Wednesday, December 12, 2012

Ayin Gimel 5773: Odin - Ayin Dalet 5774: Laodikia Vol. 4

Karena tulisan ini sangat kompleks dan membutuhkan fokus yang lebih, ada baiknya kita mengulang baca tulisan di Volume 1, Volume 2 & Volume 3 sebelumnya. Juga artikel mengenai London di sini.

"Tetapi kamu sudah datang ke Bukit Sion, ke kota Allah yang hidup, Yerusalem sorgawi dan kepada beribu-ribu malaikat, suatu kumpulan yang meriah, dan kepada jemaat anak-anak sulung, yang namanya terdaftar di sorga, dan kepada Allah, yang menghakimi semua orang, dan kepada roh-roh orang-orang benar yang telah menjadi sempurna, dan kepada Yesus, Pengantara perjanjian baru, dan kepada darah pemercikan, yang berbicara lebih kuat dari pada darah Habel. Jagalah supaya kamu jangan menolak Dia, yang berfirman. Sebab jikalau mereka, yang menolak Dia yang menyampaikan firman Allah di bumi, tidak luput, apa lagi kita, jika kita berpaling dari Dia yang berbicara dari sorga?" - Ibrani 12:22-25

Antikristus Memproklamirkan Diri Di London 2012


Mengapa ada (Gunung) Sion di London? Dan mengapa Dajjal Antikristus dijadikan maskot Olimpiade ke-30? Adakah ini sebuah kebetulan atau memang mereka memiliki tujuan?

Olimpiade London 2012 memiliki beberapa fakta tersirat sebagai berikut:

1. Ini merupakan olimpiade ke-30. Dalam abjad Romawi ditulis XXX, abjad X dalam latin merupakan abjad ke-24 dan jumlah 2 ditambah 4 sama dengan 6, jadi dapat dikatakan kehadiran 666 ada di London. Dalam abjad Yahudi, huruf ke-12 - Lamed ל memiliki nilai 30 yang memiliki arti didikan, hikmat dan merupakan lambang dari Raja di atas segala raja atau penguasa yang sangat berdaulat (supreme ruler).

2. Upacara pembukaan diadakan tanggal 27 Juli 2012. Angka 27 yang sarat makna dan tanda memiliki beberapa arti, di antaranya: menunjuk kepada kitab ke-27 dari Perjanjian Baru - Kitab Wahyu, 27 = 3 x 3 x 3 - ketritunggalan yang dipertegas 3 kali.

3. Bersamaan dengan diadakannya pesta olahraga ini, Ratu Inggris juga merayakan 60 tahun kekuasaannya. Inggris yang bentuk geografisnya berupa Naga Air atau penguasa laut, sedangkan baik tahun 1952 maupun 2012 merupakan tahun Naga Air menurut penanggalan Tionghoa. Sedangkan ahli waris tahta Inggris berikutnya, Pangeran William telah genap berusia 30 tahun pada tanggal 21 Juni lalu, ia telah layak secara umur untuk memerintah atau berkuasa.

4. Tampilnya Pohon Pengetahuan (Yang Baik & Yang Jahat) atau tree of knowledge di atas ziggurats. Seperti sudah dibahas sebelumnya bahwa pohon ini menggambarkan kebenaran dan keinginan diri sendiri yang bertentangan dengan Kebenaran Yang Sejati - Kristus dan kehendak Allah yang sempurna, sekaligus menggambarkan Iblis itu sendiri. Sedangkan ziggurats merupakan sebuah bangunan atau mezbah yang pada zaman dahulu biasa dipakai untuk mempersembahkan korban kepada Tuhan. Tampilnya pemandangan ini sama dengan rupa mata satu (all seeing eye) dalam segitiga di atas piramid terpancung (Piramid Giza) pada pecahan 1 dolar mata uang Amerika Serikat. Dengan ini, Iblis hendak berkata, "Pergunakanlah akal budimu dan logikamu, jika tidak masuk akal jangan lakukan. Benar dan salah kamulah yang tentukan." Sedangkan firman Tuhan jelas berkata, "Carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya."

5. Masih sangat banyak pesan tersurat maupun tersirat dari pesta olahraga ini, mengenai lagu-lagu yang dikumandangkan, tarian-tarian dan berbagai atraksi pertunjukan yang dilakukan dan sebagainya. Semuanya itu bukan untuk keindahan, namun memiliki kuasa pernyataan, sama seperti doa-doa atau mantra-mantra yang diucapkan. Semua itu dapat kita cari faktanya di Google dan Youtube. Namun intinya Antikristus hendak berkata, "Kini aku hadir dan segera berkuasa, bersiaplah dunia!"

Pertanyaannya, apa hubungan antara Olimpiade London 2012 dengan Sion dan semuanya ini? Apa yang hendak dicapai dan disasarkan? Apa yang dapat kita simpulkan? Jawabannya hanya satu, Odin! Yakni Lucifer dengan segala efek tipu dayanya.

Tantangan Ayin Dalet 5774

"Akan terjadi pada hari-hari yang terakhir: gunung (Sion) tempat rumah TUHAN akan berdiri tegak di hulu gunung-gunung dan menjulang tinggi di atas bukit-bukit; segala bangsa akan berduyun-duyun ke sana, dan banyak suku bangsa akan pergi serta berkata: 'Mari, kita naik ke gunung TUHAN, ke rumah Allah Yakub, supaya Ia mengajar kita tentang jalan-jalan-Nya, dan supaya kita berjalan menempuhnya; sebab dari Sion akan keluar pengajaran dan firman TUHAN dari Yerusalem.'" - Yesaya 2:2-3.

Jadi Iblis pun juga hendak menuju Sion, ia juga ingin berkuasa di sana. Tuhan sudah menubuatkan bahwa Antikristus akan berdiri di atas bait-Nya. Namun sesungguhnya Antikristus SUDAH berdiri di sebagian besar bait-Nya, yaitu umat manusia dengan tipu daya kebenaran diri sendiri. Bukankah kita semua adalah bait-Nya yang kudus, tapi kita sering kali tidak mau menjaganya dari ragi kebenaran diri sendiri.

Sementara itu Tuhan sedang mencari dan menampi seluruh umat manusia untuk duduk memerintah bersama-Nya di Yerusalem Baru pada Masa Pemerintahan 1000 Tahun, dan Masa Kekekalan. Kualifikasinya dimulai saat ini untuk kekekalan. Dan untuk masuk pada kualifikasi itu, Tuhan menasihatkan kita:

"Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Laodikia: ... engkau berkata: Aku kaya dan aku telah memperkayakan diriku dan aku tidak kekurangan apa-apa, dan karena engkau tidak tahu, bahwa engkau melarat, dan malang, miskin, buta dan telanjang, maka Aku menasihatkan engkau, supaya engkau membeli dari pada-Ku emas yang telah dimurnikan dalam api, agar engkau menjadi kaya, dan juga pakaian putih, supaya engkau memakainya, agar jangan kelihatan ketelanjanganmu yang memalukan; dan lagi minyak untuk melumas matamu, supaya engkau dapat melihat. ... Barangsiapa menang, ia akan Kududukkan bersama-sama dengan Aku di atas takhta-Ku, sebagaimana Akupun telah menang dan duduk bersama-sama dengan Bapa-Ku di atas takhta-Nya. Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat." - Wahyu 3:14-22

1. Sadarilah bahwa sekalipun kita ini memiliki dan mengetahui banyak hal, namun sesungguhnya kita ini melarat, malang, miskin, buta dan telanjang. Barangsiapa masih saja merasa dirinya pantas atau lebih baik dari orang lain, ia sudah terjebak dalam tipu daya kebenaran dirinya sendiri. Ingatlah bahwa Dalet berarti pintu menuju pemerintahan sekaligus "miskin" di hadapan-Nya atau rendah hati. Jadi tanpa menyadari bahwa kita ini miskin, kita akan dimuntahkan dan tidak akan pernah kita mencapai destiny yang telah Dia rancangkan bagi kita!

2. Membeli emas yang dimurnikan di dalam api, berbicara mengenai terus membayar harga melalui didikan secara berkesinambungan. Jangan pernah menolak didikan dan terus minta kepada-Nya hati yang lembut dan mudah dididik (teachable heart). Didikan inilah yang akan menjadikan kita kaya.

3. Membeli pakaian putih, berbicara mengenai terus menerus membayar harga dalam kekudusan karena tanpa kekudusan tidak akan bisa melihat Allah. Kalau melihat Dia saja tidak bisa, apa lagi memerintah bersama dengan-Nya.

4. Membeli minyak, berbicara mengenai terus menerus membayar harga melalui penyembahan dan hubungan yang semakin intim dengan Tuhan melalui Roh Kudus-Nya. Supaya selubung yang selama ini masih tebal menghalangi kita dengan kebenaran-Nya disingkirkan dan dapat melihat sebagaimana Tuhan kehendaki kita melihat, BUKAN melihat dengan kebenaran diri kita sendiri.

Jalan Penghambaan Adalah Kunci

"Ketika Yesus melihat orang banyak itu, naiklah Ia ke atas bukit dan setelah Ia duduk, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya. Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga." - Matius 5:1-3

Setelah Yesus ditahbiskan, diuji di padang gurun, dan melantik keduabelas murid, hal pertama yang dilakukan adalah naik dan menduduki bukit (sebagai Raja) yang mengumandangkan undang-undang terbaru yaitu Hukum Kasih Karunia. Dan pasal pertama, ayat pertama berkata bahwa punya hati yang miskin di hadapan Allah untuk berbahagia dan menjadi ahli waris untuk memerintah bersama-Nya. Atau dengan kata lain, Ia hendak berkata, "Buanglah pengertian dan kebenaran dirimu sendiri, cari dan terus carilah Aku serta semua kebenaran-Ku karena Aku hendak menjadikanmu sesuai dengan yang sudah Aku rancangkan sejak semula sesuai dengan rupa dan gambar-Ku."

Seperti sudah dikatakan bahwa Laodikia adalah Filadelfia yang merosot, jadi baik Filadelfia maupun Laodikia mewarisi kunci Daud (Wahyu 3:7). Jika kita melihat penulisan abjad Yahudi untuk nama Daud atau David, bentuknya adalah דוד diawali dengan huruf Dalet dan diakhiri juga dengan huruf Dalet sedangkan di tengahnya adalah Vav (huruf ke-6 alfabet Yahudi) yang berarti kemanusiaan yang telah diremukkan melalui penebusan dan didikan dan telah mengalami transformasi. Jadi Daud adalah teladan yang penuh dengan kerendahan hati dan yang hatinya seirama dengan hati Tuhan. Bukankah Tuhan Yesus disebut anak Daud ketika di bumi?

Dan Daud pada zaman yang berikutnya akan menjadi raja atas seluruh umat seperti yang sudah dijanjikan Tuhan, "Aku akan mengangkat satu orang gembala atas mereka, yang akan menggembalakannya, yaitu Daud, hamba-Ku; dia akan menggembalakan mereka, dan menjadi gembalanya. Dan Aku, TUHAN, akan menjadi Allah mereka serta hamba-Ku Daud menjadi raja di tengah-tengah mereka. Aku, TUHAN, yang mengatakannya." - Yeremia 34:23-24; "Maka hamba-Ku Daud akan menjadi rajanya, dan mereka semuanya akan mempunyai satu gembala. Mereka akan hidup menurut peraturan-peraturan-Ku dan melakukan ketetapan-ketetapan-Ku dengan setia. Mereka akan tinggal di tanah yang Kuberikan kepada hamba-Ku Yakub, di mana nenek moyang mereka tinggal, ya, mereka, anak-anak mereka maupun cucu cicit mereka akan tinggal di sana untuk selama-lamanya dan hamba-Ku Daud menjadi raja mereka untuk selama-lamanya." - Yeremia 37:24-25.

Proses penghambaan tidak lain merupakan proses penyembahan yang paling tepat yang dimaksud dan dicari Allah untuk kita menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran. Namun banyak orang bertindak seperti Kain yang menyembah Allah dalam kedagingan di jiwanya dengan pengertian dan kebenarannya sendiri sehingga persembahannya tidak pernah berkenan dan ditolak atau dimuntahkan. Dan mentalitas Kain hanya bisa membedakan antara yang baik dan yang jahat, namun tidak mampu membedakan mana yang baik dengan yang berkenan dan yang sempurna (Roma 12:1-2).

Sadarilah bahwa freewill atau kehendak bebas yang kita miliki sudah tercemar oleh buah Pohon Pengetahuan, itu sebabnya kita harus menjual atau mempersembahkan kehendak bebas kita dengan memohon sepenuh hati supaya Ia memaksakan kehendak-Nya jadi genap dalam hidup kita sampai garis akhir. Hanya dengan jalan ini, kita bisa mencapai destiny Laodikia kita pada Ayin Dalet 5774 dan tahun 2014 nanti.

3 comments:

  1. Pak Windu, minta ijin dishare ke blog saya sebagai pelengkap bahan terjemahan saya terkait Ayin Dalet ya. Terima kasih, GBU.

    ReplyDelete
  2. Terimakasih untuk sodara Windunatha :)
    Keep Writing By His Grace.
    Proud untuk artikel yg memberkati.
    sangat membantuu :) .God Bless

    ReplyDelete