Tuesday, November 1, 2011

2015 - Masa Final

Saudara-saudari terkasih dalam Kristus, waktu Pengangkatan Gereja (Rapture) merupakan hal yang paling misterius dan amat menarik untuk dibahas dan diselidiki. Padahal Tuhan telah berfirman bahwa hal itu hanyalah milik Allah Bapa saja. Namun kita tak dapat menutup mata bahwa kesudahan akan semuanya ini akan tiba dalam waktu yang sangat singkat. Memang kita tidak mengetahui kapan buah itu jatuh dari pohonnya, namun musim menuai tampak jelas di depan mata.

Entah bagaimana saya dapat menjelaskannya dengan baik dan benar bahwa jangka 2012 hingga 2015 adalah tahun-tahun penentuan bagi Gereja Tuhan dan dunia. Dan saya menganggap tahun 2015 merupakan puncak acara yang ditutup dengan Pengangkatan Gereja sebelum dilanjutkan dengan babak baru yaitu Masa Pemerintahan Antikristus dan Kerajaan Seribu Tahun. Berikut ini adalah beberapa (teori) pemikiran yang menjadi pertimbangan bahwa tahun 2015 merupakan tahun final. Disebut final karena dianggap sebagai tahun dimana kejadian pengangkatan Gereja Tuhan secara korporat akan terjadi. Tulisan ini masih amat kasar dan penuh dengan spekulasi, namun saya yakin bahwa beberapa (teori) pemikiran ini masih bisa menjadi pertimbangan bagi kita semua.

Indonesia Yang Hingga 70 Tahun Saja

Namanya Djuyoto Suntani, sekitar 4 tahun lalu membuat geger dengan prediksinya, dan tahun 2008 prediksi tersebut dikenal secara luas melalui buku karangannya yang berjudul "Tahun 2015 Indonesia Pecah" dan isinya cukup menarik. Dijabarkan bahwa bubarnya Indonesia pada usia 70 tahun merupakan siklus yang ke-3 kalinya. Indonesia yang sekarang awalnya adalah Kepulauan Nusantara yang awalnya terdiri dari kerajaan-kerajaan kecil hingga pada abad ke-6 dan ke-7 Masehi dipersatukan dalam sebuah pemerintahan yang kuat bernama Kerajaan Sriwijaya. Namun tak lama setelah mencapai zaman keemasannya - sekitar 70 tahun berdiri - Kerajaan Sriwijaya mengalami perpecahan hebat. Dan Kepulauan Nusantara kembali menjadi kerajaan-kerajaan kecil.

Tujuh abad kemudian, sekitar abad 13 muncul sebuah kerajaan yang lebih hebat dan sangat legendaris, yang mampu mempersatukan, bukan saja Kepulauan Nusantara, namun berpengaruh hingga ke China dan Mongolia, itulah Kerajaan Majapahit. Usianya pun tak jauh beda dengan Kerajaan Sriwijaya, sekitar 70 tahun juga. Dan setelah itu kekuasaannya terpecah menjadi berbagai kerajaan. Hingga akhirnya tujuh abad berikutnya, di abad ke-20, tepatnya tanggal 17 Agustus 1945, Kepulauan Nusantara secara hukum dipersatukan kembali dalam satu pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 70 tahun setelah tahun 1945 jatuh di tahun 2015. Dan Indonesia disebut karena Indonesia adalah Ujung Bumi (tepatnya Papua) yang dimaksud Tuhan dan ditetapkan menjadi awal dari Penuaian Besar & Gelombang Akhir sampai kembali ke Yerusalem.

7 Tahun Kelimpahan Yang Berakhir Di 2015

Tepatnya tanggal 27-28 September 2008, pasar saham Dow Jones anjlok sebanyak 777,68 poin. Hari itu juga bertepatan dengan perayaan Rosh Hashanah 5769 (Tahun Baru Yahudi). Dunia mengalami krisis ekonomi untuk keenam kalinya, setelah yang pertama terjadi di tahun 1928 dan krisis Asia 1997-1998 dihitung sebagai yang ke-5. Sebagai informasi tambahan, semua krisis tersebut dimulai di hari Senin.

Melihat fenomena tersebut, seorang nabi-Nya diberi pengertian oleh Tuhan bahwa sejak saat itu, seluruh kekuatan ekonomi dan kuasa dunia digeser oleh-Nya dari tangan orang-orang dunia kepada otoritas gereja yang berkenan terhadap kedaulatan-Nya. Selanjutnya, gereja-gereja tersebut akan berperan sebagai Yusuf-Yusuf di Akhir Zaman selama 7 tahun masa kelimpahan, yang akan berakhir sekitar akhir September 2015. Sejak peristiwa Reformasi Gereja 1517 oleh Martin Luther, ekonomi dunia diserahkan kepada dunia sekuler selama 490 tahun (70 kali 7 masa) hingga tahun 2007. Saat itu pun merupakan puncak dari kejayaan "semu" ekonomi dunia, khususnya Amerika Serikat.

Pada 7 tahun kelimpahan tersebut dibagi dua tahap yaitu 3 tahun persiapan yang berarti akan berakhir di tahun 2011 ini dan 4 tahun penuaian hingga tahun 2015. Setelah semuanya itu, dunia akan memasuki Masa Kesengsaraan Besar yang dikenal juga dengan sebutan The Great Tribulations. Dan pada saat itulah kemungkinan pengangkatan gereja terjadi serta pemerintahan Antikristus ditegakkan.

Penglihatan Choo Thomas Akan Rapture

Di buku Surga Itu Nyata (Heaven Is So Real) disebutkan bahwa pada tahun 1996 Choo Thomas mendapatkan penglihatan akan Rapture dimana beliau melihat kedua cucunya yang saat itu masing berusia 1 tahun dan baru lahir beberapa waktu dan saat Pengangkatan Gereja keduanya telah menjadi remaja (teenage). Mari kita menghitung berdasarkan petunjuk kecil ini, bahwa cucunya yang termuda (yang lahir tahun 1996) menginjak masa remaja (teenage) dan usia remaja adalah 13-19 (thirteen - nineteen). 13 tahun setelah tahun 1996 adalah tahun 2009, itulah mengapa tahun 2009 banyak Gereja Tuhan menggembar-gemborkan Pengangkatan Gereja namun ditunda oleh Tuhan sendiri.

Namun entah mengapa saya meyakini bahwa penglihatan yang dialami Choo Thomas bukan penglihatan biasa, tapi sebagai sebuah janji Tuhan kepada kita semua. Batas akhir dari usia remaja (teenage) adalah 19 tahun. Dan 19 tahun setelah tahun 1996 adalah tahun 2015.

Pengeran William Dan Jati Diri Antikristus

Saat ini Eropa sedang dilanda krisis ekonomi massal dan tampaknya takkan surut hingga semua kerajaan di Eropa runtuh kecuali kekuasaan Vatikan & Monarki Inggris yang diyakini oleh sebagian orang percaya sebagai pasangan Sang Antikristus dengan Nabi Palsunya. Inggris merupakan bagian dari Uni Eropa, namun mata uang Pound Sterling tetap dipertahankan dan tidak dileburkan ke dalam Euro Dollar. Jadi kemungkinan saat ekonomi Eropa runtuh bersamaan dengan runtuhnya Babel, Inggris melalui kuasa Antikristus akan mulai menguasai Eropa & dunia.

Jati diri Pangeran William memiliki cerita dengan keunikan tersendiri. Seorang ilmuwan bernama dr. Joye berpendapat bahwa Sang Pangeran bukanlah seorang manusia normal, melainkan hasil kloning yang sukses antara sel telur Putri Diana dengan DNA dari Shroud of Turin (Kain Kafan Tuhan Yesus) yang sampai sekarang masih disimpan oleh Vatikan. Pangeran Charles yang jauh lebih mencintai Putri Camilla harus menikahi Putri Diana sebagai sebuah tugas yang harus diemban ketimbang untuk mewujudkan rasa cintanya. Sementara tekanan mental yang dirasakan Putri Diana bukan karena perlakuan Pangeran Charles yang dingin namun lebih karena identitasnya sebagai ibu yang melahirkan Sang Antikristus (sebuah nasib yang sama sekali bertolak belakang dengan Bunda Maria yang melahirkan Kristus).

21 Juni 1982 adalah hari kelahiran Pangeran William, tahun depan usianya genap 30 tahun dan di tahun 2015 usianya genap 33 tahun (usia yang diperkirakan sama dengan usia Tuhan Yesus menuntaskan tugas-Nya di kayu salib). Uniknya, menurut rumor, Ratu Elizabeth II yang masih memegang tahta, memiliki ambisi untuk memecahkan rekor sebagai penguasa monarki terlama yang saat ini rekornya masih dipegang oleh mendiang Kaisar Hirohito (memerintah selama 62 tahun & 13 hari). Ratu Elizabeth II memerintah sejak tahun 1952 dan baginya cukup menambah 1 tahun dari rekor yang ada sekarang menjadi 63 tahun maka setelah itu tahta Monarki Inggris diserahkan kepada penerusnya. 63 tahun setelah tahun 1952 adalah tahun 2015. Mungkin ini spekulasi yang bukan kebetulan.

Tahun Yobel Bagi Bangsa Pilihan

Perayaan Rosh Hashanah ditandai dengan peniupan sangkakala. Begitu juga saat Pengangkatan Gereja juga ditandai dengan peniupan sangkakala (shofar). Sangkakala ke-7 adalah tandanya. Namun karena setiap Rosh Hashanah sangkakala ditiupkan, tentu harus ada perayaan Rosh Hashanah yang memang menjadi tanda tetap akan waktu yang dimaksud.

Peristiwa Pengangkatan Gereja adalah karya pembebasan puncak dari Tuhan kepada umat-Nya, merupakan Masa Pembebasan (Yobel). Dan Masa Yobel berlaku ketika waktu berlalu sebanyak 7 kali Tahun Sabat (7 kali 7 tahun = 49 tahun). Negara Israel merdeka pada tanggal 14 Mei 1948, dan jika menghitung 49 tahun dari tahun 1948 adalah tahun 1997. Namun saat Israel berdiri sebagai negara yang berdaulat penuh, Kota Yerusalem belum kembali. Sampai tanggal 10 Juni 1967, setelah melewati Perang 6 Hari yang dramatis, Yerusalem direbut kembali hingga sekarang.

49 tahun dari 10 Juni 1967 maka seharusnya jatuh di tanggal 10 Juni 2016. Namun bangsa Israel menganut perhitungan bahwa 1 tahun = 360 hari. 49 tahun dikali 360 hari = 17.640 hari. Dan 17.640 hari setelah 10 Juni 1967 adalah tanggal 28 September 2015, tepat dimulainya perayaan Pondok Daun (Sukkot) 5776. Perayaan Sukkot dirayakan di hari ke-15 setelah perayaan Rosh Hashanah, mirip seperti perayaan Imlek dengan peringatan Cap Go Meh bagi bangsa China.

Pemaparan 5 (teori) pemikiran ini bukanlah patokan baku yang harus dipercaya secara mutlak. Karena kita tahu bahwa Tuhan memiliki pengukuran dan penghitungan yang hanya Beliau sendiri yang memahami. Namun pemikiran-pemikiran ini untuk mempertegas musim yang sedang berlangsung dan supaya kita semua semakin waspada dan berjaga-jaga bahwa waktunya memang sudah amat singkat. Tahun 2015 mungkin tidak akan terjadi seperti yang diduga, namun musimnya tampak jelas.

"Dan setiap orang yang tidak ditemukan namanya tertulis di dalam kitab kehidupan itu, ia dilemparkan ke dalam lautan api itu." - Wahyu 20:15

4 comments:

  1. Lagi blogwalking menemukan blog ini, boleh ya komen d sini..."Dari perumpamaan 5 Wanita Bodoh dan 5 Bijaksana yang adalah gambaran gereja Tuhan yang siap dan tidak siap pada saat kedatangan Mempelai Laki-laki yang adalah Kristus, jelas perbedaannya terletak pada "minyak yang tersedia" dan "yang tidak tersedia" yang adalah gambaran kehidupan yang dipenuhi oleh Roh Kudus, saya percaya bahwa ketika "seruan mempelai datang" nanti, mereka yang dipenuhi oleh Roh Kudus yang akan memasuki pesta perkawinan Anak Domba...Yang diperlukan di sini hikmat Ilahi, penyataan yang disngkapkan oleh Roh Kudus, maaf bukan rekaan manusia, satu lagi tambahan: di dalam Matius 7:21-23, dinyatakan dengan tegas oleh Sang Firman Sendiri, bahwa yang dienyahkan olehNya dan disebut sebagai pembuat kejahatan yang tidak dikenal olehNya:"Aku tidak pernah mengenal kamu!" Tidak mengenal (terjmhn Yunani = epiginosko = hubungan intim/dekat, bhs Ingg (NKJV) Knew, kata tersebut juga dipakai di Kejadian 4:1), saya sangat yakin selama kita memiliki hubungan yang dekat dengan Dia bukan secara liturgis, agamawi, melainkan secara personal, semakin kuat dan dalam, pengangkatan / kedatanganNya tidak menjadi masalah atau hal yang dikuatirkan, mhn maaf panjang komentarnya" Maju terus bro dalam pelayanan kpdNya, salam kenal

    ReplyDelete