Labels

Saturday, October 13, 2018

Biblical Flat Earth

Sebenarnya tidak sulit untuk meyakini bahwa Bumi ini tidak bulat atau tidak globe, baik itu dengan petunjuk di Alkitab maupun dengan logika sederhana.

Pertama kita harus ketahui bahwa kontra materinya bukan hanya Flat versus Globe, tapi juga Geosentris versus Heliosentris. Jadi sementara dalam konsep Globe Earth dinyatakan bahwa alam semesta ini adalah Heliosentris, sedangkan dalam konsep Flat Earth, alam semesta ini adalah Geosentris, dan Geosentris ini yang menurut saya alkitabiah dan ada beberapa petunjuknya di Alkitab.

1. Dari Kitab Kejadian, "Jadilah benda-benda penerang pada cakrawala untuk memisahkan siang dari malam. Biarlah benda-benda penerang itu menjadi tanda yang menunjukkan masa-masa yang tetap dan hari-hari dan tahun-tahun, dan sebagai penerang pada cakrawala biarlah benda-benda itu menerangi bumi." - Kejadian 1:14-15

Di sini secara gamblang dikatakan bahwa matahari, bulan, bintang-bintang dan planet-planet itu adalah penunjuk waktu. Semua benda langit itu ibarat jarum panjang, jarum pendek dan jarum detik pada sebuah jam dinding atau jam tangan. Mereka berputar atau bergerak untuk menunjukkan atau memperlihatkan waktu, yakni masa-masa, hari-hari dan tahun-tahun. Ini adalah Geosentris yang alkitabiah.

Sedangkan dalam konsep Heliosentris, matahari statis pada satu tempat sedangkan Bumi dianggap bergerak mengelilingi matahari, ini justru tidak alkitabiah. Mengapa? Buat apa matahari diciptakan jika statis dan tidak bergerak, sedangkan fungsinya adalah penunjuk waktu, BUKAN SEKEDAR sebagai penerang saja. Dan kalau Bumi yang bergerak mengelilingi matahari, berarti Bumi sebagai salah satu penunjuk waktu, dan ini tidak alkitabiah. Bumi tidak diciptakan sebagai penunjuk waktu.

2. Dari Kitab Yosua, "Lalu Yosua berbicara kepada TUHAN pada hari TUHAN menyerahkan orang Amori itu kepada orang Israel; ia berkata di hadapan orang Israel: 'Matahari, berhentilah di atas Gibeon dan engkau, bulan, di atas lembah Ayalon!' Maka berhentilah matahari dan bulanpun tidak bergerak, sampai bangsa itu membalaskan dendamnya kepada musuhnya. Bukankah hal itu telah tertulis dalam Kitab Orang Jujur? Matahari tidak bergerak di tengah langit dan lambat-lambat terbenam kira-kira sehari penuh." - Yosua 10:12-13

Jelas di situ dikatakan bahwa matahari tidak bergerak, KARENA doa Yosua, bukan karena ke-Heliosentris-an. Mengapa Yosua berdoa demikian? Karena memang sejatinya alam semesta ini adalah Geosentris, matahari dan bulanlah yang bergerak menjadi petunjuk waktu bagi Bumi.

Lagi pula pada kekekalan nanti, yang dijadikan baru adalah Langit dan Bumi, sedangkan fungsi matahari dan bulan ditiadakan karena Tuhan sendiri yang menjadi Sang Petunjuk Waktu Agung,

"Bagimu matahari tidak lagi menjadi penerang pada siang hari dan cahaya bulan tidak lagi memberi terang pada malam hari, tetapi TUHAN akan menjadi penerang abadi bagimu dan Allahmu akan menjadi keagunganmu. Bagimu akan ada matahari yang tidak pernah terbenam dan bulan yang tidak surut, sebab TUHAN akan menjadi penerang abadi bagimu, dan hari-hari perkabunganmu akan berakhir." - Yesaya 60:19-20

3. Ini logika sederhana yang bisa membuktikan bahwa Heliosentris adalah hoax, apa itu? Begini ... Jika benar bahwa alam semesta ini adalah Heliosentris, mengapa kita tetap bisa melihat planet Merkurius dan planet Venus pada malam hari? Sebab dalam Heliosentris, ketika belahan Bumi tidak menghadap matahari (saat malam hari), maka seharusnya juga tidak menghadap planet Merkurius dan planet Venus. Tapi kenyataannya di malam hari kita bisa melihat kedua planet tersebut dengan cukup jelas.

Fakta ini sangat membuktikan bahwa alam semesta ini bukan Heliosentris. Dan ketika alam semesta ini bukan Heliosentris, maka bentuk Bumi pun juga bukan globe.

Wednesday, September 26, 2018

Kuasa Untuk Mempercepat Kedatangan Tuhan Yang Kedua

"Tetapi hari Tuhan akan tiba seperti pencuri. Pada hari itu langit akan lenyap dengan gemuruh yang dahsyat dan unsur-unsur dunia akan hangus dalam nyala api, dan bumi dan segala yang ada di atasnya akan hilang lenyap. 

"Jadi, jika segala sesuatu ini akan hancur secara demikian, betapa suci dan salehnya kamu harus hidup yaitu kamu yang menantikan dan mempercepat kedatangan hari Allah. Pada hari itu langit akan binasa dalam api dan unsur-unsur dunia akan hancur karena nyalanya." - 2 Petrus 3:10-12

Sesungguhnya kita sebagai Gereja bukan saja pasif menantikan kedatangan Tuhan yang kedua kalinya, melainkan juga memiliki kuasa untuk mempercepat agar hal itu sungguh terjadi. Sayangnya tidak banyak yang mengetahui tentang hal ini. 

Hal menarik lainnya adalah bahwa orang yang mendapatkan pewahyuan tentang hal ini adalah Rasul Petrus, yang kepadanya Tuhan berikan kunci Kerajaan Sorga sehingga bisa mengikat dan melepas apa saja baik di Bumi maupun di Sorga. 

Pewahyuan yang diterima Rasul Petrus tersebut diteguhkan oleh Rasul Yohanes ketika melihat Perang Bintang yang tertulis dalam Wahyu 12,

"Maka timbullah peperangan di sorga. Mikhael dan malaikat-malaikatnya berperang melawan naga itu, dan naga itu dibantu oleh malaikat-malaikatnya, tetapi mereka tidak dapat bertahan; mereka tidak mendapat tempat lagi di sorga. Dan naga besar itu, si ular tua, yang disebut Iblis atau Satan, yang menyesatkan seluruh dunia, dilemparkan ke bawah; ia dilemparkan ke bumi, bersama-sama dengan malaikat-malaikatnya. Dan aku mendengar suara yang nyaring di sorga berkata: 

"'Sekarang telah tiba keselamatan dan kuasa dan pemerintahan Allah kita, dan kekuasaan Dia yang diurapi-Nya, karena telah dilemparkan ke bawah pendakwa saudara-saudara kita, yang mendakwa mereka siang dan malam di hadapan Allah kita. Dan mereka mengalahkan dia oleh darah Anak Domba, dan oleh perkataan kesaksian mereka. Karena mereka tidak mengasihi nyawa mereka sampai ke dalam maut.

"'Karena itu bersukacitalah, hai sorga dan hai kamu sekalian yang diam di dalamnya, celakalah kamu, hai bumi dan laut! karena Iblis telah turun kepadamu, dalam geramnya yang dahsyat, karena ia tahu, bahwa waktunya sudah singkat.'" - Wahyu 12:7-12

Dari sisi Petrus, diwahyukan bahwa langit (dalam hal ini adalah langit ke-2 tempat Iblis dan kerajaannya berada) akan lenyap dalam gemuruh yang dahsyat, dan di saat yang sama, Bumi dan segala yang di atasnya akan lenyap. Sedangkan dari sisi Yohanes, ia melihat Sorga bersukacita ketika Naga Merah dan kerajaannya dijatuhkan, namun Bumi ada dalam malapetaka yang dahsyat. 

Namun kejadian yang disaksikan Yohanes, tidak semata-mata karena Mikhael dan pasukan malaikatnya saja. Justru Mikhael bisa melakukan itu karena dua hal, yakni kuasa Darah Anak Domba dan kuasa darah para martir. Dan kedatangan Hari TUHAN beserta penghakiman-Nya diawali dengan jatuhnya Naga Merah dan kerajaannya.

Jadi yang memiliki kuasa untuk mempercepat kedatangan Tuhan kembali adalah jumlah atau kuota tertentu dari orang-orang pilihan yang telah ditentukan untuk tidak menyayangkan nyawa mereka, sama seperti Kristus taat kepada kehendak Bapa hingga mati di kayu salib.

Percepatan Itu Adalah Masa Tribulasi Besar

Sekarang mari renungkan perkataan Yesus berikut ini,

"Sebab pada masa itu akan terjadi siksaan yang dahsyat (great tribulation) seperti yang belum pernah terjadi sejak awal dunia sampai sekarang dan yang tidak akan terjadi lagi. Dan sekiranya waktunya tidak dipersingkat, maka dari segala yang hidup tidak akan ada yang selamat; akan tetapi oleh karena orang-orang pilihan waktu itu akan dipersingkat." - Matius 24:21-22

Masa Tribulasi Besar adalah sebuah masa yang cepat dan singkat, hanya 1260 hari saja. Namun pada jangka 3,5 tahun itu akan dihasilkan para martir jauh lebih banyak dan / atau lebih cepat daripada Zaman Gereja selama 2.000 tahun ini. Dan sesungguhnya percepatan itu adalah Masa Aniaya Dahsyat tersebut.

Masa Tribulasi Besar yang mengerikan bagi mereka yang tidak bersiap, sesungguhnya akan menjadi ajang pesta iman terbesar dan terakbar yang pernah ada dalam sejarah dunia maupun sejarah Gereja. Mengapa? Karena Iblis akan mengalami kekalahan besar untuk kedua kalinya sejak Yesus Kristus melucuti kuasanya. 

"Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia." - Yohanes 16:33

"Sebab inilah kasih kepada Allah, yaitu, bahwa kita menuruti perintah-perintah-Nya. Perintah-perintah-Nya itu tidak berat, sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita. Siapakah yang mengalahkan dunia, selain dari pada dia yang percaya, bahwa Yesus adalah Anak Allah?" - 1 Yohanes 5:3-5

Setelah Masa Tribulasi Besar genap, dan penghakiman Allah tuntas, maka kuasa Naga Merah beserta pemerintah-pemerintah, penguasa-penguasa, penghulu-penghulu dunia yang gelap ini dan roh-roh jahat di udara akan segera digantikan oleh para martir yang menolak menyembah Antikristus dan tanda nama binatangnya, sehingga para martir ikut memerintah bersama-sama dengan Kristus mulai dari Kerajaan Millenium hingga kekekalan nanti (Wahyu 20:4-6).

Tanpa adanya Masa Aniaya Dahsyat ini, tidak akan terjadi pergantian zaman yang telah dinubuatkan, dan tidak akan ada peralihan kekuasaan dari Iblis kepada Gereja secara total. Di masa itu, sekalipun nyawa kita maupun nyawa keluarga kita yang menjadi bayarannya, namun kita bisa menyeringai dan tersenyum puas penuh kemenangan terhadap Sang Pecundang, Antikristus, sambil berkata, 

"Hai binatang! Waktumu sudah singkat, nasibmu telah ditentukan, dan hari-harimu hanya tersisa kurang dari 1.260. Nyawaku telah tak sabar menggantikan kedudukanmu untuk aku berkuasa bagi Kristus Yesus Rajaku!"

Bukankah Tuhan Yesus telah menubuatkannya, "Dan karena Aku, kamu akan digiring ke muka penguasa-penguasa dan raja-raja sebagai suatu kesaksian bagi mereka dan bagi orang-orang yang tidak mengenal Allah." - Matius 10:18

Masa yang akbar itu sedang datang, dan akan segera tiba. Yes, winter has come!

Valar Morghulis! Valar Dohaeris!

Barangsiapa ditentukan untuk ditawan, ia akan ditawan; barangsiapa ditentukan untuk dibunuh dengan pedang, ia harus dibunuh dengan pedang. Yang penting di sini ialah ketabahan dan iman orang-orang kudus.

Apabila mereka menganiaya kamu dalam kota yang satu, larilah ke kota yang lain; karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sebelum kamu selesai mengunjungi kota-kota Israel, Anak Manusia sudah datang.

About Windunatha

My photo
An ENTP Person. Saksi Terakhir Sebelum Segalanya Berakhir. One Of The Remnant In The Last Days.