Labels

Showing posts with label Membangun Parit. Show all posts
Showing posts with label Membangun Parit. Show all posts

Sunday, August 7, 2011

Membangun Parit Menyambut Tuaian - Kitab Amos

Kitab Amos berbicara tentang TUAIAN, baik itu jiwa-jiwa, benih rohani maupun harta duniawi. Kitab ini terdiri dari 9 pasal, jadi kitab Amos berbicara tentang Puncak Tuaian di Akhir Zaman. Berikut kesembilan parit yang perlu dicermati dan digenapi sampai semua rencana & impian Tuhan genap sempurna atas kita semua:

"Berkatalah ia: 'TUHAN mengaum dari Sion dan dari Yerusalem Ia memperdengarkan suara-Nya; keringlah padang-padang penggembalaan dan layulah puncak gunung Karmel.'" - Amos 1:2. Jangan berhenti mengaum! Bahwa tekanan akan makin besar, tantangan semakin dahsyat, namun kita tidak boleh menyerah. Perkara-perkara akan kelihatan semakin mustahil, namun jangan fokus kepada masalah. Ingatlah bahwa Roh yang di dalam kita lebih besar daripada roh yang ada di dunia ini, mengaumlah terus bersama Roh Kudus.

"Aku akan melepas api ke dalam Yehuda, sehingga puri Yerusalem dimakan habis." - Amos 2:5. Passion atau gelora cinta harus terus dipelihara, bahkan semakin diperbesar. Jangan lakukan apapun karena kebiasaan, karena keharusan, karena apapun juga selain karena cinta kita kepada Tuhan saja. Puri melambangkan kenyamanan dan egoisme kita. Api gelora cinta yang besar mampu memakan habis semua kenyaman dan ego yang menghalangi langkah kita kepada penggenapan semua janji Tuhan.

"Hanya kamu yang Kukenal dari segala kaum di muka bumi, sebab itu Aku akan menghukum kamu karena segala kesalahanmu." - Amos 3:2. Bahwa kitalah yang terpilih, umat pilihan! Kita menerima semua berkat, semua pengurapan, semua karunia, semua kesempatan untuk mengenal hati-Nya & kerinduan-Nya. Maka tidak ada alasan bagi kita untuk menghindar apalagi menolak semua pekerjaan & pengutusan yang Tuhan tetapkan bagi masing-masing kita. Manfaatkan semua kesempatan untuk bertindak sesuai dengan yang Tuhan mau secara sempurna (tidak setengah hati). Semua berkat adalah benih yang harus dikembangkan dan akan ditagihkan beserta bunganya pada waktunya. Jangan simpan benih itu, atau hukuman yang akan jadi ganjaran! (Dalam waktu sekitar 4 tahun lagi, dunia akan menghadapi Sang Antikristus, ayo selagi masih ada kesempatan, kejar Tuhan dengan segenap hati, dengan segenap jiwa & dengan segenap kekuatan kita!)

"Aku telah menjungkirbalikkan kota-kota di antara kamu, seperti Allah menjungkirbalikkan Sodom dan Gomora, sehingga kamu menjadi seperti puntung yang ditarik dari kebakaran, namun kamu tidak berbalik kepada-Ku," - Amos 4:11. Bahwa goncangan-goncangan besar akan pasti terjadi lagi dalam waktu dekat. Baik goncangan ekonomi maupun goncangan politik. Amerika Serikat yang dulunya menjadi kekuatan besar secara ekonomi dan politik akan runtuh dalam waktu dekat. Gempa bumi dan tsunami juga berbagai bencana lainnya ada dalam antrian. Namun di balik semua itu ada pintu-pintu penginjilan, keselamatan & pertobatan terbuka lebar di mana-mana. Bersiaplah gereja Tuhan - yang bagaikan ditarik Tuhan seperti puntung dari kebakaran - untuk melakukan tuaian besar ini!

"Tetapi biarlah keadilan bergulung-gulung seperti air dan kebenaran seperti sungai yang selalu mengalir." - Amos 5:24. Bahwa keadilan dan kebenaran harus disuarakan tak henti-hentinya, bagai gelombang dan aliran sungai yang selalu menghidupkan dunia sekitar kita. Suarakan semuanya itu dalam perkataan dan perbuatan, tidak peduli apa dan bagaimana kondisi kita saat ini. jangan berhenti menginspirasi & mempengaruhi dunia. Diceritakan bahwa Las Vegas kota maksiat yang takkan mungkin mengalami lawatan Roh Allah, namun Tuhan melalui Kathryn Kuhlman mengadakan kegerakan besar dan pertobatan yang begitu sensasional dan nyata di sebuah kasino terbesar di kota itu. Kathryn Kuhlman tidak berhenti, apalagi kita sebagai Generasi Penuntas & Penggenap Janji.

"Yang bernyanyi-nyanyi mendengar bunyi gambus, dan seperti Daud menciptakan bunyi-bunyian bagi dirinya." - Amos 6:5. Jadilah TREND SETTERS! Dan bukan followers. Kita adalah Generasi Penakluk Dunia. Seperti Daud menciptakan berbagai hal yang baru dalam pujian penyembahan, demikian juga kita dalam bidang kita masing-masing. Cari & kejar Tuhan, minta terus sesuatu yang baru untuk dijadikan trend dan dunia mengikuti kita!

"Inilah yang diperlihatkan Tuhan ALLAH kepadaku: Tampak Ia membentuk kawanan belalang, pada waktu rumput akhir mulai tumbuh, yaitu rumput akhir sesudah yang dipotong bagi raja. Ketika belalang mulai menghabisi tumbuh-tumbuhan di tanah, berkatalah aku: 'Tuhan ALLAH, berikanlah kiranya pengampunan! Bagaimanakah Yakub dapat bertahan? Bukankah ia kecil?'" - Amos 7:1-2. Setelah tuaian bagi Raja berakhir, goncangan ekonomi dahsyat segera terjadi. Berbagai belalang dari berbagai penjuru dikerahkan dahsyat. Kelaparan ada di mana-mana, namun Indonesia bersama Tuhan akan memberi makan bagi bangsa-bangsa dunia.

"'Sesungguhnya, waktu akan datang,' demikianlah firman Tuhan ALLAH, 'Aku akan mengirimkan kelaparan ke negeri ini, bukan kelaparan akan makanan dan bukan kehausan akan air, melainkan akan mendengarkan firman TUHAN.'" - Amos 8:11. Dunia akan mencari Tuhan dengan amat sangat, dan jika bukan kita, siapa lagi? Ini adalah janji Tuhan yang SUPER dahsyat! Dengan demikian, Tuhan hendak menegaskan bahwa tuaian akan mendatangi kita, tuaian akan mengejar kita, dan Tuhan ingin kita tuai semuanya tanpa sisa. Sekarang bagaimana kita mempersiapkan gelombang tuaian tersebut?

"'Pada hari itu Aku akan mendirikan kembali pondok Daud yang telah roboh; Aku akan menutup pecahan dindingnya, dan akan mendirikan kembali reruntuhannya; Aku akan membangunnya kembali seperti di zaman dahulu kala, supaya mereka menguasai sisa-sisa bangsa Edom dan segala bangsa yang Kusebut milik-Ku,' demikianlah firman TUHAN yang melakukan hal ini. 'Sesungguhnya, waktu akan datang,' demikianlah firman TUHAN, 'bahwa pembajak akan tepat menyusul penuai dan pengirik buah anggur penabur benih; gunung-gunung akan meniriskan anggur baru dan segala bukit akan kebanjiran.'" - Amos 9:11-13. Inilah gambaran dahsyat atas tuaian terbesar yang akan berlangsung sebentar lagi. Tidak ada pilihan lain bagi kita untuk ikut Tuhan mendirikan kembali pondok Daud, memiliki gelora seperti Daud. Sebab tuaian akan datang dalam kecepatan yang tinggi dan dalam jumlah yang masif, sampai kemuliaan Tuhan menjadi nyata di seluruh dunia.

Thursday, July 28, 2011

Membangun Parit Menyambut Kelimpahan

"Beginilah firman TUHAN: Biarlah di lembah ini dibuat parit-parit, sebab beginilah firman TUHAN: Kamu tidak akan mendapat angin dan hujan, namun lembah ini akan penuh dengan air, sehingga kamu serta ternak sembelihan dan hewan pengangkut dapat minum. Dan itupun adalah perkara ringan di mata TUHAN; juga orang Moab akan diserahkan-Nya ke dalam tanganmu." - 2 Raja-Raja 3:16-18

Saudara-saudari terkasih dalam Kristus Yesus,
Bahwa sebentar lagi kelimpahan demi kelimpahan akan segera datang, seperti yang dijanjikan-Nya untuk kita memasuki masa Salomo. Dan bagi Tuhan mendatangkan semuanya itu adalah perkara ringan, tanpa perlu adanya tanda angin dan tanda hujan, secara tiba-tiba lembah bisa penuh dengan air. Namun karena banyak anak-anak Tuhan yang tidak percaya, akhirnya tanpa persiapan yang matang dan benar, tanpa membangun parit penampungan, kelimpahan tersebut malah membahayakan.

Ada dua jenis parit yang perlu dipersiapkan, parit yang pertama adalah Parit Prinsip Kehidupan. Parit ini berupa garis aturan main yang berlaku untuk menerima dan mengelola kelimpahan dalam kebenaran Firman. Parit yang lainnya adalah Parit Fisik, hal ini akan dijelaskan pada lain kesempatan.

Parit Prinsip Kehidupan dapat kita pelajari dari destiny tiga suku Israel:
Suku Yehuda - Ucapan pertama Yehuda yang tercatat dalam Alkitab adalah, "Apakah untungnya kalau kita membunuh adik kita itu dan menyembunyikan darahnya?" dalam Kejadian 37:26. Hal ini menandakan bahwa (suku) Yehuda dalam setiap tindakannya akan berpikir keuntungan yang diperolehnya. Namun jika hal itu tidak menguntungkan, bahkan merugikan, maka hal itu tidak akan dilakukan. Bila amarah meniadakan berkat, ia tidak akan marah. Bila sakit hati makin merugikan dirinya, ia tidak akan membiarkan dirinya sakit hati. Bila pengampunan membawa kepada keselamatan dan sukacita, maka hal itu akan diusahakannya sungguh-sungguh.

Parit Prinsip 1; "Yehuda, engkau akan dipuji oleh saudara-saudaramu, tanganmu akan menekan tengkuk musuhmu, kepadamu akan sujud anak-anak ayahmu." Kejadian 49:8. Bahwa Yehuda akan menciptakan pujian demi pujian di antara kaum sebangsanya. Namun lebih daipada itu, tangan Yehuda menekan tengkuk musuh MELALUI PEPERANGAN rohani. Bahwa kelimpahan & kekayaan yang diperolehnya adalah dengan cara menjarah dari Si Jahat. Kaum Yehuda harus memahami dan MEMPRAKTEKKAN peperangan rohani dengan benar untuk dapat menekan tengkuk musuh. Dan adalah mustahil memperoleh kelimpahan tanpa peperangan rohani.

Parit Prinsip 2; "Yehuda adalah seperti anak singa: setelah menerkam, engkau naik ke suatu tempat yang tinggi, hai anakku; ia meniarap dan berbaring seperti singa jantan atau seperti singa betina; siapakah yang berani membangunkannya?" Kejadian 49:9. Bahwa Yehuda bertindak dengan persiapan yang sangat matang & mumpuni. Seperti singa bertindak, didahului dengan pengintaian, perhitungan, perencanaan dan strategi yang tersusun amat rapi.

Parit Prinsip 3; Memperhatikan segala sesuatu sebelum membuat suatu kesepakatan (deal). Membiasakan untuk selalu bertanya kepada Roh Kudus. Mempelajari segala kemungkinan terburuk dari setiap kesepatakan. Tidak mudah menerima bujuk rayu. Jangan bertindak seperti Yosafat, yang melakukan kesepakatan dengan pihak-pihak yang jahat dan dibenci Tuhan, padahal ia sendiri sangat terhormat.

Suku Zebulon - "Bersukacitalah, hai Zebulon, atas perjalanan-perjalananmu."
Parit Prinsip 4; Melakukan perjalanan diartikan KELUAR dari zona kenyamanan. Akan ada banyak hal baru saat kelimpahan datang. Akan datang zaman yang sama sekali berbeda. Itulah sebabnya dibutuhkan persiapan untuk mau menekuni hal-hal yang sama sekali baru, yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Bertindak keluar demi Gospel, Injil Tuhan; demi Gold, hasil duniawi; demi Glory, untuk nama Tuhan dimuliakan.

Parit Prinsip 5; "Dari Zebulon orang-orang yang sanggup berperang, yang pandai berperang dengan berbagai-bagai senjata: lima puluh ribu orang, yang siap memberi bantuan dengan tidak bercabang hati." - 1 Tawarikh 12:33. Bahwa harus memiliki niat dan kesanggupan yang besar untuk mengerjakan sesuatu yang extraordinary. Selain itu juga memiliki KEAHLIAN dan KETEPATAN dalam setiap pekerjaan. Serta tetap FOKUS & SETIA sampai Tuhan memberikan hasil nyata kelimpahan dalam setiap pekerjaan kita.

Ishakar - "Dari bani Isakhar orang-orang yang mempunyai pengertian tentang saat-saat yang baik, sehingga mereka mengetahui apa yang harus diperbuat orang Israel." - 1 Tawarikh 12:32a

Parit Prinsip 6; Memahami dengan tepat akan momentum dan kairos Tuhan. Apa yang akan jadi trend, apa yang akan booming. Kapan waktunya untuk bernegosiasi, kapan waktunya untuk membuat kesepakatan. Memberlakukan prinsip ATM (Amati, Tiru, Modifikasi) untuk setiap peluang dan kesempatan yang memungkinkan.

Parit Prinsip 7; "Bersukacitalah, hai Isakhar, atas kemah-kemahmu. Bangsa-bangsa akan dipanggil mereka datang ke gunung; di sanalah mereka akan mempersembahkan korban sembelihan yang benar, sebab mereka akan mengisap kelimpahan laut dan harta yang terpendam di dalam pasir." - Ulangan 33:18-19. Kekayaan bangsa Indonesia sangat luar biasa, jangan biarkan kekayaan kita lebih banyak dikuasai pihak asing. Minta ke Tuhan, ambil untuk membuat target ke next level. Miliki kemampuan untuk dapat mengelola yang lebih besar lagi.

Parit Prinsip 8; "Isakhar adalah seperti keledai yang kuat tulangnya, yang meniarap diapit bebannya, ketika dilihatnya, bahwa perhentian itu baik dan negeri itu permai, maka disendengkannyalah bahunya untuk memikul, lalu menjadi budak rodi." - Kejadian 49:14-15. Bahwa kita perlu menjadi kuat dan bersedia bekerja keras. Bukan menjadi cengen dan manja serta malas. Bahkan ketika anugerah semakin besar, kerja harus semakin keras, supaya tidak ada anugerah yang sia-sia. Tidak berhenti bermimpi dan lakukan yang terbaik untuk mewujudkan mimpi-mimpi tersebut jadi kenyataan.

Parit Prinsip 9; Bahwa di dalam kemah-kemah kita, di tanah kita, bangsa-bangsa akan datang terpanggil ke gunung Tuhan untuk melakukan persembahan kepada Tuhan. Adalah panggilan kita juga untuk membawa bangsa-bangsa itu kepada Tuhan.

27 Juli 2011 @ Holy Stadium, Semarang

About Windunatha

My photo
An ENTP Person. Saksi Terakhir Sebelum Segalanya Berakhir. One Of The Remnant In The Last Days.