebinasaan, seperti seorang perempuan yang hamil ditimpa oleh sakit bersalin--mereka pasti tidak akan luput." - 1 Tesalonika 5:3

Masa kesusahan bagi Yakub, penderitaan menjelang zaman baru, seperti perempuan yang mengalami sakit bersalin, semuanya merupakan Jacob's Trouble ketika Sang Antikristus berkuasa di dunia pada Masa Tribulasi Besar.

4. Kitab Wahyu yang terdiri dari 22 pasal mencatat ada 22 peristiwa atau aksi TUHAN (acts of The LORD) berkaitan dengan Akhir Zaman, yakni 7 Meterai, 7 Sangkakala, 7 Cawan Murka dan diakhiri dengan Pesta Pernikahan Anak Domba.

5. Nyanyian Daud terpanjang ada tercatat dalam Mazmur 119, terdiri dari 22 bait yang masing-masing terdiri dari 8 ayat sehingga menjadikan Mazmur 119 sebagai pasal terpanjang di Alkitab dengan 176 ayat. Uniknya lagi, jumlah pasal dari Kejadian 1 sampai Mazmur 119 sama dengan jumlah pasal dari Mazmur 119 ke Wahyu 22, sehingga menjadikan Mazmur 119 tepat di tengah Alkitab.

Dengan semua rincian tersebut di atas, paling tidak secara implisit kita boleh meyakini bahwa tahun 2022, Bait Suci ke-3 telah ditahbiskan dan resmi beroperasi secara penuh. Dan saya yakin tidak lama setelah itu Dua Saksi Allah, Musa dan Elia tampil untuk menjalankan tugas mereka untuk memberi Kesaksian Besar atas Nama Tuhan Yesus Kristus kepada Israel dan bangsa-bangsa dunia.

Misteri Keunikan Kitab Mazmur

Simak baik-baik perkataan Tuhan Yesus berikut ini,

"Inilah perkataan-Ku, yang telah Kukatakan kepadamu ketika Aku masih bersama-sama dengan kamu, yakni bahwa harus digenapi semua yang ada tertulis tentang Aku dalam kitab Taurat Musa dan kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur." - Lukas 24:44

Jadi mengenai penggenapan di penghujung Akhir Zaman, terutama mengenai kedatangan-Nya kembali, nubuatan-nubuatannya pun ada terkandung di dalam Kitab Mazmur. Namun untuk memahami nubuatan-nubuatan serta penggenapan-penggenapannya, baik yang sudah maupun yang akan tergenapi, tidaklah dapat dipahami jika salah seorang hamba-Nya yang telah almarhum tidak menyingkapkannya lebih dulu.

Dia adalah Jerry Rolan Church (17 November 1938 - 22 Maret 2011) atau lebih dikenal J.R. Church, seorang pengkotbah, pengajar dan penulis berbagai buku Kristen, terutama yang bertema Akhir Zaman. Berikut ini adalah pewahyuan yang disingkapkan J.R. Church mengenai misteri keunikan Kitab Mazmur:

1. Sebagai kitab terbesar di Alkitab, posisi Kitab Mazmur di Alkitab secara implisit menyatakan akan tahun berdirinya kembali negara Israel. Bagaimana bisa? Coba hitung dari Kitab Kejadian, maka posisi Kitab Mazmur ada di urutan ke-19, sedangkan jika kita menghitung mulai dari Kitab Mazmur hingga Kitab Wahyu, maka jumlahnya ada 48 kitab. Tahun 1948 adalah tahun berdirinya kembali negara Israel.

Dan saya yakin bukan kebetulan jumlah 1 + 9 + 4 + 8 = 22. Ini merupakan petunjuk makro.

2. Selain memuat petunjuk makro, misteri keunikan Kitab Mazmur juga memberi banyak petunjuk mikro, baik itu bagi Israel maupun bagi bangsa-bangsa lainnya. Secara berurutan, mulai dari abad ke-20, tiap-tiap pasal dalam Kitab Mazmur ada menyatakan minimal satu peristiwa yang signifikan untuk tahun-tahun Masehi tersebut.

Jadi Mazmur 1 untuk tahun 1901, Mazmur 2 untuk tahun 1902, Mazmur 10 untuk tahun 1910, Mazmur 100 untuk tahun 2000 dan seterusnya. Ada ayat-ayat tertentu, minimal satu ayat dari tiap pasal menyatakan minimal suatu peristiwa yang signifikan pada tahun tersebut. Berikut beberapa contohnya yang bisa menjadi highlight-nya:

Tahun 1938 merupakan awal dari Perang Dunia ke-2 dan merebaknya penjajahan Jepang atas Asia Timur dan Asia Tenggara. Berikut yang tertulis dari Mazmur 38,

"Orang-orang yang ingin mencabut nyawaku memasang jerat, orang-orang yang mengikhtiarkan celakaku, memikirkan kehancuran dan merancangkan tipu daya sepanjang hari. ... Orang-orang yang memusuhi aku besar jumlahnya, banyaklah orang-orang yang membenci aku tanpa sebab; mereka membalas yang jahat kepadaku ganti yang baik, mereka memusuhi aku, karena aku mengejar yang baik." 

Tahun 1943 merupakan puncak dari kekejaman Hitler dan Nazi atas insiden Holocaust yang menyebabkan jutaan orang Yahudi dibantai. Berikut yang tertulis dari Mazmur 43,

"Berilah keadilan kepadaku, ya Allah, dan perjuangkanlah perkaraku terhadap kaum yang tidak saleh! Luputkanlah aku dari orang penipu dan orang curang! Sebab Engkaulah Allah tempat pengungsianku. Mengapa Engkau membuang aku? Mengapa aku harus hidup berkabung di bawah impitan musuh? ... Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan mengapa engkau gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku!"

- Tahun 1946 merupakan akhir dari Perang Dunia ke-2. Berikut yang tertulis dari Mazmur 46,

"Pergilah, pandanglah pekerjaan TUHAN, yang mengadakan pemusnahan di bumi, yang menghentikan peperangan sampai ke ujung bumi, yang mematahkan busur panah, menumpulkan tombak, membakar kereta-kereta perang dengan api!"

- Tahun 1948 ketika negara Israel berdiri kembali. Berikut yang tertulis dari Mazmur 48,

"Biarlah gunung Sion bersukacita; biarlah anak-anak perempuan Yehuda bersorak-sorak oleh karena penghukuman-Mu! Kelilingilah Sion dan edarilah dia, hitunglah menaranya, perhatikanlah temboknya, jalanilah puri-purinya, supaya kamu dapat menceriterakannya kepada angkatan yang kemudian: Sesungguhnya inilah Allah, Allah kitalah Dia seterusnya dan untuk selamanya! Dialah yang memimpin kita!"

- Tahun 1967 ketika kota Yerusalem kembali kepada negara Israel yang didahului dengan insiden Perang 6 Hari. Berikut yang tertulis dari Mazmur 67,

"Kiranya bangsa-bangsa bersyukur kepada-Mu, ya Allah, kiranya bangsa-bangsa semuanya bersyukur kepada-Mu. Tanah telah memberi hasilnya; Allah, Allah kita, memberkati kita. Allah memberkati kita; kiranya segala ujung bumi takut akan Dia!"

- Tahun 1973 ketika Israel disergap pada Hari Pendamaian (Yom Kippur - 10 Tishrei 5734), namun Tuhan memberi kemenangan besar kepada Israel. Berikut yang tertulis di Mazmur 73,

"Dan mereka berkata: 'Bagaimana Allah tahu hal itu, adakah pengetahuan pada Yang Mahatinggi?' ... Tetapi aku tetap di dekat-Mu; Engkau memegang tangan kananku. Dengan nasihat-Mu Engkau menuntun aku, dan kemudian Engkau mengangkat aku ke dalam kemuliaan. Siapa gerangan ada padaku di sorga selain Engkau? Selain Engkau tidak ada yang kuingini di bumi. Sekalipun dagingku dan hatiku habis lenyap, gunung batuku dan bagianku tetaplah Allah selama-lamanya. Sebab sesungguhnya, siapa yang jauh dari pada-Mu akan binasa; Kaubinasakan semua orang, yang berzinah dengan meninggalkan Engkau. Tetapi aku, aku suka dekat pada Allah; aku menaruh tempat perlindunganku pada Tuhan ALLAH, supaya dapat menceritakan segala pekerjaan-Nya."

- Tahun 1978 Perjanjian Kemah Daud (Camp David Accord) disepakati antara Mesir dan Israel yang difasilitasi oleh Amerika Serikat. Berikut yang tertulis di Mazmur 78,

"Ia menolak kemah Yusuf, dan suku Efraim tidak dipilih-Nya, tetapi Ia memilih suku Yehuda, gunung Sion yang dikasihi-Nya; Ia membangun tempat kudus-Nya setinggi langit, laksana bumi yang didasarkan-Nya untuk selama-lamanya; dipilih-Nya Daud, hamba-Nya, diambil-Nya dia dari antara kandang-kandang kambing domba; dari tempat domba-domba yang menyusui didatangkan-Nya dia, untuk menggembalakan Yakub, umat-Nya, dan Israel, milik-Nya sendiri. Ia menggembalakan mereka dengan ketulusan hatinya, dan menuntun mereka dengan kecakapan tangannya."

- Tahun 1989 ketika Tembok Berlin runtuh. Berikut yang tertulis di Mazmur 89,

"Tetapi Engkau sendiri menolak dan membuang, menjadi gemas kepada orang yang Kauurapi, membatalkan perjanjian dengan hamba-Mu, menajiskan mahkotanya laksana debu, melanda segala temboknya, membuat kubu-kubunya menjadi reruntuhan."

- Tahun 2010 dimulainya revolusi Arab Spring, dan negara-negara di sekitar Israel mengalami banyak pergolakan hebat secara politik sedangkan Israel sendiri tetap dalam keadaan aman dan damai. Berikut yang tertulis di Mazmur 110,

"Duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai Kubuat musuh-musuhmu menjadi tumpuan kakimu. ... TUHAN ada di sebelah kananmu; Ia meremukkan raja-raja pada hari murka-Nya, Ia menghukum bangsa-bangsa, sehingga mayat-mayat bergelimpangan; Ia meremukkan orang-orang yang menjadi kepala di negeri luas." 

Lalu bagaimana dengan tahun 2022 dan kaitannya dengan Bait Suci ke-3? Berikut ini apa yang tertulis pada Mazmur 122,

"Mari kita pergi ke rumah TUHAN. Sekarang kaki kami berdiri di pintu gerbangmu, hai Yerusalem. Hai Yerusalem, yang telah didirikan sebagai kota yang bersambung rapat, ke mana suku-suku berziarah, yakni suku-suku TUHAN, untuk bersyukur kepada nama TUHAN sesuai dengan peraturan bagi Israel."

Bagi saya pribadi, ini petunjuk yang jelas akan hadirnya Bait Suci ke-3 di tahun 2022. Dan setelah itu Dua Saksi akan tampil melaksanakan tugas kesaksian mereka. Kapankah mereka tampil? Kita belum tahu, Alkitab tidak memberikan petunjuk yang eksplisit akan hal itu. Mungkin saja di tahun 2022 juga, karena mengenai Dua Saksi, mereka adalah dua pohon zaitun dan dua kaki dian. Lagi-lagi "dua dan dua".

Dan Aku akan memberi tugas kepada dua saksi-Ku, supaya mereka bernubuat sambil berkabung, seribu dua ratus enam puluh hari lamanya. Mereka adalah kedua pohon zaitun dan kedua kaki dian yang berdiri di hadapan Tuhan semesta alam.

Thursday, May 1, 2014

Waktu Pengangkatan & Identitas Dua Saksi - Vol. 4

* Tulisan pengajaran ini merupakan hasil studi dari berbagai sumber yang sifatnya cenderung lebih subyektif dikarenakan adanya berbagai versi pemahaman tentang Eskatologi / Akhir Zaman. Namun keberadaannya yang cenderung subyektif ini tidak mengurangi tujuan utama penulisan ini, yakni untuk memaksa Pasukan dan Gereja Tuhan untuk tetap terjaga, tetap beriman dan tidak menjadi kecewa di masa-masa yang kritis dan transisional dalam beberapa tahun ke depan.

Dua Saksi: Elia Ganda

"Dan Aku akan memberi tugas kepada dua saksi-Ku, supaya mereka bernubuat sambil berkabung, seribu dua ratus enam puluh hari lamanya. Mereka adalah kedua pohon zaitun dan kedua kaki dian yang berdiri di hadapan Tuhan semesta alam. Dan jikalau ada orang yang hendak menyakiti mereka, keluarlah api dari mulut mereka menghanguskan semua musuh mereka. Dan jikalau ada orang yang hendak menyakiti mereka, maka orang itu harus mati secara itu. Mereka mempunyai kuasa menutup langit, supaya jangan turun hujan selama mereka bernubuat; dan mereka mempunyai kuasa atas segala air untuk mengubahnya menjadi darah, dan untuk memukul bumi dengan segala jenis malapetaka, setiap kali mereka menghendakinya." - Wahyu 11:3-6


Tuhan menubuatkan adanya Dua Saksi yang akan bersaksi serta menyerukan pertobatan bagi bangsa pilihan maupun bagi mereka yang tertinggal namun masih mau mempertahankan iman mereka dengan mengorbankan segalanya termasuk nyawa mereka. Hujan awal (moreh) dan hujan akhir (malqosh) juga merupakan versi lain dari Dua Saksi yang dijanjikan itu, siapakah mereka?

"Jangan takut, hai Zakharia, sebab doamu telah dikabulkan dan Elisabet, isterimu, akan melahirkan seorang anak laki-laki bagimu dan haruslah engkau menamai dia Yohanes. Engkau akan bersukacita dan bergembira, bahkan banyak orang akan bersukacita atas kelahirannya itu. Sebab ia akan besar di hadapan Tuhan dan ia tidak akan minum anggur atau minuman keras dan ia akan penuh dengan Roh Kudus mulai dari rahim ibunya; ia akan membuat banyak orang Israel berbalik kepada Tuhan, Allah mereka, dan ia akan berjalan mendahului Tuhan dalam roh dan kuasa Elia untuk membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati orang-orang durhaka kepada pikiran orang-orang benar dan dengan demikian menyiapkan bagi Tuhan suatu umat yang layak bagi-Nya." - Lukas 1:13-17

"Sesungguhnya Aku akan mengutus nabi Elia kepadamu menjelang datangnya hari TUHAN yang besar dan dahsyat itu. Maka ia akan membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati anak-anak kepada bapa-bapanya supaya jangan Aku datang memukul bumi sehingga musnah." - Maleakhi 4:5-6

Tuhan menubuatkan bahwa nabi Elia akan datang menjelang hari Tuhan, inilah Saksi Pertama kita. Intinya adalah seorang yang diutus untuk membawa pertobatan secara masif. Lalu siapakah Saksi Kedua? Perhatikan bahwa Tuhan hanya mengutus satu jenis roh untuk mendatangkan pertobatan tersebut, yakni roh Elia. Di awal Perjanjian Baru, Yohanes Pembaptis adalah utusan yang memiliki roh Elia, namun pada akhir hidupnya, Yohanes Pembaptis menjadi kecewa dan mempertanyakan Tuhan. Namun ada Yohanes lain yang akan diutus sebagai Saksi Kedua, yakni Rasul Yohanes. Berikut ini beberapa poin yang meneguhkan pendapat tersebut:

1. Nama Yohanes memiliki arti Jehovah - Sang Pemberi yang murah hati. Bukankah pertobatan adalah ekspresi tertinggi kemurahan hati Tuhan? Jadi Yohanes Pembaptis merupakan Yohanes Alpha yang hadir di awal masa Mesianik, sedangkan Rasul Yohanes merupakan Yohanes Omega yang hadir di akhir masa Mesianik.

2. Ingatkah bahwa Yohanes merupakan satu di antara dua murid Yesus yang hendak menurunkan api dari langit (Lukas 9:54)? Persis yang dilakukan Elia ketika menghadapi ratusan nabi Baal. Dan keduanya akan melakukan lagi di akhir masa Mesianik seperti yang tertulis dalam Kitab Wahyu 11.

3. Rasul Yohanes merupakan satu-satunya dari keduabelas rasul pertama yang tidak mengalami mati secara martir, sama seperti nabi Elia yang terangkat ke Sorga. Padahal nasib semua nabi yang menyelesaikan tugasnya adalah mati sebagai martir, sehingga tepatlah bahwa kedua nabi dan rasul ini menggenapi tugas terakhir mereka di penghujung Akhir Zaman nanti.

4. Rasul Yohanes adalah penulis Kitab Wahyu, jadi siapa lagi yang bisa lebih baik mengungkapkan semua misteri di dalam Kitab Wahyu saat semua isinya sedang digenapi di penghujung Akhir Zaman ini? Tidak ada kitab lain di Alkitab yang akan mengalami perkara menakjubkan ini.

5. Nabi Elia mewakili Tanakh - תנ"ך (Perjanjian Lama) dan Rasul Yohanes mewakili Brit Chadasah - חדשה ברית (Perjanjian Baru) untuk menggenapi nubuatan hujan awal dan hujan akhir yang dinubuatkan dalam Kitab Yoel 2.

Setelah Dua Saksi selesai bertugas, mereka akan dibunuh dan mati, namun tiga setengah hari kemudian akan bangkit dan ikut terangkat dalam Rapture Besar bersama dengan orang-orang percaya, yakni mereka yang teguh mempertahankan iman mereka sekalipun harus membayar dengan nyawa (Wahyu 11:7-12).




* Untuk mengundang penulis bicara mengenai materi pengajaran ini lebih interaktif di persekutuan-persekutuan Anda, silakan kontak: windunatha@gmail.com 

Waktu Pengangkatan & Identitas Dua Saksi - Vol. 3

* Tulisan pengajaran ini merupakan hasil studi dari berbagai sumber yang sifatnya cenderung lebih subyektif dikarenakan adanya berbagai versi pemahaman tentang Eskatologi / Akhir Zaman. Namun keberadaannya yang cenderung subyektif ini tidak mengurangi tujuan utama penulisan ini, yakni untuk memaksa Pasukan dan Gereja Tuhan untuk tetap terjaga, tetap beriman dan tidak menjadi kecewa di masa-masa yang kritis dan transisional dalam beberapa tahun ke depan.

Skenario Yang Tersurat

Kita telah memahami alasan untuk mencermati akar Ibrani berkaitan dengan Akhir Zaman, dan salah satu kesimpulan yang telah kita ketahui bahwa hari dan saat yang paling misterius itu jatuh di tanggal 1 Tishrei, yang memang sampai saat ini sulit untuk diketahui kapan tepatnya 1 Tishrei tiba di setiap tahunnya. Setelah tanggal dan bulannya, sekarang kita hendak mencermati, pada tahun berapakah 1 Tishrei yang paling dinanti itu? Coba simak kutipan firman di bawah ini:



"Tetapi pada masa itu, sesudah siksaan itu, matahari akan menjadi gelap dan bulan tidak bercahaya dan bintang-bintang akan berjatuhan dari langit, dan kuasa-kuasa langit akan goncang. Pada waktu itu orang akan melihat Anak Manusia datang dalam awan-awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya. Dan pada waktu itupun Ia akan menyuruh keluar malaikat-malaikat-Nya dan akan mengumpulkan orang-orang pilihan-Nya dari keempat penjuru bumi, dari ujung bumi sampai ke ujung langit. ... Tetapi tentang hari atau saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa saja." - Markus 13:24-32

Jika kita cermati Markus 13 ini dengan seksama, sesungguhnya Tuhan ada menuturkan skenario dari bagian penghujung Akhir Zaman secara berurutan, terutama dimulai pada saat tanda langit berupa matahari menjadi gelap (gerhana matahari) dan bulan tak bercahaya atau berubah menjadi merah darah saat gerhana bulan pada tahun 2014 - 2015. Kemudian dilanjutkan dengan jatuhnya bintang-bintang (meteor shower) yang disebabkan oleh melintasnya Planet 7X di pertengahan 2016. Kemudian akan ditutup dengan Pengangkatan Gereja (Rapture) yang ditandai dengan keluarnya planet Jupiter dari "rahim" Virgo pada 23 September 2017 (Wahyu 12: Virgo, Jupiter & Planet 7X).

Apakah itu berarti bahwa Rapture akan terjadi di antara atau di sekitar tanggal 21 - 23 September 2017? Berdasarkan perhitungan otomatis, Rosh Hashanah 1 Tishrei 5778 jatuh pada tanggal 21 September 2017 saat matahari terbenam. Sedangkan mengenai tahun 2017, silakan simak beberapa fakta berikut ini:

1. Tahun 2017 merupakan 70 tahun resolusi PBB untuk berdirinya negara Israel yang berdaulat (29 November 1947).

2. Tahun 2017 merupakan 50 tahun reunifikasi Yerusalem ke Israel melalui Perang Enam Hari.

3. Tahun 2017 juga merupakan peringatan 50 tahun peristiwa Roswell yang amat misterius berkaitan dengan keberadaan makhluk Alien. Kita perlu menyadari bahwa keberadaan makhluk Alien memiliki kaitan kuat dengan Fallen Angels dan Nephilim. Informasi tentang makhluk Alien yang dihembuskan berpuluh-puluh tahun BUKAN merupakan fiksi belaka, melainkan mitos yang perlu diwaspadai.

4. Tahun 2017 juga merupakan peringatan 70 tahun penemuan Dead Sea Scrolls yang mengungkap naskah asli berbagai kitab di Alkitab.

5. Hampir seluruh umat Tuhan yang non-Katholik Roma merupakan "hasil" dari Reformasi Gereja yang diinisiasi oleh Martin Luther pada tahun 1517, yang melahirkan aliran Kristen Protestan 500 tahun yang lalu.

6. Rabbi Judah ben Samuel atau juga disebut Judah He-Hasid (Judah The Pious) yang hidup pada tahun 1140 - 1217, menjelang akhir hayatnya, beliau menubuatkan bahwa setelah 10 kali tahun Yobel (500 tahun) Ottoman Turki menaklukkan kota Yerusalem, itulah akhir dari masa Mesianik atau masa Gereja. Ottoman Turki mulai menaklukkan kota Yerusalem pada tahun 1517. Tahun yang sama ketika Reformasi Gereja dimulai.

Namun pada saat saya memikirkan semua petunjuk akan tahun 2017 tersebut, Roh-Nya tiba-tiba mengingatkan saya akan firman yang tertulis:

"Seorang mempunyai pohon ara yang tumbuh di kebun anggurnya, dan ia datang untuk mencari buah pada pohon itu, tetapi ia tidak menemukannya. Lalu ia berkata kepada pengurus kebun anggur itu: Sudah tiga tahun aku datang mencari buah pada pohon ara ini dan aku tidak menemukannya. Tebanglah pohon ini! Untuk apa ia hidup di tanah ini dengan percuma! Jawab orang itu: Tuan, biarkanlah dia tumbuh tahun ini lagi, aku akan mencangkul tanah sekelilingnya dan memberi pupuk kepadanya, mungkin tahun depan ia berbuah; jika tidak, tebanglah dia!" - Lukas 13:6-9

Dan inilah penafsiran yang timbul dalam hati saya, dikatakan bahwa Tuhan menantikan 3 tahun untuk pohon ara untuk berbuah. Pohon ara selalu berbicara tentang bangsa Israel, sedangkan mereka diharapkan untuk bertobat / berbuah, namun kita tahu bahwa sampai saat ini mayoritas bangsa Israel tidak pernah mengakui Mesias yang pernah hadir 2.000 tahun yang lalu. Dan kemungkinan besar penantian 3 tahun dihitung sejak wafatnya Ariel Sharon pada tanggal 11 Januari 2014 lalu. Jika sungguh Tuhan masih mau memberikan 1 tahun "ekstra" dari 2017, maka ada kemungkinan "batas akhir" Rapture adalah 1 Tishrei 5779 atau sekitar 10 September 2018.

Anda mungkin akan terkejut menyadari bahwa waktunya sudah sedemikian singkat, dan bertanya-tanya apakah mungkin Tuhan mau memberikan waktu lebih dari 2018. Namun sesungguhnya Tuhan yang sedang bertanya kepada kita, "Maukah kamu tetap setia berdiri bagi bangsamu dan mengikuti semua rencana yang sudah Kutetapkan bagi kalian?" Karena dalam roh saya, saya merasa kita memiliki jatah maksimal hingga 2020.



* Untuk mengundang penulis bicara mengenai materi pengajaran ini lebih interaktif di persekutuan-persekutuan Anda, silakan kontak: windunatha@gmail.com 

Waktu Pengangkatan & Identitas Dua Saksi - Vol. 2

* Tulisan pengajaran ini merupakan hasil studi dari berbagai sumber yang sifatnya cenderung lebih subyektif dikarenakan adanya berbagai versi pemahaman tentang Eskatologi / Akhir Zaman. Namun keberadaannya yang cenderung subyektif ini tidak mengurangi tujuan utama penulisan ini, yakni untuk memaksa Pasukan dan Gereja Tuhan untuk tetap terjaga, tetap beriman dan tidak menjadi kecewa di masa-masa yang kritis dan transisional dalam beberapa tahun ke depan.

7 Hari Raya Tuhan (7 God's Feasts)

Sadarkah Anda bahwa istilah "hari libur" yang dalam bahasa Inggris disebut holiday, sesungguhnya mengacu kepada hari-hari perayaan yang Tuhan tetapkan bagi bangsa Yahudi? Holiday terdiri dari kata "holy" yang berarti kudus dan kata "day" yang berarti hari. Bukankah pada perayaan-perayaan tersebut Tuhan menuntut bangsa Israel untuk menguduskan hari-hari tersebut? Coba simak Kitab Imamat pasal 23 yang memuat 7 perayaan utama yang Tuhan tetapkan bagi bangsa pilihan-Nya. Dengan kita menelaah ketujuh hari yang sakral tersebut, maka kita akan mengetahui rancangan Tuhan dalam time table-Nya.


Bangsa Israel memiliki banyak perayaan, namun Kitab Imamat pasal 23 menyebutkan ada tujuh hari raya utama, yakni:

1. Paskah (Passover / Pesach) - setiap tanggal 14 bulan Nisan (Imamat 23:5). Perayaan ini telah digenapi saat Tuhan Yesus disalibkan dan mati di kayu salib.

2. Roti Tak Beragi (Unleavened Bread) - setiap tanggal 15 bulan Nisan (Imamat 23:6). Perayaan ini telah digenapi saat Tuhan Yesus dikuburkan.

3. Buah Sulung (Firstfruits) - setiap tanggal 16 - 22 bulan Nisan (Imamat 23:9-14). Perayaan ini telah digenapi saat Tuhan Yesus bangkit dari kematian dan menghadap kepada Bapa.

4. Pentakosta (Pentacost / Shavuot) - setiap tanggal 6 bulan Sivan (Imamat 23:15-22) atau 50 hari setelah Paskah. Perayaan ini telah digenapi saat Roh Kudus dicurahkan secara masif kepada 120 orang pertama setelah 10 hari sejak Tuhan Yesus terangkat ke Sorga.

Empat perayaan pertama telah digenapi Tuhan Yesus sebagai Imam Tertinggi dan Roh Kudus-Nya. Sedangkan tiga perayaan terakhir akan digenapi Tuhan Yesus sebagai Raja atas segalanya.

5. Peniupan Sangkakala (Rosh Hashanah) - setiap tanggal 1 bulan Tishrei (Imamat 23:23-25). Akan digenapi pada saat Tuhan Yesus menjemput Gereja-Nya di awan-awan, disebut juga Pengangkatan Gereja atau Rapture.

6. Pendamaian (Atonement / Yom Kippur) - setiap tanggal 10 bulan Tishrei (Imamat 23:26-32). Akan digenapi ketika Tuhan Yesus datang kedua kali - Second Coming, menginjakkan kedua kaki-Nya di Bumi dengan cara yang sama (dan kemungkinan besar pada saat yang sama, yakni 10 hari sebelum Pentakosta - tanggal 25 bulan Iyyar) - Kisah Para Rasul 1:11.

7. Pondok Daun (Tabernacles / Sukkot) - setiap tanggal 15 bulan Tishrei (Imamat 23:33-44). Akan digenapi ketika Kerajaan Seribu Tahun (Wahyu 20:6) berlangsung.

Misteri Rosh Hashanah

Secara literal Rosh Hashanah berarti tahun baru atau pergantian tahun yang selalu terjadi pada tanggal 1 bulan Tishrei setiap tahunnya. Perlu Anda ketahui bahwa menurut sejarah bangsa Yahudi, penciptaan bumi dimulai pada tanggal yang sama, dan berbagai peristiwa besar lainnya, di antaranya:

- Penciptaan manusia pertama kali
- Jatuhnya Adam ke dalam dosa
- Saat Kain dan Habel mempersembahkan korban mereka masing-masing kepada Tuhan
- Kelahiran Abraham, Ishak, Yakub dan Samuel
- Wafatnya Abraham, Ishak, dan Yakub
- Yusuf keluar dari penjara dan diangkat menjadi penguasa atas seluruh tanah Mesir
- Konon kelahiran Tuhan Yesus di Betlehem

Dengan demikian maka kita dapat menyimpulkan bahwa agenda dan cara kerja Tuhan pada tingkatan tertentu memiliki pola, yakni terutama ketika untuk memulai sesuatu yang baru, Tuhan memilih hari yang baru dalam tahun yang baru, termasuk saat Pengangkatan Gereja (Rapture). Berikut ini beberapa dasar hukum dan pemikiran yang meneguhkan bahwa tanggal 1 bulan Tishrei merupakan saat Rapture:

a. "Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa sendiri." - Matius 24:36. Bagi para rabbi, kalimat tersebut merupakan idiom yang mengacu pada hari dan saat (menit dan detik) pergantian tahun. Almanak Ibrani memakai penghitungan gerak matahari dan bulan (Kejadian 1:14-19). Pada zaman dahulu bahkan hingga saat ini, tidak ada seorangpun yang dapat menilai dengan tepat dan akurat kapan pergantian tahun terjadi, kecuali para rabbi besar yang mampu menilai hingga kisaran menit tertentu. Penentuan tanggal 1 Tishrei yang sekarang ini digunakan BUKAN dengan melihat pergerakan bulan secara manual, melainkan dari penghitungan otomatis yang dimulai sejak tanggal 1 Nisan (sekitar bulan Maret atau April tiap tahunnya).

b. "Hai orang-orang Galilea, mengapakah kamu berdiri melihat ke langit? Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke sorga." - Kisah Para Rasul 1:11. Jika cara yang sama Tuhan Yesus datang kedua kali menjejakkan kaki-Nya di Bumi adalah termasuk tanggal yang sama, yakni 25 Iyyar (10 hari sebelum 6 Sivan - Pentakosta / Shavuot), maka 42 bulan sebelum tanggal tersebut adalah 1 Tishrei.

c. "Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit; sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan." - 1 Tesalonika 4:16-17. Tanggal 1 bulan Tishrei Rosh Hashanah disebut juga hari peniupan serunai atau sangkakala (Trumpets Day). Hal yang sama juga diungkap oleh Rasul Paulus, "Sesungguhnya aku menyatakan kepadamu suatu rahasia: kita tidak akan mati semuanya, tetapi kita semuanya akan diubah, dalam sekejap mata, pada waktu bunyi nafiri yang terakhir. Sebab nafiri akan berbunyi dan orang-orang mati akan dibangkitkan dalam keadaan yang tidak dapat binasa dan kita semua akan diubah." - 1 Korintus 15:51-52.

Alternatif Lain

Setelah kita mencermati beberapa poin pemikiran, apakah waktu Rapture hanya pada tanggal 1 Tishrei saja? Izinkan saya untuk mengajukan alternatif lainnya. Menurut Kitab Talmud bangsa Yahudi, ada dua tokoh besar yang tanggal kelahiran serta tanggal kepergiannya dari dunia terjadi di tanggal yang sama:

1. Ketika Henokh lahir dan ketika Henokh terangkat ke Sorga, hal itu terjadi pada tanggal 6 bulan Sivan (Pentakosta).

2. Begitu juga raja Daud lahir dan wafat di tanggal 6 bulan Sivan, Pentakosta.

3. Gereja "resmi" dilahirkan juga pada saat Roh Kudus dicurahkan di hari Pentakosta, apakah Gereja juga akan terangkat di hari yang sama?

Bersambung ...

Waktu Pengangkatan & Identitas Dua Saksi - Vol. 1

Waktu Pengangkatan & Identitas Dua Saksi - Vol. 3

* Untuk mengundang penulis bicara mengenai materi pengajaran ini lebih interaktif di persekutuan-persekutuan Anda, silakan kontak: windunatha@gmail.com 

Waktu Pengangkatan & Identitas Dua Saksi - Vol. 1

* Tulisan pengajaran ini merupakan hasil studi dari berbagai sumber yang sifatnya cenderung lebih subyektif dikarenakan adanya berbagai versi pemahaman tentang Eskatologi / Akhir Zaman. Namun keberadaannya yang cenderung subyektif ini tidak mengurangi tujuan utama penulisan ini, yakni untuk memaksa Pasukan dan Gereja Tuhan untuk tetap terjaga, tetap beriman dan tidak menjadi kecewa di masa-masa yang kritis dan transisional dalam beberapa tahun ke depan.

Penggenapan Hujan Awal & Hujan Akhir

"Hai bani Sion, bersorak-soraklah dan bersukacitalah karena TUHAN, Allahmu! Sebab telah diberikan-Nya kepadamu hujan pada awal musim dengan adilnya, dan diturunkan-Nya kepadamu hujan, hujan pada awal dan hujan pada akhir musim seperti dahulu." - Yoel 2:23


Kitab Yoel pasal 2 secara gamblang menyatakan perihal Akhir Zaman maupun berbagai rahasia yang tersirat di dalamnya. Salah satunya adalah mengenai adanya manifestasi tercurahnya hujan awal dan hujan akhir secara bersamaan yang akhirnya bermuara kepada tsunami lawatan Roh Tuhan sendiri, untuk menggenapi semua nubuatan-Nya. Dalam bahasa Ibrani, hujan awal (former rain) disebut moreh - מורה, yakni guru (laki-laki). Sedangkan guru perempuan disebut morah - yang ditulis dengan abjad yang sama dengan penyebutan yang berbeda. Dengan mengganti huruf 'mem' - מ dengan huruf 'tav' - ת pada kata 'morah', maka kita akan mendapati kata 'Torah' - תורה atau yang disebut Taurat dalam bahasa Indonesia.

Sedangkan hujan akhir (latter rain) disebut malqosh - מַלְקוֹשׁ, Talmud Yahudi menjelaskan bahwa kata 'malqosh' terdiri dari dua kata yang berbeda, yaitu kata 'mal' dan 'qosh'. 'Mal' berarti mencabut atau menyingkirkan atau menghapus dan 'qosh' berarti tegar tengkuk. Jadi 'malqosh' berarti penyingkiran atas ketegartengkukan atau sederhananya adalah pertobatan, yang menggambarkan hasil dari kasih karunia Tuhan.

Jadi pada penghujung Akhir Zaman, Tuhan akan mengungkapkan berbagai rahasia-Nya melalui Torah (yang mewakili Perjanjian Lama) maupun Malqosh (yang menggambarkan Perjanjian Baru). Karena rahasia-rahasia Akhir Zaman hanya dapat dipahami jika kita mau mencermati akar Ibrani (Hebrew Roots) yang banyak tersembunyi dalam Tanakh - תנ"ך (Torah, Kitab Para Nabi & Tulisan Hikmat) di masa Perjanjian Lama. Tanpa memahami dan mencermati akar Ibrani tersebut, kita akan mengalami kesulitan memahami maksud tersirat Tuhan, terutama yang terkandung dalam buku terakhir di Alkitab, yakni Kitab Wahyu oleh Rasul Yohanes.

Khusus mengenai hujan awal dan hujan akhir lebih rinci, Anda dapat mempelajarinya dari rekan saya di www.elishevadpw.com

Tanda-Tanda Penghujung Akhir Zaman

"Kemudian dari pada itu akan terjadi, bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia, maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat; orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi, teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan. Juga ke atas hamba-hambamu laki-laki dan perempuan akan Kucurahkan Roh-Ku pada hari-hari itu. Aku akan mengadakan mujizat-mujizat (mophet) di langit dan di bumi: darah dan api dan gumpalan-gumpalan asap. Matahari akan berubah menjadi gelap gulita dan bulan menjadi darah sebelum datangnya hari TUHAN yang hebat dan dahsyat itu. Dan barangsiapa yang berseru kepada nama TUHAN akan diselamatkan, sebab di gunung Sion dan di Yerusalem akan ada keselamatan, seperti yang telah difirmankan TUHAN; dan setiap orang yang dipanggil TUHAN akan termasuk orang-orang yang terlepas." - Yoel 2:28-32

Di penghujung Akhir Zaman atau pada masa puncak penggenapan ini, ada beberapa perkara yang perlu dicermati:

1. Bahwa Roh Tuhan dan manifestasi-Nya akan terjadi BUKAN HANYA kepada orang-orang Kristen maupun TIDAK HANYA mengambil tempat kejadian perkara di dalam bangunan gereja atau ibadah gereja secara lazimnya, melainkan terjadi kepada semua manusia dan di berbagai tempat di manapun Roh-Nya hendak menyatakan diri dan kemuliaan-Nya. Maka kita akan memahami bahwa perihal masuk ke dalam Kerajaan Sorga tidak ditentukan apakah orang tersebut Kristen atau non-Kristen, melainkan apakah ia hidup sebagai domba atau sebagai kambing, sesuai dengan yang tertulis dalam Matius 25.

2. Tuhan menubuatkan akan adanya mophet, yakni tanda-tanda ajaib yang amat signifikan baik di langit maupun di bumi, termasuk di antaranya adalah pertumpahan darah dan peperangan, kerusuhan besar nan masif serta berbagai bencana alam, karena gumpalan asap itu mengacu kepada peristiwa-peristiwa yang memang memberi dampak adanya asap yang menggumpal, entah karena letusan gunung berapi maupun ledakan bom atau senjata perang.

3. Mophet pada langit meliputi fenomena teranyar Tetrad Blood Moons dan dua gerhana matahari di 2015 yang bertepatan dengan dua kali tahun baru Ibrani (Rosh Chodesh - 1 Nisan 5775, dan Rosh Hashanah - 1 Tishrei 5776). Dan juga tanda besar dalam Kitab Wahyu pasal 12, yakni wanita, putranya dan naga merah. Tanda besar ini mengacu kepada rasi bintang Virgo, planet Jupiter dan sebuah benda langit yang unik disebut Planet 7X. Rincian mengenai ketiganya dapat dicermati dengan klik di sini.

4. Bahwa bukan hanya kaum Kristen (Gentiles), namun juga kaum Yahudi (Jews) percaya bahwa keselamatan HANYA terdapat dalam nama Tuhan. Dengan demikian jelaslah bahwa baik Torah maupun Kasih Karunia hanya merupakan jalan untuk memiliki hubungan kepada Bapa, sedangkan keselamatan hanya ada dalam nama-Nya. Dan hal ini juga menegaskan bahwa pandangan Kristen awam yang menilai bahwa bangsa Yahudi menilai keselamatan kekal dapat diperoleh dengan menjalankan Hukum Taurat adalah SALAH. Sebab sejak awal kaum Yahudi menyadari bahwa keselamatan hanya terdapat dalam nama Tuhan. Ini terjadi karena adanya gap yang besar yang telah lama tercipta di antara kaum Yahudi dengan kaum Kristen (Gentiles / Goyim).

Bersambung ...

Waktu Pengangkatan & Identitas Dua Saksi - Vol. 2

Waktu Pengangkatan & Identitas Dua Saksi - Vol. 3

Waktu Pengangkatan & Identitas Dua Saksi - Vol. 4

* Untuk mengundang penulis bicara mengenai materi pengajaran ini lebih interaktif di persekutuan-persekutuan Anda, silakan kontak: windunatha@gmail.com 

About Windunatha

My photo
An ENTP Person. Saksi Terakhir Sebelum Segalanya Berakhir. One Of The Remnant In The Last Days.