Labels

Showing posts with label Ismael. Show all posts
Showing posts with label Ismael. Show all posts

Friday, July 29, 2011

Abraham Dan 30 Raja Keturunannya

"Inilah nama anak-anak Ismael, disebutkan menurut urutan lahirnya: Nebayot, anak sulung Ismael, selanjutnya Kedar, Adbeel, Mibsam, Misyma, Duma, Masa, Hadad, Tema, Yetur, Nafish dan Kedma. Itulah anak-anak Ismael, dan itulah nama-nama mereka, menurut kampung mereka dan menurut perkemahan mereka, dua belas orang raja, masing-masing dengan sukunya." - Kejadian 25:13-16

Saudara-saudari terkasih dalam Kristus,
Ketika angka 1 melambangkan Tuhan / Yang terutama, angka 3 melambangkan Tritunggal, angka 8 melambangkan awal yang baru, maka angka 12 melambangkan suatu kegenapan dari sebuah sistem atau administrasi atau siklus kehidupan yang diberkati atau direstui oleh Tuhan sendiri. Kita dapat melihat adanya 12 bulan dalam setahun dalam berbagai almanak (Masehi, Yahudi, Islam, Tiongkok, dll), 12 pintu gerbang, 12 suku baik Israel maupun Ismael. Pola 12 ini juga ditiru Iblis dalam berbagai bentuk dan untuk berbagai tujuan jahatnya. Sebagai contoh, untuk merangsang manusia melanggar aturan mengenai masa depan dengan jalan ramalan lewat 12 zodiak, 12 shio dan sebagainya.

Abraham, bapa orang beriman, dari padanya lahir total 30 suku besar atau dapat juga disebut 30 raja-raja besar. Enam raja pertama berasal dari seorang gundik bernama Ketura, dua belas raja berikutnya berasal dari keturunan Ismael, dan dua belas raja terakhir dari Ishak & Israel. Sebagai catatan, 30 suku atau 30 raja ini menggambarkan 30 makhluk di takhta Allah, yaitu 24 tua-tua dan (awalnya) 6 makhluk - serupa singa (karnivora / binatang buas), serupa lembu (herbivora / ternak), serupa manusia, serupa rajawali (unggas), serupa ular (reptil / makhluk yang merayap di bumi), yang mewakili hewan laut. Pada masa bumi baru dan Yerusalem baru dua makhluk sudah tidak ada, yaitu reptil & hewan laut.

Sekarang mari kita cermati. Bahwa Abraham membawa kehidupan 30 suku / raja melalui 3 orang wanita berbeda:
  • Dari Ketura, anak-anak Abraham langsung menjadi raja-raja di bumi.
  • Dari Hagar, cucu-cucu Abraham, anak-anak Ismael menjadi raja-raja.
  • Dan terakhir dari Sara, cicit-cicit Abraham, cucu-cucu Ishak dan anak-anak Yakub menjadi raja-raja yang menaklukkan dunia.
Dapatkah kita melihat perbedaan yang sedemikian jelas ini? Mengapa yang disebut umat pilihan memiliki "proses" paling panjang dan lama? Mengapa mereka yang sekedar umat "yang diberkati" memiliki proses lebih pendek? Bahkan dari Ketura, yang "proses"nya paling cepat, langsung muncul raja-raja itu.

Keturunan-keturunan dari Ketura, lahir dari kedagingan Abraham yang masih kuat, kemampuan ilahi yang di"manfaat"kan untuk nafsu pribadi. Walau Sara saat itu telah wafat, namun kejadian dengan Ketura bukan atas kehendak Tuhan yang sempurna. Sementara keturunan-keturunan dari Hagar, lahir dari jiwa yang lemah. Saat itu Abraham lebih berpihak kepada logika Sara daripada kesetiaan janji Tuhan. Namun keturunan-keturunan dari Sara, lahir dari iman dan roh yang taat, itupun ketika tubuh (daging) Abraham telah mati pucuk. Dan bahkan Sara telah mati haid.

Dengan gambaran tersebut, Tuhan hendak mengatakan bahwa segala sesuatu yang lahir dari daging sungguh-sungguh cepat namun mematikan. Sementara yang lahir dari roh yang kuat membutuhkan semua kematian daging, amat lama namun menghidupkan. Baik dari Ketura maupun dari Hagar, raja-raja tersebut lahir dengan mudah. Namun raja-raja dari pada Sara, lahir melalui berbagai proses yang amat menyakitkan daging. Proses-proses tersebut adalah:
  • Kematian daging Abraham dan Sara ketika mereka menjadi tua, mati pucuk & mati haid.
  • Kematian di gunung Moria, ketika Abraham mempersembahkan Ishak. Dan Ishak rela dikorbankan.
  • Kematian jiwa, bahwa Ishak tidak memilih perempuan-perempuan Kanaan bahkan dari saudara-saudara sepupunya pun tidak.
  • Kematian jiwa lainnya, bahwa Yakub pun tidak memilih baik perempuan-perempuan Kanaan, saudara-saudara dari pamannya, Ismael, juga dari sepupu-sepupunya yang dari Ketura. Serta proses didikan Tuhan baik di dalam rumah Laban maupun setelah keluar dari rumah Laban.
  • Kematian jiwa atas orang-orang yang amat dikasihinya, bahwa Yakub harus merelakan Rahel, Yusuf dan Benyamin.
Dan akhirnya Yakub dihormati Firaun yang saat itu adalah penguasa dunia bahkan dengan mata kepalanya sendiri, Yakub menyaksikan Yusuf menjadi penguasa Mesir yang paling dihormati.

Dengan Hagar dan Ketura ada banyak kekuatan manusia yang masih bercampur, namun dari Sara semua kekuatan manusia dilucuti sampai habis, bukan saja untuk menerima janji Tuhan, namun juga menerima penggenapan atas janji tersebut. Dengan demikian, kita juga perlu menyadari bahwa ketika Tuhan menjanjikan sesuatu kepada kita, itulah saatnya bagi kita untuk bersiap menerima proses "pelucutan" tersebut. Karena janji yang diberikan atas kehendak-Nya, maka sudah seharusnya kita makin mencari kehendak dan kebenaran-Nya, bukan mencari "tambahan"nya, seperti yang dilakukan oleh orang-orang dunia (Matius 6:33-34).

TANPA GOLGOTA YANG SEJATI, TAKKAN ADA MAHKOTA YANG ABADI

Wednesday, July 6, 2011

Tiga Tahap Perang Dunia Ke-3

Seorang hamba-Nya, Maurice Sklar menyampaikan sebuah pengajaran mengenai kronologi bagaimana Israel dan bangsa-bangsa dunia terlibat dalam Perang Dunia ke-3, berikut cuplikan pengajarannya dalam bahasa Inggris:

The Future of the Middle East Nations in Bible Future of the Middle East Nations in Bible Prophecy

...
There are three wars that will soon take place in the Middle East.  Each one is progressive and becomes larger in scope, until the entire world and every nation participates in the last battle:
 
The first war involves the Arab nations immediately surrounding the nation of Israel.  The Bible seems to indicate that these nations will be destroyed with weapons of mass destruction.  This will involve the judgment of God against militant Islam directly surrounding Israel, which is referred to as the house of Esau in several places.  According to the Bible, the nations directly surrounding Israel will be destroyed in such a way that they are uninhabitable.  This war will result in an impassible ring of destroyed countries to the south and east of Israel.  The nations destroyed are:  Egypt, Jordan, Iraq, and part of Saudi Arabia.  These areas of land will become totally impassible because of the use of nuclear weapons and/or biological and chemical weapons.  The soil of these regions becomes so poisoned that nothing can live or grow there.  The area of ancient Idumea (Edom) will be on fire like Kuwait was in the Gulf War of 1991.

The second war is described in detail in Ezekiel chapters 38-39 primarily, although there are other passages that refer to it also.  In Ezekiel chapters 36-37, he foretells the rebirth of the nation of Israel.  Then, before the Kingdom Age, when the Messiah Yeshua will reign in His magnificent temple in Jerusalem, this horrific battle is predicted in much detail.  This was written 2,600 years ago.  Ezekiel lists a confederacy of nations, which include Turkey, Iran, Libya, Ethiopia, parts of Eastern Europe, and other unnamed nations.  Something strange appears immediately when you look this list.  The prophet fails to mention the nations directly bordering Israel!  These countries are Egypt, Iraq, Jordan, Lebanon, “Palestine” (not really a nation), and Syria.  The reason these nations are not mentioned is that they were all destroyed in the first war.  The remaining nations invade Israel from the only possible way in this war:  from the north.  The destruction from this war is much greater in scope than the first.  The destruction of the countries of the first war may be one reason for this second battle.  Most likely, it is retaliation for it against Israel.  Ezekiel identifies Russia as the chief antagonist against Israel in this war.  Russia has a long history of hating and persecuting the Jewish people.  With the pogroms starting in 1881, untold numbers of Jews died at the hands of the Russians.  Russian Jews were the first to return to Israel in the 1880’s, leaving because of this horrible persecution.


...
Selengkapnya klik di sini                                                                                           Click here for full message 

About Windunatha

My photo
An ENTP Person. Saksi Terakhir Sebelum Segalanya Berakhir. One Of The Remnant In The Last Days.