Labels

Showing posts with label Ayin Gimel. Show all posts
Showing posts with label Ayin Gimel. Show all posts

Wednesday, December 12, 2012

Ayin Gimel 5773: Odin - Ayin Dalet 5774: Laodikia Vol. 4

Karena tulisan ini sangat kompleks dan membutuhkan fokus yang lebih, ada baiknya kita mengulang baca tulisan di Volume 1, Volume 2 & Volume 3 sebelumnya. Juga artikel mengenai London di sini.

"Tetapi kamu sudah datang ke Bukit Sion, ke kota Allah yang hidup, Yerusalem sorgawi dan kepada beribu-ribu malaikat, suatu kumpulan yang meriah, dan kepada jemaat anak-anak sulung, yang namanya terdaftar di sorga, dan kepada Allah, yang menghakimi semua orang, dan kepada roh-roh orang-orang benar yang telah menjadi sempurna, dan kepada Yesus, Pengantara perjanjian baru, dan kepada darah pemercikan, yang berbicara lebih kuat dari pada darah Habel. Jagalah supaya kamu jangan menolak Dia, yang berfirman. Sebab jikalau mereka, yang menolak Dia yang menyampaikan firman Allah di bumi, tidak luput, apa lagi kita, jika kita berpaling dari Dia yang berbicara dari sorga?" - Ibrani 12:22-25

Antikristus Memproklamirkan Diri Di London 2012


Mengapa ada (Gunung) Sion di London? Dan mengapa Dajjal Antikristus dijadikan maskot Olimpiade ke-30? Adakah ini sebuah kebetulan atau memang mereka memiliki tujuan?

Olimpiade London 2012 memiliki beberapa fakta tersirat sebagai berikut:

1. Ini merupakan olimpiade ke-30. Dalam abjad Romawi ditulis XXX, abjad X dalam latin merupakan abjad ke-24 dan jumlah 2 ditambah 4 sama dengan 6, jadi dapat dikatakan kehadiran 666 ada di London. Dalam abjad Yahudi, huruf ke-12 - Lamed ל memiliki nilai 30 yang memiliki arti didikan, hikmat dan merupakan lambang dari Raja di atas segala raja atau penguasa yang sangat berdaulat (supreme ruler).

2. Upacara pembukaan diadakan tanggal 27 Juli 2012. Angka 27 yang sarat makna dan tanda memiliki beberapa arti, di antaranya: menunjuk kepada kitab ke-27 dari Perjanjian Baru - Kitab Wahyu, 27 = 3 x 3 x 3 - ketritunggalan yang dipertegas 3 kali.

3. Bersamaan dengan diadakannya pesta olahraga ini, Ratu Inggris juga merayakan 60 tahun kekuasaannya. Inggris yang bentuk geografisnya berupa Naga Air atau penguasa laut, sedangkan baik tahun 1952 maupun 2012 merupakan tahun Naga Air menurut penanggalan Tionghoa. Sedangkan ahli waris tahta Inggris berikutnya, Pangeran William telah genap berusia 30 tahun pada tanggal 21 Juni lalu, ia telah layak secara umur untuk memerintah atau berkuasa.

4. Tampilnya Pohon Pengetahuan (Yang Baik & Yang Jahat) atau tree of knowledge di atas ziggurats. Seperti sudah dibahas sebelumnya bahwa pohon ini menggambarkan kebenaran dan keinginan diri sendiri yang bertentangan dengan Kebenaran Yang Sejati - Kristus dan kehendak Allah yang sempurna, sekaligus menggambarkan Iblis itu sendiri. Sedangkan ziggurats merupakan sebuah bangunan atau mezbah yang pada zaman dahulu biasa dipakai untuk mempersembahkan korban kepada Tuhan. Tampilnya pemandangan ini sama dengan rupa mata satu (all seeing eye) dalam segitiga di atas piramid terpancung (Piramid Giza) pada pecahan 1 dolar mata uang Amerika Serikat. Dengan ini, Iblis hendak berkata, "Pergunakanlah akal budimu dan logikamu, jika tidak masuk akal jangan lakukan. Benar dan salah kamulah yang tentukan." Sedangkan firman Tuhan jelas berkata, "Carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya."

5. Masih sangat banyak pesan tersurat maupun tersirat dari pesta olahraga ini, mengenai lagu-lagu yang dikumandangkan, tarian-tarian dan berbagai atraksi pertunjukan yang dilakukan dan sebagainya. Semuanya itu bukan untuk keindahan, namun memiliki kuasa pernyataan, sama seperti doa-doa atau mantra-mantra yang diucapkan. Semua itu dapat kita cari faktanya di Google dan Youtube. Namun intinya Antikristus hendak berkata, "Kini aku hadir dan segera berkuasa, bersiaplah dunia!"

Pertanyaannya, apa hubungan antara Olimpiade London 2012 dengan Sion dan semuanya ini? Apa yang hendak dicapai dan disasarkan? Apa yang dapat kita simpulkan? Jawabannya hanya satu, Odin! Yakni Lucifer dengan segala efek tipu dayanya.

Tantangan Ayin Dalet 5774

"Akan terjadi pada hari-hari yang terakhir: gunung (Sion) tempat rumah TUHAN akan berdiri tegak di hulu gunung-gunung dan menjulang tinggi di atas bukit-bukit; segala bangsa akan berduyun-duyun ke sana, dan banyak suku bangsa akan pergi serta berkata: 'Mari, kita naik ke gunung TUHAN, ke rumah Allah Yakub, supaya Ia mengajar kita tentang jalan-jalan-Nya, dan supaya kita berjalan menempuhnya; sebab dari Sion akan keluar pengajaran dan firman TUHAN dari Yerusalem.'" - Yesaya 2:2-3.

Jadi Iblis pun juga hendak menuju Sion, ia juga ingin berkuasa di sana. Tuhan sudah menubuatkan bahwa Antikristus akan berdiri di atas bait-Nya. Namun sesungguhnya Antikristus SUDAH berdiri di sebagian besar bait-Nya, yaitu umat manusia dengan tipu daya kebenaran diri sendiri. Bukankah kita semua adalah bait-Nya yang kudus, tapi kita sering kali tidak mau menjaganya dari ragi kebenaran diri sendiri.

Sementara itu Tuhan sedang mencari dan menampi seluruh umat manusia untuk duduk memerintah bersama-Nya di Yerusalem Baru pada Masa Pemerintahan 1000 Tahun, dan Masa Kekekalan. Kualifikasinya dimulai saat ini untuk kekekalan. Dan untuk masuk pada kualifikasi itu, Tuhan menasihatkan kita:

"Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Laodikia: ... engkau berkata: Aku kaya dan aku telah memperkayakan diriku dan aku tidak kekurangan apa-apa, dan karena engkau tidak tahu, bahwa engkau melarat, dan malang, miskin, buta dan telanjang, maka Aku menasihatkan engkau, supaya engkau membeli dari pada-Ku emas yang telah dimurnikan dalam api, agar engkau menjadi kaya, dan juga pakaian putih, supaya engkau memakainya, agar jangan kelihatan ketelanjanganmu yang memalukan; dan lagi minyak untuk melumas matamu, supaya engkau dapat melihat. ... Barangsiapa menang, ia akan Kududukkan bersama-sama dengan Aku di atas takhta-Ku, sebagaimana Akupun telah menang dan duduk bersama-sama dengan Bapa-Ku di atas takhta-Nya. Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat." - Wahyu 3:14-22

1. Sadarilah bahwa sekalipun kita ini memiliki dan mengetahui banyak hal, namun sesungguhnya kita ini melarat, malang, miskin, buta dan telanjang. Barangsiapa masih saja merasa dirinya pantas atau lebih baik dari orang lain, ia sudah terjebak dalam tipu daya kebenaran dirinya sendiri. Ingatlah bahwa Dalet berarti pintu menuju pemerintahan sekaligus "miskin" di hadapan-Nya atau rendah hati. Jadi tanpa menyadari bahwa kita ini miskin, kita akan dimuntahkan dan tidak akan pernah kita mencapai destiny yang telah Dia rancangkan bagi kita!

2. Membeli emas yang dimurnikan di dalam api, berbicara mengenai terus membayar harga melalui didikan secara berkesinambungan. Jangan pernah menolak didikan dan terus minta kepada-Nya hati yang lembut dan mudah dididik (teachable heart). Didikan inilah yang akan menjadikan kita kaya.

3. Membeli pakaian putih, berbicara mengenai terus menerus membayar harga dalam kekudusan karena tanpa kekudusan tidak akan bisa melihat Allah. Kalau melihat Dia saja tidak bisa, apa lagi memerintah bersama dengan-Nya.

4. Membeli minyak, berbicara mengenai terus menerus membayar harga melalui penyembahan dan hubungan yang semakin intim dengan Tuhan melalui Roh Kudus-Nya. Supaya selubung yang selama ini masih tebal menghalangi kita dengan kebenaran-Nya disingkirkan dan dapat melihat sebagaimana Tuhan kehendaki kita melihat, BUKAN melihat dengan kebenaran diri kita sendiri.

Jalan Penghambaan Adalah Kunci

"Ketika Yesus melihat orang banyak itu, naiklah Ia ke atas bukit dan setelah Ia duduk, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya. Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga." - Matius 5:1-3

Setelah Yesus ditahbiskan, diuji di padang gurun, dan melantik keduabelas murid, hal pertama yang dilakukan adalah naik dan menduduki bukit (sebagai Raja) yang mengumandangkan undang-undang terbaru yaitu Hukum Kasih Karunia. Dan pasal pertama, ayat pertama berkata bahwa punya hati yang miskin di hadapan Allah untuk berbahagia dan menjadi ahli waris untuk memerintah bersama-Nya. Atau dengan kata lain, Ia hendak berkata, "Buanglah pengertian dan kebenaran dirimu sendiri, cari dan terus carilah Aku serta semua kebenaran-Ku karena Aku hendak menjadikanmu sesuai dengan yang sudah Aku rancangkan sejak semula sesuai dengan rupa dan gambar-Ku."

Seperti sudah dikatakan bahwa Laodikia adalah Filadelfia yang merosot, jadi baik Filadelfia maupun Laodikia mewarisi kunci Daud (Wahyu 3:7). Jika kita melihat penulisan abjad Yahudi untuk nama Daud atau David, bentuknya adalah דוד diawali dengan huruf Dalet dan diakhiri juga dengan huruf Dalet sedangkan di tengahnya adalah Vav (huruf ke-6 alfabet Yahudi) yang berarti kemanusiaan yang telah diremukkan melalui penebusan dan didikan dan telah mengalami transformasi. Jadi Daud adalah teladan yang penuh dengan kerendahan hati dan yang hatinya seirama dengan hati Tuhan. Bukankah Tuhan Yesus disebut anak Daud ketika di bumi?

Dan Daud pada zaman yang berikutnya akan menjadi raja atas seluruh umat seperti yang sudah dijanjikan Tuhan, "Aku akan mengangkat satu orang gembala atas mereka, yang akan menggembalakannya, yaitu Daud, hamba-Ku; dia akan menggembalakan mereka, dan menjadi gembalanya. Dan Aku, TUHAN, akan menjadi Allah mereka serta hamba-Ku Daud menjadi raja di tengah-tengah mereka. Aku, TUHAN, yang mengatakannya." - Yeremia 34:23-24; "Maka hamba-Ku Daud akan menjadi rajanya, dan mereka semuanya akan mempunyai satu gembala. Mereka akan hidup menurut peraturan-peraturan-Ku dan melakukan ketetapan-ketetapan-Ku dengan setia. Mereka akan tinggal di tanah yang Kuberikan kepada hamba-Ku Yakub, di mana nenek moyang mereka tinggal, ya, mereka, anak-anak mereka maupun cucu cicit mereka akan tinggal di sana untuk selama-lamanya dan hamba-Ku Daud menjadi raja mereka untuk selama-lamanya." - Yeremia 37:24-25.

Proses penghambaan tidak lain merupakan proses penyembahan yang paling tepat yang dimaksud dan dicari Allah untuk kita menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran. Namun banyak orang bertindak seperti Kain yang menyembah Allah dalam kedagingan di jiwanya dengan pengertian dan kebenarannya sendiri sehingga persembahannya tidak pernah berkenan dan ditolak atau dimuntahkan. Dan mentalitas Kain hanya bisa membedakan antara yang baik dan yang jahat, namun tidak mampu membedakan mana yang baik dengan yang berkenan dan yang sempurna (Roma 12:1-2).

Sadarilah bahwa freewill atau kehendak bebas yang kita miliki sudah tercemar oleh buah Pohon Pengetahuan, itu sebabnya kita harus menjual atau mempersembahkan kehendak bebas kita dengan memohon sepenuh hati supaya Ia memaksakan kehendak-Nya jadi genap dalam hidup kita sampai garis akhir. Hanya dengan jalan ini, kita bisa mencapai destiny Laodikia kita pada Ayin Dalet 5774 dan tahun 2014 nanti.

Sunday, December 9, 2012

Ayin Gimel 5773: Odin - Ayin Dalet 5774: Laodikia Vol. 3

Visi Ayin Dalet 5774

"Beginilah berbicara satu sama lain orang-orang yang takut akan TUHAN: 'TUHAN memperhatikan dan mendengarnya; sebuah kitab peringatan ditulis di hadapan-Nya bagi orang-orang yang takut akan TUHAN dan bagi orang-orang yang menghormati nama-Nya.' Mereka akan menjadi milik kesayangan-Ku sendiri, firman TUHAN semesta alam, pada hari yang Kusiapkan. Aku akan mengasihani mereka sama seperti seseorang menyayangi anaknya yang melayani dia. Maka kamu akan melihat kembali perbedaan antara orang benar dan orang fasik, antara orang yang beribadah kepada Allah dan orang yang tidak beribadah kepada-Nya." - Maleakhi 3:16-18

Tepat matahari terbenam pukul 6:00 sore pada hari Rabu tanggal 4 September 2013 kita akan memasuki Ayin Dalet 5774. Dan ini memang masih jauh karena kita sekarang masih di bulan ke-3 dari Ayin Gimel 5773. Namun Tuhan mewahyukan mengenai kaitan Ayin Gimel dengan Ayin Dalet ini untuk kita bersiap memasuki Masa Pemerintahan Tuhan & Kerajaan-Nya di bumi. Visi ini diungkapkan dari rahasia bagaimana Tuhan mencatat segala tindakan kita dalam sebuah kitab "kenangan" atau peringatan pribadi-Nya, Tuhan menghitung dalam catatan-Nya ketika kita merenungkan, mengasihi, menghormati dan menguduskan nama-Nya, ketika kita belajar rela untuk taat dan setia sekalipun sangat sulit kita terima pada saat itu. Dan pada Hari TUHAN kita akan dijadikan milik kesayangan atau pusaka-Nya untuk memperlihatkan perbedaan antara yang berkenan dengan yang tidak berkenan (BUKAN lagi antara yang baik dan yang jahat karena baik dan jahat berasal dari sumber pohon yang sama). Kitalah kumpulan orang yang takut akan Dia yang menggelar karpet merah untuk Dia datang memerintah di bumi.

Dalet adalah huruf ke-4 dari alfabet Yahudi yang memiliki dua arti utama yakni pintu (door) dan miskin (poor). Sedangkan angka 4 sendiri memiliki arti tanggung jawab, kelengkapan fondasi utama, dan sebagainya. Itu sebabnya ada empat arah mata angin (atau juga disebut empat penjuru - Wahyu 7:1, Yesaya 11:12), empat musim, empat kaki meja, empat sudut ruangan, empat Kitab Injil, empat istri Yakub, empat binatang di Kitab Daniel, empat kerajaan di Kitab Daniel. Tulisan ini membahas persiapan kita di Ayin Gimel ini untuk menyambut inisiasi Pemerintahan-Nya di Ayin Daleth.

Nama Dan bin Yakub dan Daniel sama-sama berinisial huruf Dalet, dan keduanya memiliki destiny untuk memerintah dan menghakimi, "Adapun Dan, ia akan mengadili bangsanya sebagai salah satu suku Israel." - Kejadian 49:16; "Lalu raja memuliakan Daniel: dianugerahinyalah dengan banyak pemberian yang besar, dan dibuatnya dia menjadi penguasa atas seluruh wilayah Babel dan menjadi kepala semua orang bijaksana di Babel. Atas permintaan Daniel, raja menyerahkan pemerintahan wilayah Babel itu kepada Sadrakh, Mesakh dan Abednego, sedang Daniel sendiri tinggal di istana raja." - Daniel 2:48-49. Jadi arti Ayin Dalet 5774 yang pertama adalah berbicara tentang pintu atau starting point menuju Masa Pemerintahan Tuhan & Kerajaan-Nya di bumi.

Ketika Gunung Sion Menjulang

"Akan terjadi pada hari-hari yang terakhir: gunung tempat rumah TUHAN akan berdiri tegak di hulu gunung-gunung dan menjulang tinggi di atas bukit-bukit; segala bangsa akan berduyun-duyun ke sana, dan banyak suku bangsa akan pergi serta berkata: 'Mari, kita naik ke gunung TUHAN, ke rumah Allah Yakub, supaya Ia mengajar kita tentang jalan-jalan-Nya, dan supaya kita berjalan menempuhnya; sebab dari Sion akan keluar pengajaran dan firman TUHAN dari Yerusalem.' Ia akan menjadi hakim antara bangsa-bangsa dan akan menjadi wasit bagi banyak suku bangsa; maka mereka akan menempa pedang-pedangnya menjadi mata bajak dan tombak-tombaknya menjadi pisau pemangkas; bangsa tidak akan lagi mengangkat pedang terhadap bangsa, dan mereka tidak akan lagi belajar perang." - Yesaya 2:2-4; Mikha 4:1-3

"Mengapa rusuh bangsa-bangsa, mengapa suku-suku bangsa mereka-reka perkara yang sia-sia? Raja-raja dunia bersiap-siap dan para pembesar bermufakat bersama-sama melawan TUHAN dan yang diurapi-Nya: 'Marilah kita memutuskan belenggu-belenggu mereka dan membuang tali-tali mereka dari pada kita!' Dia, yang bersemayam di sorga, tertawa; Tuhan mengolok-olok mereka. Maka berkatalah Ia kepada mereka dalam murka-Nya dan mengejutkan mereka dalam kehangatan amarah-Nya: 'Akulah yang telah melantik raja-Ku di Sion, gunung-Ku yang kudus!'" - Mazmur 2:1-6

Pada saat menjelang Hari TUHAN, Gunung Sion akan menjulang paling tinggi di antara semua gunung lainnya. Gunung berbicara mengenai kerajaan, dan Gunung Sion yang menjulang berarti Kerajaan Allah yang bertahta di bumi. Baik Kitab Mazmur, Kitab Yesaya maupun Nabi Mikha walau mereka berbeda zaman, namun mereka berbicara hal yang sama mengenai hal ini, terutama pada waktu Akhir Zaman ini. Puncak penggenapan semua ini adalah Masa Kerajaan Seribu Tahun, namun sejak beberapa tahun terakhir ini persiapannya sedah dilakukan, terutama dibentuknya pelayanan Bahtera dan sebagainya yang sejalan dengan rencana agung ini. 

Gunung Sion adalah gunung yang sama yang pernah dimimpikan oleh raja Nebukadnezar (Daniel 2:35), yang akan berdiri mengakhiri masa kerajaan & sejarah manusia fana dan mengawali Masa Pemerintahan Tuhan termasuk langit baru, bumi baru dan Yerusalem baru. Bukankah pada hari-hari terakhir bangsa-bangsa rusuh, kegelapan melanda (Yesaya 60:1-2), dan seluruh penguasa dunia bersatu di bawah pemerintahan Antikristus untuk melawan Tuhan? Namun semuanya itu terjadi hanya dalam sekejap saja. Setelah pesta Pernikahan Anak Domba dan Naga dipenjara untuk seribu tahun, semuanya ini akan terjadi. Dan BUKAN kebetulan jika tahun 2014 nanti Indonesia akan mengadakan Pemilihan Umum sekaligus Pemilihan Presiden yang ke-7. Mari kita yakini dan bersiap untuk semuanya ini, Yerusalem Baru juga Indonesia Baru!

(bersambung)

Friday, November 30, 2012

Ayin Gimel 5773: Odin - Ayin Dalet 5774: Laodikia Vol. 2

Odin & Kekristenan

"Hal Kerajaan Sorga itu seumpama orang yang menaburkan benih yang baik di ladangnya. Tetapi pada waktu semua orang tidur, datanglah musuhnya menaburkan benih lalang di antara gandum itu, lalu pergi. Ketika gandum itu tumbuh dan mulai berbulir, nampak jugalah lalang itu. ... Tetapi ia berkata: Jangan, sebab mungkin gandum itu ikut tercabut pada waktu kamu mencabut lalang itu. Biarkanlah keduanya tumbuh bersama sampai waktu menuai. Pada waktu itu aku akan berkata kepada para penuai: Kumpulkanlah dahulu lalang itu dan ikatlah berberkas-berkas untuk dibakar; kemudian kumpulkanlah gandum itu ke dalam lumbungku." - Matius 13:24-30

Selain berarti god of ecstasy, Odin juga berarti christianity, yakni perilaku yang menyerupai Kristus atau perilaku yang menyerupai kekristenan. Fakta berikut ini patut untuk disimak, hampir seluruh orang di dunia mengetahui tokoh fiksi Sinterklas (Santa Claus) dan ternyata ketokohan ini didasari dari gambaran tokoh Odin yang berperawakan tua dengan janggut putih panjang dan penampilannya yang "kebapakan". Bahkan 9 ekor rusa Sinterklas diinspirasi dari kuda tunggangngan Odin yang berkaki 8 dan kudanya itu sendiri, yakni Sleipnir. Tentu Santa Claus digambarkan dengan kedua mata yang normal, berbeda dengan Odin karena matanya hanya sebelah yang normal. Sedangkan perayaan Natal sendiri berakar dari kebudayaan Paganisme yang berasal dari Eropa Utara. Jadi persis seperti firman di atas, bahwa antara gandum dan lalang akan selalu kelihatan bersama hingga masa penuaian (rapture). Dan Tuhan memang membiarkan hal itu terjadi sampai pada kesudahannya. Bukankah perayaan Natal setiap 25 Desember seluruh dunia merayakan dua tuan? Namun betapa sesatnya penyesatan itu selama ini!

Yang memahami sepenuhnya akan selalu merayakan kelahiran Yesus yang sejati, bahkan jika Tuhan kehendaki, manfaatkanlah momen Natal untuk menjangkau jiwa-jiwa dengan cara yang dituntun oleh Roh Kudus. Sedangkan yang tidak memahami atau bahkan tidak peduli, tanpa disadari telah diarahkan Iblis untuk merayakan kemeriahan Natal menurut pemikiran masing-masing sesuai dengan nilai-nilai Paganisme yang ada. Perayaan Natal di luar kasih Kristus memiliki begitu banyak warna dari begitu banyak aspek dan budaya, termasuk perayaan di dalam gereja-gereja di seluruh dunia. Namun intinya adalah supaya yang merayakan tidak mengenal Kristus yang sesungguhnya, melainkan Antikristus pada akhirnya. 

Gandum dan lalang bedanya sangat tipis. Domba dan kambing bedanya juga sangat tipis. Begitu juga Kristus dengan Odin Lucifer bedanya sangat tipis. Kekuatan dalam kasih karunia Kristus adalah Pohon Kehidupan, sedangkan kekuatan Iblis adalah Pohon Pengetahuan Yang Baik & Yang Jahat. Namun semuanya kita tahu ujung dari masing-masing perkara ini. Gandum, domba, & Pohon Kehidupan adalah gambaran Kristus, selebihnya adalah gambaran Lucifer. Gandum dan domba masuk dalam kekekalan Sorga, sedangkan lalang dan kambing masuk ke Neraka. Masalahnya adalah manusia sering kali tidak mampu membedakan antara yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna. Memang mudah untuk membedakan yang baik dari yang jahat, namun untuk membedakan yang baik dari yang berkenan, itu perlu anugerah Tuhan.

Perhatikan juga berbagai ajaran agama di dunia, mereka juga memiliki nilai dan cara untuk sangkal diri dengan berpuasa, bersaat teduh (meditasi), berdoa, merapal kitab suci, intinya mereka mampu membedakan mana yang baik dan yang jahat. Namun mereka tidak memiliki hubungan dengan Kristus karena mereka cenderung mengandalkan kekuatan mereka sendiri. Bahkan agama Kristen sekalipun juga demikian, karena umat-Nya hanya mengerti hukum tapi tidak mengenal hati-Nya. Dan jalan terutama untuk mengenali hati-Nya ialah melalui Roh Kudus. Itu sebabnya memasuki Ayin Gimel 5773 dan Masehi 2013 ini, kita semuanya harus semakin mengandalkan Roh Kudus dan jangan mengandalkan pengertian kita sendiri. Diri kita ini kecenderungannya adalah kedagingan daripada roh. Karena sejak awal jiwa kita telah korup akibat kutuk dari buah Pohon Pengetahuan tersebut. Jadi pengertian kita pun sangat menjebak dan menjerumuskan tanpa bisa kita sadari.

"Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati. Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna." - Roma 12:1-2

Firman ini sesungguhnya sebuah peringatan keras karena ada ancaman dari dunia ini. Dunia yang bukan saja dengan sistem kejahatannya, namun juga dengan segala sistem kebenarannya. Tanpa Roh Kudus, manusia hanya tahu yang baik dan yang jahat, dan sampai kapanpun tidak akan pernah menyadari adanya Perkenanan Tuhan (God's Favor). Padahal untuk mencapai Keutuhan dan memasuki Tanah Perjanjian hanya perkenanan-Nya yang memampukan kita semua. Dan jalan satu-satunya untuk semuanya itu adalah dengan mempersembahkan seluruh hidup kita, menyangkal diri di dalam Kristus sampai rupa Kristus nyata dalam diri kita.

(bersambung)

Monday, November 26, 2012

Ayin Gimel 5773: Odin - Ayin Dalet 5774: Laodikia Vol. 1

Berkat & Tantangan Ayin Gimel 5773

Gimel, selain berbicara tentang unta, yang dalam angka bernilai 3 juga berarti Tritunggal Jehovah. Ketritunggalan Jehovah terutama Roh Kudus-Nya yang membekali kita di tahun 5773 ini dapat dikatakan yang puncak, yang segala-galanya. Pada waktu ini, Roh Kudus sudah "lengkap" karena Roh Allah memiliki pengalaman tinggal di dalam manusia (orang percaya) selama 2000 tahun sejak Pentakosta pertama di Yerusalem zaman para rasul hingga sekarang. Kelengkapan Roh Allah yang terlengkap inilah yang menjadikan semua pasukan-Nya mengalami perjalanan "from Recovery to Wholeness," dan untuk menggambarkan kelengkapan yang luar biasa ini, Tuhan menggunakan unta-unta sebagai lambang betapa besar dan banyaknya berkat rohani maupun jasmani yang Dia sediakan bagi kita, baik itu keintiman, hikmat, bahkan emas.

Di sisi lain Iblis tidak akan tinggal diam, ia akan menghalangi sedemikian rupa dengan "penderitaan" seperti yang pernah dikatakan Yesus, "Akan tetapi semuanya itu barulah permulaan penderitaan (odin) menjelang zaman baru." - Matius 24:8. Penderitaan yang dimaksud ini dasarnya adalah Puncak Penyesatan. Hal ini telah dibahas pada tulisan: Ayin Gimel 5773, Masehi 2013 & Puncak Penyesatan. Memang tanda-tanda kedatangan Tuhan berupa deru perang, bencana alam dan kelaparan juga dianggap penderitaan, namun ada "penderitaan" yang lain, yang harus kita hadapi sebagai pasukan-Nya di Akhir Zaman ini.

Ungkapan penderitaan dalam penyesatan ini juga disinggung oleh rasul Paulus ketika menegur jemaat Galatia saat mereka mulai terombang-ambing oleh pengajaran yang lain, "Hai anak-anakku, karena kamu aku menderita sakit bersalin (odino) lagi, sampai rupa Kristus menjadi nyata di dalam kamu." - Galatia 4:19. Jadi pendeknya rasul Paulus hendak berkata, "Apa Yesus harus disalib lagi supaya kamu percaya?"

Odin, Hephzibah, Ecstasy & Rapture

Kata "penderitaan" maupun "sakit bersalin" dalam bahasa Yunani disebut Odin atau Odino. Namun Odin juga adalah nama dari seorang oknum, yakni raja para dewa bagi bangsa Viking. Sosoknya memiliki satu mata dengan pedang terhunus dan menunggang kuda perang. Pribadi yang sama, di dalam mitologi Yunani disebut Zeus, sedangkan dalam mitologi Romawi disebut Jupiter. Ketiganya raja para dewa yang tidak lain sesungguh adalah Lucifer itu sendiri. Jadi sekarang kita mengetahui, bahwa ada tokoh fiksi bernama Thor (dewa petir) adalah anak sulung dari Odin, maka Thor sesungguhnya adalah gambaran dari Putera Kegelapan, Sang Antikristus itu sendiri.

Karena melibatkan Iblis dalam penderitaan ini, maka tantangan Gereja di Akhir Zaman akan sering kali berhadapan dengan kuasa gelap seperti yang sudah tertulis, "Ia sedang mengandung dan dalam keluhan dan penderitaannya (odino) hendak melahirkan ia berteriak kesakitan." - Wahyu 12:2. Kuasa gelap ini bukan sekedar santet maupun kekuatan-kekuatan magis lainnya, namun juga berupa penyesatan.

Arti Odin selain penderitaan, tekanan, sakit bersalin, penuh air mata, yakni god of ecstasy. Perlu kita ketahui bahwa ecstasy di sini bukan jenis narkoba seperti yang kita tahu selama ini. Ecstasy memang bahasa Inggris yang artinya perasaan senang atau suka cita seperti orang mabuk atau setengah sadar. Itulah sebabnya orang yang mengkonsumsi narkoba ecstasy mengalami efek yang selalu senang, padahal saat itu mungkin orang tersebut sedang dicacimaki atau disakiti namun responnya akan tetap ketawa senang karena di bawah pengaruh narkoba jenis itu. Sebagai contoh pria berusia 50-an tahun mengkonsumsi 2 butir ecstasy, maka tubuhnya tidak akan bisa diam, akan terus ingin bergoyang maupun beraktivitas berjam-jam dari tengah malam hingga fajar tiba padahal ia memiliki lemah jantung. Itu salah satu efek dari narkoba ecstasy.

Respon seperti itu sebenarnya memang dikehendaki Tuhan ketika kita disakiti atau mengalami penderitaan maka kita tidak menyimpan kesalahan orang lain apalagi mendendam, yang ada hanya bermazmur dan bersyukur setiap saat. Namun tentunya tidak dalam pengaruh narkoba melainkan karena anugerah-Nya. Itu sebabnya Tuhan berjanji dalam Tahun Perkenanan-Nya ini, "Engkau tidak akan disebut lagi "yang ditinggalkan suami", dan negerimu tidak akan disebut lagi "yang sunyi", tetapi engkau akan dinamai "yang berkenan kepada-Ku" (Hephzibah atau delight atau ecstasy) dan negerimu "yang bersuami", sebab TUHAN telah berkenan kepadamu, dan negerimu akan bersuami." - Yesaya 62:4.

Ecstasy juga berarti rapture yakni pengalaman atau perasaan trance atau mabuk setengah sadar, itu sebabnya memang pada saat peristiwa pengangkatan Gereja adalah sebuah suka cita yang sangat luar biasa. Jadi Gereja yang akan mengalami pengangkatan (rapture) memang harus memiliki kualitas Hephzibah atau memiliki kualitas ecstasy sedemikian rupa yang disebabkan oleh mabuk karena Kristus. Disakiti namun tidak merasa sakit, dicacimaki namun tetap bisa tersenyum bahkan tertawa, masalah begitu berat namun masih bisa bermazmur. Pendeknya kualitas Hephzibah itu bahkan tidak akan sempat untuk mengampuni karena tidak pernah menyimpan kesalahan orang lain. Dan kualitas ini bisa kita miliki kalau kita mau memanfaatkan bekal Ayin Gimel 5773 ini dengan maksimal.

Jangan salah mengerti! Tuhan BUKAN menjanjikan Ayin Gimel 5773 ini TANPA ada masalah, justru saat ini tantangannya akan makin memuncak, namun berkat yang Ia bekali bagi Gereja-Nya sedemikian rupa sehingga pada masa goncangan besar pun kita tetap bersuka cita karena Kristus.

(bersambung)

Friday, September 14, 2012

Ayin Gimel 5773, Masehi 2013 & Puncak Penyesatan

Nampaknya bukan kebetulan apabila berdasarkan strong's concordance bahasa Ibrani menunjukkan bahwa angka 5773 merujuk kepada kata ivim atau avah yang artinya gangguan atau kekacauan (atas jiwa / pikiran seseorang). Kata ivim digunakan dalam sebuah ayat di Yesaya 19:14, "TUHAN telah mencurahkan di antara mereka suatu roh kekacauan, dan mereka memusingkan Mesir dalam segala usahanya, sehingga seperti seorang mabuk yang pusing waktu muntah-muntah." Jadi kekacauan yang dimaksud memiliki dampak yang begitu besar hingga banyak hal terjadi jauh di luar prediksi maupun perencanaan manusia, kejutan demi kejutan negatif akan terus menerus bergulir. 

Melihat tantangan di tahun berikutnya (Yahudi 5773 dan Masehi 2013), tidak kebetulan Tuhan mencanangkan Ayin Gimel bagi umat-Nya. Banyak yang berpikir bahwa Gimel itu sama dengan unta, padahal tidak demikian. Namun kata unta (yang dalam bahasa Inggris disebut camel) itu memang diambil atau senada dengan kata Gimel, sedangkan jika kita memperhatikan bentuk huruf Gimel itu menggambarkan seperti kaki yang melangkah namun ujung atasnya menghadap ke atas. Jadi yang Tuhan kehendaki untuk menghadapi tantangan di tahun depan adalah supaya kita terus melangkah, tidak berhenti dan sambil melihat kepada-Nya untuk mengatasi setiap gangguan dan penyesatan yang semakin memuncak. Terus melangkah bahkan terbang, tentu saja bukan seperti unta, namun sebagai rajawali-rajawali muda yang perkasa.

Puncak Penyesatan Si Ular Tua

Pertobatan terbesar (the great revival) harus terjadi sebelum Kedatangan Yang Ke-2, sama seperti pertobatan pertama terjadi sepuluh hari setelah Kenaikan Tuhan Yesus (saat Pentakosta, ketika Roh Kudus pertama kali dicurahkan). Demikian pula Puncak Penyesatan harus terjadi sebelum Akhir Zaman ini, sama seperti penyesatan pertama Si Ular Tua terhadap Hawa & Adam di Awal Zaman. Puncak Penyesatan ini untuk menguji umat-Nya sebagai Mempelai-Nya sebelum Pengangkatan itu terjadi. 

Apakah kita sanggup menghadapi Puncak Penyesatan nanti? Dan seperti apakah Puncak Penyesatan itu? Coba simak penjelasan berikut; Kristus disebut sebagai Adam ke-2 dan persamaan antara Kristus dengan Adam sebelum jatuh ke dalam dosa adalah bahwa keduanya memiliki tujuh Roh Allah yang lengkap dan sempurna. Kesempurnaan Adam saat itu menyebabkan Iblis tidak mau berhadapan langsung dengan Adam, melainkan dengan mendatangi Hawa dalam rupa ular.

Mengapa rupa ular yang dipakai? Kata Serafim dalam Yesaya 6:2, "Para Serafim berdiri di sebelah atas-Nya, masing-masing mempunyai enam sayap; dua sayap dipakai untuk menutupi muka mereka, dua sayap dipakai untuk menutupi kaki mereka dan dua sayap dipakai untuk melayang-layang," memiliki arti ular terbang berapi (fiery flying snake). Keberadaan Serafim adalah semacam rombongan voorjider pembuka jalan sebelum seorang Presiden atau seorang pejabat tinggi datang. Jadi saat itu Hawa mengira bahwa Iblis dalam rupa ular adalah utusan yang mendahului Tuhan, pihak yang baik dan tanpa sadar Hawa menanggapi Iblis dan membuka celah. 

Tahun Ayin Gimel juga menandakan bahwa kita akan memasuki dari pemulihan kepada keutuhan, dari perjalanan di padang gurun masuk menuju Tanah Perjanjian. Dan saat kita memasuki Tanah Perjanjian, ada begitu banyak musuh yang harus ditaklukkan. Setelah menaklukkan Yerikho dan Ai, maka musuh yang ke-3 adalah Gibeon. Dan Gibeon yang secara fisik dan kekuatan jauh di bawah bangsa Israel, namun mereka menggunakan akal muslihat seperti ular untuk mengelabui umat Tuhan. "Tetapi ketika terdengar kepada penduduk negeri Gibeon apa yang dilakukan Yosua terhadap Yerikho dan Ai, maka merekapun bertindak dengan memakai akal: ... " - Yosua 9:3-4. Suara Roh Tuhan akan semakin lembut, namun pernyataan Iblis akan semakin nyata sehingga tipu muslihat Iblis begitu mudah dianggap sebagai kebenaran sedangkan peringatan Tuhan begitu sulit dipercaya karena kita cenderung untuk ingin mengerti terlebih dahulu untuk bisa percaya.

Jadi Puncak Penyesatan itu akan terjadi begitu halus, begitu masuk akal, hampir sulit untuk dibedakan kecuali kita terus perhadapkan segala perkara kepada Tuhan. Akan ada banyak berkat, banyak kesempatan untuk naik, banyak peluang yang kelihatan menjanjikan yang akan ditawarkan kepada kita, namun tidak semuanya itu adalah bagian kita. Mentalitas raja Uzia akan banyak terungkap dan akhirnya menjerat begitu banyak anak Tuhan karena merasa layak, merasa tinggi dan sebagainya sehingga lupa bahwa semuanya hanya karena anugerah. Orang-orang seperti Uzia inilah yang akhirnya berlaku fasik hingga melanggar covenant dengan Tuhan, yang menjadi sasaran empuk Si Penyesat hingga menjadi kecewa, menolak Tuhan dan murtad. "Dan orang-orang yang berlaku fasik terhadap Perjanjian akan dibujuknya sampai murtad dengan kata-kata licin; tetapi umat yang mengenal Allahnya akan tetap kuat dan akan bertindak." - Daniel 11:32.

2013, Yang Ke-13 & Ular

Berdasarkan strong's concordance bahasa Ibrani yang sama, angka 13 merujuk kepada kata obdan yang artinya kerusakan (destruction) atau kebinasaan (perish). Tahun depan adalah tahun yang ke-13 di awal Millenium ke-3 ini dan tidak kebetulan bahwa berdasarkan almanak penanggalan China, memasuki tanggal 10 Februari 2013 disebut sebagai Tahun Ular (Air) 4711. Sosok ular lagi-lagi muncul.

"Berfirmanlah Allah: 'Jadilah benda-benda penerang pada cakrawala untuk memisahkan siang dari malam. Biarlah benda-benda penerang itu menjadi tanda yang menunjukkan masa-masa yang tetap dan hari-hari dan tahun-tahun, dan sebagai penerang pada cakrawala biarlah benda-benda itu menerangi bumi.' Dan jadilah demikian." - Kejadian 1:14-15. Selain matahari dan bulan, benda-benda penerang lainnya adalah (konstelasi) bintang. Dan ada fakta menarik berkenaan dengan konstelasi bintang ini; pada Januari 2011 seorang profesor astronomi bernama Parke Kunkle menjelaskan bahwa telah terjadi pergeseran poros bumi yang menyebabkan posisinya berbeda dengan posisi 3.000 tahun yang lampau sehingga susunan 12 konstelasi utama yang lebih dikenal dengan 12 zodiak (Virgo, Libra, Scorpius, Sagittarius hingga Leo) berubah menjadi 13 konstelasi. Dan zodiak atau konstelasi ke-13 itu adalah Ophiuchus yang dalam bahasa Yunani berarti Pembawa Ular (Serpent Bearer or Holder). Menurut sang profesor bahwa posisi Ophiuchus ada di antara Scorpius dan Sagittarius. Yang aneh adalah bahwa konstelasi Ophiuchus bukanlah konstelasi baru, konstelasi ini sudah ada sejak dahulu bersama dengan konstelasi-konstelasi lainnya, namun mengapa hanya pada tahun-tahun terakhir ini ide memasukkan konstelasi Ophiuchus muncul untuk digabungkan dengan 12 konstelasi lainnya? Sungguh tidak ada yang kebetulan.

Konstelasi Ophiuchus yang terdiri dari beberapa bintang, memiliki bintang utama (Alpha Ophiuchi) yang bernama Ras Alhague yang dalam bahasa Arab berarti Kepala dari Sang Pembawa Ular (The Head of The Serpent Bearer). Kepala merujuk kepada pikiran sebagai pusat medan pertempuran yang selalu menjadi sasaran dari usaha-usaha penyesatan Iblis - Si Ular Tua. 

Fakta menarik lainnya adalah bahwa konstelasi Ophiuchus terdiri dari dua konstelasi besar, yaitu konstelasi Ophiuchus yang mengacu kepada Sang Pembawa Ular dan konstelasi Serpent yang mengacu kepada ular itu sendiri. Jauh di dalam konstelasi Serpent terdapat nebula (awan antarbintang yang terdiri dari debu, gas, dan plasma) yang berbentuk rajawali, disebut juga Eagle Nebula. Nebula terbentuk ketika awan molekul yang sangat luas runtuh di bawah gaya gravitasinya sendiri. Bukankah akhir Juni 2012 lalu Tuhan telah melantik pasukan-Nya sebagai Pasukan Rajawali (Eagle Warriors)? Dapatkah kita memahami maksud Tuhan ini? Tidak lain sebagai persiapan untuk menghadapi berbagai perkara termasuk Puncak Penyesatan yang akan terjadi di tahun yang akan datang. Sekali lagi, tidak ada yang kebetulan bahwa pengaturan Tuhan nyata adanya. Bahkan dalam sebuah siklus rantai makanan, ular adalah salah satu mangsa dari rajawali.

"Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati. Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna." - Roma 12:1-2

Penyebab utama ketika seorang percaya tidak dapat ikut dalam pengangkatan adalah karena tidak dapat membedakan mana yang dimaksud Allah dengan yang baik, yang berkenan dan yang sempurna. Padahal yang baik, belum tentu Tuhan berkenan, apalagi sampai menuju kesempurnaan yang sama seperti Bapa adalah sempurna. Mengapa tidak dapat membedakan? Karena tidak pernah melatih dan mempersembahkan tubuh yang adalah bait-Nya sebagai persembahan yang hidup. Dengan demikian orang tersebut hanya mampu membedakan yang baik dari yang yang jahat, sama seperti ketika Iblis memperdaya Hawa dengan buah dari Pohon Pengetahuan Yang Baik & Yang Jahat. Jadi terus menerus berdisiplin melatih tubuh, mempersembahkan tubuh dan menyalibkan daging adalah jalan satu-satunya untuk kita layak mengikuti Pengangkatan Gereja yang tidak lama lagi. 

Sekali lagi, Gimel berarti terus melangkah (sampai garis akhir) dengan kekuatan dan kemampuan yang dari Tuhan sambil mata (hati) kita tertuju kepada-Nya senantiasa.

Thursday, September 6, 2012

Jurnal SHRK September 2012 - Hari Ke-3

Dari 22 abjad Yahudi, hanya ada 7 abjad yang memiliki mahkota, abjad Gimel adalah salah satunya. Dalam Talmud Yahudi, Gimel yang digambarkan seperti kaki (unta) memiliki arti bahwa orang kaya yang melangkah kepada atau mengejar orang miskin untuk menolong dan memberkati. 

"Adapun Abraham telah tua dan lanjut umurnya, serta diberkati TUHAN dalam segala hal. Berkatalah Abraham kepada hambanya yang paling tua dalam rumahnya, yang menjadi kuasa atas segala kepunyaannya, katanya: 'Baiklah letakkan tanganmu di bawah pangkal pahaku, supaya aku mengambil sumpahmu demi TUHAN, Allah yang empunya langit dan yang empunya bumi, bahwa engkau tidak akan mengambil untuk anakku seorang isteri dari antara perempuan Kanaan yang di antaranya aku diam. Tetapi engkau harus pergi ke negeriku dan kepada sanak saudaraku untuk mengambil seorang isteri bagi Ishak, anakku.' ... Kemudian hamba itu mengambil sepuluh ekor dari unta tuannya dan pergi dengan membawa berbagai-bagai barang berharga kepunyaan tuannya; demikianlah ia berangkat menuju Aram-Mesopotamia ke kota Nahor. Di sana disuruhnyalah unta itu berhenti di luar kota dekat suatu sumur, pada waktu petang hari, waktu perempuan-perempuan keluar untuk menimba air. Lalu berkatalah ia: 'TUHAN, Allah tuanku Abraham, buatlah kiranya tercapai tujuanku pada hari ini, tunjukkanlah kasih setia-Mu kepada tuanku Abraham. ... Kiranya terjadilah begini: anak gadis, kepada siapa aku berkata: Tolong miringkan buyungmu itu, supaya aku minum, dan yang menjawab: Minumlah, dan unta-untamu juga akan kuberi minum--dialah kiranya yang Kautentukan bagi hamba-Mu, Ishak; maka dengan begitu akan kuketahui, bahwa Engkau telah menunjukkan kasih setia-Mu kepada tuanku itu.' ... Anak gadis itu sangat cantik parasnya, seorang perawan, belum pernah bersetubuh dengan laki-laki; ia turun ke mata air itu dan mengisi buyungnya, lalu kembali naik. Kemudian berlarilah hamba itu mendapatkannya serta berkata: 'Tolong beri aku minum air sedikit dari buyungmu itu.' Jawabnya: 'Minumlah, tuan,' maka segeralah diturunkannya buyungnya itu ke tangannya, serta diberinya dia minum. Setelah ia selesai memberi hamba itu minum, berkatalah ia: 'Baiklah untuk unta-untamu juga kutimba air, sampai semuanya puas minum.' ... Setelah unta-unta itu puas minum, maka orang itu mengambil anting-anting emas yang setengah syikal beratnya, dan sepasang gelang tangan yang sepuluh syikal emas beratnya, ... Lalu berlututlah orang itu dan sujud menyembah TUHAN, serta berkata: 'Terpujilah TUHAN, Allah tuanku Abraham, yang tidak menarik kembali kasih-Nya dan setia-Nya dari tuanku itu; dan TUHAN telah menuntun aku di jalan ke rumah saudara-saudara tuanku ini!'" - Kejadian 24:1-27

Kisah di atas adalah bayang-bayang sebuah kisah perjodohan antara Kristus dengan Gereja sebagai Mempelai-Nya, yang waktunya akan terjadi dalam tempo yang begitu singkat. Abraham adalah gambaran dari Bapa, Ishak adalah gambaran dari Putera, Ribka adalah gambaran dari Gereja-Nya dan Eliezer yang berarti penolong adalah gambaran dari Roh Kudus. Bapa melalui Roh Kudus memiliki kriteria yang sedemikian rupa bagi Gereja-Nya untuk dinikahkan dengan Kristus.

Jodoh atau pasangan yang dikehendaki bukan sekedar kudus, tak bercacat dan tak bercela, melainkan juga yang memiliki kemurahan hati dan gairah untuk menolong maupun memberkati dengan tuntas. Roh Kudus melalui Eliezer hanya meminta minum untuk seorang diri, namun yang akan dipinang ialah dia yang mau memberi minum kesepuluh unta tanpa diminta. Seekor unta minum jauh lebih banyak daripada seorang manusia, dan ini ada 10 ekor unta. Itu artinya Gereja-Nya memiliki kapasitas yang sangat besar untuk menjadi berkat dan gairah menolong sangat banyak orang, tanpa perlu diminta lagi. 

Bukankah kita adalah generasi yang menari di atas gelombang? Gelombang apakah yang dimaksud? Perang, kekeringan dan krisis akan menciptakan gelombang-gelombang peluang untuk menolong sebanyak mungkin jiwa-jiwa bagi Kristus di waktu yang tinggal sedikit ini. Gelombang-gelombang itu seperti unta-unta yang datang berbondong-bondong memberikan peluang kepada kita sebagai Gereja-Nya untuk memberi mereka minum.

Perhatikan setelah Eliezer yakin semua unta puas minum dan bahwa Ribkalah orangnya, maka yang pertama kali terjadi adalah benda-benda berharga dari emas diberikan kepada Ribka. Jadi begitu Gereja menyambut para unta yang datang dan bertindak sesuai dengan apa yang dikehendaki Roh Kudus, maka kelimpahan adalah akibat yang langsung terjadi tanpa penundaan. Dan bukan sekedar kelimpahan saja, perhiasan emas itupun tanda pengikatan lamaran Kristus kepada Gereja-Nya.

"Sejumlah besar unta akan menutupi daerahmu, unta-unta muda dari Midian dan Efa. Mereka semua akan datang dari Syeba, akan membawa emas dan kemenyan, serta memberitakan perbuatan masyhur TUHAN. Segala kambing domba Kedar akan berhimpun kepadamu, domba-domba jantan Nebayot akan tersedia untuk ibadahmu; semuanya akan dipersembahkan di atas mezbah-Ku sebagai korban yang berkenan kepada-Ku, dan Aku akan menyemarakkan rumah keagungan-Ku. Siapakah mereka ini yang melayang seperti awan dan seperti burung merpati ke pintu kandangnya?" - Yesaya 60:6-8

Perhatikan kronologinya, bahwa sejumlah besar unta akan datang, gelombang-gelombang untuk kita berkati akan datang secara masif. Di balik gelombang-gelombang tersebut ada emas dan kemenyan untuk memberitakan Injil dan menjangkau serta membalikkan keadaan bagi kaum Kedar & Nebayot. Dan yang terakhir sekelompok burung merati pulang ke kandang, yang tidak lain adalah rapture atau Pengangkatan Gereja.

Tuesday, September 4, 2012

Jurnal SHRK September 2012 - Hari Ke-2 Vol. 2

Sekalipun Iblis semakin kuat dan lihai, namun Tuhan tetap menjanjikan kemenangan: "Berfirmanlah TUHAN kepada Yosua: 'Janganlah takut kepada mereka, sebab Aku menyerahkan mereka kepadamu. Tidak seorangpun dari mereka yang akan dapat bertahan menghadapi engkau.'" - Yosua 10:8. Jangan takut, namun hadapi bersama dengan-Nya.

"Sedang mereka melarikan diri di depan orang Israel dan baru di lereng Bet-Horon, maka TUHAN melempari mereka dengan batu-batu besar dari langit, sampai ke Azeka, sehingga mereka mati. Yang mati kena hujan batu itu ada lebih banyak dari yang dibunuh oleh orang Israel dengan pedang." - Yosua 10:11. Di 2013, berkat maupun bencana akan datang seperti hujan, namun masing-masing dapat memilih kepada siapa berkat dan bencana akan datang sesuai dengan kehendak Tuhan. Jadi akan semakin nyata perbedaan antara orang benar dengan orang fasik.

"Lalu Yosua berbicara kepada TUHAN pada hari TUHAN menyerahkan orang Amori itu kepada orang Israel; ia berkata di hadapan orang Israel: 'Matahari, berhentilah di atas Gibeon dan engkau, bulan, di atas lembah Ayalon!'" - Yosua 10:12. Demonstrasi akan kuasa Tuhan melalui Gereja-Nya akan semakin nyata dan tidak terbatas. Apa yang bahkan kelihatan mustahil sekalipun akan dibalikkan menjadi keajaiban.

"Setelah raja-raja itu dikeluarkan dan dibawa kepada Yosua, maka Yosuapun memanggil semua orang Israel berkumpul dan berkata kepada para panglima tentara, yang ikut berperang bersama-sama dengan dia: 'Marilah dekat, taruhlah kakimu ke atas tengkuk raja-raja ini.' Maka datanglah mereka dekat dan menaruh kakinya ke atas tengkuk raja-raja itu. Lalu berkatalah Yosua kepada mereka: 'Janganlah takut dan janganlah tawar hati, kuatkan dan teguhkanlah hatimu, sebab secara itulah akan dilakukan TUHAN kepada semua musuhmu, yang kamu perangi.'" - Yosua 10:24-25. Musuh-musuh beserta semua kekayaannya hanya akan diserahkan kepada umat yang berperang, bagi mereka yang masih malas untuk berperang, malas untuk deklarasi, malas untuk merampungkan tugas dan tanggung jawab, akan semakin tertinggal.

Menaklukkan Hazor & Kedar

"Setelah hal itu terdengar kepada Yabin, raja Hazor, diutusnyalah orang kepada Yobab, raja Madon, dan kepada raja negeri Simron, kepada raja negeri Akhsaf, ... Pada waktu itu Yosua kembali, direbutnya Hazor, dan rajanya dibunuhnya dengan mata pedang. Sebab Hazor pada waktu dahulu adalah yang terutama di antara segala kerajaan itu. Semua makhluk yang ada di dalamnya dibunuhnya dengan mata pedang, sambil menumpas orang-orang itu. Tidak ada yang tinggal hidup dari semua yang bernafas dan Hazor dibakarnya." - Yosua 11:1-11

Ada janji yang istimewa di balik kemenangan kita terhadap Gibeon, yaitu Hazor. Di seluruh Kanaan, Kerajaan Hazor adalah yang terbesar pada zaman itu. Bahkan menurut catatan berbagai penemuan para arkeolog yang dilakukan di Timur Tengah, penemuan peninggalan bersejarah atas bekas Kerajaan Hazor adalah penemuan terbesar ke-3. Jadi Tuhan menjanjikan kemenangan atas Hazor setelah menaklukkan Gibeon. Lalu apa yang istimewa dari Kerajaan Hazor ini?

"Mengenai Kedar dan mengenai kerajaan-kerajaan Hazor yang dipukul kalah oleh Nebukadnezar, raja Babel. Beginilah firman TUHAN: 'Bersiaplah, majulah melawan Kedar, binasakanlah orang-orang di sebelah timur! Hendaklah kemah-kemah mereka dan kawanan domba mereka dirampas sampai bersih, tenda-tenda mereka dan segala perabot mereka; hendaklah unta-unta mereka habis dibawa serta, dan hendaklah berteriak-teriak kepada mereka: Kegentaran dari segala jurusan! ... Aku akan menyerakkan ke segala mata angin mereka yang berpotong tepi rambutnya berkeliling, dan dari segala penjuru Aku akan mendatangkan bencana atas mereka, demikianlah firman TUHAN. Hazor akan menjadi tempat persembunyian bagi serigala, menjadi tempat tandus sampai selama-lamanya; seorangpun tidak akan diam lagi di sana dan seorang manusiapun tidak akan tinggal lagi di dalamnya.'" - Yeremia 49:28-33.

Kerajaan Hazor telah dilenyapkan pada zaman Yosua, namun spiritualitasnya masih ada di zaman Nabi Yeremia. Dan pada zaman itu, baik Kerajaan Hazor dan bani Kedar merupakan sekumpulan masyarakat yang bertetangga bahkan bercampur baur. Jadi penaklukkan terhadap Hazor sama dengan penaklukkan terhadap Kedar. Itu berarti Tuhan menjanjikan akan adanya Lawatan & Tuaian jiwa-jiwa yang terbesar di negeri ini begitu kita menaklukkan Gibeon.

Jurnal SHRK September 2012 - Hari Ke-2 Vol. 1

Menyambut Ayin Gimel 5773 pada saat matahari terbenam di tanggal 16 September 2012 nanti, kita diperhadapkan kepada segala sesuatu yang berkenaan dengan hitungan serba 3: kesatuan roh, jiwa dan tubuh; Trinitas Allah - Bapa, Putra, Roh Kudus; berkat Abraham, Ishak, Yakub; kebangkitan Yesus di hari ke-3; baptisan air, roh, api; dan sebagainya. Angka 3 pada saat memasuki Ayin Gimel kali ini juga menyatakan bahwa waktu yang ada bagi Pasukan Mempelai-Nya hanya sisa 3 tahun lagi hingga tahun 2015.

Kita akan memasuki dari pemulihan kepada keutuhan, dari perjalanan di padang gurun menuju Tanah Perjanjian. Dan saat kita memasuki Tanah Perjanjian, ada begitu banyak musuh yang harus ditaklukkan. Setelah menaklukkan Yerikho dan Ai, maka musuh yang ke-3 adalah Gibeon, untuk selengkapnya pelajari dan cermati Yosua pasal 9-11. Berikut ini berbagai hal yang perlu diperhatikan dalam menghadapi Gibeon saat memasuki Ayin Gimel dan tahun 2013 nanti:

"Tetapi ketika terdengar kepada penduduk negeri Gibeon apa yang dilakukan Yosua terhadap Yerikho dan Ai, maka merekapun bertindak dengan memakai akal: ... " - Yosua 9:3-4. Bahwa Iblis akan memakai banyak muslihat untuk memperdaya, menjebak dan menyerang kita. Tidak seperti menghadapi Yerikho dan Ai, Gibeon harus dihadapi dengan kerendahan hati yang lebih lagi, karena kemenangan-kemenangan pada peperangan yang terdahulu tidak serta merta menjamin kemenangan yang sama kali ini.

"Tetapi berkatalah orang-orang Israel kepada orang-orang Hewi itu: 'Barangkali kamu ini diam di tengah-tengah kami, bagaimana mungkin kami mengikat perjanjian dengan kamu?'" - Yosua 9:7. Saat itu orang-orang Israel telah mencurigai orang-orang Hewi, namun karena penampilan mereka begitu meyakinkan, orang-orang Israel tetap tertipu. Di 2013 suara Iblis akan terdengar lebih jelas, lebih nyata dan lebih nyaring, karena Iblis berbicara dengan menampilkan wujud dari perkara yang kita hadapi sedangkan Roh Kudus akan tetap bersuara lembut. Tawaran demi tawaran yang kelihatan menjanjikan akan banyak berdatangan, bahkan walau hati kita sadar, namun kita dapat tertipu oleh penampilan musuh.

"Lalu orang-orang Israel mengambil bekal orang-orang itu, tetapi tidak meminta keputusan TUHAN." - Yosua 9:14. Kewaspadaan kita hanya dapat diandalkan jika kita intim dan terus bergaul dengan Tuhan. Di saat kita terlalu berharap dan sebuah tawaran datang seperti atau bahkan lebih daripada yang kita harapkan maka jangan pernah lupa untuk menghadapkan segala sesuatunya kepada Tuhan setiap saat. 

"Orang Israel tidak menewaskan, sebab para pemimpin umat telah bersumpah kepada mereka demi TUHAN, Allah Israel. Lalu bersungut-sungutlah segenap umat kepada para pemimpin." - Yosua 9:18. Kekecewaan terutama kepada para pemimpin merupakan isu yang tak terhindarkan, sungguh dibutuhkan hati yang semakin Hineni untuk dapat tetap mengasihi, tetap bersukacita, tetap rendah hati menghadapi hal-hal yang mengecewakan.

"Lalu kelima raja orang Amori itu berkumpul dan bergerak maju: raja Yerusalem, raja Hebron, raja Yarmut, raja Lakhis dan raja Eglon, mereka beserta seluruh tentara mereka. Mereka berkemah mengepung Gibeon dan berperang melawannya." - Yosua 10:5. Akan ada begitu banyak tugas dan pekerjaan yang harus diselesaikan secara serempak. Pasukan umat-Nya dituntut semakin terlatih dan mampu untuk multitasking dalam anugerah-Nya. 

Monday, September 3, 2012

Jurnal SHRK September 2012 - Hari Ke-1

Firman hari ini berisi sebuah hasil penelitian yang dikutip dari sebuah buku yang ditulis oleh Ps. Steve Cioccolanti, seorang hamba Tuhan keturunan Thailand dari Australia. 

"Berfirmanlah Allah: 'Jadilah benda-benda penerang pada cakrawala untuk memisahkan siang dari malam. Biarlah benda-benda penerang itu menjadi tanda yang menunjukkan masa-masa yang tetap dan hari-hari dan tahun-tahun, dan sebagai penerang pada cakrawala biarlah benda-benda itu menerangi bumi.' Dan jadilah demikian." - Kejadian 1:14-15

Kata "masa-masa" dalam bahasa Ibrani (mo-ed) dapat diartikan juga sebagai perayaan-perayaan (feasts). Jadi sejak awal Tuhan telah menunjukkan adanya kaitan antara benda-benda penerang dengan perayaan-perayaan. Berbicara mengenai perayaan-perayaan itu sendiri, bangsa Yahudi memiliki berbagai perayaan dan dari sekian banyaknya perayaan tersebut, ada 2 perayaan yang sangat fundamental, yaitu Paskah (Passover atau Pesach) yang selalu jatuh pada bulan Maret atau April (tanggal 15 bulan Nisan) dan Sukkot (Hari Raya Tabernakel) yang selalu jatuh pada bulan September atau Oktober (tanggal 15  bulan Tishri). 

Perayaan Paskah seperti kita ketahui adalah perayaan keluarnya bangsa Yahudi dari tanah Mesir di zaman Perjanjian Lama sekaligus digenapi oleh Yesus Kristus dengan Penebusan Dosa di zaman Perjanjian Baru. Paskah dapat dikatakan sebagai Tahun Baru bangsa Yahudi secara religius, sedangkan Rosh Hashanah merupakan Tahun Baru bangsa yahudi secara sipil. Selain itu, Hari Raya Tabernakel atau Pondok Daun yang ditandai dengan daun palem yang dilambaikan oleh orang-orang dirayakan tiap 14 hari setelah Rosh Hashanah sebagai peringatan akan hasil panen.

"Aku akan mengadakan mujizat-mujizat di langit dan di bumi: darah dan api dan gumpalan-gumpalan asap. Matahari akan berubah menjadi gelap gulita dan bulan menjadi darah sebelum datangnya hari TUHAN yang hebat dan dahsyat itu. Dan barangsiapa yang berseru kepada nama TUHAN akan diselamatkan, sebab di gunung Sion dan di Yerusalem akan ada keselamatan, seperti yang telah difirmankan TUHAN; dan setiap orang yang dipanggil TUHAN akan termasuk orang-orang yang terlepas." - Yoel 2:30-32

"Matahari akan berubah menjadi gelap gulita dan bulan menjadi darah sebelum datangnya hari Tuhan, hari yang besar dan mulia itu. Dan barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan akan diselamatkan." - Kisah Para Rasul 2:20-21

"Segera sesudah siksaan pada masa itu, matahari akan menjadi gelap dan bulan tidak bercahaya dan bintang-bintang akan berjatuhan dari langit dan kuasa-kuasa langit akan goncang. Pada waktu itu akan tampak tanda Anak Manusia di langit dan semua bangsa di bumi akan meratap dan mereka akan melihat Anak Manusia itu datang di atas awan-awan di langit dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya." - Matius 24:29-30

"Maka aku melihat, ketika Anak Domba itu membuka meterai yang keenam, sesungguhnya terjadilah gempa bumi yang dahsyat dan matahari menjadi hitam bagaikan karung rambut dan bulan menjadi merah seluruhnya bagaikan darah." - Wahyu 6:12

"Kemudian dari pada itu aku melihat: sesungguhnya, suatu kumpulan besar orang banyak yang tidak dapat terhitung banyaknya, dari segala bangsa dan suku dan kaum dan bahasa, berdiri di hadapan takhta dan di hadapan Anak Domba, memakai jubah putih dan memegang daun-daun palem di tangan mereka." - Wahyu 7:9

Berulang kali Tuhan melalui firman-Nya memberikan tanda waktu (perayaan) melalui benda-benda penerang berkaitan dengan Hari Tuhan yaitu matahari yang menjadi gelap dan bulan yang berwarna merah darah, yang tidak lain adalah Gerhana Matahari dan Gerhana Bulan. Dan berikut ini adalah data Tetrad Blood Moons (4 Gerhana Bulan berturut-turut yang bertepatan dengan perayaan Paskah maupun Sukkot) disertai dengan kejadian bersejarah yang terjadi dengan bangsa Israel:

Tahun 1492, bangsa Yahudi dianiaya dan diusir dari Spanyol oleh penguasa Katolik pada saat itu dan mereka menemukan benua baru yaitu Amerika, yang kemudian menjadi sekutu utama bangsa Israel hingga hari ini. Dan Tetrad terjadi pada tanggal-tanggal:

2 April 1493 - Paskah 5253
25 September 1493 - Sukkot 5254
22 Maret 1494 - Paskah 5254
15 September 1494 - Sukkot 5255

Tidak ada lagi Tetrad Blood Moon lainnya di abad ke-16 hingga abad ke-19 (awal tahun 1500-an hingga akhir 1800-an).

14 Mei 1948, bangsa Israel resmi berdiri sebagai sebuah negara yang berdaulat. Dan terjadi kembali Tetrad pada tanggal-tanggal:

13 April 1949 - Paskah 5709
7 Oktober 1949 - Sukkot 5710
2 April 1950 - Paskah 5710
27 September 1950 - Sukkot 5711

Juni 1967, Israel mengambil kendali dan kedaulatan penuh atas kota Yerusalem. Dan terjadi Tetrad pada tanggal-tanggal:

24 April 1967 - Paskah 5727
18 Oktober 1967 - Sukkot 5728
13 April 1968 - Paskah 5728
6 Oktober 1968 - Sukkot 5729

Tetrad berikutnya akan terjadi pada tanggal-tanggal:

15 April 2014 - Paskah 5774
8 Oktober 2014 - Sukkot 5775
4 April 2015 - Paskah 5775
28 September 2015 - Sukkot 5776

Pertanyaannya, kejadian besar apakah yang akan menimpa bangsa Israel di sekitar Tetrad tersebut? Ada dugaan bahwa tidak lama lagi peresmian Bait Allah ke-3 terjadi dan tidak lama setelah itu terjadi pengkhianatan perjanjian oleh sang Antikristus dengan menduduki serta menyatakan dirinya ialah Allah.

Pada tahun 2014 dan 2015 pun akan terjadi dua kali Gerhana Matahari yaitu:

29 April 2014 - Gerhana Matahari Total - 29 Nisan 5774
23 Oktober 2014 - Gerhana Matahari Parsial - 29 Tishri 5775
20 Maret 2015 - Gerhana Matahari Total - 29 Adar 5775
13 September 2015 - Gerhana Matahari Parsial - 29 Elul 5775 (malam tahun baru Rosh Hashanah - 1 Tishri 5776 jatuh pada keesokan harinya)

"'Dan akan ada tanda-tanda pada matahari dan bulan dan bintang-bintang, dan di bumi bangsa-bangsa akan takut dan bingung menghadapi deru dan gelora laut. Orang akan mati ketakutan karena kecemasan berhubung dengan segala apa yang menimpa bumi ini, sebab kuasa-kuasa langit akan goncang. Pada waktu itu orang akan melihat Anak Manusia datang dalam awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya. Apabila semuanya itu mulai terjadi, bangkitlah dan angkatlah mukamu, sebab penyelamatanmu sudah dekat.' Lalu Yesus mengatakan perumpamaan ini kepada mereka: 'Perhatikanlah pohon ara atau pohon apa saja. Apabila kamu melihat pohon-pohon itu sudah bertunas, kamu tahu dengan sendirinya bahwa musim panas sudah dekat. Demikian juga, jika kamu melihat hal-hal itu terjadi, ketahuilah, bahwa Kerajaan Allah sudah dekat. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya angkatan ini tidak akan berlalu, sebelum semuanya terjadi. Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu.' 'Jagalah dirimu, supaya hatimu jangan sarat oleh pesta pora dan kemabukan serta kepentingan-kepentingan duniawi dan supaya hari Tuhan jangan dengan tiba-tiba jatuh ke atas dirimu seperti suatu jerat. Sebab ia akan menimpa semua penduduk bumi ini. Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa, supaya kamu beroleh kekuatan untuk luput dari semua yang akan terjadi itu, dan supaya kamu tahan berdiri di hadapan Anak Manusia.' Pada siang hari Yesus mengajar di Bait Allah dan pada malam hari Ia keluar dan bermalam di gunung yang bernama Bukit Zaitun. Dan pagi-pagi semua orang banyak datang kepada-Nya di dalam Bait Allah untuk mendengarkan Dia." - Lukas 21:25-38

Referensi lainnya klik di sini

Monday, August 27, 2012

Ayin Gimel - 5773: Benefits

"Dari Daud. Pujilah TUHAN, hai jiwaku! Pujilah nama-Nya yang kudus, hai segenap batinku! Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya (Benefits / Ghemool)! Dia yang mengampuni segala kesalahanmu, yang menyembuhkan segala penyakitmu, Dia yang menebus hidupmu dari lobang kubur, yang memahkotai engkau dengan kasih setia dan rahmat, Dia yang memuaskan hasratmu dengan kebaikan, sehingga masa mudamu menjadi baru seperti pada burung rajawali." - Mazmur 103:1-5


Meninggalkan tahun Ayin Beth 5772 dan memasuki tahun Ayin Gimel 5773 (16 September 2012 - 4 September 2013), kita diminta untuk mengingat segala kebaikan-Nya terlepas dari apapun masalah dan pergumulan yang sedang kita hadapi saat ini. 

Kebaikan-Nya - #1: Mengampuni bahkan segala kelemahan kita, sementara Iblis terus mendakwa kita.

Kebaikan-Nya - #2: Memulihkan / Menyembuhkan

Kebaikan-Nya - #3: Menebus segala hutang dosa

Kebaikan-Nya - #4: Memahkotai, mendandani, menjadikan indah

Kebaikan-Nya - #5: Memuaskan hasrat, baik kebutuhan maupun keinginan sesuai dengan pribadi masing-masing.

"Sebab yang bodoh dari Allah lebih besar hikmatnya dari pada manusia dan yang lemah dari Allah lebih kuat dari pada manusia. Ingat saja, saudara-saudara, bagaimana keadaan kamu, ketika kamu dipanggil: menurut ukuran manusia tidak banyak orang yang bijak, tidak banyak orang yang berpengaruh, tidak banyak orang yang terpandang. Tetapi apa yang bodoh bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan orang-orang yang berhikmat, dan apa yang lemah bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan apa yang kuat, dan apa yang tidak terpandang dan yang hina bagi dunia, dipilih Allah, bahkan apa yang tidak berarti, dipilih Allah untuk meniadakan apa yang berarti, supaya jangan ada seorang manusiapun yang memegahkan diri di hadapan Allah." - 1 Korintus 1:25-29

Inilah janji Tuhan kepada Gereja, bahwa kita dipilih hanya untuk menampilkan kemuliaan-Nya sehingga Allah terpandang di suluruh bumi.

"Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan (Benefits / Ghemool) bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah." - Roma 8:28

Dan inilah jaminan bagi kita memasuki 5773 dan 2013 nanti. Haleluya!

About Windunatha

My photo
An ENTP Person. Saksi Terakhir Sebelum Segalanya Berakhir. One Of The Remnant In The Last Days.