Wajah Tuhan Adalah Berkat Dan Kelimpahan. Carilah wajah-Nya.
Jika kita berbicara mengenai berkat, apalagi kelimpahan, biasanya yang terbersit pertama kali adalah uang, kekayaan materi, mukjizat dan pertobatan jiwa-jiwa. Kita bahkan sering menilai bahwa jika seseorang kurang kaya atau bahkan miskin, hampir pasti kita anggap tidak diberkati (lebih ekstrim lagi jika disebut kena kutuk), sementara jika kita melihat orang lain kaya bahkan sangat berlimpah harta, hampir pasti pula kita anggap orang tersebut sangat diberkati (oleh Tuhan).
Namun sebenarnya berkat sejati yang Tuhan maksud bukanlah segala sesuatu yang materialistis itu. Wajah Tuhanlah yang memberkati kita. Jika kita masih dipandang oleh-Nya, itulah berkat, dan ketika kita didapati setia saat dilihat-Nya, percayalah kelimpahan adalah yang berikutnya (when we are faithful, prosperity is the very next deal).
Berikut ini beberapa ayat yang membuktikan kebenaran tersebut:
Dan jika kita tahu sekarang bahwa wajah Tuhanlah yang memberikan berkat dan kelimpahan, sudah sepatutnya kita mencari wajah-Nya, mengharap wajah-Nya tidak berpaling daripada kita. Tidak melakukan hal-hal yang membuat wajah-Nya berpaling daripada kita. Seperti pepatah Cina kuno yang mengatakan: "Beri aku muka." Yang sering kali dianggap sebagai pemberian hormat bagi orang lain. Sama seperti Tuhan mau memberikan wajah-Nya bagi kita karena menghormati kesetiaan dan iman kita.
(bersambung)
Jika kita berbicara mengenai berkat, apalagi kelimpahan, biasanya yang terbersit pertama kali adalah uang, kekayaan materi, mukjizat dan pertobatan jiwa-jiwa. Kita bahkan sering menilai bahwa jika seseorang kurang kaya atau bahkan miskin, hampir pasti kita anggap tidak diberkati (lebih ekstrim lagi jika disebut kena kutuk), sementara jika kita melihat orang lain kaya bahkan sangat berlimpah harta, hampir pasti pula kita anggap orang tersebut sangat diberkati (oleh Tuhan).
Namun sebenarnya berkat sejati yang Tuhan maksud bukanlah segala sesuatu yang materialistis itu. Wajah Tuhanlah yang memberkati kita. Jika kita masih dipandang oleh-Nya, itulah berkat, dan ketika kita didapati setia saat dilihat-Nya, percayalah kelimpahan adalah yang berikutnya (when we are faithful, prosperity is the very next deal).
Berikut ini beberapa ayat yang membuktikan kebenaran tersebut:
- TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera - Bilangan 6:26
- Wajah raja yang bercahaya memberi hidup dan kebaikannya seperti awan hujan musim semi - Amsal 16:25
Dan jika kita tahu sekarang bahwa wajah Tuhanlah yang memberikan berkat dan kelimpahan, sudah sepatutnya kita mencari wajah-Nya, mengharap wajah-Nya tidak berpaling daripada kita. Tidak melakukan hal-hal yang membuat wajah-Nya berpaling daripada kita. Seperti pepatah Cina kuno yang mengatakan: "Beri aku muka." Yang sering kali dianggap sebagai pemberian hormat bagi orang lain. Sama seperti Tuhan mau memberikan wajah-Nya bagi kita karena menghormati kesetiaan dan iman kita.
- Carilah TUHAN dan kekuatan-Nya, carilah wajah-Nya selalu! - 1 Tawarikh 16:11; Mazmur 105:4
- Ia berdoa kepada Allah, dan Allah berkenan menerimanya; ia akan memandang wajah-Nya dengan bersorak-sorai, dan Allah mengembalikan kebenaran kepada manusia. - Ayub 33:26
- Ia berfirman: Aku hendak menyembunyikan wajah-Ku terhadap mereka, dan melihat bagaimana kesudahan mereka, sebab mereka itu suatu angkatan yang bengkok, anak-anak yang tidak mempunyai kesetiaan. - Ulangan 32:20
- Aku akan pergi pulang ke tempat-Ku, sampai mereka mengaku bersalah dan mencari wajah-Ku. Dalam kesesakannya mereka akan merindukan Aku. - Hosea 5:15
- dan umat-Ku, yang atasnya nama-Ku disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-Ku, lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar dari sorga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka. - 2 Tawarikh 7:14
(bersambung)
No comments:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.